
Sean memeluk pinggang Emma dengan mesra, ia senang melihat Emma sudah bisa melupakan mantan suaminya dulu.. artinya kini hanya dirinya lah satu-satunya pria di hati Emma.... ahh bahagianya....
" Sayang.. mengapa hanya segitu saja pembalasanmu pada kedua orang jahat itu, bagaimana jika aku membantumu membalas dendam... mereka patut mendapatkan puluhan kali lipat lebih dari yang tadi " ucap Sean.. Emma hanya tersenyum sambil memandangi suami posesifnya itu
" Daddy... itu sudah cukup, aku sudah bahagia... sangat bahagia kini sayang dan jika di telaah maka seharusnya kita harusnya berterimakasih dengan mereka berdua untuk kebahagiaan kita kini " jawaban Emma sungguh membuat Sean kaget
" Berterimakasih? bagaimana mungkin sayang.. apa kau sudah gila?? " omelnya segera
" Daddy... jika mertuaku tak menyuruh mas Arya celup sana sini dan mas Arya tidak menuruti kemauan mertuaku... sampai saat ini aku tak akan menjanda... lalu siapa yang akan kau nikahi.... kucing garongku?? " tanya Emma sambil tersenyum... Sean langsung berhenti berjalan dan happ... dalam sekali gerakan Sean langsung mengendong Emma ala bridlestyle
" Aww daddy... ini masih di Mall.. malu di lihat orang!! " teriak Emma kaget
" Peduli setan dengan orang lain... aku akan menunjukkan bahwa kau adalah wanita paling beruntung di muka bumi ini karena mempunyai suami seorang Sean O brown.. lelaki paling romantis di muka bumi " jawabnya lalu terus mengendong Emma sampai di depan pintu mall
Banyak mata melihat dengan iri... betapa beruntung wanita itu... betapa. romantis suaminya... betapa. bahagianya mereka.. betapa.. betapa... banyak komentar bertaburan mengiringi langkah kaki Sean.
Arya pun hanya bisa gigit jari melihat betapa Sean memperlakukan Emma dengan begitu spesial... mengapa aku begitu bodoh Emma.. mengapa mataku dulu begitu tertutup ..mengapa sampai aku menyakitimu terlalu dalam hingga kau meninggalkanku... mengapa... mengapa.... ya kini hanya penyesalan yang bisa di rasa di dalam hati Arya, nasi sudah menjadi bubur bahkan dah basi... tak akan bisa kembali lagi.
πΎπΎπΎπΎ
Emma terkaget begitu sampai di Villa sudah ada Billy dan Elena, mereka ternyata baru saja datang dari Bora-bora
" Supriseeeee.....!! " ucap keduanya.. mereka langsung saja mengendong twins satu-satu.
" Ahh senangnya kita akhirnya bisa berkumpul lagi... bagaimana bulan madu kalian? " tanya Emma senang
" Menakjubkan.... aku sangat bahagia Emma.... Sean terimakasih hadiah bulan madunya he he " jawab Elena
" Haii princess... uncle Billy sangat rindu padamu , kau pasti rindu juga dengan uncle kan?? " tanya Billy yang mendapat jawaban tawa dari Princess
" Ohhh... lihatlah... kau tertawa, betapa cantik dan lucunya... muah muah muah " Billy menciumi princess dengan gemas
__ADS_1
" Makanya Bill.... yang pinter bikinnya jadi cepat jadi kayak gua.. lihat bini gua.. sekali gas langsung jadi he he " ucap Suprie dengan sombongnya
" Iya.. iya Prie... oh ya ini ada rokok bagus kubawa dari Bora-bora... yuk kita rasain di luar sama-sama " ajak. Billy
Akhirnya ke tiga pria itu pun duduk di balkon, mereka masing-masing menghabiskan sebatang rokok yang di berikan oleh Billy.
" Rokok yang enak Bill... tapi kok cuman sebatang, apakah harganya semahal itu ? " tanya Suprie
Sean dan Billy pun tertawa bersama membuat Suprie heran
" Mengapa kalian tertawa.. apa yang lucu?? " tanya Suprie bingung
" Jika kau menghisapnya lebih dari sebatang... besok bisa-bisa roboh ni Villa Gegara kau bolongin semua temboknya ha ha ha... nah Prie... sekarang kau rasakan karmamu , kami masuk duluan.. sudah saatnya mengarap sawah " ucap Sean dan Billy meninggalkan nya seorang diri di balkon
Tak lama Suprie baru ngeh... apa yang di maksud keduanya, bagaimana tidak.. tiba-tiba perkututnya merasa gelisah hingga bangun dengan sendirinya
" Ancreeeet Billy rupanya tuh rokok saudaranya si permen...lha Gimana dong, bini gua masih nifas ini.... asemmm Billy.... bangkeeeeee looo" sumpah serapah Suprie sambil berlari terbirit-birit ke kamarnya
" Awas kau Bill... akan kubalas kau nanti, kalau Elena melahirkan gua sogrokin tuh permen setoples ke dalam perutmu.... Asemmmmm... " omel Suprie tak karuan
πΉπΉπΉπΉ
Pagi yang cerah di Bali... cuaca sangatlah indah hari ini... semua sudah berkumpul hari ini di ruang makan. Orang yang terakhir datang adalah Suprie... Suprie berjalan dengan pelan... nampak sekali ia sedang menahan rasa sakit atau semacamnya.
" Ayo Suprie..mengapa kau bangun terlambat, biasanya kan kamu yang paling rajin bangun " sapa Emma... Suprie tersenyum di paksakan
" Maaf nyonya Emma... semalam saya agak susah tidur " sahut Suprie
" Kenapa kamu sakit? " tanya Emma lagi... Sean dan Billy nampak saling tatapnya tersenyum... dan Suprie menangkap basah senyuman di antara keduanya
" Ohhh Asemm kau Bill... rupanya rencanamu ini sudah didukung oleh bos, makanya kau berani mengerjaiku... awas kau, aku akan simpan dan ingat selalu dendam ini " ucapnya dalam hati.
__ADS_1
Setelah sarapan.. para wanita pergi berjalan-jalan ke pantai dan di kawal oleh Sean dan beberapa bodyguard...Semula Sean ingin ke kantor, namun melihat Emma berdandan begitu cantik membuatnya takut ada yang mengoda istrinya nanti, Akhirnya Billy dan Suprie yang berangkat ke kantor. Sean memerintahkan Keduanya untuk bekerja di anak perusahaan mereka mumpung berada di Bali.
Billy sudah 5 menit berada di mobil.. namun Suprie ngak muncul-muncul juga, baru juga Billy hendak membuka pintu mobil mau memanggil Suprie... Suprie dah nampak keluar dari pintu. Ia berjalan pelan dan tertatih-tatih.. bahkan duduk si mobilpun ia teraduh
" Napa Prie... macam anak habis di sunat aja lo " olok Billy sambil menjalankan mobilnya... sebuah mobil juga mengikuti mereka
" Brengsek lo Bil...lo kalau mau ngerjain gua balik kira-kira dong, masa lo kasih gua obat kuat lewat rokok itu... siapa yang nyuruh elu... tuan Sean? " omelnya marah
" Lha... siapa yang mau ngerjain elu Prie... kan gua cuma mau membalas kebaikan Lo yang sudah ngasih gua permen nah gua kasih lo rokok. Seharusnya kan kamu senang... kamu jadi kuat dan perkasa kok malah marah2, ini lho. bos yang nyuruh gua beli sebagai rasa terimakasihnya karena sudah mencicipi 2x permen lo " sahut Billy tanpa dosa
" Ehh Pe a.... tuan Sean 2 x makan permen enak ada musuhnya...lah gua... lobang buaya istri gua kan lagi di tutup kagak terima tamu sampe 40 hari.. terus nih perkutut mau gua jepit dimana Bangsattt.... " jawab Suprie saking kesannya
" Lho Emangnya belum sampe 40 hari bini lo.. bukannya sudah? " tanya Billy
" Sudah apanya... samaan masih 10 hari lagi Asemm lo Bill, seneng banget nyisa gua "
" He he sorry Kirain dah 40 hari.. terus Gimana lo tadi malam... kok kayaknya kesakitan gitu... lo jepit di pintu apa ha ha ha " tanya Billy sambil ngakak
" Lo tau Bill betapa tersiksanya gua... semalaman gua di toilet sampe habis sampho ama sabun ni perkutut baru mau lemes... perkutut gua sampe lecet... puas lo puas...!!! " jawab Suprie dongkol...
" Bha ha ha hi hi hi ha ha.... πππ " Billy ngakak habis mendengar penderitaan Suprie
" Rasain lo... bos mah ngak ada nyuruh apa2 sama gua... gua cuman kasihan ama Emma, di bantai habis ama bos Gegara permen sialan lo itu, makanya jadi orang jangan usil... emang enak ha ha ha " sahut Billy lagi... Suprie hanya bisa diam... mau menghajar Billy juga kagak bisa gerak dikit aja dah perih di bawah sana
πππππ π πππ€π€
See you next eps
Jangan lupa like komen dan votee nya
Si cantik Emma
__ADS_1