
Saat Rangga asik belah duren... Billy dan Elena kini sedang berada di Jet. Setelah mampir sejenak di Pt. Kila pusat dan memeriksa kinerja Suprie keduanya di dampingi Jhon kembali ke London.
Sudah 4 jam semenjak Jet terbang Billy asik di depan laptopnya saja. Elena sudah bolak balik mengajaknya ngobrol namun Billy tetap asik bekerja saja. Karena sudah jengkel akhirnya Elena menutup laptop Billy lalu duduk di pangkuan Billy
" Billy.... apakah laptop mu itu lebih cantik dari aku?? " tanyanya kesal, Billy menatap mata Elena, kedua tangannya memeluk pinggang ramping Elena
" Tentu kau lebih cantik... mana ada laptop yang cantik " jawabnya tanpa dosa
" Lalu mengapa sedari tadi kau hanya menatap laptopmu saja dan aku dicuekin " ucapnya tetap dalam mode kesal
" Aku kan bekerja Elena, bukannya menatap laptop... "
" Sudah malam... besok saja lagi bekerjanya, temani aku mengobrol saja ya...!!! " pinta Elena sambil mencubit mesra kedua pipi Billy
" Biar aku selesaikan dulu pekerjaanku ya, baru nanti kutemani " jawab Billy
" Kira-kira berapa lama lagi...?? "
" 2 jam lah... "
" Apa....?? ih sebel, I hate you Bill " Elena ngambek..ia lalu berdiri dan meninggalkan Billy ke kamar
Billy menarik nafas panjang.... ia lalu kembali membuka laptopnya dan meneruskan pekerjaannya, Jhon mendatangi Billy dan duduk di sebelahnya
" Bill... sebagai seorang teman bolehkan aku memberi saran?? " tanya Jhon, Billy lalu menghentikan pekerjaannya
" Saran apa?? "
" Kulihat kau terlalu cuek dengan Elena, jangan begitu... Elena sangat menyukaimu setidaknya tunjukkanlah sedikit perhatianmu padanya, belajarlah menyenangkan hati pasanganmu Bill " ucap Jhon
Billy terdiam sejenak....
" Lalu apa yang harus kulakukan ? " tanya Billy
" Tinggalkanlah dulu pekerjaanmu, temani Elena mengobrol.. jika perlu temani dia tidur malam ini " jawab Jhon
" Kami belum menikah... mana boleh aku menemani Elena tidur, bisa di cekek aku sama om Jhon " ucap Billy
" Kan yang tau hanya kalian berdua..dan aku tak akan mengadu pada siapapun he he " bisik Jhon
" Saranmu menyesatkan Jhon " ucap Billy
" Itu bukan menyesatkan Bill... usia kalian sudah saatnya melakukannya, kau tau Bill... jika kau sudah merasakan yang namanya lubang surga, kau pasti akan ketagihan "
" Lubang surga...?? apa itu " tanya Billy
" Omg Bill.... lubang surga adalah tempat perkututmu itu bersarang nanti dan yang memiliki sarangnya adalah Elena, sudah sana datangi kekasihmu nanti kalau dia berpindah ke lain hati... bahaya " goda Jhon lagi
Namun Billy malah kembali membuka laptopnya... Jhon yang melihatnya hanya bisa mengelengkan kepalanya
__ADS_1
" Bil.. bil.. benar kata nyonya Emma, kau itu lambat tumbuh " ucapnya sambil meninggalkan Billy seorang diri.
Setelah setengah jam Billy mematikan laptopnya, ia lalu berjalan menuju satu-satunya kamar tidur di jet tersebut
" Tok.. tok... tok... Elena apakah kau sudah tidur ? " tanya Billy namun tak ada jawaban dari dalam, Billy menunggu beberapa saat lalu mengetuk nya lagi, kembali tak ada jawaban
" Masuk. saja Bill...!! " celetuk Jhon dari kursinya, akhirnya Bilky pun memutar knop pintu dan ternyata pintu nya tak terkunci. Billy pun masuk namun ia tak mendapati Elena di dalam kamar
" Mungkin ia di toilet... " ucap Billy, Billy kemudian melepas sepatu nya dan berebah di ranjang, tubuhnya terasa lelah sekali. Billy berebah sambil memainkan hp nya...
" Kletek... " bunyi pintu di buka, Elena keluar hanya mengenakan baju mandi tipis transparan pendek lagi, hingga memperlihatkan paha putih mulusnya.
Elena berjalan ke depan kaca, ia melap wajahnya yang basah rupanya ia baru saja membersihkan wajahnya di toilet. Siluet bra dan cd merahnya nya terlihat jelas dari belakang... mata Billy melotot melihatnya
Glek... air liurnya sampai menetes
Elena duduk si depan kaca lalu menyisir rambut panjangnya, setelahnya ia lalu mengangkat sebelah kakinya ke atas meja dan memakaikan handbody ke kakinya tersebut
" Omg.... betapa sexy nya dia " cicit Billy dalam hati
" E.... Elena bisakah kau turunkan saja kakimu, kau membuatku panas " ucap Billy, mendengar suara Billy.. Elena kaget sekali
" Omg.... Bil... sejak kapan kau di kamar ini? mengapa kau tak mengetuk pintu... kau sungguh tak sopan!! " ucap Elena marah
" Aku sudah mengetuk pintu berkali-kali namun kau tak menjawab, kata Jhon masuk saja langsung... ya aku masuk " jawab Billy
Elena berdiri dan berjalan mendekati Billy, ia meraih bantal lalu memukulkannya ke tubuh Billy
" Au Au... Ell jangan marah padaku... salahkan saja si Jhon yang menyuruhku " jawab Billy tak merasa bersalah.. Billy menahan bantal dengan kedua tangannya lalu menariknya keras hingga Elena terjatuh di atas tubuh Billy
" Au.... Ell berat sekali kau... " ucap Billy kesakitan membuat Elena melotot
" Apa.... kau bilang aku berat?? kau mau bilang aku gemuk hah...!! " tanyanya marah namun Elena tak mau beranjak dari atas tubuh Billy
" Enggak... Ell siapa bilang kamu gemuk, kamu itu sungguh sexy " jawab Billy terlena melihat wajah Elena yang polos tanpa make up
" Dan kau terlihat lebih cantik tanpa make up... sungguh.... " ucap Billy lagi, tangan Billy menyusuri punggung Elena ...berlahan hingga sampai ke leher Elena, lalu Billy menarik leher Elena hingga bibir keduanya bertemu.
Billy mencium mesra Elena.. entah mengapa malam ini ia begitu tergoda melihat Elena, Elena menyambut senang ciuman Billy... keduanya pun terhanyut dalam kenikmatan. Billy kemudian membalik posisi... kini Elena berada di bawah. Sambil terus mencium Elena tangan Billy menyusuri paha mulus Elena yang begitu di kaguminya. Sedangkan jemari Elena sibuk berusaha membuka baju yang di kenakan Billy
" Ahhh...... " desahan Elena terdengar saat tangan Billy mulai bermain di dadanya. Tangan Elena meremas rambut Billy saat ciuman Billy mulai berpindah ke area gunung kembarnya. Hasrat keduanya sudah tak terbendung lagi...baju dan celana Billy pun sudah bertebaran begitu pun baju mandi Elena
Saat ini kedua tangan Billy sedang berusaha membuka bra Elena... namun tiba-tiba bunyi hp Elena mengagetkan keduanya. Elena langsung mendorong Billy hingga Billy terjatuh dari ranjang.
" Auu Elenaaaa........ sakittt " jerit Billy dari lantai
" Shuuutttt.... papaku vc, kau diam saja di situ jangan bersuara apalagi bergerak " ucap Elena sambil memakai kaos tidurnya dan mencepol rambutnya. Sambil menenangkan nafasnya Elena mengeser tombol hijau
" Ya papa.... ada apa papa vc?? " sapanya
__ADS_1
" Tidak apa-apa hanya saja perasaan papa tak enak, apa kau baik2 saja? dimana kau sekarang? " tanya Jhon
" Ell baik pah... sekarang aku masih di jet menuju London, besok pagi juga sampai pah... bagaimana keadaan papa di sana? " tanya Elena balik
" Papah sehat... baiklah jaga dirimu baik2, selamat tidur sayang muah "
" Selamat tidur papah... muah juga bye bye " ucap Elena, Elena kemudian mematikan daya hp nya sambil memegang dadanya yang berdegup kencang
" Selamat... selamat... " ucapnya sambil mengusap dadanya
" Bil.... Billy sayang kau baik2 saja??? " tanya Elena mendatangi Billy yang terbaring di lantai hanya mengenakan pakaian dalamnya
" Billy.....!!! pakai pakaian mu " ucap Elena malu melihat tubuh Billy, Billy pun akhirnya bangun dan duduk di tepi ranjang, di pakainya kembali kaos dan celana panjangnya
Keduanya sama2 duduk di tepi ranjang dan saling pandang, keduanya sama-sama malu mengingat kelakuan mereka tadi
" Maaf aku mendorongmu tadi " ucap Elena
" Ngak papa... " jawab Billy
" Mengapa kau ke mari tadi? "
" Tadi katanya kau minta di temani ngobrol... aku sudah menyelesaikan pekerjaanku makanya ke mari " jawabnya..Elena tersenyum senang mendengarnya, ternyata Billy perhatian juga
Elena naik ke atas ranjang..ia lalu menepuk bantal di sebelahnya
" Sini.. temani aku nonton tv ya " panggilnya, Billy pun duduk bersandar di kepala ranjang lalu Elena berebah di dada Billy sambil menyalakan tv nya
" Terimakasih sudah mau menemaniku, Kufikir kau lebih senang bekerja dari pada bersamaku " ucap Elena senang
" Elena.. aku bekerja keras semua itu untukmu, aku harus bisa mengimbangimu... memenuhi kebutuhan hidupmu, bukannya tak suka menghabiskan waktu denganmu " jawab Billy
" Billy sayang... kau tau kalau masalah harta aku sudah punya dan itu bukan yang utama, selama ini aku sangat kesepian... aku hanya ingin perhatianmu dan menghabiskan waktu bersamamu sayang " ucap Elena sambil memeluk Billy
Billy mencium kening Elena
" Baiklah.. maafkan aku, mulai sekarang aku akan lebih sering menemanimu, di mulai malam ini aku akan menemanimu tidur jika boleh " ucap Billy sambil memandangi wajah cantik Elena
Elena tersenyum senang...
" Terimakasih Billy sayang, I love you " ucapnya
" I love you too.. cantik , Elena sebaiknya kita secepatnya menikah... aku takut tak bisa mengontrol keinginanku " balas Billy yang di angguki Elena.
Keduanya pun tidur bersama.... hanya tidur ya sis... ngak pake *** ***...
Kemaren libur sehari kirain otak dah normal... ternyata masih sengklek... maaf yooo.... 😂😂
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votee
Thanks