Cinta CEO Arrogant

Cinta CEO Arrogant
EXTRA PART (DINAR)


__ADS_3

Di cintai seorang pria itu memanglah sangat luar biasa, namun berbeda dengan Dinar, ia sungguh tidak bisa menerima mengenai ia mengetahui kalau dirinya di cintai.


Kemarin, tepatnya saat Dinar akan melakukan perjalanan menuju negara Perancis untuk menjemput anak nya, Reno mendatanginya dan mengungkapkan perasaannya yang sudah terbenam lama.


Pikirannya terganggu selama perjalanan, ia tidak menyangka kalau pria yang selama ini telah ia anggap adik sendiri karena memang usia nya sama dengan Daniel malah menyatakan perasaan padanya.


'' Haaahh, sungguh membuat ku terkejut, bagaimana dia bisa menaruh hati pada ku,'' gumam Dinar dengan mata yang terus memandang pemandangan berawan dari jendela pesawat.


Ingatan nya terus saja terngiang-ngiang kejadian dimana Reno mengatakan apa yang selama ini di pendam nya.


Flashback.


Dinar sudah bersiap-siap akan melakukan perjalanan, dia juga sudah menyiapkan semua keperluannya untuk di sana.


Di saat dia sudah berada di bandara ternyata Reno sengaja menyusulnya untuk menemuinya.


'' Dinar!'' panggil Reno.


Dinar yang masih menunggu di ruang tunggu, segera menoleh ke arah suara yang sangat familiar di telinganya itu.


Matanya memicing memperjelas penglihatannya, dan saat penglihatannya jelas alisnya menyatu dengan sempurna karena merasa aneh dengan hadirnya seseorang yang memanggilnya itu.


'' Reno?''


Reno melangkah perlahan menghampiri Dinar, dengan nafas yang tersengal-sengal, Reno berusaha menetralkan dirinya kembali.


'' Sedang apa kau disini? apa kau juga akan melakukan perjalanan bisnis? kemana?'' berbagai pertanyaan di lontarkan Dinar pada Reno yang terdiam dengan meta yang memandang langsung mata lentik Dinar.

__ADS_1


'' Ren?'' tegur Dinar yang heran karena Reno tiba-tiba terdiam.


'' Kemana tujuan mu? apa kau bersama tuan Mahendra? lalu beliau dimana ?'' Dinar terus bertanya dengan mata yang celingukan mencari keberadaan Mahendra yang dia kira Reno akan melakukan perjalanan bisnisnya bersama Mahendra.


Reno tetap diam, entah apa yang membuat nya sedari tadi terdiam, yang jelas ia hanya terpaku memandang wajah Dinar yang sejak tadi terus melontarkan pertanyaan.


Namun tiba-tiba Reno memeluk tubuh Dinar dan tentunya membuat Dinar sangat terkejut.


'' Ren, kamu kenapa?'' tanya Dinar dengan penasaran karena tindakan Reno.


Tubuh Dinar tidak sama sekali merespon pelukan Reno yang memeluknya dengan erat itu, ia hanya berdiri dengan tangan yang tidak melakukan apapun.


'' Bagaimana bisa kau tidak menyadari perasaan ku terhadap mu,'' ucap Reno dengan lirih.


'' Bicaralah yang benar, kamu kenapa?'' tanya Dinar.


Dinar terdiam mendengarkan apa yang akan di katakan Reno selanjutnya.


'' Kau wanita dewasa bukan? seharusnya kau menyadari akan hal sekecil ini, aku tidak menginginkan kau anggap aku sebagai adikmu,'' ucapnya lagi.


Dinar masih diam.


'' Bagaimana bisa seorang adik mencintai kakaknya, tentu itu tidak mungkin kan? jadi ku harap kau mengerti apa yang aku maksud,'' ucap Reno lagi yang tentunya membuat Dinar terkejut bukan main.


Dinar sangat paham dengan apa yang di maksud Reno padanya, ia terpaku dengan tubuh yang menegang.


Reno melepaskan dekapannya dengan perlahan karena ingin melihat respon dan expresi Dinar saat tau kalau dia selama ini menyimpan harapan padanya.

__ADS_1


Dinar hanya diam dengan pandangan kosong, apa yang dia dengar sungguh membuat nya terkejut sampai tidak bisa berkata apa-apa lagi.


'' Apa kau bisa menerima perasaan ku ini?'' tanya Reno.


'' Aku bertanya sebagai seorang pria dan kau harus menjawab nya sebagai seorang wanita, bukan sebagai kakak dari ku yang selama ini kau katakan,''


'' Tidak mungkin,'' lirih Dinar.


'' Kenapa?'' alis mata Reno menyatu.


'' Karena kau memang sudah ku anggap sebagai adik,'' jawab Dinar dengan suara pelan.


Reno berdecak kesal dengan Jawaban Dinar, ia benar-benar tidak mengharapkan jawaban seperti itu.


Belum Dinar menjawabnya, suara informasi bahwa pesawat yang akan Dinar taiki akan lepas landas 10 menit lagi.


'' Maaf aku harus segera pergi,'' ucap Dinar yang langsung berlalu pergi dari sana menyeret koper kecilnya.


'' Dinar! jawablah dengan isyarat mu!'' teriak Reno tapi Dinar tidak sama sekali merespon dan tetap berjalan ke depan tanpa ingin menoleh lagi kebelakang.


flashback off.


'' Bagaimana bisa dia menaruh hati pada ku, lagipula usia kita terpaut jauh.'' Gumam Dinar yang sudah turun dari pesawat dan berjalan menuju dimana supir yang dia pesan menunggu.


'' Dan dia, bahkan lebih pantas bersanding dengan Chloe yang jelas-jelas menyukainya,''


Tibalah Dinar di hotel karena memang sudah malam dan dia harus bermalam di sana dan keesokan harus pergi ke asrama dimana anaknya mengenyam pendidikan.

__ADS_1


tbc


__ADS_2