
Hai hai sista.. untuk kalian yang bolak balik menanyakan keberadaan Ida.. untuk eps ini thor selipkan kisah Ida dan Eric ya, bagi yang ngak suka monggo di skipp eps ini... ββ
π£π£π£π£
Twins baru saja pada bobo siang setelah Emma memberikan asi ekslusif nya secara langsung. Tak lama hp nya berbunyi.. nampak ada vc dari Ida... Emma langsung tersenyum senang, karena beberapa bulan ini mereka jarang berkomunikasi
" Haiii Ida.. apa kabarmu? " tanya Emma begitu vc terhubung.. nampak Ida sedang memeluk seorang bayi di tangannya
" Haii tante Emma.. tidakkah kau mau menengok my baby girl ? look she so Pretty kan? " ucap Ida sambil memperlihatkan wajah bayi nya
" Omg... Ida kau sudah melahirkan? selamat ya.. ya anakmu sungguh cantik, dimana kau.. apakah di London, jika di London aku akan langsung mendatangimu " sambut Emma senang
" Ya Emma sayang... aku ada di London hospital sekarang " jawab Ida
" Baiklah.. aku akan bersiap.. mungkin satu jam lagi aku akan sampai bye bye " putus Emma, ia pun bergegas mandi dan berpakaian
Hari ini Emma ingin tampil praktis saja, sudah lama ia tak memakai celana panjang, Emma akhirnya memakai celana panjang dengan kaos dan jaket senada, rambutnya di biarkan tergerai begitu saja. Selesai berdandan ia menelfon Sean, ia ingin meminta izin untuk menjenguk Ida namun Sean tak juga kunjung mengangkat telfonnya.
Emma kemudian mengetuk kamar Marsha... Marsha membukakan pintu dan menemui Emma di luar kamar.. tak lama Daniel pun mengekor
( Sebagai catatan ya sis.. masa hukuman Marsha belum berakhir.. ia masih di kurung oleh suami poseselifnya itu... ππ )
" Mam.. Emma mau ke London hospital dulu menjenguk Ida, Ida baru saja melahirkan.. Emma titip twins ya " pintanya
" Baiklah...kau sudah izin Sean kan? " tanya Marsha
" Dari tadi Emma menelfon Sean.. tidak di angkat Mam, mungkin masih rapat dia.. nanti palingan Sean akan nelfon balik, Emma berangkat dulu ya Mam.. pah " pamitnya, Marsha dan Daniel saling pandang.. jika melarang tak enak, Emma sudah siap berangkat dan terlihat begitu tak sabar bertemu. sahabatnya.. jika tidak di larang, bagaimana jika nanti Sean marah karena Emma pasti akan bertemu Eric juga nanti di rs.
Namun Emma tak paham dengan pandangan ragu keduanya... ia langsung tancap gas
" Kemana nyonya muda? " tanya pengawal yang bertugas
" Kita ke Baby's Store lalu ke toko bunga " titahnya...
3 mobil keluar dari Mansion... 1 mobil membawa Emma dan yang 2 adalah rombongan pengawal. Di toko perlengkapan bayi Emma membeli banyak barang untuk baby girl, setelahnya mereka berpindah ke jejeran toko bunga di London.
Emma memasuki salah satu toko bunga tersebut... ia memilih sebuah buket bunga berwarna kuning untuk Ida. Sebelum pergi Emma meminta di foto di Jejeran bunga bunga tersebut. Emma lalu mengunggahnya di medsos nya dengan hastage # Searching giv for Ida baby girl.... congrajulation my best friend πππ #
__ADS_1
Fotonya segera mendapat banyak like dan komen yang mengatakan bahwa Emma masih terlihat begitu muda dan cantik. Rombongan kemudian meluncur ke rs tempat Ida melahirkan. Emma mengetuk pintu ruangan Ida... tak lama pintu pun terbuka.. Eric yang membukakan pintu
" Haii Eric.... congrajulation " sapa Emma lalu menyuruh pengawalnya menyerahkan paperbag yang mereka bawa pada Eric
" Terimakasih Emma " ucap Eric... Emma segera mendatangi Ida yang sedang menyusui baby girl
" Selamat Ida.... akhirnya kalian memiliki seorang putri " ucap Emma lalu menyerahkan buket bunga kuning nya pada Ida
" Sebentar aku ke toilet membersihkan tanganku, aku ingin mengendong keponakanku " ucap Emma lalu ia mencuci kedua tangannya. Emma kemudian membuka jaketnya dan mengambil baby girl di pelukan Ida lalu mengendong dan menciuminya.
" Siapa namanya Da..? " tanyanya
" Entahlah Emm... kami menunggu nama dari orang tua Eric, mereka sangat ingin memberikan nama untuk nya " jawab Ida
" Baiklah.. asal jangan Princess ya ntar samaan dong ama anakku " ucap Emma, keduanya kemudian asik mengobrol tanpa memperdulikan Eric yang duduk di ujung ruangan..sambil mengamati keduanya.
Tak lama kemudian.. Emma melakukan vc dengan Cece... tambah rame lah mereka bertiga berkicau... Eric pun di cuekin berjam-jam, namun itu tak masalah bagi Eric... ia asik mengagumi kecantikan 2 mahluk Tuhan di depannya itu. Satu mantan terindahnya dan satunya istri tercintanya dan mereka sangat akrab, tak ada yang salah dengan hal itu.. dua duanya mengisi memenuhi ruang di dadanya dulu hingga kini.
πΆπΆπΆπΆ
Sean kemudian mengebel balik no Emma, namun HP Emma sedang sibuk. Sean juga berusaha mengebel Mamanya namun HP Marsha tidak aktif, akhirnya sambil menunggu telfon balik dari keduanya, Sean seperti biasa mengintip medsos Emma... dan betapa terkejutnya ia melihat upload terbaru dari Emma yang sedang berada di toko bunga.
" Berarti Emma sedang keluar Mansion, pergi dengan siapa dia.. tak mungkin dengan Mam.. Mam kan sedang di hukum? " tanyanya dalam hati, Sean lalu memanggil kepala pengawalnya untuk menyelidiki kemana istrinya pergi.. dalam hitungan menit kepala pengawal sudah tau setelah menelfon anak buahnya yang mengawal Emma
" Tuan.. nyonya Emma sedang berada di rs menjenguk temannya... nyonya Ida yang baru melahirkan!! " lapornya, Sean langsung terlonjak
" Kita menyusul ke sana... cepat!! " titahnya
" Emma.. Emma bagaimana mungkin kau kesana seorang diri, apa kau mau bertemu mantanmu itu jadi kau pergi sendiri....?? tidak, aku tak akan mengizinkanmu bertemu dengan Eric sialan itu!! " omelnya dalam mobil
" Sudah berapa lama Emma di sana? " tanya Sean penasaran
" Sudah hampir 2 jam tuan "
" Apa....? Selama itu dia disana, apa saja yang dilakukannya... π‘π‘ " tak terkira marahnya Sean mengetahui sudah selama itu Emma di rs.
Sesampainya di rs... Sean segera berjalan dengan cepat menuju ke ruangan Ida.
__ADS_1
π¬π¬π¬π¬
Merasa sudah lama di rs, Emma mengakhiri vc nya dengan Cece... ia pun pamit pada Ida. Eric mengantar Emma sampai ke depan Rumah Sakit
" Terimakasih atas kedatanganmu Emma, ia sangat merindukan Indonesia.. kurasa kedatanganmu setidaknya mengurangi sedikit rasa rindunya pada kampung halamannya " ucap Eric
" Sama-sama Eric..aku juga rindu kampung halaman, namun twins beberapa bulan lagi baru bisa di bawa bepergian jauh.. baiklah sampai jumpa lagi " ucap Emma sambil mengulurkan tangannya sambil tersenyum manis
Eric sudah hendak membalas uluran tangan Emma namun langsung terhenti begitu mendengar teguran seseorang
" Jangan coba-coba kau menyentuh istriku !!" suara Sean terdengar meninggi membuat kaget keduanya
" Seannn.....?? ada apa denganmu, mengapa kau datang dan langsung marah-marah seperti itu " tanya Emma bingung... Eric hanya diam saja, namun ia tahu betapa cemburunya Sean padanya dari tatapan mata Sean
Sean langsung saja menarik Emma dan memasukkannya ke dalam mobil lalu membanting pintu mobil di depan Eric, Eric menarik tangan Sean
" Jangan terlalu menekannya.. jika kau tak mau kehilangannya karena sifat tak dewasamu itu " ucapnya.. namun Sean tak mau mendengar apapun dari mulut Eric, baginya Eric adalah saingan terbesarnya sampai kapanpun. Sean mengelilingi mobil dan masuk dari pintu sebelah.
" Sean... kau sungguh tak sopan!! di depan umum kau memperlakukan aku seperti itu!! " protes Emma
" Kau pergi tanpa izin dariku Emma!! " bentak Sean
" Aku sudah menelfonmu berulang kali Sean, kau yang tak mengangkatnya!! lagi pula aku sudah izin dengan Mam dan papah " balas Emma tak mau kalah
"Suamimu itu aku.. bukan Mam dan papah, lagi pula mengapa kau harus terburu2 menjenguk Ida... kau tak sabar ingin bertemu dengan mantan terindah sialan itu hah!! " cecar Sean membuat Emma langsung melotot tajam
" Plakkk..... " sebuah tamparan keras mendarat di wajah Sean
Ow Ow Ow... bumi goncang ganjing.. tek.. tak.. tek..jiahhhh ngedalang si mak outhor yang cetar membahenol π€π€π€
Perang besar terjadi kini... piye Iki. saudara saudara
See you next eps
Foto Emma di toko bunga
__ADS_1