
Hai hai sista... dah senin lagi ya.. pasti pada dapat vote ya kalian.... ditunggu feedback kalian yang mana aja...
- Like
- Komen
- Vote
- Hadiah
- Poin
- Ataupun Koin... 😘😘😘
Malam ini Jhon puas menghabiskan malam dengan berbincang dengan Draco, Jhon lebih memilih melupakan Meg daripada tak bisa berkomunikasi dengan Draco. Ia sudah biasa menekan keinginan ataupun hasrat pribadinya untuk kepentingan anaknya.
Selama 2 hari Jhon dan Draco wara-wiri di oxford.. keduanya cocok dalam segala hal. Sebenarnya Megan merasa heran baru kali ini Draco memiliki teman yang begitu cocok dengannya.. bahkan dengan Bastian sendiri Draco tidak baku cocok.
Hari ini Jhon akan kembali ke London, sesuai kesepakatan Draco akan ikut dengannya. Jhon sudah bersiap mengemas barangnya.. ia pun keluar kamar bersamaan dengan Draco dan Megan.
" Uncle Jhon apakah anda keberatan jika mom ikut dengan kita ke London? " tanya Draco yg kini terbiasa memanggilnya uncle sekarang
" Tentu saja tidak.... tapi apakah papamu tak marah ditinggal sendiri? " tanya Jhon.. Draco tertawa mendengarnya
" Ha ha ha... papah sudah meninggal 2 tahun yang lalu uncle Jhon... kurasa papah tak akan marah " jawabnya... Jhon terkejut mendengarnya.. jadi Meg sudah menjadi janda... jika Draco dan Megan bisa melihat isi dada nya... ia kini sedang berjingkrak kesenangan mengetahui Megan sudah sendiri kini. Namun dengan lihai ia bisa menyembunyikan perasaannya itu
" Aku turut berduka untukmu dan mamamu Draco " ucap Jhon, ketiganya lalu masuk lift dan ke London mengendarai mobil Jhon. Draco mengambil inisiatif untuk menyetir , selama perjalanan sesekali Jhon melirik ke belakang melalui kaca spion.. ada kalanya keduanya bertatapan melalui kaca spion.
Draco pun sebenarnya mengetahui.. tapi ia tak marah, mungkin sudah saat nya Mamanya bersuami kembali.. ia melihat wajah Mamanya kini lebih ceria semenjak bertemu Jhon.
HP Jhon berdering.. sebuah ringtoon khusus.. ya itu panggilan dari putrinya tersayang
" Hallo sayang..bagaimana kabarmu? " sapa Jhon membuat Meg terkejut...siapa yang di panggil Jhon sayang? apakah kekasihnya??
" Papa di mana? kapan papa pulang, Ell besok akan berangkat ke Bora-bora.. apakah papa tak rindu pada Ell?? " cerocosnya tak berhenti membuat Jhon tertawa
" Tentu saja rindu sayang.. sebentar juga sampai.. kau dimana ? " lanjut Jhon.. wajah Meg semakin sedih saja
" Ell di Mansion papah.. kami sedang menyiapkan makan siang, jika papa akan bergabung Ell akan siapkan "
" Baiklah.. bisakah kau tambahkan 3 porsi sayang? papa membawa teman dari Oxford.. suruh saja maid yang memasak ya " pinta Jhon
__ADS_1
" Baiklah papa.. I Love you.. muahh "
" I love you more baby... muah " sahut Jhon lalu kembali menyimpan hp nya di sakunya... senyum menghiasi wajah tuanya yang masih tampan.
Draco sempat melihat wajah sedih mamanya, ia jadi penasaran siapa wanita yang menelfon Jhon itu
" Kekasih...?? " tanyanya
" Oh yang tadi.. bukan Draco.. dia anak gadisku, begitulah.. ia besar tanpa seorang ibu, jadi ia sangat manja padaku namanya Elena " jawab Jhon.. membuat aura wajah Meg langsung berubah
" Berapa umurnya Jhon? " tanya Meg
" 23 tahun.. ia baru menikah beberapa hari lalu, makanya aku pergi ke oxford agar ia konsentrasi melayani suaminya saja. Aku tau ia akan selalu mencemaskanku jika aku berada dekat dengannya " jelas Jhon
" Ohh begitu.. kemana Mamanya Elena uncle.. apakah kalian bercerai? " selidik Draco
" Tidak.. saat Ell masih kecil.. istriku meninggal karena sakit. Semenjak itu aku membesarkan Elena seorang diri.. dan kau tau semenjak kecil jika ada seorang wanita yang dekat denganku ia akan sangat marah.. itulah mengapa aku jomlo sampai sekarang..tapi aku tak keberatan kebahagiaan Elena di atas segalanya Draco " jawab Jhon membuat Draco tambah kagum pada Jhon
" Tapi setelah ia menikah.. kini ia malah menyuruhku menikah juga.. kubilang Ell.. setelah papa tua dan tak ada wanita yang akan menaksir papah baru kau mengizinkan papah menikah lagi ha ha...ada-ada saja " gelak Jhon
" Siapa bilang kau sudah tua uncle... " ucap Draco
" Ya.. kata Daniel...ia percaya ada seorang wanita yang akan menjadi Jodohku kelak... semoga saja Draco " ucap Jhon lagi... sambil melirik ke arah Meg, Meg yang juga sedang melirik Jhon jadi ketangkap basah... wajahnya kembali memerah.
Dan ternyata Jhon adalah pria yang baik.. ia akan memberi restu jika Keduanya ingin menikah.
Tak terasa perjalanan mereka sampai. Jhon mengundang keduanya untuk makan siang di mansionnya terlebih dahulu sebelum mengantar keduanya ke hotel mereka.
Mobil memasuki pelataran mansion... Elena sudah menanti di depan pintu, ia sudah tak sabar bertemu papahnya. Begitu Jhon keluar Elena segera berlari kepelukan Jhon.
" Papah.... " teriaknya manja.. Jhon seperti biasa merentangkan kedua tangannya menyambut putrinya tercinta.
" Ell sangat kangen papah " ucapnya manja
" Oh ya..? bagaimana apakah kau bahagia sudah memiliki suami? apakah Billy baik padamu? " tanya Jhon penasaran
" Tentu saja papah.. papah dan tau Billy pria paling baik di dunia setelah papah " sahutnya dengan wajah mrlancarkan kebahagiaan
" Ehem.. Ehem.. ".sela. Draco merasa di anggurin.. Elenapun menengok dan melihat tamu yang di bawa papanya
" Oh ya Ell.. kenalkan ini pengusaha pemilik hotel yang papah cati di Oxford nanya Draco dan ini ibunya Megan...Draco Meg.. ini dia si manja yang kuceritakan tadi " Jhon pun memperkenalkan mereka
__ADS_1
" Cantik sekali anakmu Jhon.. hai Ell salam kenal " sapa Megan.mkeduanya lalu cipika-cipiki
" Hai tante Meg tante juga cantik sekali... apakah tante pacar papah ? " tanyanya senang
" Tidak dear.. kami hanya berteman " sahut Meg dengan wajah memerah
" Sayang sekali.. padahal kalian terlihat cocok.. tenang saja pah, sepulang Ell dari bulan madu Ell akan berburu mencarikan istri untuk papah " ucapnya menghibur papahnya
" Ya sayang terserah padamu saja.. yang penting kau bahagia ha ha ha " gelak Jhon, Jhon lalu menyilahkan tamunya masuk
" Dimana suamimu Ell? " tanya Jhon
" Billy masih mandi pah.. tadi dia membantu Ell di dapur, semua hidangan siang ini asli masakan Ell dan Billy lho " jawabnya
" Ayo tante.. kita langsung ke ruang makan, cicipi masakan Ell..tante tau Ell pintar memasak karena papah yang mengajari. Papah sangat pintar memasak " ucap Elena sambil mengandeng Megan ke ruang makan.. mulutnya terus berkicau. Jhon hanya tersenyum sambil. memandang ke arah Draco yang juga tersenyum melihat keduanya yang cepat akrab.
Megan dan Draco keheranan melihat makanan di depan mereka karena mereka tak pernah melihatnya sebelumnya...
" Silahkan duduk.. kalian bingung ya apa yang di masak Ell.. ini masakan Indonesia..masakan asal Ibunya Ell " ucap Jhon
" Ayang.. kau sudah selesai mandi? sini kenalkan teman papah namanya Draco dan tante Meg " Panggil Elena melihat Billy turun dari lantai 2
Mereka lalu berkenalan
" Bagaimana perjalanan papah..? apakah papah sehat? " tanya Billy penuh perhatian
" Ya mudahan perjalanan papah ada hasilnya...terimakasih Bill papah baik-baik saja " jawab Jhon
" Apakah papah Ada bertemu Jhon di Oxford? " lanjut Billy
" Ayang....!! apa maksudmu menanyakan Jhon.. kau masih mau tau tentang mantanmu si Lisa!!! " tegur Elena cemburu, tangannya mencubit perut Billy kesal
" Ell... Jada sikapku di depan tamu papah , Billy kan hanya menanyakan Khon.. wajar saja mereka lama berteman " bela Jhon..Elenapun langsung terdiam...
" Maaf ...silahkan makan " ucapnya sambil mengangguk pada Megan dan Draco
Mereka pun makan sambil berbincang ringan... Draco melihat bagaimana Jhon sangat menyanyangi Elena begitu pun Elena, intinya Jhon adalah pria yang baik menurutnya... Semoga saja Jhon bisa berjodoh dengan ibunya
Buat yang lupa ama Penampakan
Uncle Jhon.. ini ya thor kasih lagi
__ADS_1