Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
51. Akhirnya pecah


__ADS_3

Hai sista... masih di tunggu vote kalian ya... biar Thor tambah semangat berkarya...😍😍


Sore pun menjelang, Sean dan Emma menikmati sunset yang kemarin tak sempat di lihat dari atas menara, udara yang sejuk dan jauh dari kebisingan membuat hati Emma terasa nyaman .


Kini Emma sedang mandi, Sean meminta Emma memakai gaun yang indah untuk dinner malam ini... katanya malam ini mereka tidak dinner di ruang makan bawah tetapi didepan balkon depan kamar mereka.


Emma pun berdandan, Ia memakai make up dan mengerly ujung rambut panjangnya. Entah kemana Sean sejak tadi tak terlihat, setelah memakai farfumnya kini Emma sudah siap


" tok.. tok.. tok.. "


" Masuk.... " sahutnya, masuklah Billy sambil membawa sebuah selendang


" Emma aku di perintahkan bos untuk menjemputmu, sekarang tutup matamu pakai ini " ucap Billy lalu mengikatkan selendang menutupi mata Emma


Billy mengandeng Emma menuju balkon, setelah sampai atas perintah Sean mereka di tinggalkan berdua. Tak ada seorangpun yang boleh menganggu mereka.


Sepasang tangan memeluk pinggang Emma, Emma tau siapa pemilik tangan kekar itu. Sean lalu membuka kain penutup mata Emma.


Emma takjub melihat perubahan pada balkon, kini balkon penuh dengan bunga mawar dan lampu kerlap-kerlip , sebuah meja yang di penuhi makanan dan lilin terlihat begitu indah.


Air mata Emma menetes tanda bahagia


" Kapan kau persiapkan ini Sean, tadi sore tak ada? " tanyanya kaget


" Kau senang cantik? "


" Tentu saja, wanita mana yang tidak senang si perlakukan se romantis ini " jawab Emma dengan wajah memerah ia pun tertunduk malu


Sean mengangkat wajahnya Emma dengan telunjuknya


" Jangan menunduk cantik... lihatlah ini aku lelakimu yang akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia, Emma Watson maukah kau menjadi kekasihku yang sesungguhnya , I Love you baby " ucap Sean sambil memandangi Netra mata Emma.


Emma juga memandangi Sean masih belum hilang rasa kaget pertamanya kini Sean menembaknya.... Emma speccles


" Emma... aku menunggu... "


" Aku bingung Sean, harus berkata apa? "


" Just say yess... please " bisiknya lalu mencium punggung tangan Emma


Emma tersenyum dengan sangat Indah, sebenarnya dadanya kini sangatlah berdebar kencang. Perasaanya sangat senang mendengar permintaan Sean


" Apakah aku pantas Sean, aku... "


" Tak ada yang kuinginkan selain dirimu, Jangan suka merendahkan dirimu sendiri sayang. Aku mencintai mu hanya kamu, bukan Identitasmu " ucap Sean lagi


" Apakah kau tak menyesal ? "

__ADS_1


" Tidak akan pernah...jadi apa jawabanmu? " tanya Sean lagi.. Sean sangat gugup menunggu jawaban Emma


" Yes.... Sean, I love you too " jawabnya,


" Yesssss.... " spontan Sean menaikkan tangannya tanda senang.


Keduanya lalu berciuman di bawah sinar rembulan, ciuman pertama mereka sebagai sepasang kekasih yang sesungguhnya. Keduanya lalu makan dengan tenang, Senyum lebar menghiasi wajah Sean Sedangkan wajah Emma terlihat memerah sedari tadi.


Selesai makan Sean mengajaknya Emma berdansa, Sean menyetel lagu melalui iPhone nya lalu memasang earphone ke telinganya dan Emma. Hal yang sederhana namun mampu menunjukkan hal nan sangat romantis. Tiba tiba hujan turun, Sean mengajak Emma kembali ke kamar, mereka melanjutkan dansanya di kamar.


3 Lagu sudah berlalu, Sean lalu mematikan lagu dan menaruh kembali iPhone nya di sembarang tempat. Sean mengambil sebuah kotak kecil dari kantongnya, lalu memasangkannya ke Jari Emma.


Ia memandang Emma dengan Intens


" Emma aku bukanlah lelaki romantis dan aku juga tak punya pengalaman dengan wanita, hanya ini yang bisa aku lakukan untuk menyatakan perasaanku. Aku Sean O Daniel sangat sangat mencintaimu, kuharap kau mau mencintai aku sebagaimana aku mencintaimu Emma Watson " ucapnya membuat Emma sangat takjub.


Sean mencium bibir sexy Emma, Ia menciumnya dengan lembut. Emma pun menyambut ciuman itu dengan senang. Ciuman demi ciuman berlanjut.... satu persatu pakaian yang di kenakan mulai terlepas. Bahkan tanpa Emma sadari gaunnya sudah meluncur bebas ke lantai


" Hentikan Sean... aku takut lepas kemdali " bisiknya lemas


" Lepaskanlah Sayang..... aku ingin memilikimu.... bercintalah denganku " rayu Sean, Sean mengangkat tubuh mungilnya itu dan merebahkannya di kasur semalam, Ia pun mulai mencumbu Emma


Emma sudah tak bisa bertahanlah lagi, pertahanannya runtuh. Berbulan bulan sudah ia tak melakukan aktifitas ini membuatnya sulit sekali menangkis rayuan dan cumbuan Sean. Emma menginginkannya dan memerlukannya


Malam ini terjadilah apa yang terjadi. Emma bagaikan seekor macan betina yang lincah dan berpengalaman berkolaborasi dengan Sean yang seperti seekor beruang yang baru selesai ber hibernasi dengan kekuatan penuhnya, membuat keduanya menghabiskan malam y dengan teramat panas dan panjang.


Sesuatu kenikmatan yang baru saja Ia rasakan, membuatnya candu... Sean Ingin lagi dan lagi. Seorang Emma yang notabene lebih berpengalaman sampai kewalahan mengimbangi kebuasan Sean.


Lewat tengah malam baru Sean menghentikan kegiatannya, Diraihnya tubuh mungil Emma ke pelukannya lalu menutupi tubuhnya mereka dengan selimut


" Terimakasih sayang, jika kutau bercinta itu sangat nikmat... aku akan langsung melakukannya saat pertama bertemu denganmu " bisik.Sean


" Ha ha ha dasar mesumm, Kufikir kau akan melakukannya saat tamat sma " jawab Emma sambil terpejam, tubuhnya sangat lemas


" Tidak... aku hanya ingin melakukannya denganmu, tidak dengan wanita lain seumur hidupku. Emma..... menikahlah denganku please!!! " Sean kembali melamarnya


Emma pura-pura lupa tertidur, Ia masih bingung harus menjawab apa


" Emma.... Emmaaa..... " bisik Sean lagi, namun tak ada jawaban dari Emma


" Tak apa apa... aku akan menunggu sampai kau mengatakan yess, aku tak menerima penolakan " bisik Sean sebelum keduanya terbang ke alam mimpi.


🍧🍧🍧🍧


Hari sudah tidak pagi lagi, jam sudah menunjukkan pukul 10. 00. Namun Emma dan Sean masih berada di dalam mimpi. Billy sudah resah gelisah karena belum ada pergerakan dari kamar bosnya, sedangkan kemarin Sean mengatakan mereka akan kembali ke Jakarta jam 10 ini.


Namun Billy tak berani bahkan untuk sekedar mendekati Pintu Kamar Sean. Karena Sean kemarin sudah berultimatum tidak boleh menganggunya dan Emma apapun yang terjadi.

__ADS_1


Dering hp Emma mengalun sedari tadi membangunkan Emma dari alam mimpi. Berlahan Emma bangun dan mengangkat tangan Sean yang memeluknya. Ia mengambil gawainya dan melihat ada vc dari Cece. Emma memakai hem Sean yang berada di kakinya, Ia lalu merapikan rambutnya baru menerima vc dari Cece


" Pagi Ce... ada apa kau menghubungiku ? "


" Haii cantik... dimana kau sekarang?! " selidiknya


" Aku di kalimantan timur, mengapa? " tanyanya lagi


Sebentar kita bergabung dengan Ida, Tak lama Ida pun bergabung


" Emma rencananya aku dan Cece mau ke Singapura Lusa... jalan jalan, kau mau bergabung?! " tanya Ida


" Singapura... mauuuuu pake banget " jawabnya


" Ya udah kalo mau aku pesankan 3 tiket untuknya kita yang pp 5 hari " ucap Cece


" Tapi aku izin dulu ama Sean ya, Nanti kuhubungi lagi kalo Sean sudah ba....."


" Siapa yang menelfon mu sayang cuppp " sebuah ciuman di pipi Emma membuat Emma kaget, Sean sudah di sampingnya hanya memakai celana piyamanya


" Au Au Au.... Ida sepertinya ada yang habis ML nih... hai Seannn, OMG... akhirnya Aaaaaaaaa " Cece heboh luar binasa 😆😆😆


" Haii Sean akhirnya kau bisa menaklukan teman songgongku ini... ha ha selamat "ucap Ida tanpa malu


" Iss kalian berdua ini..... "


" Pagi juga Cece... Ida, Hemm ya butuh kesabaran yang luar biasa untuk menaklukannya, bahkan lamaranku sampai sekarang belum juga di terima " adu Sean Pada keduanya


" Emma itu memang otaknya rada geser dikit, jadi Sabar ya... tenang kami berdua mendukungmu... semangat " ucap Cece mengebu


Setelah mengakhiri VC, Emma memberanikan diri meminta izin pada Sean.


" Tidak kau tak boleh kemanapun "


" Sean please... aku kan dengan Cece dan Ida hanya liburan, sebentar saja 5 hari "


" Sekali tidak tetap tidak, aku tak mengizinkanmu menjauh dariku " jawabnya tegas.


" Please. Sean, aku janji akan memberikan jawaban lamaranmu setelah aku kembali... bagaimana? "


Sean terdiam memikirkannya...


" Baiklah tapi kalian pulang pergi mengunakan jetku, dan di kawal oleh Suprie cs, itu final..... " ucap Sean tak terbantahkan


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote

__ADS_1


Happy reading selalu


__ADS_2