Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
54. Tak Berkutik


__ADS_3

hai hai sista... sekedar pemberitahuan, harap maklum kalau dalam penulisan kadang ada typo tipis-tipis, sebenarnya sebelum di up udah berulang kali di cek ...tapi namanya mata dah rada tua he he kadang tak terlihat... 🙏🙏


Ada juga yang nanya kok judul nya begitu tapi isinya komedi dipikir isinya akan penuh air mata. Sebenarnya awalnya thor ingin membuat cerita yang mengharu biru seperti MY STARLA.... namun di saat pandemi begini.. apa apa susah.. masa bikin cerita yang membuat sedih lagi, akhirnya alur saya belokkan ke romantis komedi... baik juga buat imun kita kan kalo tertawa dan bahagia... selamat menikmati sista


🍧🍧🍧🍧


HP Emma berdering berulang kali, dengan malas Emma mengambil hp nya, rupanya ada vc dari duo racun. Tanpa bangun dari ranjang Emma membuka vc nya


" Ada apa? penting ngak, kalo ngak aku mau tidur lagi.. " sapanya begitu melihat wajah keduanya


" What Emma... jangan bilang begitu mendarat kau langsung di serang ma berondong lo... " teriak Cici


" Apa lagi.... 4 hari ngak ketemu aja dah kaya setahun... " gerutu Emma


" wow... ganas banget dong ha ha, ganas mana ma si kucluk Arya " tanya Ida


" Mas Arya mah ngak ada apa-apanya, staminanya ngak habis habis " keluhnya


" Wah beruntung sekali dirimu Emma, udah cakep, tajir, bujang, kuat lagi... ohhhh aku juga mau " ucap Cici


" Pletak.... apaan sih Ci... kulaporin koko nanti kamu " balas Ida kesal


" Udah... malah ribut, bilang ada perlu apaan kalian vc aku "


" Emma untung kau pulang duluan ke Jakarta, barusan ada Arya mendatangi kami ke kamar, ia membawa 10 pengawal... sepertinya ia mau membawamu paksa " lapor Ida


" What... dari mana mas Arya tau aku di Singapura? " tanya Emma kaget


" Itu gara gara Ida juga Emm " jawab Cici


" Kok bisa... gimana ceritanya? "


" Sorry Emm... aku ngak nyangka kalo bakalan begini jadinya. Jadi begini.. aku mengunggah foto kita beberapa kali di ig ku, yang pertama kita berfoto di depan jet Sean beserta pengawalmu.


Dan yang kedua saat kita lagi berbelanja, aku mengunggah dengan caption " Tak selamanya menjanda itu merana, buktinya Emma menjanda malah bahagia... terimakasih atas traktiran liburannya ke Singapura, terutama buat kekasihmu tercinta "


" Unggahanku membuat teman-teman kita di Bali heboh, dari situ pula Arya tau kalau kita di sini. Dia langsung ke mari mencarimu Emm... untung kau sudah pulang duluan kalau tidak....."


" Kau juga sih Ida.. aku kan udah bilang jangan unggah mengenai aku "


" Habis aku kesal dengan teman-teman kita di Bali, semua mengolok mu... sekarang biarin mereka gigit jari " sahut Ida lagi


" Ya udah kalo begitu... aku mau bobo lagi ya " pamit Emma

__ADS_1


" Emm... jangan lupa. minum obat yang kubelikan untukmu itu ya.. biar staminanya kuat Ok... ntar malam pasti berondong lo minta lagi.. hi hi.. bye bye " tawa keduanya terdengar nyaring sebelum menghilang


Emma bangun lalu pergi ke kamar mandi, ia mandi lalu berpakaian. Emma menganti seprai ranjang dan memungut baju Sean yang berhamburan di lantai.


Emma membuka kulkas dan mengeluarkan beberapa isinya lalu memakannya sambil membuka ig Ida, banyak sekali kicauan nitizen mengenai dirinya


" ahh.. emang gue pikirin " ucap Emma lalu melempar gawainya ke sembarang arah. Emma membuka chanel korea lalu menontonnya sambil duduk di atas ranjang.


Jam 06.30 Sean membuka kunci pintu kamar di ruangan nya, semua pekerjaan telah selesai... tinggal acara inti yang akan dipercepat menjadi malam ini.


Sean masuk ke kamarnya dan melihat Emma yang tertidur sambil bersender di ranjang, tv menyala walau tak terlalu nyaring. Mata Sean memandangi kekasihnya itu dengan penuh cinta


" Betapa cantiknya dirimu sayang, bahkan saat kau tertidur kau terlihat bagai bidadari " ucap Sean lalu duduk di sisi ranjang, lama ia memandangi wajah cantik Emma. Berlahan Sean mendekati wajah Emma, ia mencium bibir manis itu pelan... tak ada pergerakan dari Emma


Sean menciumnya lagi ke dua kali, kali ini dengan tenaga penuh...ia meraup bibir mungil itu dan memainkannya dengan bibirnya, tak lupa tangan nakalnya ikut berkreasi.


Emma terbangun karena merasa terganggu, sebuah tangan telah mengobok-obok gunung kembarnya.


" Sean... kau sudah selesai ? " tanyanya melihat Sean duduk di depannya, Emma pun membenahi pakaiannya yang sedikit berantakan.


" Hemm ya... baru saja, ayo kita makan malam " ajaknya, merekapun meninggalkan kantor namun bukannya ke Mansion atau ke restoran... mereka berhenti di sebuah butik terkenal. Emma memandangi Sean... ingin bertanya


" Sudah masuk saja dulu... kita ganti pakaian di sini " ucapnya lalu mengajak Emma masuk. Begitu di dalam mereka di sambut oleh beberapa orang, Emma di bawa ke sebuah ruangan... ia lalu di make up dan di pakaikan sebuah baju pesta yang penuh dengan bunga... cantik sekali


Mobil kembali melaju membelah kota... kali ini mereka kembali ke Mansion. Sesampainya di Mansion... Emma tertegun melihat kebun sudah di hias sedemikian rupa... penuh dengan bunga dan lampu, namun tak ada tamu yang datang hanya para pelayan mansion dan pengawal Sean.


Suprie dan Billy menyambut mereka dan membawa mereka ke kebun


" Billy ada acara apa ini? " tanya Emma bingung, Billy hanya tersenyum sambil menyerahkan sebuah buket bunga yang sangat indah.


" Sean... ada apa ini? jangan membuatku takut..." cicit Emma, Sean menjentikkan jarinya


Byarrr.... lampu menyala bertambah terang. Para maid dan Pengawal berbaris membentuk pagar sambil menunduk mempersilahkan keduanya berjalan memasuki inti taman. Sean mengandeng tangan Emma dan mereka mulai berjalan


" Sean... katakan sesuatu... please! "


" Emma malam ini kita akan menikah, kau tidak bisa menolak ataupun membatalkannya... kau hanya bisa melakukannya dengan iklas "jawab Sean seenak udelnya


" Apaaa...???? kita menikah, tapi Sean aku belum.... " Sean mencium bibir yang sedang berbicara itu, hingga Emma pun terdiam


" Percayalah padaku, tidak ada orang lain yang tau hanya kau, aku dan mereka " tunjuk Sean pada semua pengawal dan pelayannya


" Kita kan belum mengurus surat pernikahan " elaknya lagi

__ADS_1


" Suprie sudah menyelesaikan semua, tak ada bantahan Emma... ayo "


" Sean kau tidak boleh memaksaku menikah seperti ini... " protesnya lagi


" Boleh dan bisa, kau mau tau mengapa? "


" Mengapa? " Sean mendekati kuping Emma dan berbisik


" Karena kita telah melakukannya, dan aku akan selalu ingin melakukannya denganmu.. tapi aku tak mau kita melakukannya dengan dosa... "


Bisikan Sean membuat Emma tak berkutik, ya benar jika mereka tak menikah maka dosa mereka akan semakin besar. Akhirnya malam itu di gelarlah pernikahan sah diam diam antara Emma dan Sean di mana Billy dan Suprie menjadi saksinya.


Emma tidak menyangka secepat ini ia menikah, padahal saat bercerai dengan mas Arya ia sudah bertekad tidak akan menikah lagi... karena ia tak mau tersakiti untuk kedua kalinya.


Belum genap 6 bulan surat cerainya keluar.. kini ia sudah bersuami lagi, suami yang umurnya 3 tahun lebih muda, tampan, tajir dan sangat mencintainya... entah ini suatu keberkahan ataukah kesalahan... hanya waktu nanti yang membuktikan.


Setelah selesai acara pernikahan, keduanya berdansa di iringi musik romantis, Emma masih tak percaya kini ia sudah menjadi ny. Sean. berkali ia mencubit tangannya sendiri untuk memastikan ini bukanlah mimpi atau hayalan namun ternyata ini adalah kenyataan.


Billy meneteskan air mata melihat keduanya berdansa


" Bill kenapa lo nangis liat bos menikah, lo pasti terharu banget ya kayak gue hik hik " tanya Suprie sambil menghapus air matanya


" ngak... " jawabnya pendek


" Atau lo iri ya bos sudah menikah Sedang kau masih jomlo? "


" Ngak.... "


" Atau kau kasihan dengan nona Emma karena mendapat suami yang arogan seperti tuan? " tanya Suprie lagi


" Ngak bro...tadi karena terburu-buru, gue kayaknya make ****** kebalik , jadinya boy gue kemana mana... pantat gue yang kejepit... haduh ngak enak banget hik hik hik "


" Gubrak.... dasar lo Billll..... sekretaris somplak ha ha ha kirain "


Ono ono wae si Billy... mah 😅😅😅


See you next eps


jangan lupa like komen dan votee


Happy reading selalu


Emma dengan gaun penuh bunganya

__ADS_1



__ADS_2