Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
83. Panic


__ADS_3

Sore nan indah, Sean dan Emma sedang menikmati sunset terakhir mereka di kapal pesiar. Dengan posisi seperti biasa keduanya berpelukan sambil menatap sunset.


" Sayang mengapa kau suka sekali melihat sunset? " tanya Sean penasaran, karena hampir setiap hari Emma mengajaknya melihat sunset.


" Sean aku tinggal di Bali, rumah kami dulu menghadap pantai... hampir setiap hari aku dan mama duduk berdua melihat sunset, kau tau Sean sunset di bali sangat indah " ucap Emma


" Ah aku sangat merindukan Bali, sean nanti kita ke Bali ya..aku akan membawamu berkeliling Bali " pinta Emma


" Tentu sayang... pasti kita ke Bali, aku juga ingin mengunjungi makam mamamu, wanita yang sudah melahirkan dan membesarkan istri cantikku ini " jawab Sran membuat Emma tersenyum lebar


" Lalu dimana papamu, mengapa kau hanya melihatnya dengan mamamu?"


" Entahlah.. seperti apa wajah papamu, kata mama... papaku orang thailand mereka waktu itu menikah kontrak selama 1 tahun. Setelah kontraknya habis papa pulang kenegaranya dan mereka putus hubungan semenjak itu "


" Kau tak pernah mencarinya? "


" Mama melarang, kata mama siapa tau papa sudah berumah tangga ...mama tak mau kami menganggu hidup papa " jawab Emma dengan wajah tertunduk


" Kau tak merindukannya? "


" Untuk apa merindukan orang yang bahkan tak pernah kulihat walau hanya Fotonya sekalipun " jawab Emma sambil tersenyum kecut, Sean menatap iba pada istrinya ternyata perjalanan hidupnya tak secantik wajahnya


" Tenanglah sekarang kau punya mama dan papa baru yang juga mencintai dan menyayangimu "


" Terutama aku punya suami yang sangat mencintaiku, terimakasih Sean " ucap Emma senang, keduanya kembali menikmati sunset dalam diam


Sementara Suprie yang mendengar cerita Emma langsung mengetik nama Emma Watson di hpnya dan mengirimnya ke kantor besarnya. Tak lama hpnya berbunyi


" Hallo... Suprie mengapa kau ingin kami menyelidiki istri tuanmu? " tanya bos besarnya


" Istri bosku itu tak pernah bertemu dengan ayahnya sejak bayi, aku hanya ingin membantunya bos... kasihan nyonya Emma itu sangat baik , bisakah kita membantunya ? " tanya Suprie


" Baiklah Suprie.. berhubung Keluarga Brown adalah salah satu langganan terbaik kita... aku akan memberi bonus "


" Terimakasih boss... " Suprie senang sekali


Malam menjelang...kapal pesiar sudah berlabuh di kota terakhir, para penumpang berhamburan turun dari kapal. namun tidak dengan Sean cs mereka naik ke dek atas menunggu helicopter mereka datang. Tak lama yang ditunggu pun datang..Sean, Emma dan Suprie naik ke hely sedangkan pengawal yang lain kembali melalui jalur darat.


Tak memakan waktu lama mereka sampai kembali ke Mansion. Marsha dan Daniel telah menunggu mereka.


" Bagaimana bulan madu kalian... apakah menyenangkan? " tanya Marsha


" Sangat mam.... terimakasih hadiahnya " jawab Sean... sedangkan Emma diam saja, entah mengapa semenjak tadi Emma memang diam saja


" Ada apa sayang... mengapa kau diam saja? " tanya Marsha bingung


" Tidak apa-apa mam, hanya sedikit lelah " jawabnya sambil tersenyum

__ADS_1


" Ayo... mari kita makan, Mam sudah menyiapkan makanan yang kalian sukai " ajak Marsha sambil mengandeng Emma


Keempatnya berjalan ke ruang makan , Sean asik berceloteh pada papanya tiba-tiba


" Brukkk..... "


" Ahhh.... Emma.... Emma... tolong " teriak Marsha panik melihat Emma yang tiba-tiba jatuh pingsan


" Emma... Emma... ada apa sayang " Sean langsung panik melihat istrinya yang terbaring di lantai, Sean langsung mengangkatnya dan membawanya ke sofa terdekat dan membaringkannya berlahan


" Bagaimana Mam... kita bawa ke rs saja ya? " tanya Daniel


" Sebentar pah... aku coba menyadarkannya dulu " jawab Marsha lalu menciumkan sejenis minyak aroma ke hidung Emma.. sedangkan Sean menangis panik melihat istrinya yang tak sadarkan diri


Karena Emma tak sadar juga akhirnya mereka memutuskan membawa Emma ke RS dengan helicopter mereka. Emma langsung di tangani begitu sampai, kini ke tiganya di tambah Suprie sedang menunggu kabar dari dokter.


" Sean... katakan mengapa Emma mengatakan Ia agak lelah, apa kau selalu.... melakukannya? " tanya Marsha


" Namanya juga bulan madu Mam " jawabnya sambil tertunduk


" Sering... setiap hari...? "


" iya... "


" Sekali sehari atau lebih? "


" Lebih..... " jawabnya pelan


" Ma... jangan kejam begitu, Sean janji ngak akan menyentuhnya dulu "


" Tidak... seminggu ini Emma akan tidur dengan mama "


" Mam...... "


" Sayang..... "


Protes keduanya bersamaan


Marsha melotot mendapat protes dari keduanya


" Jangan protes, jika kalian protes lagi maka mama tambah jadi 2 minggu " ucap Marsha lagi, yang membuat keduanya langsung terdiam dan saling pandang, sedangkan Suprie hanya bisa menjadi pendengar


Bunyi seseorang yang berlari mendekat terdengar....


" Emma... Emma...tante apa yang terjadi dengan Emma? " tanya Billy begitu sampai, matanya memerah bahkan ada air mata di wajahnya


" Emma pingsan... entah mengapa, dokter juga belum keluar sudah 15 menit mereka di dalam " jawab Marsha

__ADS_1


Billy terduduk... iya menangis tanpa suara, walau tak ada hubungan darah namun Billy sudah menyanyangi Emma seperti kakak ya sendiri . Semuanya menunggu kabar Rmma dengan cemas, Sean tak bisa bersuara lagi... ia sangat cemas dan bingung, padahal sore tadi Emma baik-baik saja. Memang begitu menaiki helikopter Emma tak bersuara sedikitpun... entah mengapa?


👛👛👛👛


Sementara itu di ruang kerja di Mansionnya, Eric sedang mengamati satu persatu foto Emma yang di dapat anak buahnya.


" Sepertinya kau baik-baik saja Emma, di foto ini kau selalu tersenyum.. suamimu sangat memanjakanku, baguslah kalau kau bahagia walaupun tak bahagia bersamaku " ucapnya sambil menyentuh wajah Emma di foto tersebut


" Tok.. tok.. tok... ada kabar penting dari team IT " ucap Andre


" Masuk... ada apa? "


" Nona Emma masuk RS begitu sampai di Mansion Keluarga Brown "


" Apa...? apa yang terjadi ? "


" Entahlah tuan... namun anda beruntung "


" Apa maksudmu? "


" Mereka memasukkannya ke RS milik anda "


" Bagus... hubungi kepala RS " titah Eric sambik tersenyum senang


Andre segera menghubungi kepala RS


" Selamat malam tuan Eric, ada yang bisa saya bantu? "


" Tentu saja, dengarkan baik-baik perintahku ini.. jangan sampai ada kesalahan " ucap Eric tegas


" Ya tuan... "


" Sekarang dokter sedang menangani seorang wanita bernama Emma Watson, begitu tau penyakitnya laporkan dulu denganku... setelah itu baru kuberi perintah lanjutannya, jangan beritahu keluarganya dulu, paham!! " titahnya


" Baik tuan Erik.. saya akan turun tangan langsung "


Eric segera berdiri dan menuju ke kamarnya


" Andre bersiaplah.. kita akan ke RS aku akan berganti pakaian dulu "


" Baik tuan.... "


Selesai berganti pakaian... gawai Eric berbunyi, kepala RS menelfonnya


" Hallo tuan Eric, kami sudah mengetahui penyebab nyonya Emma pingsan, ia juga sudah sadar " lapornya


" Nona Emma.....

__ADS_1


Ada apa dengan Emma, ditunggu eps selanjutnya tahun depan ya sista.... 😅😅😅


Selamat tahun baru 2021 semoga tahun yang baru ini kita semua di beri banyak rezeki, dihindarkan dari penyakit covid dan selalu sehat... aminnnn


__ADS_2