
Assalamu alaikum.... 😍😍
Dah senin lagi nih....thor ada maunya ya ? kok tau.... he he
Di tunggu vote kalian ya.... biar thor tetap semangat untuk Ketakketik walau sedang puasa... 😂😂
💝💝💝💝
" Bos sudah tenang dulu... di cancel aja pertanyaan tadi, ngak jadi... " ralat Romy, Romy kemudian mengambil gitar yang di bawanya tadi... ia duduk sambil memetik gitarnya
Jeng.... jeng.... jeng....
*Entah mengapa
Aku tak berdaya
Waktu kau bisikkan
Jangan aku kau tinggalkan...
Tak tahu di mana...
Ada getar terasa
Waktu kau katakan
Ku butuh dekat denganmu...
Seperti biasa
Aku diam tak bicara...
Hanya mampu pandangi
Bibir tipisnya yang menarik..
Seperti biasa...
Aku tak sanggup berjanji
Hanya mampu katakan
Aku cinta kau saat ini.....
Entah esok hari...
Entah lusa nanti....
Entah*......
" Kamu nyinggung aku Rom.... ?? " potong Rangga mendengar lagu yang di nyanyikan Romy
" Ngak lah bos... akukan nyanyi lagu ini karena ini lagu kesukaan bapak, aku lagi kangen banget sama bapak... sudah lama ngak pulang " jawab Romy
__ADS_1
" Ah alasan aja... ngak mungkin bapakmu doyan lagu begini, pletak.... " Rangga mengetok kepala Romy
" He he he.... ketahuan, makanya bos cepat di kejar atuh Zahranya... cepat di nikahin, ntar keduluan ibu lagi , bu Ami lho sudah punya pacar " cerocos Romy
" Apa...?? ibu punya pacar, tau dari mana kamu? " tanya Rangga tak percaya
" Tadi itu.. bu Amy telfonan pake sayang sayang gitu " ucap Romy
" Pletakkk..... " ketokan keras kembali mendarat di kepala Romy untuk yang kesekian kali
" Ehh anak geblek... jangan sembarangan ya kalo ngomong, bilang ibu punya pacar..." semprot bu Ami marah
" Aduhhh bu... sakit, jangan kdrt dong bu... ibu sama anak sama aja nih " protes Romy sambil mengelus kepalanya yang kembali benjol
" Kan benar ibu tadi telfonan pake sayang sayang gitu!! "
" Iya.. memang ibu sayang-sayang gitu ngomongnya, Emangnya kamu tau ibu nelfon siapa hah?? "
" Ngak..... " jawab Romy jujur
" Ibu nelfon siapa memangnya, kalo punya pacar juga ngak papa kok bu Rangga ngak marah " sela Rangga membuat bu Ami cemberut
" Kalian berdua ini... ibu tadi telfonan ama Emma, ada berita baik buat anak ibu.... " ucap bu Ami membuat Rangga penasaran
" Berita apa bu... cepet dong kasih tau, Zahra mau pulang? " desak Rangga
" Ngak... ibu di undang ke acara syukuran baby twins nya Emma, mau ikut ngak? " tanya bu Ami dengan senyum mengoda
Rangga tersenyum sumringah..... ia langsung memeluk bu Ami dan memutarnya berkali-kali
" Kapan kita berangkat bu ?.... kita pake jet kita aja bu, sekalian jemput Zahra ya " tak berhenti Rangga bertanya membuat bu Ami beneran pusing
" Udah diam dulu... pusing kepala ibu, Ya Allah Rangga, ibu sudah tua jangan begitu dong " protes bu Ami, Rangga pun mengambilkan segelas air putih untuk bu Ami...dengan sabar Rangga menunggu bu Ami hingga tenang kembali
" Acaranya 5 hari lagi... jadi kita berangkat 3 hari lagi, kau urus dulu cutimu Rangga... kita mungkin agak lama di sana, ibu di ajak menginap di Mansion Emma.. jadi kita ngak usah ke hotel, Mansion Emma kosong hanya Suprie dan Zahra di sana " jelas bu Ami membuat hati Rangga berbunga -bunga.
" Bu.... Romi di bawa kan ? " tanya Romi
" Kalau kamu bisa cuti boleh saja " jawab bu Ami
" Horeeee....asikkkk.. makasih bu muah muah " teriak Romi kesenangan sampai-sampai mencium pipi bu Ami
" Pletak.... dasar polisi gendeng, orang tua kok dicium2 " omel bu Ami
" Maaf bu habisnya senang banget bisa ke luar negri, gratis lagi he he "
Begitulah sista.... dengan semangat Rangga dan Romi mengurus cuti mereka untuk berangkat ke London.
Senyum Rangga tak hilang2 dari wajah tampannya
" Adek tunggu mas datang, mas akan membawamu pulang dan langsung melamarmu " ucapnya dalam hati sambil senyum-senyum sendiri , begitu pula dengan Romi juga senyum-senyum sendiri membuat semua rekannya keheranan melihat keduanya memasuki kantor sambil senyum-senyum sendiri macam orang gila.
🐙🐙🐙🐙
__ADS_1
Sementara itu di Mansion Daniel
" Sayang.. siapa yang menelfonmu, sepertinya kau senang sekali? " selidik Sean
" Ibu Ami... ibu kos ku dulu waktu di Jakarta, aku mengundangnya kemari... ia akan datang dengan anaknya, mas Rangga , nanti biar mereka menginap di mansion kita kan kosong" jawab Emma
" Laki-laki? "
" Iya sayang, kenapa? "
" Dia tampan... muda? "
" Iya begitulah... " jawab Emma tanpa mengetahui wajah suaminya yang sudah mulai bertekuk
" Lebih tampan dari aku? " tanya Sean lagi membuat Emma mengangkat wajahnya karena sedari tadi ia menunduk memperhatikan wajah PRINCE yang sedang menyusu, melihat wajah Sean yang bertekuk... Emma langsung tertawa
" Omg... Sean jangan bilang kau cemburu!! ha ha ha "
" Wajar saja aku cemburu kau menyebut nama pria lain dengan begitu bahagia " jawabnya sambil merengut
" what.... tentu saja aku bahagia sayang, tapi itu karena mereka akan datang bukan karena mas Rangga "
" Tuh kan kau menyebutnya lagi dengan begitu bahagia... mas Rangga cih " omel Sean...tambah cemburu
Emma meletakkan Prince yang sudah tertidur di ranjang lalu berjalan mendekati suami somplaknya itu
" Daddy... kemari aku akan memberitahumu sebuah rahasia " ucapnya sambil menarik Sean ke sofa, setelah Sean duduk Emma lalu duduk di pangkuan suaminya itu
" Mas Rangga itu calon suaminya Zahra, mereka kemari sekalian menjemput Zahra... setibanya di Indonesia mereka akan langsung melamar Zahra dan menikah, tapi ini rahasia daddy jangan sampai Zahra tau... kejutan " bisik Emma.
Mendengarnya Sean langsung tersenyum senang, ternyata hal yang ditakutkannya tak terjadi... namun efek bisikan Emma berakibat pada Sean..... si boy langsung berkedut ria, tangan Sean mulai meraba daerah sensitif milik istrinya, apalagi bibirnya... sudah menyosor kemana-mana
" Ahhh sayang... aku sangat menginginkanmu " desahnya tak kuasa menahan hasratnya
" Oekkk. Oekkk... Oek..... " suara keras PRINCE membahana mengejutkan keduanya, si boy langsung pingsan kembali....
" Oh PRINCE mengapa sih kau tak rela, daddy bemesraan dengan mommymu!! " keluhnya sambil berjalan mendekati Emma yang sudah memberikan asinya kembali. Sean duduk di sebelah Emma, sebelah tangannya merangkul Bahu Emma dan sebelahnya menekan2 payudara Emma yang sedang di susui oleh Prince dengan telunjuknya
" Sayang mengapa setelah menyusui payudaraku semakin sexy dan Muontok, padahal twin setiap hari menghisapnya " tanyanya bingung
" Ya kan namanya pabrik Alami, selalu terisi secara Otomatis Sayang " Sahut Emma sambil tertawa
" Apakah pabriknya lama beroperasi, Apakah selamanya?? "
" Tentu tidak... jika twins Nanti berhenti menyusu ... otomatis air susunya juga akan berhenti dengan sendirinya "
" Oekkk Oekkk Oekkk... " Prince kembali menangis saat merasa ****** susu Emma akan lepas dari mulut mungilnya karena Sean menganggunya
" Daddy... mengapa kau usil sekali!! " tegur Emma
" Nah son... Begitulah rasanya kalau di ganggu saat lagi enak2nya, makanya jangan suka menganggu daddy dan mommy saat bemesraan " ucap Sean yang langsung mendapat cibitan dari Emma
" Sean anakmu ini mendengar saja belum sudah kau marahi...ngak jelas banget deh " omel Emma balik tak habis pikir dengan kelakuan Sean
__ADS_1
See you next eps
Jangan lupa ya untuk selalu like komen dan berbagilah vote untuk ATM