
Hai hai semua.. maaf baru bisa up lagi... sepi ui yang kasih vote, boleh di bagi vote nya untuk ATM ya sis... 😍😍
Emma mengikuti Sean ke kamar... wajah Sean sudah tak ada senyum sama sekali, ia sedang marah sekali saat ini. Sean duduk di sofa sambil melipat tangannya di atas perutnya. Saat ini sebisa mungkin ia meredam amarahnya.. karena sebenarnya ia tak bisa marah pada Emma, ia terlalu mencintainya
" Daddy... sudah dong marahnya, maafkan aku ya " ucap Emma sambil memeluk lengan Sean
" Kau minta maaf.. besok kalau di ajak Mam... ikut lagi walau kularang, percuma saja tak usah minta maaf " tolak Sean lagi
" Aku harus bagaimana Daddy, aku tak mungkin menolak permintaan mam... dia mamamu Sean dan kita tinggal disini. Aku jadi serba salah, menuruti mam kau marah... menurutimu Mam marah. Sean Billy dan Elena minggu depan akan menikah.. bisakah kau berbaikan dengan Mam dulu? " ucap Emma memelas
Sean memandangi wajah cantik Emma yang nampak bingung itu...
" Baiklah sayang.. aku akan mengalah.. aku akan berbaikan dengan Mam dengan syarat setelah Billy menikah kita pindah ke Mansion kita " jawab Sean membuat Emma terkejut
" Kau tega meninggalkan kedua orang tuamu Sean? " tanya Emma
" Tega tidak tega.. Mam harus di beri pelajaran, jika tidak mam akan selalu menindasku " ucap Sean lagi, Emma menarik nafas panjang....walau bagaimanapun Sean adalah suaminya dan merupakan pemimpin keluarganya.. jadi ia harus menurut pada Sean
" Baiklah sayang.. itu saja kan?? "
" Tidak.. masih ada lagi... pertama kau hanya boleh memakai pakaian sexy jika di rumah.. kedua... kau hanya boleh memakai pakaian sexy keluar rumah jika bersamaku.. ingat itu. Aku tak mau mata siapapun melihatmu seenaknya.. kau istriku.. kemolekanmu hanya untukku.. mengerti " jabar Sean panjang lebar
" Baiklah daddy.. tapi aku ada permintaan juga " pinta Emma
" Apa...?? "
" Setelah acara Billy dan Elena mereka kan mau bulan madu ke Bali.. kita ke Bali juga ya.. aku mau membawa twins ke kubur mamaku, Boleh ya " pinta Emma.. Sean mengangkat Emma ke pangkuannya
" Kau rindu dengan kampung halamanmu sayang?? " tanya Sean.. Emma mengangguk
" Yess daddy... sudah lebih setahun aku meninggalkan Indonesia " jawab Emma
" Tapi di sana ada mantan suamimu "
" Apakah itu masalah daddy? " tanya Emma sambil mengalungkan kedua lengannya ke leher Sean
" Hemm ya.. aku tak suka melihatnya " jawab Sean sudah mulai mengendus gunung kembar Emma
" Kita kesana kan bukan mau menemui mas Arya, tapi mengunjungi kubur mamaku... ya sayang.. please " Emma mulai melancarkan rayuan mautnya.. Emma menciumi kening Sean lalu kupingnya
__ADS_1
" Baiklah... kita di Bali 3 hari saja ya habis itu ke Jakarta " jawab Sean
" 3 hari...?? mana ada rasanya daddy, 2 minggu.. "
" 5 day... tidak lebih!! " kekeh Sean, Emma mulai beraksi.. ia mulai membuka kancing kemeja Sean... sambil tersenyum sensual
" Bagaimana jika 10 hari... dan aku akan memuaskanmu sekarang daddy..?? " bisik Emma dan mulai melepas kancing bajunya juga... mata Sean sudah melotot ke arah gunung kembar Emma .. ia mengharap Emma meneruskan membuka kancing bajunya itu... namun Emma tak meneruskannya
" Ohh came On Emma... why you stop It...?? " cicitnya tak sabar
" Janji dulu 10 hari.... " ucap Emma dan mulai mengoyangkan pinggulnya dengan sensual
Glek.... si kucing garong sudah mulai tak tahan menghadapi rayuan Emma
Melihat Sean diam saja... Emma hendak beranjak dari pangkuan Sean... namun dengan cepat Sean menahan pinggang Emma
" Baik sayang... 10 hari, kau menang.. sekarang beri aku hadiah.... " ucap Sean akhirnya, Emma tersenyum senang.. akhirnya ia bisa pulang kampung membawa ke dua anaknya... urusan ranjang mah kecil... ucapnya dalam hati dan memulai aksinya menyenangkan si kucing garong....
ya ya ya ya.... 🤗🤗🤗
🐔🐔🐔🐔
" Hik.. hik.. hik... " terdengar suara terisak dari Elena
" Ohh Ell... jangan menangis sayang, acara kita akan tetap terlaksana " ucap Billy menghibur Elena
" Bagaimana mau terlaksana.. lihatlah mereka tak perduli dengan kita, sibuk dengan ego masing-masing... ayang Bill aku sedih sekali hua hua hua... " tangis Elena semakin nyaring
" Sudah sayang.. lihatlah ingusmu berlarian ke kanan ke kiri... membuat kadar kecantikannmu berkurang 20 % " ucap Billy membuat Elena langsung mencubit paha Billy dengan keras...
" Au Au sakit Elll.... " rintih Billy
" Kapok.. rasain, ingusku saja terus yang kau komentari... 😡😡😤" omel Elena
" Ada apa denganmu Elena sayang.. mengapa kau menangis..?? " tiba-tiba suara Marsha terdengar... Elena langsung saja berlari memeluknya
" Tante... hik hik hik.... " ia hanya memeluk Marsha dan menangis
" Elena takut.. pertengkaran tante dan bos akan membuat pernikahan kami berantakan.. tante " jawab Billy
__ADS_1
" Ohh sayang... kami hanya bertengkar kecil.. malam ini kami akan berbaikan, tenang saja ya pernikahan kalian akan berjalan sesuai rencana.. Ok.. " jawab Marsha
" Tante yakin.. akan berbaikan dengan Sean? kalian bertengkar sangat hebat tadi hik hik.. " tanya Elena dambil menghapus ingusnya.. daripada nanti di protes lagi ama yayang Billy.. 😅😅
" Siapa bilang kami bertengkar hebat Ell.... kami sudah biasa seperti itu, bukankah begitu Mam... " suara Sean terdengar pula memasuki ruang makan.. ia mendatangi Marsha dan memeluknya
" Bagaimana.. kau sudah lega sekarang Elena sayang..?? " tanya Billy... Elena mengangguk senang, ia pun memeluk Billy
" Kau yakin ingusmu sudah bersih sayang..? "
" Billy sekali lagi kau bicarakan Ingusmu.. aku akan mengantungmu di menara pisa atau di monas sana.. 😤😤😤 " teriak Elena begitu gemas dengan kekasih parno nya itu
wha ha ha hi hi hi... semua tertawa geli melihat pasangan gesrek yang akan menikah itu.
Hari hari pun berlalu dengan indahnya tak terasa besok adalah acara pernikahan Billy dan Elena. Sore ini keluarga Brown mengundang kerabat dan beberapa teman dekat untuk dinner bersama di Mansion Daniel sebagai bentuk rasa syukur keluarga Brown akan pernikahan yang akan di adakan besok hari.
Emma sebagai seksi sibuk... benar-benar sibuk mempersiapkan segala keperluan acara malam ini. Malam ini ia berdandan sangat cantik dan sexy, karena walaupun yang datang kebanyakan keluarga dan sahabat dekat keluarga Brown.. ia ingin menampilkan dirinya dengan baik.. ia tak ingin membuat suami dan mertuanya malu.
Sean memasuki taman tempat di adakannya acara sambil mengendong twins... ia terpana melihat betapa cantik dan sexynya istrinya yang saat ini terlihat asik menyusun beberapa bahan di atas meja...
" Haii mommy... kami datang.. we love you muahhh " panggil Sean dari jauh, Emma pun menoleh dan tertawa melihat 3 orang kesayangannya itu...
" Mommy love all of you too... muahhh " balasnya sambil tertawa senang
Acara berlangsung dengan meriah... nampak semua keluarga Brown sangat bahagia.... Terlebih Billy... diam-diam ia meneteskan air mata haru.. betapa keluarga Brown sangat baik terhadapnya dari dulu hingga kini.
Emma yang melihat Billy menangis haru... memeluknya
" Came on uncle Billy jangan menangis.. ini malam bahagia untukmu dan Elena.. berbahagialah... okay " hiburnya
" Ehem.. Ehem... cukup 5 detik saja sayang... sekarang lepaskan istriku Bill.... " tegur Sean yang membuat semua jadi tertawa
Sean Oh Sean.... thor tak bisa lagi berkata-kata
See you next eps
Jangan lupa like komen dan votee nya
Mommy Emma... 😍😍😍
__ADS_1