Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
164. Romi .....


__ADS_3

Hai hai sista sekalian, semalam saya sempat-sempatin baca komen-komen kalian... ternyata banyak juga pembaca yang berada dari Kal-tim dan kal-sel, bagi raiders satu pulau yang Ingin berteman di Fb. silahkan invite saya dengan nama Metymety ...siapa tau kapan-kapan mau ngumpul ngerumpiin ATM... 😊😊


🐬🐬🐬🐬


" Romi... permohonan cuti kamu di tolak, semua cuti sudah kamu ambil sewaktu-waktu berdinas di Bandung. Ini kau ngajukan Lagi 1 minggu... kamu serius ngak sih jadi Polisi!! " tanya atasannya Romi


" Tapi kapten Rangga di kasih izin pak... Kenapa saya tidak, saya kan mau menemani Kapten Rangga Pak " protes Romi


" Kapten Rangga belum mengambil satupun cutinya tahun ini, tentu saja izin cutinya keluar "


" Tolonglah pak kali ini saja, ambil saja jatah cuti saya tahun depan Pak " rayunya


" Cuti tahun depan? ini belum juga tengah tahun sudah kamu mau potong cuti tahun depan??? Tidak keputusan sudah bulat, tidak ada cuti lagi untuk kamu , silahkan keluar " jawabnya


" Siappp.... laksanakan " hormat Romi lalu keluar dengan lesu... Romi berjalan dan duduk di mejanya tanpa suara


" Ada apa Rom... kok kusut amat tu muka , belum di gosok ? " tanya Rangga yang wajahnya nampak begitu cerah


" Izin cutiku di tolak bos " sahutnya sedih


" Lho kok bisa? "


" Ya kemaren waktu adekku nikah, bapakku masuk rs sudah ku ambil semua jatah cutiku tahun ini... .hik hik...nasip-nasip, mau jalan-jalan gratis aja ngak bisa hua hua.. 😭😭😭 " tangis Romi


" Jiaa nangis beneran dia.... Eh Rom dian napa.. ntar dikira temen-temen kdrt Lagi " bisik Rangga malu dengan kelakuan Romi


" Aku mau ikut ke London Bos.... hua hua , akukan ngak pernah ke luar negri hik hik " tangisnya lagi macam anak kecil membuat rekan-rekannya tertawa... Rangga hanya bisa menarik nafasnya


Rangga akhirnya memberanikan diri mendatangi pimpinannya dan meminta kebijaksanaan untuk Romi, Namun keputusan tetap sama karena memang jatah cuti Romi sudah habis. Tak ada lagi yang bisa Rangga lakukan, Ia sudah berusaha.


Sesampainya di rumah bu Amy menyambut keduanya


" Gimana Rangga... cuti kamu keluar? " tanyanya


" Iya bu... mulai besok sudah bisa cuti " " Lho bukannya kita perginya lusa? " tanya bu Ami


" Ngak papa bu.. besok Rangga mau ke Kantor... ada rapat pemegang saham, Rangga dan Ibu harus hadir "


" Oh iya... ibu lupa he he, maklum sudah tua. Lho Rom.. kamu kenapa kok butek banget tuh muka? " tanya bu Ami saat melihat wajah buram Romi


" Izin cutinya di tolak bu, sudah habis " sahut Rangga


" Ya ampunn kok bisa... padahal gratis lho Rom..... tidurnya di Mansion lagi.. sayang sekali lho " ucap bu Ami semakin membuat Romy sedih

__ADS_1


" Hua hua hua nasip Romi kok sial melulu sih bu....😭😭 " Romi kembali mewek


" Ih Rom... kamu itu Polisi kok mewek... bikin malu aja, sudah berhenti " ucap bu Ami namun Romi tetap saja mewek membuat bu Ami dan Rangga hanya bisa saling pandang


" Udah Rom... ntar pulang kubelikan oleh-oleh deh... mau oleh-oleh apa? " tanya Rangga semakin membuat Romi sedih


" Bos sama Ibu tega, ninggalin Romi " protesnya


" Lha... siapa yang ninggalin kamu, Wong kamu yang ngak bisa ikut " jawab bu Ami


" Nasip-nasip....." omelnya lalu berjalan dengan lesu menuju kamarnya


" Kamu ngak bisa bantu Romi? " tanya bu Ami


" Sudah usaha tadi Bu, memang ngak bisa... kalo Romi nekat bisa kena teguran keras dia " jawab Rangga


🌈🌈🌈🌈


Rangga menatap dirinya di cermin, Ia nampak berbeda... bahkan mungkin ada yang tak mengenalinya karena hari ini ia melepas seragam Polisinya dan memakai pakaian formal. Sebagai pemimpin perusahaan yang di wariskan oleh ayahnya, Ia harus menghadiri rapat hari ini dan tentunya harus memakai pakaian yang sesuai.


Rangga turun ke ruang makan, di ruang makan sudah berkumpul anak2 kos , bu Ami dan Romi. Semua terpana melihat Rangga dengan pakaian formal tersebut.


" Ya Allah mas Rangga... cakep banget.. sampe pangling " ucap Sabila


" Pake baju Polisi cakep bu tapi pake jas begini tambah cakeeeppppp he he iya kan Nita? " sahut Sabila lagi... Nita tak bersuara hanya ternganga melihat penampilan baru Rangga


" Woii Nita mingkem napa... masuk ntar kecoa.. mangap2 sampai ngeces begitu, belum lagi kalo liat aku yang pake jas bisa pingsan kamu " omel Romi membuat Nita melotot


" Kalo mas Romi nah cocok nya pake jas hujan no ngatur lalu lintas " jawab Nita sambil meleletkan lidahnya


" Apa kami bilang?? Awas ya ...."


" Sudah-sudah... pagi2 kok sudah pada ribut, ayo sarapan aja " bu Ami pun menengahi keduanya


" Duh mas Rangga... kita-kita dah tahunan kos disini ngak dilirik, malah yang baru nginap seminggu yang nyangkut , pada patah hati dah kita " ucap Nita


" Ya namanya Jodoh begitu Nit..." sahut Rangga


" Ya boss pastilah milih Zahra.. mana cantik, berjilbab.. langsing lagi " cerocos Romy membuat Nita langsung cemberut


" Ya terus hina-hina aja Nita... nanti dapat bini bohai kayak Nita baru kapok " ucap Nita


" Oh siapa takut.... kalo gua emang doyannya yang bohai he he jadi ngak usah beli Kasur lagi ha ha ha " gelak Romi sambil memainkan matanya pada Nita

__ADS_1


" Apa kedip-kedip mata naksir ama Nita, sorry ya bohai-bohai gini milih juga kale "


" Eh bohai kurang cakep apa gue boxy gini lho "


" Boxy darimana hallo... Kepala penyok kayak gitu kok sexy hih "


" Nitizen.. aslinya Pala gue ngak gini, ini gegara kapten Rangga tuh lempar2 asbak sembarangan jadinya Pala boxy gue jadi penyok gini " keluhnya


Selesai sarapan Rangga dan bu Ami pun berangkat ke Tangerang, dimana perusahaan mereka berada. Kehadiran Rangga mengagetkan banyak pihak Dan juga karyawan karena setelah sekian lama baru Pimpinan perusahaan mereka menunjukkan wajahnya.


Desas-desus bekembang bahwa Rangga akan memimpin perusahaan secara langsung, Namun hal tersebut si sanggah oleh Rangga, Ia masih betah menjadi Polisi.


Keesokan harinya Romi bersiapnuntuk mengantar keduanya kembali Bandara, Jet mereka sudah menanti di sana... Romi dengan berat hati tidak ikut ke London, Karena jika ia berkeras piring Nasinya bisa kebalik.


" Romi.. jaga anak-anak kos ya, Jangan pulang terlalu malam... Kasian mereka perempuan semua " pesan bu Ami


" Siapp bu... laksanakan!! " jawabnya senang sambil melirik Nita


" Apa lirik-lirik, lepas tuh nanti mata!! " tegur Nita jutek


Romi Malah tertawa dan bernyanyi


" Nita oh Nita... you know how much I love you... Nita oh Nita...... "


" Cie cie roman2nya ada yang bakalan jadian nih cuit cuit " olok Sabilla membuat Nita dan Romi tersipu


" Rom.. kalo kamu nikah mas Nita Ntar ku belikan tiket bulan Madu ke London... gimana?? " ucap Rangga tiba-tiba... mengagetkan seisi rumah


" Lapor...!! saya siap Bos, laksanakan " jawab Romy cepat....Nita hanya menunduk dan tersenyum malu-malu.


Sebenarnya sejak dulu ia menyukai Romi.. tapi namanya perempuan ngak mungkin dong nyosor duluan.


Kawin... kawinnnnn...bakalan Ada yang kawin Lagi nie.... 🤗🤗🤗


🐤🐤🐤🐤


Rangga duduk sambil memandangi awan di jet pribadinya, tak sabar sudah Ia ingin bertemu dengan belahan jiwanya. Ia ingin melihat wajah kaget Zahra saat melihatnya datang ke London....


" Zahra... mas datang membawa setumpuk rindu di dada, Apakah kau merasakan hal yang sama seperti yang mas rasakan saat ini...??? " ucapnya dalam hati


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote nya

__ADS_1


__ADS_2