
Dimana kita sekarang...?? ternyata kita sedang berada di Roma sista... sepasang pengantin baru sedang berbulan madu di negara nan indah ini.
Zahra masih tergeletak tak berdaya di peraduan sedangkan Rangga telah selesai mandi dan kini sedang membuka laptopnya. Sesekali ia melirik Zahra yang masih tak bergerak sambil tersenyum . Rangga sedang mengerjakan pekerjaan perusahaannya. Setelah beberapa saat terdengar pergerakan dari atas ranjang... pendengarannya yang peka mengetahui bahwa Zahra telah bangun tanpa ia perlu menoleh lagi.
Zahra yang sudah membuka kedua matanya.. masih malas turun dari ranjang... tubuhnya terasa begitu lemas , ia masih betah menatap suaminya yang nampak begitu tampan di matanya
" Mau mas angkat ke kamar mandi? " tanya Rangga tanpa menoleh membuat Zahra kaget
" Mas kok tau adek sudah bangun?? " tanyanya penasaran, Rangga tersenyum lalu berjalan menuju ranjang dan duduk si tepi ranjang. Tangannya menyusuri rambut panjang Zahra
" Kuping mas sudah terbiasa peka mendengar pergerakan dek " sahutnya lalu memberikan ciuman mesra ke kening Zahra
" Adek mau sesuatu? mas bikinkan susu ya " tanya Rangga... yang di angguki oleh Zahra, Rangga memang kerap memanjakannya... ia tak keberatan melayani istri nya tersebut.
Tak lama Rangga sudah datang membawa segelas besar susu hangat dan camilan untuk Zahra. Zahra memakai baju luaran lingerienya dan duduk di kursi makan dengan senyum manisnya.
" Makasih mas sayang " ucapnya senang, Zahra segera menghabiskan susu dan camilan di depannya.
" Mas kapan kita balik ke Jakarta?? " tanya Zahra
" Hemmm... masih lama kenapa? "
" Ngak papa... bilang sama mas Romi untuk menjemput kita saat kita mendarat di Jakarta nanti dan jangan lupa suruh bawa HP nya " ucap Zahra dengan suara kesal.
" Lho kok kayak marah sama Romi.. memangnya kenapa? dan ada apa dengan HP nya Romi?? " tanya Rangga bingung
" Ya adek marah sama mas Romi.. kalau ketemu adek mau ambil hp nya mas Romi baru mau adek rebus biar ngak bisa lagi kirim foto2 ngak jelas kayak kemaren... bikin adek capek aja, karena mas maunya ganti gaya tiap hari!! gegara foto dari mas Romi itu " omel Zahra sambil kembali ke ranjang dan membungkus badannya yang lemas dengan bedcover
" Ha ha ha hi hi hi.... ya Allah dek.. kirain kenapa, ngelayanin suami kok Kayaknya ngak iklas sih " sahut Rangga geli mendengar omelan Zahra
" Gimana mau iklas.. Gegara mas Romi.. adek di bolak balik.. kayak ikan asin aja, pinggang ama paha adek aja masih sakit sampe sekarang " sahut Zahra dari balik selimut
" Ya udah maaf deh... ntar sore ama malam mas janji ngak minta dulu, mas ajak adek keliling Roma.. mau yah " rayu Rangga, mata Zahra langsung terbuka lebar mendengarnya
__ADS_1
" Bener... janji ya mas.. " Zahra langsung duduk senang
" Iya... tapi khusus hari ini saja ya karena kita harus terus berusaha membuat dedek bayi. biar ceoat jadi... ada bonus juga.. adek boleh beli apa aja yang adek suka okay " ucap Rangga sambil mengelengkan kepalanya , dasar bocah... di rayu dikit dah ilang ngambeknya he he .. ucap Rangga dalam hati
" Horeee... makasih mas.. adek mandi dulu ya!! " Zahra langsung menghilang ke kamar mandi, ia senang sekali akhirnya bisa keluar kamar juga setelah 2 hari berada di Roma.
Memang ya namanya lelaki... punya bini maunya dikurung aja di kamar... hadehhhhh... 😅😅😅
Lain di Roma lain juga di kota Oxford..
Lisa masih berada di ruangan nyonya Rosa, ini kali kedua ia menyuapi mamanya Jhon makan. Roda makan dengan senang sekali... senyum tak lepas dari wajah tuanya.
" Lisa... menginaplah di Mansion kami ya, kau nanti saja pulangnya jika mommy sudah baikan " pinta Rosa sambil mengenggam tangan Lisa
" Tapi saya besok pagi harus kembali bekerja mommy, dan ibu saya juga tak tau saya ke mari... saya harus pulang malam ini " jawab Lisa, Rosa langsung saja terlihat sedih.. ia memandang ke arah Jhon
" Jhon tak bisakah kau mengurus cuti untuk Lisa agar ia bisa beberapa hari menemani mommy di sini? " tanya Rosa
" Lisa... coba kau vc ibumu... Mam mau bicara dengan ibumu " pinta Rosa membuat kaget Lisa
" Tapi mom... Lisa takut nanti ibu akan marah jikabtak Lisa sampai ke luar kota tanpa izin " tolaknya halus
" Ibumu tak akan marah.. percayalah pada mommy uhuk... uhuk.. uhuk.. " jawab Rosa lemah sambil terbatuk, melihat keadaan nyonya Rosa membuat Lisa tak sampai hati menolak permintaannya.
Akhirnya Lisa melakukan vc dengan ibunya. Ibu Lisa yang sedang berada di toko Kuenya pun mengangkat vc dari Lisa
" Ya Lisa ada apa?? " sapanya begitu melihat wajah anak gadisnya
" Ma... ada yang ingin berbicara dengan mama " ucap Lisa gugup lalu memberikan hp nya pada nyonya Rosa
" Hallo.. selamat siang, saya Rosa... mommy dari Jhon kekasih Lisa " sapa Rosa ramah... ibu Lisa kaget mendengarnya..
" OOH.. haii saya madeline ibunya Lisa, Lisa berpacaran dengan Jhon?? berita baik itu " jawab ibunya Lisa senang
__ADS_1
Lisa hanya bisa menepuk jidatnya... ia tak tau harus berbuat apa sekarang.
" Apa kabar nyonya Rosa.. senang berkenalan dengan anda " lanjutnya lagi
" Begini Madeline... saya sedang di rawat di rs Oxford , bolehkan Lisa menginap di sini selama beberapa hari sampai saya baikan... saya ingin lebih mengenal Lisa " pinta Rosa
" Tentu saja boleh nyonya Rosa... semoga mereka berjodoh, saya senang sekali jika Lisa dan Jhon memutuskan untuk melangkah ke jenjang berikutnya " sahut Madeline.. Lisa langsung saja melotot ke arah Jhon... ia meminta pertolongan Jhon namun Jhon hanya bisa mengangkat kedua bahunya... semua ini juga di luar kuasa Jhon.
" Apakah kau setuju jika mereka segera menikah Madeline? " tanya Rosa girang
" Tentu saja.. lebih cepat lebih baik, keduanya sudah cukup umur " sahut Madeline... membuat Lisa semakin pusing
" Ya Tuhannnn... apa lagi ini?? " cicitnya dalam hati
" Begini saja Madeline, setelah aku sehat... aku akan ke London bersama Lisa dan Jhon ke rumahmu, aku akan melakukan lamaran untuk Lisa.. bagaimana?? " lanjut Rosa
" Terserah anda nyonya Rosa... tapi apakah anda cukup kuat untuk ke London, perjalanannya cukup jauh kurang lebih 2 jam "
" Kami bisa memakai helicopter Madeline.. tak akan lama, baiklah karena kau sudah setuju... kami akan bersiap, Jhon akan menghubungimu jika kami sudah siap... terimakasih Madeline... aku tak sabar untuk bertemu denganmu " ucap Rosa dengan air mata yang menetes karena bahagia
" Sama-sama nyonya.. saya doakan anda agar lekas sembuh.. bye... " vc pun selesai... wajah Rosa langsung terlihat ceria, berbanding terbalik dengan wajah Jhon yang bingung dan wajah Lisa yang prustasi
ting...!!! notifikasi berbunyi... Lisa pun membaca chat dari ibunya
" Lisa bersikap lah yang baik dengan calon mertua dan calon suamimu... mama tak akan memaafkanmu jika kau sampai putus dengan Jhon... apapun alasannya !!😡 " sebuah chat yang membuat Lisa mati kutu
" Tuhan... apakah Jhon memang Jodohku?? " tanyanya dalam hati sambil menatap Jhon yang juga ternyata sedang menatapnya dengan tatapan penuh cinta....
Well Jodohnya Lisa dah dekat Kayaknya nih... semoga mereka happy ending ya sista
See you next eps
Jangan lupa like komen n vote ya
__ADS_1