
" Jhon dimana kau...tolonglah aku hik... hik... hik... " ucap nya dalam hati
" Tapi mengapa juga aku harus meminta tolong pada si buaya darat ini, siapa tau yang menculikku adalah salah satu kekasihnya.... mama... Tolonglah anakmu hik hik " Lisa sibuk dengan pemikirannya sendiri.
Tak lama Lisa merasa mobil pun berhenti, Ia sudah menyiapkan mentalnya untuk menghadapi apapun yang akan menimpanya.
" Dimana dia ?? " suara seorang lelaki terdengar
" Ada di kursi penumpang. bos " jawab sang supir...., mengapa Ia seperti mengenal suara -suara lelaki tersebut???
" Ya Tuhan apa yang kau lakukan padanya?? mengapa kau mengikatkannya seperti ini hah!!? " ucap lelaki tersebut marah, tak lama pengikat matanya si lepas... nampak berlahan wajah Jhon yang panik sedang membukakan ikatan tangannya
" Oh dear maafkan kelakuan mereka, aku tak menyuruh mereka seperti ini!! " ucap Jhon dengan wajah memelas
" Bos bilang bawa dengan segala cara, kalau saya ngomong terus terang ngak bakalan Lisa mau ikut bos " jawab Andrew
" Ya... tapikan ngak harus kau perlakukan seperti tawanan begitu.... Andrew... omg " protes Jhon
Lisa mengucek matanya lalu mengelus bergantian kedua tangannya yang memerah, Ia lalu melepas hinghill nya
" Ternyata kau biang keroknya Andrew, sini dasar kau kirang ajar.. plak.. plak.. plak... " Lisa mengamuk dan memukuli Andrew dengan highhill nya
Andrew lari tunggang langgang keluar dari mobil, Lisa mengejarnya dengan telanjang kaki karena hinghillnya berada di tangannya, Ia mengejarnya sampai dapat, puas memukuli Andrew... Lisa mengincar temannya Andrew
" Sini kau... " tunjuk Lisa, semula Jack ingin lari namun pelototan Jhon membuatnya tak berani
" Kalian bertiga... berbaris!! " bentak Lisa dengan mata melotot. Pemandangan lucu terlihat saat 3 orang lelaki tinggi besar dan berotot.. tertunduk diam di hadapan seorang gadis kecil yang bertelanjang kaki.
" Ulurkan kedua tangan kalian !! " bentaknya... ketiganya pun mengulurkan tangan mereka
" Memangnya kalian fikir aku ini apa hah... seenaknya saja kalian menculikku .. plak plak plak " omelnya sambil memukuli tangan ketiganya dengan hinghill nya
" Bukan salahku Lisa... kan bos yang suruh, bos dong yang harus menjawab pertanyaanmu " jawab Andrew sambil meringis kesakitan, Namun berbeda dengan anak buahnya yang meringis kesakitan... Jhon malah senyum-senyum sendiri melihat Lisa yang sedang marah.
Di mata Jhon... Lisa yang sedang marah Malah terlihat begitu sexy dan mengairahkan.... gitu kali ya kalo lagi Jatuh cinta.... 😆😆😆
" Jhon... katakan apa maksudmu menculikku?? " tanya Lisa... Jhon bukannya menjawab malah cengar-cengir sendiri
Andrew dan Jack saling pandang...
apakah bos mereka sudah gila??? tanya mereka lewat tatapan mata.
" Jhonnnnn......!!!! " ulang Lisa, Jhon pun kembali ke alam sadarnya
" Maaf dear.. aku hanya meminta Andrew membawamu ke mari bukan menculikmu... sungguh " jawabnya
__ADS_1
" Untuk...?? "
" Untuk bertemu ibumu sebagai kekasih atau calon istriku "
" Tapi aku bukan keduanya Jhon... kan banyak kekasihmu, Pilih saja di antar mereka " sanggah Lisa
" Aku tak akan membawa sembarang gadis ke hadapan ibuku.. Lisa " jawab Jhon, Jhon lalu memberi kode agar anak buahnya meninggalkan mereka berdua
" Tidak Jhon aku tak mau bertemu ibumu, Karena kita tak punya hubungan apapun " tolak Lisa
" Aku mencintaimu Lisa... terimalah cintaku dan kita menikah... ya " rayu Jhon
" Huh cinta?? aku tak percaya lagi yang namanya cinta, lelaki tua seperti om Roy saja membohongi ku.. Apalagi seorang pria muda tampan sepertimu, tidak Jhon aku tak mau berhubungan dengan lelaki manapun lagi.. semua lelaki sama saja... Pembohong !!! " ucap Lisa
" Lisa.. please... aku tak berbohong "
" Sudahlah Jhon... aku mau pulang " ucap Lisa merasa lelah
" Baiklah aku tak akan memaksamu menerima cintaku, Tapi ibuku sudah Seminggu tak mau makan Lisa... Ia hanya ingin bertemu calon menantunya... Ia ingin calon menantunya yang menyuapinya makan. Bagaimana jika aku mengontrakmu untuk pura2 menjadi kekasihku? " tanya Jhon
" Aku bukan wanita bayaran Jhon , Kau meminta bantuan pada orang yang Salah " jawab Lisa
" Baiklah... okay... okay... untuk yang terakhir kali, tolong pertimbangkanlah... setidaknya untuk rasa kemanusiaan, tolong temuilah ibuku sebagai wanita yang kusukai, bukan kekasihku please... Lisa...tolonglah ibuku. Kau juga punya seorang Ibu... kau kan tau bagaimana besarnya harapan seorang ibu pada anaknya.. please Lisa " pinta Jhon lagi
Lisa terdiam... ia teringat dengan Ibunya di rumah, yang selalu mengharapkannya mendapat jodoh yang baik bukan seperti om Roy, mungkin itu juga harapan Ibunya Jhon... Ia ingin Jhon mendapatkan seorang calon Istri yang baik. Lisa menarik nafas panjang... matanya baru menyadari dia tak mengenali di mana mereka berada kini
" Di kota kelahiranku... di sini aku di besarkan... Oxford " jawaban Jhon mengagetkan Lisa... beribu kali Ia ingin kekota ini yang terkenal akan university nya di dunia
" Oxford..?? dan di rumah siapa ini... besar sekali?? " kembali Lisa bertanya
" Maafkan aku... ayo masuk, ini rumah kami... " ajak Jhon menarik tangan Lisa... Lisa ternganga melihatnya,
" Sungguh ini rumahmu..? besar sekali, jika keluargamu sekaya ini mengapa kau bekerja pada keluarga Brown ? " tanya Lisa
" Entahlah Lisa... mungkin karena aku bosan berada di kota ini, bagaimana kau mau kan menolongku kali ini?? "
" Baiklah Jhon.. tapi kau harus berjanji, kau tak akan mengangguku lagi setelah ini " pinta Lisa... dengan berat hati Jhon pun mengangguk
Jhon mempersilahkan Lisa untuk membersihkan dirinya di kamar mandi, Ia juga sudah menyiapkan baju ganti untuk Lisa. Lisa yang tengah mandi tidak habis fikir melihat kemewahan rumah Jhon. Untuk apa lagi Jhon bekerja dengan orang lain jika dia sudah sekaya ini... pikirnya...
" Ahh untuk apa aku yang pusing, itu bukan urusanku..yang penting sekarang aku menemui Ibunya Jhon lalu pulang... titik.. selesai " ucapnya dalam hati
Lisa mengenakan salah satu gaun merah bermotif polkadot.. yang di siapkan Jhon, setelah siap iapun keluar dan mereka berangkat ke rs. Sepanjang jalan mata Lisa jelalatan memperhatikan keindahan kota yang sangat di kaguminya. Dulu ia sangat ingin kuliah di kota ini, Namun apa daya setelah ayahnya di kiranya meninggal... mereka menjadi miskin hingga Lisa harus mengubur dalam-dalam keinginannya.
Sekitar 15 menit mereka pun sampai... dada Lisa berdetak cepat.. Ia merasa gugup padahal ia bukanlah mau menemui calon mertuanya. Jhon memegang jemari Lisa untuk menenangkannya... mereka berhenti sejenak di depan pintu...
__ADS_1
" Kau baik-baik saja?? " tanya Jhon.. Lisa pun mengangguk, Jhon lalu mendorong pintu dan mempersilahkan Lisa masuk.
Nampak seorang wanita tua.. lebih tua dari Ibunya nampak terbaring lemah dengan senang infus di tangannya.
" Mommy... aku datang " sapa Jhon sambil mencium kening ibunya, mata tua Rosa terbuka berlahan... Jhon langsung menarik Lisa agar mendekat
" Mommy perkenalkan ini Lisa.. dia datang ingin menjengukmu mommy " lanjut Jhon. Melihat seorang gadis mungil nan cantik jelita membuat wajah tua Rosa langsung tersenyum senang...
" Bangunkan Mommy Jhon... " titahnya senang... Jhon lalu menaikkan bed agar Ibunya bisa duduk dengan nyaman. Tangan tua Rosa mengapai Ingin menyentuh Lisa
" Kemari sayang.... siapa namamu cantik? " tanyanya
" Lisa.. nyonya " jawab Lisa
" No no Jangan panggil nyonya, panggil Mommy seperti Jhon memanggiku, pantas saja Jhon selalu menolak wanita yang kupilihkan ternyata selera Jhon adalah wanita mungil sepertimu, kemari bolehkan mommy memelukmu? " pintanya Rosa dengan suara bergetar... Ia terisak di pelukan Lisa membuat Lisa jadi bingung
" Aku bahagia sekali Lisa... setidaknya sebelum aku mati, aku bisa melihat wanita yang akan mendampingi anakku... aku senang Jhon menjatuhkan pilihan pada wanita yang tepat " ucap Rosa... tangannya membelai wajah Lisa dan juga rambut panjangnya
" Tapi nyo... maksudnya mommy, saya ..." belum selesai lagi perkataan Lisa... Rosa pun terlihat seperti hendak pingsan... membuat Lisa panik
" Nyonya... mommy... Jhon.. ada apa dengan ibumu?? " tanya Lisa panik, John pun langsung menekan tombol panggilan darurat... tak lama seorang dokter dan perawatan bergegas datang
" Dokter.. tolong periksa ibuku!! " ucap Jhon ..dokter dan perawat pun memeriksa dengan teliti.. dokter lalu memerintahkan sesuatu pada perawat, tak lama perawatannya pun datang dengan semangkuk bubur dan beberapa potong buah
" Tuan Jhon... ibu anda harus segera memakan sesuatu, jika tidak ususnya bisa terganggu " ucap Dokter
" Baik Dok... Terimakasih " sahut Jhon
" Mommy... mommy dengarkan kata dokter... ayolah makan !! " pinta Jhon memelas.. Ia menciumi tangan Rosa sambil menangis membuat Lisa terharu melihatnya
" Mommy mau makan.. tapi disuapi oleh calon menantu mommy " ucap Rosa membuat Jhon terdiam
Tiba-tiba Lisa berdiri mengambil baki yang berisi bubur dan buah tadi lalu duduk di sisi ranjang Rosa
" Baiklah mommy... aku akan menyuapi mommy, tapi mommy harus menghabiskan semua ya " ucap Lisa sambil tersenyum manis... tak terkira senangnya hati Rosa, Jhon pun menjauh... Ia duduk di sofa sambil memandangi keduanya .
Pemandangan yang sangat menyejukkan hati..dimana Ibunya di suapi oleh gadis yang dicintainya, seandainya.......
Apakah mereka akan berjodoh???
Well kita lihat saja nanti, Jangan lupa kencangin vote kalian ya
Love you All
Terimakasih atas like komen dan vote kalian.. eps ini 1350 Kata ya sis.. Semoga puas bacanya
__ADS_1
Lisa dengan dress merah polkadotnya