
Hai hai... bertemu lagi dengan hari Isnin atau Senin ya... seperti biasa jangan lupa sumbangkan Vote kalian untuk ATM.... okay....okay okay 😍😍
Billy dan Zahra sama-sama sudah selesai makan, keduanya lalu melangkah ke lift untuk naik lagi ke lantai atas
" Zahra nanti malam aku mau ke Rs.. apakah kau mau ikut? " tanyanya sambil menunggu lift terbuka
" Mau dong... " sahut seseorang di belakang mereka, Billy dan Zahra langsung melihat siapa.. ternyata Elena . Elena nampak sangat cantik dengan gaun sederhana berwarna peach yang di pakainya, Elena langsung mengandeng tangan Billy dan menariknya masuk ke dalam Lift
" Kau naik lift berikutnya!! " titahnya pada Zahra lalu menekan tombol Close hingga pintu Lift segera tertutup
" Apa apaan kau, kasihan Zahra " protes Billy sambil berusaha melepaskan lengannya dari Elena
" Diam... Napa sih, aku kan mau berduaan aja sama kamu " bisik Elena sambil menekan angka 1
" Lho kok ke lantai 1? " tanya Billy
" Antar aku sebentar ke undangan temanku " jawabnya santai
" Ajak orang lain saja... aku banyak kerjaan Elena, nanti Sean dan om Daniel marah padaku "
" Aku sudah izin ama om Daniel barusan , kalau tak percaya telfon saja "
Billy mengambil hpnya dan menelfon Daniel lalu menanyakan kebenarannya
" Ya Billy... kau temani saja Elena sampai acaranya selesai " sahut Daniel, dengan kesal Billy menutup hpnya kembali
" Masih ngak percaya??? " tanya Elena
" Lepas tangan gue, kayak lintah aja nempel nempel " ucap Billy sambil menarik tangannya namun bukannya lepas, tangan Elena makin erat mengandeng Billy . Bahkan saat pintu lift terbuka Elena tetap mengandeng Billy dengan mesra membuat Billy risih
" Elena... lepaskan tanganku...!! " titahnya kesal
" Diam... kalau kau ribut kucium kau di depan semua orang... " ancamnya
" Dasar kuntilanak jelek " omel Billy tambah kesal, entah mengapa sejak 2 tahun lalu Billy sudah tak suka dengan sikap Elena yang kekanak-kanakan menurutnya.
Keduanya berjalan tanpa melihat Lisa yang sedang curhat pada Diana di meja resepsionis
" Lisa lihatlah.... sudah kubilang Billy tak ada hubungan apapun dengan anak baru itu, buktinya Billy jalan dengan Elena " bisik Diana yang melihat keduanya melintas
Mata Lisa melihat keduanya yang berjalan bergandengan keluar dari Kantor.... kini Lisa tambah bingung, Ia hanya bisa menangis
" Apa yang harus aku lakukan Diana, Billy semakin menjauh hik hik "
__ADS_1
" Carilah waktu yang tepat Lisa, bicaralah dari hati ke hati dengan Billy.....bicarakan baik-baik kesalahpahaman Di antarka kalian " nasihat Diana
Billy mengendarai mobil sporty putihnya dengan perasaan dongkol.
" Acara apasih kok jam kerja gini, coba kamu ajak saja pacarmu Jangan membuatku susah... " omelnya, Elena hanya tersenyum mendengar omelan tersebut
" My honey Billy... ini acara syukuran baby temanku, aku ini jomlo ngak punya pacar so nanti di sana kau harus menjadi pacarku... mengerti tampan " ucapnya tanpa dosa membuat Billy kaget... Ia langsung menginjak rem mobilnya
" Apaaa.... aku harus mengakuimu pacarku... ogah... turun!! " bentaknya marah... habis sudah kesabarannya, mending dibilang jadi supirnya dari pada pacar Cih...... Elena tak mengambil hati bentakan Billy, Ia kembali menelfon Daniel
" Hallo... pamaaannnnn..... Billy ngak mau nemanin Elena ke pesta... " adunya lalu me speaket HP nya
" Billyyy..... temani Elena " suara Daniel terdengar
" Tapi om... masa Billy di suruh ngaku jadi pacarnya Elena... ogah " bantahnya
" Kalau kau ngak mau ngaku jadi pacarnya ya sudah janji om mau membelikanmu rumah yang besar batal.... " ucap Daniel membuat Billy kalang kabut
" Lho om kok jadinya ke situ? " tanya Billy namun yang terdengar kemudian hanyalah bunyi tut.. tut... tut... tanda panggilan telah di putus
" Om.... om... hallo..... " panggil Billy, Elena meletakkan telunjuknya kembali bibir Billy
" Terimalah kenyataan Billy tampan... hari ini kau milikku seorang, ayo cepetan nanti kita terlambat " ucapnya merdu... sambil memonyongkan bibirnya Billy akhirnya kembali menyetir. Sedangkan Elena becermin berulang kali sambil mengerutkan alisnya
Sebenarnya Elena itu cantik... teramat cantik, namun sikap manja dan suka memaksanya membuat Billy illfill
" Aku ngak suka cewek yang manja dan suka memaksa sepertimu " jawabnya jujur
" Tapi aku menyukaimu Billy " balasnya
" Whatt... ha ha ha... perasaan kau itu paling benciiiiii sama aku, kok bisanya kau bilang suka... lagi mimpi... bangun woii " sahut Billy sinis
" Ya dulu memang aku sebel sama kamu... tapi setelah melihatmu begitu baik mau menemani Emma melahirkan dan saat melihatmu mengendong twins, kau terlihat begitu tampan dan sexy di mataku " ucap Elena jujur
" Aku suka laki-laki yang seperti kau...yang menyukai anak-anak , karena aku juga sangat menyukai anak-anak. Menjadi anak tunggal sungguh tak asik, aku sering kesepian. " curhatnya
" Nanti kalau aku menikah... aku akan memiliki banyak anak, agar rumah rame dan aku tak kesepian lagi " lanjutnya
Billy terdiam mendengar curhatan Elena, Ia tak menyangka di balik wajah ceria Elena... Ia merasa kesepian.
" Ya sudah... cepatlah menikah jadi kau tak kesepian lagi " ucapnya kemudian
" OK... tentu saja, tapi aku maunya menikah sama kamu... Kau adalah calon suami siaga dan ayah yang baik...kamu maukan jadi suamiku?? aku janji akan merubah sikapku " tembak Elena membuat Billy melotot... Ia hanya bisa menghela nafas dan mengelengkan kepalanya. Billy menganggap Elena hanya bercanda
__ADS_1
" Ayo siapa takut... " jawabnya asal, senyum Elena mengembang sempurna... hatinya berbunga-bunga mendengarnya
" Nanti kita punya anak 5 ya... biar rame " ucap Elena bergetar
" Hemmmm " sahut Billy sudah malas meladeni Elena yang penting Elena berhenti berkicau pikirnya
Keduanya sampai di tempat acara. Acara di gelar di sebuah Mansion , Elena mengandeng Billy dengan mesra. Keduanya memasuki taman samping yang sudah penuh tamu... sepertinya mereka memang terlambat.
Tuan rumah menyambut keduanya
" Haii Elena... senang kau kau datang, wow siapa pria tampan yang kau bawa ini? " sapanya
" Haii Letty... selamat ya kini kau sudah menjadi hot mother, ini Billy " jawab Elena setelah cipika cipiki
Letty mengajak keduanya untuk menikmati hidangan... Billy hanya mengambil camilan Ia sudah kenyang. Puas menyamil ... matanya mencari2 keberadaan Elena karena sudah setengah jam mereka disana... Ia tak bisa lama2, kerjaan sudah menantinya.
Elena nampak sedang duduk bersenda gurau dengan teman2nya, Ia sedang mengendong dan menciumi sang baby...tanpa sadar Billy tersenyum...Elena nampak mengemaskan dengan bayi di tangannya.
" Billy... honey kemarilah... fotokan aku dengan babynya!! " pintanya Elena Ketika melihat Billy. Billypun mendekat dan mengeluarkan hp nya lalu mulai mengambil foto Elena yang berpose dengan baby
" Elena kau sudah cocok memiliki baby sendiri...kapan kau akan menikah? " tanya Letty... Elena tersenyum sambil memandang ke arah Billy
" Kami akan segera menikah... Ia kan honey!! " ucapnya dengan senyum manisnya di depan teman2 Elena, membuat Billy mati kutu.. Ia hanya bisa tersenyum tanpa bisa bersuara... jika ia menyanggah... kasian Elena akan malu
Letty menarik Billy agar duduk di sebelah Elena... Elena lalu menyerahkan baby girl tersebut pada Billy.... Billy dengan senang hati mengendongnya... Ia mengendongnya Sambil tersenyum
" Cantik sekali..." ucapnya, Elena mengandeng tangan Billy dan meletakkan dagunya di bahu Billy
" Cantik mana sama aku? " bisiknya membuat Billy mengangkat wajahnya dan menatap Elena... deg... deg... deg.. wajah mereka ternyata begitu dekat... hanya tempat satu jari wajah keduanya bisa bersentuhan... tak menyia-yiakan kesempatan, Letty menyuruh fotograper nya segera mengabadikan momen indah tersebut dengan hp canggihnya, dan hasilnya luar biasa
Billy segera mengalihkan wajahnya yang terasa menghangat karena begitu dekat dengan wajah Elena, Sedangkan Elena tersenyum senang melihat ekspresi malu2 Billy
" Ohhh aku semakin menyukaimu tampan.... "bisiknya lagi dan Cupp... Ia memberanikan diri mencium Pipi Billy membuat semua teman Elena mengoloknya keduanya. Billy melotot kesal dengan kelakuan Elena namun Elena malah membalasnya dengan Senyum manisnya.....
See you next eps
Maaf belum sampai ke daddy Sean insha Allah next eps
Jangan lupa like komen dan vote ya
Si manja Elena... cantik tak??
__ADS_1