
" Om Roy.....??? " Lisa pun menarik tangannya
" Om sudah Lisa katakan... Jangan ganggu Lisa lagi, kembalilah pada istri dan anakmu om.. " ucap Lisa sambil terus berjalan, Roy kembali menarik tangan Lisa
" Lisa... please, aku sangat mencintaimu... Jangan tinggalkan aku, aku berjanji akan membahagiakanmu " kekeh Roy
" Tidak om.. keputusanku sudah bulat, aku tak mau mengulang Kesalahanku kemaren. Om tau betapa susahnya hidup tanpa seorang papah? aku sudah mengalaminya... aku tak mau anak om juga menderita seperti aku " Lisa menangis sambil menarik-narik tangannya, namun Roy tak mau melepaskannya...ia bersujud di depan Lisa
" Lisa... please, aku tak akan meninggalkan anakku, kita bisa merawatnya... ya.... " bujuknya
" Tidak om...apapun alasannya Lisa tak mau menjadi pelakor, om pembohong....!! "
" Aku akan bercerai Lisa, kau bukan pelakor "
" Tidak om... lepaskan Lisa, aku banyak pekerjaan " Lisa pun berlari menghindari Roy... Roy tetap mengejar Lisa... Ia tak mau kehilangannya
Dalam sekejap Lisa sudah terkejar, Roy memeluknya erat.....
" Lepaskan om..... lepas....!! " Lisa meronta-ronta namun percuma karena kekuatannya tak bisa menandingi kekuatan seorang Roy....
" Tolong..... tolong.... " Lisa nekat berteriak, beberapa lelaki. berlari mendekat mendengar teriakan Lisa, Roy berusaha menutup mulut Lisa
Tiba-tiba.....
" Lepaskan kekasihku.. keparat... bug bug " tonjokan seseorang membuat Roy oleng dan Lisa yang berada di pelukannya terlempar... kening Lisa mengenai dinding bangunan dengan posisi tangan tergores ranting pohon... bukan hanya itu, tangan Roy berusaha menarik Lisa namun hanya menarik baju kebaya Lisa dan Krekkkk..... baju kebaya Lisa pun robek
Lelaki tadi langsung menolong Lisa yang berdarah dengan baju yang robek
" Kau tak apa-apa Lisa, bertahanlah "
" Jhon.... Kau menolongku? " tanya Lisa kaget siapa yang telah menolongnya... Jhon melepas jas nya dan memakaikannya pada Lisa
" Pakai dulu jaketku, aku akan menyelesaikan laki-laki kurang ajar itu. " ucap Jhon lalu berdiri mendatangi Roy
" Bangsat kau... beraninya hanya pada wanita... sini lawan aku " teriak Jhon, keduanya terlihat baku hantam... tentu saja pemenangnya adalah Jhon
" Singkirkan pria brengsek ini !! " titahnya pada anak buahnya
" Siapp. boss!! " 2 orang anak buah Jhon pun kemudian menyeret Roy yang sudah babak belur
Jhon kembali mendatangi Lisa, Ia mengambil saputangannya lalu membersihkan kening Lisa yang berdarah
" Pieter.... bawa Lisa ke Rs terdekat, jaga dia sampai aku datang nanti!! " titahnya pada anak buahnya sambil menyerahkan sebuah kartu atmnya pada Pieter
" Lisa ikutlah dulu dengan Pieter, aku masih banyak pekerjaan, nanti aku akan mendatangimu jika acara tuan sudah selesai " ucapnya sambil membantu Lisa berdiri
" Bagaimana dengan acara nyonya Emma... aku... "
"Aku akan membuatkan alasan untukmu.. sekarang pergilah " ucap Jhon
" Jhon...... "
__ADS_1
" Ya.... Lisa? " tanya Jhon sambil memandangi Lisa
" Terimakasih.... " ucapnya sambil berusaha tersenyum
" Tidak usah di pikirkan... pergilah obati dulu lukamu cukup parah " ucap Jhon... Jhon memandangi mobil yang membawa Lisa sampai menghilang, Ia lalu kembali melakukan tugasnya.
Flassback off
Lisa memandangi jas milik Jhon yang kotor karena terkena darahnya
" Terimakasih Jhon...." ucapnya lirih sebelum tertidur karena pengaruh obat
Sebagai pemberitahuan saja ya sis... supaya ngak gagal paham, di ATM ada 2 kharacter yang menggunakannya nama Jhon yaitu papanya Elena yang bernama JHON BROWN dan Kepala bodyguard Sean yang bernama JHON WILLIAM atau yang Kerap di panggil Jhon saja...ocre... 🤗🤗
Sementara itu di mansion Daniel waktu telah menunjukkan jam 10 malam, acara telah bubar, hanya tinggal keluarga inti saja yang masih berada di Mansion.
Jhon mendatangi Suprie
" Suprie... aku ada urusan, bisakah kau menghandle Sisanya? " tanya Jhon
" Beres.... ahh sebenarnya aku lebih senang menjadi bodyguard daripada wakil Ceo... pusing aku, Jhon bagaimana jika kita bertukar tugas saja " ucap Suprie
" Kamu ada-ada saja Prie... Kau tau berapa banyak karyawan PT. Kila yang Ingin menjadi seperti mu hah.... dijalani saja, okay aku pergi dulu, sampai jumpa besok , thanks ya... " pamit Jhon
Jhon bergerak ke base camp Bodyguard yaitu di ruang bawah tanah mansion. Beberapa anak buahnya sedang menjaga Roy yang terikat di kursi
" Bangun kau brengsek!! " suara Jhon mengagetkan Roy, Ia pun membuka matanya berlahan
" Apa maumu mengapa kau mengurungku di sini ? " tanya Roy...Jhon tertawa Kecil
" Atau apa.. kau mau memukulku lagi... huh aku tak takut!! " jawab Roy
" Untuk apa aku membuang tenagaku untuk memukulmu bajingan tua, lepaskan ikatannya " titahnya Jhon, Jhon lalu menyerahkan sebuah amplop pada Roy...Roy pun membukanya
" Di dalamnya adalah bukti pengelapan yang Kau lakukan di beberapa universitas, jadi jika kau berani menganggu Lisa Lagi... Kau tau apa yang akan terjadi padamu, jika kau masih menyukai kebebasan... maka bebaskan Lisa " ucap Jhon...Roy terdiam... Ia tak habis fikir darimana mereka bisa mendapatkan bukti yang selalu bisa disimpannya dengan rapat selama ini.
" Sebenarnya apa hubunganmu dengan Lisa....?? " tanya Roy
" Bukan urusanmu, sekarang pergilah dan menghilanglah dari hidup Lisa... selamanya " ucap Jhon lalu Ia pun pergi keluar dari mansion.
Jhon mengendarainya mobilnya menuju ke rs tempat Lisa di rawat. Sesampainya di rumah sakit... Pieter masih setia berjaga di luar ruangan.
" Bagaimana keadaannya? " tanya Jhon
" Sudah membaik bos... luka di kening dan tangannya sudah di tangani, Nona Lisa sedang beristirahat di dalam " jawab Pieter
" Apa ada keluarga yang menemaninya.? "
" Tadi ada asiknya Bos... namun nona Lisa menyuruhnya pulang, Ia tak mau mamanya cemas "
" Baiklah... aku ambil alih dari sini, pulanglah " titah Jhon. Sepulang Pieter Jhon masuk ke ruangan Lisa, Lisa nampak tertidur dengan nyenyak.... Jhon memperbaiki selimut Lisa... Ia kemudian berebah di sofa menghilangkan penat di tubuhnya... tak lama Jhon pun tertidur karena kelelahan.
__ADS_1
🐬🐬🐬🐬
Keesokan paginya....
Lisa berlahan membuka matanya... Ia berusaha duduk dan meringis saat merasa kening dan lengannya terasa sakit, Lisa Ingin biang air Kecil... Ia pun menarik selimutnya dan mulai menurun kakinya
Kletek... bunyi pintu wc terbuka mengagetkan Lisa... Jhon keluar dengan keadaan Fresh... rupanya ia sudah mandi
" Kau sudah bangun? " tanya Jhon
" Iya... kapan kau datang? "
" Semalam... Namun kau sudah tertidur , kau mau ke toilet? "
" Iya.... " jawab Lisa lalu berjalan berlahan , Jhon dengan sigap membantunya membukakan pintu toilet...
Sudah 15 menit... namun Lisa tak keluar juga, Jhon mulai curiga... akhirnya ia pun memberanikan diri mengetuk pintu....
" Lisa.... kau baik-baik saja? " tanyanya
" Lisa... tok tok... " Merasa tak ada jawaban jhon pun membuka pintu berlahan, nampak Lisa terduduk di lantai dengan posisi bersandar di dinding. Bergegas Jhon mengangkatnya dan membaringkannya di ranjang
" mengapa kau duduk di lantai ? sebentar kupanggilkan dokter " ucap Jhon... Lisa menahan lengan Jhon hingga jhon berhenti
" Tidak usah... aku hanya pusing, Karena sejak kemarin siang belum makan " ucapnya membuat Jhon
kaget....
" Lisa... Lisa bagaimana mungkin kau tak memperhatikan kesehatanmu, tunggu sebentar aku akan membelikanmu makanan
Ngak pake lama... Jhon sudah kembali membawa segelas kopi dah susu hangat dan 2 bungkus roti
" Makan dulu ini.... nanti sebentar perawat akan mengantarkan sarapanmu " Lisa pun meminum susunya hangat tersebut.... air matanya menetes tanpa di rasa
" Ada apa lagi... mengapa kau menangis? " tanya Jhon
" Tidak apa-apa... terimakasih Jhon, kau sudah mau menolongku... nanti aku akan menganti biaya rumah sakit nya. " ucapnya sambil menghapus air matanya
" Gampang saja... tidak usah di pikirkan " Sahut Jhon sambil menghirupnya kopinya
" Jhon.....? "
" Ya.. Ada apa....?? "
" Boleh aku bertanya? " ucap Lisa
" Silahkan saja... "
" Mengapa kau menolongku dan mengatakan pada om Roy bahwa aku kekasihmu, apa kau mengetahui sesuatu...???? tanya Lisa
See you next eps
__ADS_1
Insha Allah Hari ini double up ya
So ditunggu vote kalian untuk 🏧