
**HARAP JANGAN DI BACA SI SIANG HARI...TAKUT MEMBATALKAN PUASANYA, YANG DI BAWAH UMUR TOLONGGGGG DI SKIP..... 🙏🙏
🍧🍧🍧🍧**
" Itu apa Ell...? " tanya Marsha bingung
" Itu.. ee.. semalam aku melihat Billy bekerja sampai larut, Jadi laptopnya ku ambil agar Ia bisa beristirahat tan... " akhirnya Elena bisa menemukan jawaban yang pas, walau dengan keringat yang membasahi keningnya
" Billy memang begitu... selalu bekerja keras, baiklah laptopnya tante bawa ya... cepat mandi, kami tunggu di ruang makan " ucap Marsha lalu pergi sambil membawa laptop Sean.
" Tante sarapan saja duluan, Ell Nanti saja sarapannya... " jawabnya,
Elena segera mengunci pintunya, lalu mendatangi Billy kembali
Elena membantu melepaskan selimut yang membelit tubuh Billy, Setelah terlepas Billy segera mengeluarkan gumpalan yang di masukan Elena ke mulutnya
" Kau mau membunuhku Elena... seenaknya saja menjatuhkan ku dari ranjang dan menyumpal mulutku dengan... apa ini...??? " omel Billy sambil mengangkat gumpalan di mulutnya tadi
Mata Billy dan Elena sama-sama melotot melihat benda yang tadi dijejalkan Elena ke mulut Billy... Billy langsung berlari ke toilet
" Huek Huek Huekkk...... " Billy pun muntah muntah.... Sedangkan Elena menunduk merutuki kebodohannya, bagaimana mungkin Ia menjejalkan CD nya pada Billy Bukan satu lagi tapi 3 buah.... 😱😱
" Huffff..... wajar saja jika Billy muntah... mudahan aja ngak muntaber " doa Elena, dengan wajah memerah Billy keluar dari toilet... matanya melotot memandang ke arah Elena
" Kau benar-benar mau membunuhku hah ?? kau mau aku mati keracunan " ucapnya marah... Ingin sekali Ia mencekik Elena, melihat gelagat Billy yang marah.. Elena berjalan mundur menjauh
" Mau kemana kau... aku akan membalasmu, aku akan memasukkannya kemulutmu ha ha ha " ancam Billy sambil mengulurkan CD Elena tadi di tangannya... Elena berlari mengelilingi kamarnya karena Billy mengejarnya, keduanya kejar-kejaran dengan Elena yang memohon minta ampun
" Ampunn Bill... aku ngak sengaja, CD nya bersih kok. Baru juga di cuci ama maid " teriak Elena
" Tiada maaf bagimu Elena, kemari kau " teriak Billy kesal karena Elena kembali naik ke atas ranjang... hap...akhirnya Billy bisa menangkap kaki Elena lalu menariknya keras, Elena pun hilang keseimbangan dan terjatuh ke kasurnya sambil menarik baju Billy.....
Brukkkk...auuu
__ADS_1
Keduanya terjatuh dengan posisi Elena di bawah dan Billy menindihnya, Billy menahan kedua tangan Elena yang meronta-ronta denga tangan kanannya, Sedangkan sebelah tangannya memegang CD... Ia bersiap untuk membalas Elena..Billy bahkan tak menyadari posisi keduanya yang begitu intim
" Buka mulutmu.....!! " titahnya sambil melotot
" Eehheeeemmm" cicitnya mengelengkan kepalanya dan menutup rapat mulutnya
" Buka ngak.... kalo ngak kugigit hidungmu.. mau ??!!! " ancamnya kesal, Elena kembali mengelengkan kepalanya namun tetap tak mau membuka mulutnya. Karena kesal Elena terus mengerak2an kepalanya dan tak mau membuka mulutnya... Billy lalu melemparkan CD di tangannya lalu memegang kembali dagunya Elena agar Ia tak bisa mengerakkan wajahnya.....
Elena terdiam... mata keduanya kembali bertatapan... deg deg deg
" mengapa bibirmu ini begitu mengoda " tanya Billy dalam hati, entah mengapa Billy tiba-tiba menyatukan bibir mereka. Tubuh Elena yang terkejut langsung mengejang..namun setelah merasakan pagutan Billy...tubuh Elena menjadi rileks bahkan kini ia membalas ciuman Billy.
Keduanya merasa terbang ke awan...rasanya begitu indah... nikmat...tak rela rasanya berhenti, Billy melepaskan bibir nikmat Elena.. Ia memandang manik mata Elena yang mendamba dengan nafas yang memburu, Namun hanya beberapa detik, Elena menarik tangannya yang kini melingkar di leher Billy hingga bibir mereka kembali bertemu.
Billy kembali mengeksplor bibir merah Elena, begitu pun Elena yang begitu menikmatinya... sampai saat Elena merasakan sesuatu yang mengeras dan mulai terasa di tubuhnya, Elena mendorong tubuh Billy dan melepaskan ciuman panas mereka
Billy berebah sambil mengatur nafasnya
" Mengapa aku bisa lepas kendali Begini, kemana akal sehatku " ucapnya dalam hati
" Jangan salahkan aku... namanya lelaki normal ya begitu " sungut Billy
" Kau harus bertanggung jawab Billy... "
" Atas apa ?? "
" Atas apa katamu? kau sudah mengambil ciuman pertamaku, tidur bersama semalaman dan tadi kau kembali menciumku... " omel Elena
" Apakah kau akan hamil? " tan ya Billy lagi
" Entahlah... tapi jika aku sampai hamil dan kau tak bertangging jawab... papa akan membunuhmu!! " bisik Elena sambil tersenyum jahil, Sedangkan Billy langsung saja pucat mendengarnya
" Tapi masa kau akan hamil... aku tak melakukan apapun padamu "
__ADS_1
" Walaupun aku tak hamil... laki-laki mana yang mau menikah seorang gadis yang sudah tidur bersama pria lain " kekeh Elena
" Ada... itu bos Sean, Ia mau saja menikah Emma "
" Heiii Bill... masalah Sean semua orang sudah tau kalau Emma itu janda... lah aku... gadis tapi sudah ternoda hu hu hu " ucapnya terisak
Billy terdiam... Ia pun bangun dan duduk di sisi ranjang, di pandanginya Elena yang juga tengah memandangnya sembari berbaring
" Kasihan kau Elena jika punya suami lelaki seperti aku " ucapnya
" Kasihan kenapa..? aku tak mengerti? " tanya Elena
" Elena kau adalah bunganya Klan Brown, sedangkan aku hanya anak pungut... kau seharusnya memiliki suami yang sederajad denganmu , dan pria itu bukan aku " jawabnya.. Elena mendekati Billy, ia mengenggam sebelah tangan Billy dan membawanya ke dadanya
" Bill... ini bukan zaman kerajaan lagi di mana seorang putri harus menikahi pangeran, sekarang zaman demokrasi... yang utama adalah saling mencintainya, rasakanlah detakkan jantungku.... jantungku selalu berdetak kencang jika bersentuhan denganmu, bagaimana denganmu? apakah kau tidak merasakan hal yang sama??? " tanya Emma lalu meletakkan kedua tangannya ke dada Billy
Billy terdiam sesaat... ia lalu menunduk lalu kembali menatap Elena
" Jantungku sih biasa aja... tapi perkututnya bangun jika kau menyentuhku " jawabnya tanpa dosa
" Plakk.... dasar mesumm, sudah sana kembali ke kamarmu " usir Elena..Billy pun berjalan ke pintu lalu membukanya, Namun baru saja pintu di buka nampak wajah Jhon ayah Elena sedang berdiri di depan pintu.... keduanya sama-sama terkejut...
" Billy.....?? "
" Om Jhon...?? " ucap keduanya bersamaan
" Apa yang kau lakukan di kamar anakku???!!! " tanyanya. dengan tatapan menyelidik
Nah lho....sekarang giliran Billy yang ketangkep basah... 😂😂😂, bisakah Billy lolos Kali ini..... 😅
See you next eps
Jangan lupa like komen dan kencangin dong vote nya
__ADS_1
Elena dengan piyamanya