Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
73. Jauh di lubuk hati


__ADS_3

Sistaku yang terbaik....sekali lagi mohon maaf jika minggu-minggu ini up ngak teratur ya. Pertama karena Thor kesehatannya sedang di uji, ke dua senin ini thor akan mengantar anak ke pondok pesantren ke Bangil jadi radanya repot sedikit, atas pengertian kalian semua terimakasih ya... 😍😍


🍎🍎🍎🍎


" Surat itu mengabarkan... bahwa 3 bulan setelah kau meninggalkan Indonesia, kau menikah dan kini kau punya seorang anak. Berpuluh foto di sertakan di surat itu Eric, mengapa kau begitu tega... 4 tahun Eric... 4 tahun aku menunggumu walau tanpa kabar apapun, ternyata kau malah menikah dan membina rumah tangga yang sangat bahagia, mengapa kau lakukan itu padaku... aku sampai mau bunuhlah diri saat itu hik hik hik " Emma menjawab sambil menangis


" Dan kini di saat aku baru bahagia lagi, kau datang dan Ingin membawaku begitu saja... apa kau sudah gila? " tanya Emma emosi


Eric duduk bersimpuh di hadapan Emma


" Dengarkan dulu penjelasanku Emma, Kau pun harus tau penderitaanku selama ini.. berilah aku kesempatan untuk menjelaskannya padamu.. please!! " mohon Eric


Emma terdiam.. dipandanginya wajah Eric yang mengiba


" Baiklah aku berikan kau kesempatan menjelaskannya Eric , Walaupun itu tak akan mengubah apapun" ucap Emma


Eric mengambil nafas panjang


" Aku adalah anak keluarga kerajaan Inggris Emma, kedua orang tuaku telah menjodohkanku sejak Kecil. Saat aku bertemu denganmu memang aku sudah memiliki tunangan. Namun aku sangat mencintaimu Emma dan aku sudah berterus terang pada tunanganku, Ia menyetujui kami akan bercerai setelah aku memberinya keturunan. Namun istriku Ingkar.. Ia terlanjur jatuh cinta padaku Emma, Ia berkeras tak mau bercerai... sampai tahun lalu ...baru Ia menyerah karena aku tak pernah mau menyentuhnya setelah ia hamil dulu. " jelas Eric


" Selama ini juga aku membangun usaha sendiri agar tidak tergantung lagi dengan keluargaku, semenjak aku bercerai aku terus mencarimu Emma.. sampai saat ini akupun menemukanmu. Jangan ragukan cintaku... aku lakukan semua ini agar bisa bersamamu, kembalilah padaku please Emma " Eric pun mengakhiri penjelasannya


" Apapun penjelasanmu itu tak berpengaruh apapun tuan Eric, Karena bulan lalu aku dan Emma telah menikah secara sah dan terdaftar di Jakarta " ucap Sean


" Benarkah itu Emma? " tanya Eric


" Ya Eric... kami sudah menikah " jawab Emma


" Bercerailah Emma ...kita akan bahagia bersama "


" Enak saja... sampai kapanpun kami tak akan pernah bercerai, Ayo Emma kita masuk " Sean menarik tangan Emma namun Erik menahan sebelah tangannya

__ADS_1


" Tidak bisa... aku kemari memjemput Emma kau tak akan pergi tanpa Emma " ucap Eric pula


" Sadarlah Eric... Emma sudah menjadi istriku "


" Kau baru mengenalnya dan mencintainya... aku sudah sejak 10 tahun yang lalu "


" Siapa suruh kau meninggalkannya tanpa pesan, Emma berhak bahagia ....dan dia bahagia bersamaku "


" Denganku Emma akan lebih bahagia, Karena aku sangat mencintainya dan aku tau Jauh di lubuk hatinya hanya aku satu-satunya Pria yang masuk ke hatinya " kekeh Eric


" Katakan Emma... siapa yang kau cintai, aku kan? " tanya Sean...Emma menarik kedua tangannya dari tangan Sean dan Eric dan berdiri di belakang Marsha


" Maaf Eric dulu memang aku sangat mencintaimu, aku akan lakukan apapun untuk bersamamu... aku mencintaimu tanpa syarat Eric... Namun cinta itu hilang bersamaan dengan air mataku yang berjatuhan 6 tahun yang lalu... jika mamaku Tidak datang tepat waktu.. Emma hanya akan tinggal nama... Sesakit itu rasanya Eric... sakit sekali " ucap Emma dengan bibir bergetar


" Karena itu aku bersumpah Eric... tak perduli aku mencintai lelaki itu atau tidak... jika lelaki itu mencintai aku dan menerimaku apa adanya maka aku akan menerimanya.... Saat itulah mas Arya datang padaku dan kami menikah, aku lakukan apapun untuk menyenangkan suamiku namun takdirku mengatakan kami harus berpisah " ucap Emma lagi


" Eric kini aku sudah bahagia dengan Sean, Jangan ganggu aku lagi... biarkan aku bahagia dengan suamiku. Kau sudah memiliki wanita dan anak yang mencintaimu... kembalilah pada mereka... itu yang terbaik " ucap Emma sambil berjalan menuju ke arah tangga


" Tapi Emma sayang... tak kah kau bisa memberiku kesempatan.. please " pinta Eric


Billy mendekati Emma dan membantunya menaiki tangga lalu mengantarnya kedalam kamarnya


" Kau baik-baik saja Emma? " tanya Billy dengan air mata berurai


" Ya.... tinggalkan saja aku sendiri.. aku lelah " ucap Emma, Billy memeluk Emma dengan erat


" Sungguh aku tak tau ternyata masa lalumu sangat menyedihkan Emma, Sabar kami semua menyayangimu " ucap Billy sambil sesegukan


" Terimakasih Billy... aku tau, kembalilah.. antarkan Lisa pulang " ucapnya lalu masuk ke kamar


Emma pun berjalan ke kamar mandi, Ia menguncinya dan masuk ke bath up bahkan tanpa melepas pakaiannya, Emma menangis sepuasnya... Ia menumpahkan segala rasa kesal dan sedihnya dalam Kamar mandi itu.

__ADS_1


" Mengapa kau muncul saat aku sudah menikah lagi Eric, seandainya saja aku belum menikah dengan Sean... aku pasti menerimamu tanpa syarat. Kau benar Eric jauh di lubuk hatiku hanya ada kau bahkan setelah apa yang kau lakukan padaku... aku tetap sangat mencintaimu...aku benciiiiii kau Eric ..aku benciiiiii hik... hik... hik... " Emma berteriak sekuatnya dalam hati saja... Ia tak ingin Sean mendengarnya dan kecewa


Erik adalah pria pertama yang mengenalkannya pada cinta, pria pertama yang menyentuhnya... menciumnya dan memeluknya. Pria pertama yang bisa mengetarkan hatinya bahkan sampai Saat ini. Mengapa kau muncul lagi setelah 10 tahun Eric, tak kah kau tau betapa sulitnya aku melupakanmu.. bertahun aku seperti mayat hidup menantimu datang...mengapa kau datang di saat semuanya telah terlambat.....


Sean pria yang baik, begitu pula kedua orang tuanya...tak sampai Hati aku membuat mereka terluka, biarlah aku yang mengalah... Memang kita mungkin tak berjodoh. Emma masih tenggelam dalam pikirannya sendiri sampai....


Tok... tok... tok...


" Emma... Sayang, apakah kau baik-baik saja... sudah satu jam kau di Kamar mandi " suara Sean mengagetkannya, Emma pun berdiri membuka pakaiannya dan memakai baju mandinya


Kletek.... bunyi pintu kamar mandi di buka, begitu Emma keluar Sean langsung memeluknya


" Mengapa kau begitu lama di dalam, lihatlah tubuhmu sampai bergetar kedinginan? kau membuatku sangat khawatir " tanya Sean


" Maaf Sean... aku hanya sangat terkejut bertemu dengan Eric lagi, apakah kau mau mandi? " tanya Emma mengalihkan pembicaraan


" Tidak... aku hanya ingin memelukmu, Hari sudah larut... ayo kita tidur " Sean mengangkat Emma ke ranjang dan merebahkannya berlahan, Ia lalu membuka pakaiannya hingga hanya menyisakan boxernya. Di tariknya Emma ke dalam pelukannya, diciuminya keningnya dan wajah Emma berkali-kali


" Emma kau tak akan meninggalkan aku kan? " tanyanya sambil memeluk erat Emma


" Tentu Sean... kita sudah menikah, aku akan setia padamu " jawaban Emma sungguh membuat Sean lega


" Terimakasih sayang... I Love You " ucap Sean berulang sampai keduanya tertidur


See you next eps


Nanti kan ATM selanjutnya


Masih seru dan mengharu biru


Jangan lupa Like komen dan Votee yang banyak ya sista

__ADS_1


Eric Mayor.. si cinta pertama



__ADS_2