Aku Tidak Mandul

Aku Tidak Mandul
89. Ngidam


__ADS_3

Thor lagi happy hari ini... so bikin cerita rada panjang ya, spesial buat semua pembaca setiaku 😍😍


Sean paling hapal cara menjinakkan mamanya. Ya Marsha sangat menyukai perhiasan, dan itulah senjata yang di pakai Sean untuk bisa bersekutu dengan mamanya.


Sepanjang makan malam senyum sumringah tak lepas dari wajah tampannya. Daniel sedikit bingung dengan sikap Sean malam ini. Saat waktunya tidur ia tak mendapati Sean di kamar seperti biasa.


Daniel terus menunggu sampai sejam sambil membaca


" Kemana anak itu, apakah ia diruang kerja? " tanya Daniel dalam hati, akhirnya ia menelfon Sean karena penasaran


" Hallo pah " sahut Sean


" Sean... dimana kau, apakah kau tidak mengantuk? " tanya Daniel


" Tentu aku mengantuk pah, ini sudah mau tidur "


" Kau tidur di mana? diruang tamu, kenapa tidak di kamar papa saja. Papa kesepian sendiri "


" Maaf pa mulai malam ini aku tidur dikamarku, papa tidur saja sendirian...aku tak bisa tidur dengan seorang penghianat bye bye " sahut Sean penuh kemenangan


" What... bagaimana bisa, aku harus protes " Daniel bergegas ke kamar Sean dan mengetuk pintu kamar. Marsha membukakan pintu kamar


" Ada apa Daniel.. ini sudah malam kami mau tidur " tanya Marsha tanpa dosa


" Sayang... mengapa Sean boleh tidur disini ? " selidik Daniel


" Tidak apa-apa, lagian dia tidur di sofa tak akan menganggu Emma "


" Lalu aku bagaimana? " tanyanya panik


" Ya sudah papa tidur saja sendirian, gitu aja kok repot " sahut Sean dari dalam


" Dasar kau anak kambing... " umpat Daniel kesal


" Mbekkkk..... ha ha ha " balas Sean penuh kemenangan melihat papanya kebakaran jenggot


" Sayang.. sampai kapan aku tidur sendirian? kau tak Kasian padaku ...temani aku di kamar ya " rengek Daniel


" Daniel kamu mau punya cucu apa ngak, sudah jangan cengeng.. paling lama 2 minggu lagi.. lebai banget sih. Sudah tidur sana " usir Marsha


" Marsha....... " cicit Daniel, tiba-tiba Sean muncul di belakang Marsha sambil melemparkan sesuatu ke arah Daniel


" Pah kalo susah tidur minum ini ya... Sean jamin papah akan tidur nyenyak he he karena aku sudah pernah nyoba ... dadah " sindirnya setelah melemparkan obat tidur pada papanya


" Dasar anak kampretttt....." umpatan Daniel menghilang karena Marsha menutup pintu


Akhirnya Daniel kembali ke kamarnya sambil tertunduk lesu


" Mau punya cucu kok gini amat ya, belum keluar tuh cucu dah bikin opa jadi anak tiri apalagi ntar sudah keluar... opa bisa terlupakan hik hik " Daniel memandangi si obat tidur yang berada tangannya


" Gara-gara kamu huh... sekarang senjata makan tuan, aku akan membunuhmu " umpatnya sambil melempar obat itu ke lantai dan menginjaknya sampai hancur


" Mampus..... " ucapnya lagi sebelum masuk ke kamarnya


Hadehhh calon opa kayak ketemu mantan terindah aja 😅😅


Setelah 2 minggu penderitaan Daniel dan Sean akhirnya selesai. Emma di nyatakan sehat dan normal kembali, keadaan kandungannya juga sangat baik. Dokter juga membolehkan kegiatan ranjang namun jangan terlalu sering dan berlebihan.

__ADS_1


Suara desahan kembali menghangatkan kamar mereka. Sean yang semula melakukannya dengan berlahan malah membuat Emma tak sabar... kini Emma sedang mengambil alih kendali. Keringat Emma bercucuran, tak dipungkiri 3 minggu tak melakukannya membuat Emma juga jadi ganas. Entah apakah ini karena hormon kehamilan atau karena faktor lama tak di tengok.


Sean tak perduli dengan semua itu, yang di perdulikannya kini hanya rasa nikmat luar biasa dari goyangan ngebor Emma... 😅😅😅


" Emma kau yakin baby kita tak apa-apa " Emma mengangguk sambil terus melakukan kegiatannya


" Kalau begitu lebih cepat sayang.... " pinta Sean, membuat Emma tersenyum


" As you wish Sean......... "


Hadehhh.... thor jadi pengen.... misua ku dimana kau... 😅😅😅


Skipp......


Skipp.....


Skipp.....


Kehamilan Emma tak seperti kebanyakan wanita lain. Ia tak merasakan pusing, mual apalagi pengen yang aneh-aneh. Tapi apakah kalian tau apa yang terjadi dengan ayah si cabang bayi... 🤔🤔😅


Jam baru saja menunjukkan pukul 9 pagi, tapi di ruangan Sean sudah terjadi keributan. Sean yang sedang di hadapkan dengan setumpuk dokumen kini sedang meradang


" Billy....!! ini kopi apa teh kok rassnya manis banget, bikin lagi " titahnya


" Tapi bos ini sudah yg ke tiga kali Billy bikin kopi, rasanya salah terus. Biar Lisa yang bikinkan ya " rengek Billy


" Ngak... pokoknya kamu yang harus bikinkan, kurangi gulanya!! " titahnya tak mau di bantah, dengan dongkol Billy kembali membuat kopi


" Kurangi gulanya ya... tadi 2 sendok berarti sekarang kasih gulanya 1 setengah sendok " ucap Billy lalu kembali menghidangkannya pada Sean


" Ini bos.... " Seanpun menghirupnya


" Ini gelas ke 5 ya boss... kalau masih salah, gua kasih racun tikus sekalian hik hik hik... " Billy membuat kopi sambil menangis


" Ini bos... " ucapnya kesal, Sean kembali mencicipi nya seteguk lalu meletakkannya lagi di atas meja


" Ok enak.. sudah bawa kedapur, aku sudah tak mau lagi...ambilkan aku air mineral " ucapnya santai, mata Billy melotot bibirnya bergetar sudah tak tahan ingin memaki bosnya itu


" Dasar kau bos ngak punya akhlak, kerjanya hanya memerintah saja, setengah mati gua bikin tu kopi cuma diminum seteguk argh..... gua sumpahin lo jadi kodok... " teriak Billy akhirnya tapi hanya berani dalam hati ya gues... 😆😆😆😅😂😂


" Billy.... " panggilan Sean mengagetkan hayalan sumpah serapah Billy


" Ya.. e Yaa kod... eh boss " sahutnya terbata


" Belikan aku chesse cake " perintahnya


" Ha......??? " ngak salah dengar, bukannya bos paling ngak suka ama tu kue


" Apa kau tuli!! " bentak Sean


" Ho oh..... kali " sahutnya asal


" Cepat belikan.... "


" Buat apaan bos chesse cakenya "


" Buat gantiin otak kamu yang ngak konek-konek itu, ya buat dimakan oon " kekesalan Sean memuncak

__ADS_1


" Cepat pergi, kamu yang beli... jangan orang lain. " titahnya lagi


Billy keluar ruangan sambil menghela nafasnya


" Mama papa.. hidup Billy kok gini amat ya, punya bos kayak gunung berapi aja... ngak bisa apa bos gue di tuker ma orang-orangan sawah aja " sepanjang perjalanan Billy mengomel saja membuat Suprie yang menemaninya heran


" Bill lo kenapa, salah minum obat.. ngedumel aja dari tadi, kayak emak-emak ngak kena arisan " tanya Suprie


" Bini lo kali yang tukang ngomel, sudah jangan mengangguku.. gue lagi lelah lahir dan batin, Ntar kalo sampe bangunin gue " jawabnya lalu menutup rapat matanya


Setelah 40 menit Billy pun kembali di hadapan Sean sambil membawa pesanannya.


" Ini bos.... mau dimakan sekarang? "


" Ngak tahun depan " sahut Sean


" He he maaf bos " ucap Billy lalu membukakan penutup chesse cake nya


Sean langsung berdiri dan menutup. hidungnya


" Bill lo kentut ya... bau banget "tuduh Sean


" Apaan sih boss mana ada, ni pantat tau diri juga kali masa milih kentut di depan macan " sahut Billy


" Trus ini bau apaan? "


" Ya wanginya cake pesanan bos lah, ngak percaya nih coba bos cium " jawab Billy sambil mendekatkan kue tersebut ke hidung Sean


Sean langsung pucat, perutnya terasa di aduk aduk segera ia berlari ke toilet


" Huek... Huek... Huek... " Sean memuntahkan semua isi perutnya, Billy yang melihatnya langsung berteriak memanggil Suprie


" Suprie..... bos keracunan!! " teriaknya histeria


" Keracunan? keracunan apa? " tanya Suprie


" Keracunan bau kue.... " jawab Billy mantap, Suprie langsung melotot


" Bill lo yakin... ngak Salah minum obat ni hari " tanya Suprie sambil memegang jidat Billy, lalu memindahkan tangannya tadi ke pantatnya


" ****** lo Prie, suhu jidat gue lo samain ma pantat najis lo " protes Billy sambil menendang kaki Suprie, Suprie langsung menghindar


" Wek.. ngak kena wek " olok Suprie


" Bagus ya kalian... bos muntah kalian malah happy, nemplok di tembok kalian berdua angkat satu kaki kalian " bentak Sean marah


" Lo sih Prie... gua jadi kena juga , asem.. asem lo Prie kayak kaus kaki sebulan ngak di cuci " maki Billy


Mau tak mau keduanya nemplok kayak cicak sampai jam makan siang. Sean bahkan sudah melupakan keduanya, ia keluar setelah pekerjaannya selesai sambil menelfon Emma tanpa menghiraukan keduanya


" Dasar bos Kampret..... " ucap keduanya


( Thor) He he sabar ya Bill... palingan sebulan dua bulan tuh kelakuan bos lo 😅😅😅


( Billy ) Ada dendam apa sih thor ama gua, kok doyan banget menganiaya diriku yang tak berdosa ini 😭😭, gua sumpahin thor banyak yang nge like.. komen ama ngevote 😅😅, jadi ngak ada waktu lagi buat menganiaya gue


( Suprie ) Aminnn... 😘😘😘

__ADS_1


See you next eps sista


Happy Reading


__ADS_2