
Sean terdiam sejenak, Ia memandangi dan menikmati keindahan tubuh istrinya sejenak... berlahan Sean mendekat... di rabanya lekukan tubuh Emma yang terlihat dari luaran lingerie yang tranparan itu.
" Kau begitu sexy sayang... " bisiknya lalu mencium pipi Emma berlahan. Sean lalu menarik tali pengikat luaran tersebut dan membukanya.... nafasnya langsung terasa panas melihat dada Emma yang begitu berisi dan putih bersih .
Emma mengalungkan kedua tangannya ke leher Sean, Ia pun berjinjit agar tinggi mereka sedikit sejajar.
" I miss you kucing garongku " bisiknya dan memberikan ciuman Kecil di kuping Sean membuat bulu Roma Sean meremang
" Kau sudah ke dokter sayang? "
" Hemm... "
" kau sudah memasang alat kontrasepsi? "
" Aku meminum pil kb saja daddy... ahhh" desahnya Emma karena tangan Sean sudah melanglang buana
" Bagaimana dengan lukamu... apakah sudah sembuh? "
" hemm... sudah "
" Apakah ia kembali mengecil atau tetap membesar sayang, mengingat betapa besar bayi yang keluar dari situ? " tanya Sean lagi
" Kan sudah di jahit sayang, dan aku juga minum jamu sehabis melahirkan... kini sarangmu sudah kembali seperti sedia Kala " jawab Emma
" Berarti landasan aman?? " tanya Sean memastikan
" Landasan aman dan siap sayang... " jawab Emma membuat Sean tersenyum senang, Ia segera mengangkat Emma dan membawanya ke ranjang mereka
" Jika landasan siap... Hercules siap mendarat berkali-kali malam ini " ucap Sean dan memulai malam pertamanya kembali. Semula Sean melakukannya dengan sangat berlahan karena ia takut Emma akan kesakitan... namun milik Emma yang begitu sempit membuatnya lupa daratan.. Sean mengerang berkali-kali malam itu tentu di imbangi desahan Emma yang juga merasakan kenikmatan yang Sama.
Skip... skip... skip...he he jangan keseringan ngintip... ntar bintilan tuh mata.... 😂😂😂
🌹🌹🌹🌹
Pukul 08.00 pagi Emma baru membuka kedua matanya, tubuhnya masih terasa lemas.. Ia merasakan pelukan Sean di pinggangnya, rupanya Sean juga belum bangun. Emma duduk berlahan sambil menarik selimut untuk menutupi dadanya yang terasa membengkak... sepertinya kedua anaknya pasti lapar sekarang.
Emma bergegas mandi dan ke Kamar twins dengan membuka pintu penghubung, nampak Marsha sedang bermain dengan keduanya
" Mam Kemarikan Prince " pintanya... Marsha lalu memberikan bayi di tangannya pada Emma, Prince menyusu dengan kuatnya... sampai berbunyi karena air susu Emma keluar dengan sangat deras.
Selesai dengan Prince.. Emma menyusui Princess
__ADS_1
" Kalian jadi berangkat pagi ini Sayang? " tanya Marsha
" Sepertinya begitu mam... kami menunggu jet datang dari Jakarta " jawab Emma sambil menciumi putrinya
" Ah mam...aku akan sangat merindukan kedua anakku ini " ucapnya dengan mata yang berkaca-kaca
" Emma... mereka akan baik-baik saja, Kau nikmati saja waktumu dengan Sean... Kau tak percaya pada mam? " ucap Marsha
" Bukan begitu Mam... mereka masih begitu kecil, Emma tak sampai Hati meninggalkan mereka "
" Emma... lihatlah kulkas ini penuh dengan asimu, mereka tak akan kekurangan apapun... bukankah kau mau segera hamil... gunakan bulan madumu ini untuk mengadon bayi Lagi ha ha ha " jawab Marsha sambil tertawa membuat Emma tersipu
" Mana Sean? " tanya Daniel
" Masih tidur pah. " jawab Emma
" Marsha bangunkan Sean... jet baru saja mendarat " ucap Daniel lalu mengangkat dan bermain dengan prince
" Ooohhhhhh... cucu kesayangan kakek, ayo kita jalan-jalan Pagi " ucap Daniel dan segera menghilang membawa prince, Sedangkan Marsha Masuk ke kamar Sean menggunakannya pintu penghubung
" Ya Tuhannnn Seannnn... pakai. bajumu!! sudah setua ini masih saja berkeliaran tanpa busana.... OMG, untung aku tidak punya riwayat jantung... Emma.. Emma... kelakuan suaminya itu sungguh menjengkelkan " omel Marsha melihat Sean yang berjalan ke kamar mandi tanpa memakai apapun... alias naked... 😅
Emma hanya tersenyum... Ia sudah biasa melihat nya... 😅😅
" Hei anak kurang ajar... siapa juga yang mengintip... Mam tau membangunkanmu, jet sudah mendarat !! " teriak Marsha tak mau kalah... Emma hanya tertawa saja melihat keduanya yang selalu saja bertengkar
Kini keluarga Brown sudah berkumpul di ruang makan... mereka sarapan bersama
" Mam Jangan lupa Jaga kedua anakku , jangan sampai mereka kelaparan " ucap Sean membuat Marsha kembali melotot
" Tak usah kau ajari... mereka cucu-cucu ku, sudah kau pergi saja sana... lama-lama, agar rumah ini tenang dan damai " sahut Marsha
" Kalau mama mau rumah ini tenang dan damai kami semua akan pindah ke Mansionku " ucap Sean
" Kau pindah saja sendiri... menantu dan kedua cucu Mam tetap di sini " balas Marsha kembali
" Sudah... sudah... mengapa kalian berdua selalu bertengkar, Marsha sudah Ayo makan " Daniel menengahi melihat keduanya tak ada tanda akan berhenti
Akhirnya mereka bisa makan dengan tenang setelah terjadi gencatan senjata. Setelah berpamitan pada twins keduanya lalu di antar ke Bandara menuju Jet mereka. Jhon menyambut mereka di lapangan,
" Tuan... nyonya selamat datang, saya fikir.akan berangkat Nanti siang..jet belum lagi dibersihkan " sambut Jhon
__ADS_1
" Tidak apa-apa Jhon.. Nanti jika sudah lepas landas baru di bersihkan " jawab Sean sambil menaiki jetnya. Jhon nampak resah... sedari tadi Ia mengacak-acak rambutnya
" Ada apa Jhon? Kau tampak resah.. apakah ada masalah, di mana Billy dan Elena ? " tanya Emma sambil meletakkan tasnya di sofa
" Tidak nyonya... saya baik-baik saja... itu mereka berdua... itu.... " Jhon bingung harus mengatakan apa. Karena sedari semalam Billy di kamar bersama Elena dan belum keluar sampai sekarang. Ia tak membangunkan keduanya karena difikirnya Sean dan Emma siang baru Akan berangkat
Melihat gelagat Jhon yang melirik ke arah kamar membuat Sean curiga... Ia tahu betul dengan sifat Jhon... Jhon tak akan bisa berbohong padanya.
Tanpa suara Sean berjalan ke arah kamar dan langsung membuka pintu kamar
Kletek.... mata Sean melotot melihat pemandangan di depannya.
Billy dan Elena sedang asik tidur di ranjang berdua, Sean bergegas masuk diikuti Emma dan Jhon
Sean menarik telinga Billy yang sedang asik tidur sambil memeluk Elena
" Hei... anak tiri... bangun kau... kerangkap basah kau ya sekarang... Billyyyyyyy...... " suara keras Sean mengagetkan Billy dan Elena, saking kagetnya Billy sampai terjatuh dari ranjang
Gedebug....
" Aduhhhh.... sakit...... " terdengar suara Billy yang terjatuh dilantai, Sedangkan Elena terduduk pucat di atas ranjang
" Bill... bangun Kau... kurang ajar kau " omel Sean marah sekali pada Billy
" Sean kami tak melakukan apapun... kami hanya tidur satu ranjang... hanya tidur saja... sumpah hik hik!! " Lapor Elena sambil terisak... Ia takut Billy akan di pukuli oleh Sean
Billy pun berdiri sambil menghapus pipinya yang terkena Iler dengan kaos nya
" Iya bos... Emm... kami tak melakukan yang tidak2, sungguh aku hanya menemani Elena tidur " ucap Billy dengan suara bergetar
Emma yang melihat Sean yang begitu marah.. memeluknya dari belakang
" Sayang... sudah Jangan marah ya... mereka kan tidak melakukan apa2, look.. mereka masih berpakaian lengkap " ucap Emma berusaha membantu Billy dan Elena
" Tidak melakukan apa2. apanya... sudah ketangkep basah juga masih juga ngeles, lihatlah bantal kesayanganku penuh dengan ilernya Billy.. berani sekali kau meniduri bantalku !!! " omel Sean sambil menunjuk bantal kesayangannya... yang memang penuh dengan ilernya Billy yang sista
Gubrak..... Billy... Elena... Emma dan Jhon hanya bisa ternganga tak percaya, jadi Sean marah besar karena bantalnya kena iler , bukan karena Elena dan Billy tidur seranjang...cape deh
😆😆😂😂😅😅
Waddau ono ono wae si Kucing garong mah, ocre sampai di sini dulu lah lanjut lagi besok ya sista.
__ADS_1
Tentukan siapa yang Ingin kalian tenggok.. jangan lupa kopi apa bunga nya buat othor biar cemungut 😍😍