Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
121. Cakar Macan


__ADS_3

Hai hai hai..... bertemu lagi dengan ATM, bab ini masih membahas Suprie ya sista semoga pada ngak bosen ya baca novel ini.... 🤗🤗🤗


" Ngak apanya?.... ini bukti sudah di depan mata abang masih aja ngeles, ayo ngaku... abang tadi siang ketemu siapa hah!!! " cecar Fatimah mengebu-gebu


" Iya abang ceritain... tapi ade janji ya ngak pake marah " ucap Suprie memelas. Suprie hapal sekali sifat istrinya itu, Fatimah jarang sekali marah dalam 10 tahun pernikahan mereka saja bisa dihitung dengan jari Fatimah marah..... tapi jika Fatimah sudah marah.... habislah sudah secara Fatimah adalah pemegang sabuk hitam sejak smp , macam angin ****** beliung melanda 😅😅...tak akan berhenti jika musuh belum k o


" Adek ngak bisa janji... " jawab Fatimah manyun


" Kalau adek ngak mau janji, abang ngak berani cerita... yang jelas intinya abang ngak selingkuh " jawaban Suprie tambah membuat Fatimah curiga


Fatimah mendorong Suprie hingga tersandar di sofa lalu mendudukinya, kedua tangannya menarik keras kuping Suprie


" Cerita ngak... kalo ngak putus ni kuping " bisiknya


" Aaaa... aaaa sakittt deek "


" Cerita cepat....!!! " tangan Fatimah sudah naik ke rambut Suprie dan mengacaknya dengan kuat


" Aduh de... istigfar de... "


" Cepat cerita ngak, kalo ngak adek banting nanti "


" Iye.. iye abang ceritain, tapi adek turun dulu abang ngak bisa nafas "


" Apa... abang mau bilang adek gendut ? iya "


" Ngak adek ngak gendut...ya udah terserahlah..."! ucap Suprie pasrah, Suprie lalu bercerita dari a sampai z pertemuannya dengan Muniroh


" Jadi abang liat Muniroh telanjang di depan abang? Jeb.. Jeb.. " kedua mata Suprie di tonjok oleh Fatimah tanpa jeda


" Abang di cium ma tu ondel-ondel, abang diam aja hah....?!! plak " sebuah tamparan manis mendarat di wajah Suprie


" Trus dia meluk-meluk abang juga hah... " teriak Fatimah sambil mencakar dada Suprie berkali-kali


" Ampunn de... sakit aduhhhh aduhhhh kan adek janji ngak pake marah " ucap Suprie sambil berusaha menahan tangan Fatimah


Keributan keduanya terdengar oleh kedua orang tua Fatimah dan anaknya yang bergegas menuju ruang tamu rumah Suprie, keduanya hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Fatimah yang menduduki Suprie sambil mengeluarkan jurus cakar macannya... 😂😂


" Kenapa nek? " tanya Razak


" Udah ngak papa, Razak tidur ama engkong aja malam ini... tadi Lakinya yang ayan sekarang bininya yang kesurupan, ada-ada aja mereka " ucap Mak Nyak sambil mendorong suami dan cucunya untuk kembali ke rumah mereka yang bersebelahan dengan rumah anaknya.


Namun tak lama mak nyak kembali ke ruang tamu Fatimah


" Timahhh..... ingat jangan sampe durhaka sama laki, kalo mukulin jangan sampe mati ya " teriak mak nyak dari pintu sambil menutupkan pintu rumah anaknya


" Busyett.... mak nyak bukannya nolongin Suprie, mak nyak... babe... tolongin Suprie !!!" teriak Suprie


" Diam... sekarang mandi yang bersih pake sabun 7 x biar Hilang bekasnya tuh ondel-ondel " titah Fatimah setelah puas membuat suaminya babak belur


Suprie pun langsung masuk ke kamar mandi dari pada di cakar lagi pikirnya

__ADS_1


sambil menyumpah marah pada Billy... Suprie pun terpaksa mandi, tak terkira perihnya area dada dan punggung nya terkena air dan sabun


" Salah apa gue sampe jadi begini, Awas besok kami Bill, gua tampol pokoknya aduh... perihhh " ucap Suprie pelan


" Ngak usah cemen, gitu aja nangis ...perihnya kulitnya abang itu ngak seberapa di banding perihnya hati adek...." ucap Fatimah dari pintu kamar mandi sambil melemparkan handuk ke arah Suprie, Suprie tak menjawab dari pada tambah runyam lebih baik mengalah


Selesai berpakaian Suprie hendak menyusul Fatimah ke ranjang


" Siapa yang izinin abang ke ranjang, no tidur di kursi !! "


" Dek... udahan dong marahnya ya.. kok abang di suruh tidur di kursi, terus si otong gimana? kasiankan sudah sebulan si otong puasa " rayu Suprie


" Kenapa memangnya si otong, mau di mutilasi ?? kagak lagi ngak bisa di garap adek lagi datang bulan " jawab Fatimah lalu menyelimuti tubuhnya dengan selimut dan tidur


" Datang bulan apanya.. jelas-jelas tadi adek ngajak abang main. "


" Baru aja datangnya tu bulan di antar ma ojol, puas puas aja malam ini ngayalin tu Muniroh "


Krik... Krik... Krik...


Akhirnya hanya bunyi jangkrik yang menghiasi kamar Suprie dan Fatimah malam ini.... 😆😆😆😂😂😂


Subuh Suprie sudah bangun, ia pun pergi ke mesjid terdekat bersama engkong dan anaknya, sepulangnya dari mesjid nampak mak nyak dan Fatimah selesai membuat teh dan camilan pagi. Mereka pun duduk di teras sambil minum teh bersama... tak ada perbincangan antara Suprie dan Fatimah, Fatimah masih ngambek.. hanya Suprie dengan engkong dan anaknya Razak


Setelah anaknya pergi ke sekolah di antar engkong, Suprie lalu mengambil gitarnya dan mulai bernyanyi.. ia akan menyanyikan lagu guna melunturkan kemarahan istrinya.


Mata Fatimah mengikuti pergerakan suaminya yang mulai mengambil dan memetik gitarnya


" Huh... memangnya masih pacaran aku bakalan berhenti marah dengan rayuan lagu lagu seperti dulu... ogah " ucapnya dalam hati


Fatimah termasuk gadis yang sangat cantik, wajahnya sedikit Indo karena turunan dari pihak Ibunya yang pada Saat zaman penjajahan Belanda sempat menjadi istri orang Belanda. Banyak pria yang mengejar Fatimah Namun hatinya sudah kepincut pada pesona Suprie sampai saat ini....


Suara Suprie mulai mengalun dengan merdunya


HAL HEBAT (GOVINDA)


Di hidup ini...


Telah kusinggahi banyak cinta


Namun tak pernah aku temui cinta


Sekuat aku menginginkan dia...


Hal hebat kurasakan


Kini di cintai seseorang


Yang ku pun mencintai


Itu sempurna.....

__ADS_1


Tak kan siakan dia ( Sambil menatap ke arah Fatimah)


Belum tentu ada yang seperti dia


Satu dunia tau aku bahagia


Banyak pasang mata saksinya


Tak kan duakan dia...


Belum tentu esokan kan masih ada ( mata Fatimah dah mulai berkaca2)


Kesempatan tak datang kedua kalinya


Hargai dan jaga hatinya


Dalam diamku


Kupanjatkan selalu doa untuknya


Jodohnya bukan soal sempurna


Namun yang mampu tangguh tuk


Bertahan dan berjuang.....


🍷🍷🍷🍷


Fatimah mulai meremas dasternya


" Ih abang kok nyanyi lagu itu sih.... Hati adek jadi berbunga-bunga deh jadinya..... abang... adek jadi gemez gemez gemez " cicit Fatimah dalam hati


" Abang.....!! " panggil Fatimah sudah tak tahan padahal lagu belum lagi selesai


" Ya dek.. Kenapa ? "


" Buang gitarnya... masuk ke kamar!! " titahnya tegas


" Kenapa sih dek... abang salah apa lagi, kenapa abang di suruh ke kamar? " tanya Suprie bingung, masa nyanyi aja salah ...🤔🤔🙄


" Masuk... kita bikin adek buat Razak !! " jawab Fatimah lalu masuk lebih dulu ke kamar


Bruk.... Suprie langsung melemparkan gitarnya


" 😱😱 Siapppp 86 ... adek... si otong datang he he he " senyum Suprie sampai ke kuping saking senangnya, tak lupa Suprie mengunci pintu rumahnya terlebih dahulu...


See you next eps


Gimana eps depan kalau masih bahas Suprie ngak keberatan kan??


Jangan lupa ya sista like komen dan vote nya selalu di nanti

__ADS_1


Kita ganti Penampakan Suprie yo.. 😅



__ADS_2