
Pengumuman......
Eps ini rada hot ya, jadi yg di bawah umur tolong banget di skipp ya 🙏🙏
Tak terasa sudah jam 12 malam. Sean mengandeng Emma ke kamar mereka yang sudah di hias sedemikian rupa untuk menjadi kamar malam pertama mereka... walaupun udah bukan malam pertama lagi ya guess.. he he
Mata Emma takjub melihat keindahan kamar mereka. Kamar mereka lebih indah dari pada hiasan di taman tadi. Sean mengunci kamar mereka dan segera membuka pakaian yang di kenakannya, di raihnya tubuh mungil wanita yang sudah sah menjadi istrinya itu.
Sean memandangi keindahan ciptaan Tuhan di depannya, tanpa banyak kata ia mulai menciumi bibir Emma sampai nafas keduanya hendak habis. Emma melepaskan pelukan Sean...
" Mandi dulu Sean... tubuh kita berkeringat " ucapnya lalu duduk membersihkan make upnya. Sean lalu kekamar mandi dan mandi dengan cepat. Setelah Sean selesai lalu bergantian Emma yang ke kamar mandi
Sudah 20 menit Emma di kamar mandi, ia bingung malam ini mau pakai lingerie apa tidak. Ngak pake lingerie aja Sean dah ganas bukan main.. apalagi dia pake beginian... bisa bisa semalaman ia tak akan tidur malam ini.
Tapi sudah kepalang basah, Sean kini sudah menjadi suaminya... sudah merupakan tugasnya untuk menyenangkan suaminya di atas ranjang. Emma memakai lingerie hitam dengan luaran pink fakta nya, rambutnya di biarkan terurai. Tak lupa ia berdandan dan memakai parfume andalannya... kini Emma siap. Sean malam ini kau akan tau siapa seorang Emma Watson, malam ini aku akan membuatmu tak bisa melupakan malam pertama kita sebagai suami istri... ucapnya dalam hati sambil tersenyum.
Emma membuka pintu kamar mandi berlahan, ia melapisi lingerienya dengan baju mandi putih tebal dan handuk yang melilit kepalanya. Terlihat Sean sedang bersender di ranjang sambil bermain HP, begitu Emma keluar Sean segera melempar hpnya dan hendak berdiri
" Diam di situ saja...!! " titahnya, Sean pun menurut... Emma mematikan separuh lampu.. hingga lampu temaram saja namun masih terlihat jelas, Emma menyetel lagu dari grup kesukaannya... Blackpink, ia kemudian mengambil sebuah syal dari lemari.
Emma naik ke ranjang dan menaiki Sean
" Malam ini aku akan memuaskanmu suamiku... aku akan memimpin pertandingan " bisiknya lalu mengikat kedua tangan Sean hingga ia tak bisa bergerak.
Sean kaget dengan kelakuan Emma... namun ia menyukainya. Emma menciuminya dengan intens tentu saja Sean menyambutnya dengan senang hati. Emma lalu berdiri dan menari di iringi lagu blackpink, gerakan sensual nya langsung membuat si boy siaga 86.
Emma kembali naik ke ranjang, ia melepaskan celana tidur Sean..lalu Emma melakukan treatment pada si boy dengan cara yang lebih ekstra dari biasanya, Sean yang terikat tangannya hanya bisa merem melek dan menikmati sensasi baru yang si berikan Emma dan..... satu ronde selesai dengan posisi 0 - 1....
Emma membersihkan si boy yang lelah berolah raga tadi... ia memberi Sean jeda beberapa saat, lagu kembali mengalun... Emma membuka lilitan handuk kepalanya dan juga baju mandi tebalnya di hadapan Sean lalu kembali menari
Sean ternganga melihat apa yang di kenakan Emma..... otomatis si boy kembali. dalam posisi 86
" Oh shetttt... bisa gila aku jika hanya bisa melihatnya... " ucap Sean, ia berusaha membuka ikatan kedua tangannya
Emma kembali naik ke ranjang dan menduduki suaminya yang tengah prustasi
" Emma lepaskan ikatanku.... aku sudah tak kuat.... " pintanya, Emma tersenyum mendengarnya
" Jika kau begitu menginginkannya... berusahalah " bisiknya sensual di kuping Sean makin membuat Sean blingsatan.... akhirnya ikatanpun terlepas, Sean langsung membalik posisi dan mengukung Emma di bawahnya.... nafasnya memburu, nafsunya sudah sampai di ubun ubun
" Malam ini aku akan memborbardirmu Emma... jangan salahkan aku... kau terlalu mengoda " ucapnya terengah-engah, sean mulai membuka lapisan lingerie Emma, bahkan ia merobeknya saking tak sabarnya, Sean mulai melakukan cumbuannya pada Emma....
" tok... tok.. tok.... bosss..... ada kabar penting... bos...darurat... . " suara cempreng Billy mengagetkan keduanya
" Shittt....... Bangsatttt..... bisa bisanya, sekretaris sialan... aku akan mencekiknya dan mengantungnya di Monas..!!! " sumpah serapah Sean tak tertahankan lagi, kali ini Sean benar benar murka
Sean hendak berdiri dan keluar, namun Emma menahannya
__ADS_1
" Kau tak memakai apapun Sean, diam di dalam selimut, biar aku yang keluar " ucapnya lalu memakai kembali baju mandi tebalnya
Sean terpaksa menurut, Emma lalu membuka pintu dan menyembulkan kepalanya
" Ada apa Billy..... kau tau betapa marahnya Sean? " tanya Emma
" Maaf Emma... ini darurat, ini berikan hp ku pada bos...om Daniel menelfon....tante masuk RS " ucap Billy bergetar sambil menyerahkan hp nya
Tentu saja Billy tau...namun apa daya,
Emma kemudian mengambil hp Billy dan membawanya ke kamar
" Sean... ini papamu nelfon, kata Billy mamamu masuk rumah sakit... " Sean segera mengambil hp tersebut
" Hallo... ya Pa? "
" Sean.. kembalilah ke Inggris sekarang juga, mamamu masuk RS "
" Kau yakin pa? " tanyanya
" Pernahkah papa membohongimu son " jawabnya
" Baiklah..... " jawab Sran akhirnya
" Jangan lupa bawa sekretaris dan asistenmu, siapa tau nanti kau lama di sini jadi kalian bisa bekerja dari sini " ucap Daniel
" Ee.. itu... hasilnya belum keluar, baiklah son papa tunggu... segeralah ke mari " ucap tuan Daniel lalu mengakhiri panggilannya
👠👠👠👠
Inggris....
" Bagus.... sayang karena kau menurut padaku, kau tak jadi tidur di luar , ah aku akan bertemu menantuku sebentar lagi... senangnya" ucap Marsha senang, sementara Daniel hanya mengelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya itu
Flassback on
Daniel sedang berusaha menelfon Sean, namun Sean tak kunjung mengangkatnya...
" Mengapa... Sean tak bisa di hubungi lagi? sebentar biar aku menelfon Billy saja " ucap Marsha
Beberapa saat kemudian
" Hallo tan.. selamat malam, ada yang bisa Billy bantu? " tanyanya
" Berikan telfonku pada Sean, papa nya mau bicara! " titahnya
" Maaf tan... ngak bisa, bos sedang berdansa dengan Emma "
__ADS_1
" Memangnya kalian lagi menghadiri undangan di mana? "
" Bukan ini di Mansion tante, bos kan habis menika......hah ada apa dengan mulut emberku ini... ya Tuhan " Billy langsung pucat
" Apa kau bilang, Sean menikah? dasar anak durhaka... bisa bisanya dia menikah tanpa memberi tau kedua orang tuanya...kurang ajar dan kau Bill mengapa tak memberitahuku hah" bentak Martha marah
" Ampunn tante... pernikahan ini rahasia, tak ada yang tau. Tante jangan bilang ama bos kalau aku keceplosan...bisa mati aku tante please...!!! hik hik " Billy sampai menyembah padahal kan Marsha ngak bisa lihat juga 😅😅
" Daniel lihatlah kelakuan anakmu itu, bisa bisanya ia menikah tanpa memberitahu kita, padahal Sean kan tau betapa aku menginginkan dia menikah " omel Marsha tak terima
" Sabar sayang.... Sean pasti punya alasan mengapa ia merahasiakannya"
" Kau selalu membelanya, suruh Sean pulang sekarang juga!! "
" Besok saja.. kan anakmu sedang malam pertama ini sayang, kasian "
" Suruh pulang sekarang... atau aku akan ke sana, pilih sendiri 1 menit " ultimatum Marsha
Daniel bingung sendiri, si satu sisi ia tak mau Marsha kemana-mana, namun di sisi lain ia kasian dengan anaknya yang mau malam pertama
" Baiklah... kalau kau tak ada jawaban " ucap Marsha lalu membuka lemari pakaiannya dan mengambil beberapa bajunya
" Sayang... jangan, baiklah aku akan menelfon anak kita "
" Pastikan dia mau pulang sekarang juga dan membawa istrinya, jika kau tak berhasil atau Sean curiga... kau tidur di luar malam ini " ancam Marsha... ancaman yang paling ditakuti Daniel
" Aku akan memberi pelajaran pada anak kurang ajar itu... huh.... " ucap Marsha sambil mengepalkan ke dua tangannya
Flassback off
🎀🎀🎀🎀
Kini di sinilah mereka, di dalam jet yang sedang melanglang buana.... saat seharusnya mereka sedang in the hoi.
Wajah Sean nampak angker dan bertekuk, ia marah sekali malam pertamanya berantakan...
" Dasar sekretaris tak berguna, ngak bisa apa kasih kesempatan barang setengah jam untuk aku menikmati malam pertamaku!! " omelnya dalam hati
Sedangkan Billy sedang terisak karena hp kesayangannya hancur remuk di banting dan di injak-injak oleh Sean
" Oh hpku yang malang, mengapa kau yang menjadi pelampiasan kemarahan bos... hik... hik... hik..., rip tu you bie..." yoi sista Billy memberi nama untuk hpnya... yaitu Bie... 😅😅
Saat Sean membatu dan Billy bersedih...si manakah Emma berada? rupanya Emma sedang tertidur dengan nyenyaknya di kamar ....ia tertidur sambil tersenyum karena malam ini terbebas dari terkaman harimau
See you next eps
Happy Reading selalu
__ADS_1