Jangan Panggil Aku Gendut

Jangan Panggil Aku Gendut
Mas.


__ADS_3

"Aman ajja bro, aku ceritakan semua yang baik baik tentang kamu kok, ya kan lid" seru nya.


Aku mengangguk dan masih penasaran kelanjutan kisah sma nya yugo.


Yugo pun mengawasi percakapan kami agar cerita hoax atau bohong bisa segera dia luruskan saat itu juga.


Darman mulai melanjutkan ceritanya.


"Tapi ada yang mengagumkan nih dari yugo, bahkan aku sebagai laki laki kagum melihat nya. Yugo itu asli nya ramah, dia berubah dingin dan jutek setelah keluarga nya hampir bercerai berai, dia berubah jadi anak nakal. Tapi masih standar nakal remaja lah. Yugo itu diem diem rajin sholat, rajin ibadah, dia juga diam diam rajin sedekah. Pokok nya idaman banget deh. Sudah pinter, ketua OSIS, tajir pula. Sempurna" jelas darman.


"Nakal nya itu seperti apa?", tanya ku.


Darman melirik yugo dulu seperti kode meminta persetujuan.


Karena tidak ada larangan dari yugo, darman melanjutkan ceritanya.


"Merokok dan berkelahi" jawab darman.


"Ketua OSIS berkelahi?" tanya ku memastikan.


Darman mengangguk.


"Kok bisa?" tanya ku lagi.


"Duh kalau itu panjang ceritanya" seru darman.


Sekarang sesi makan makan bersama. Darman menjeda cerita nya.


Kami pun makan dan minum terlebih dahulu.


Setelah itu darman melanjutkan ceritanya.


"Kita lanjut gak nih?" tanya darman.


Aku mengangguk.


Bukan aku nama nya kalau tidak penasaran.


"Yugo berkelahi dengan adi, karena adi melecehkan citra. Dia lupa status nya sebagai ketua OSIS saat itu, dia memukul adi dengan keras, sehingga adi harus di larikan ke rumah sakit. Yugo di skors cukup lama. Dia juga harus kehilangan gelar ketua OSIS nya karena hal itu. Adi adalah anak nakal di sekolah, dia suka membuat onar, hari itu adi mengganggu citra. Yugo sangat marah dan memukul adi tanpa pikir panjang, maaf nih ya neng lidya, gadis yang di sukai Yugo dulu itu adalah citra, tapi itu hanya masa lalu. Mereka gak pacaran kok, hanya sahabatan, yugo berubah drastis setelah kejadian itu ,karena di rumah nya juga sedang tidak baik baik saja, orang tua nya bertengkar hebat, bahkan pisah rumah. Yugo menjadi nakal, ia merokok untuk menghilangkan stress di kepala nya" jelas darman.


Aku diam.


Aku menarik nafas dalam lalu menghembuskan nya.


"Demi citra dia kehilangan gelar ketua osis nya, apa sedalam itu perasaan nya?" tanya ku.


"Itu dulu, semua berubah, setelah lulus dia bertemu feby, dan jatuh cinta pada nya, aku yakin kau sudah tau tentang feby" ujar darman.

__ADS_1


Aku mengangguk.


"Sudah cerita nya?" seru yugo sambil memberikan ku minum, dia tadi pergi sejenak mengambil minum dan kue untuk ku.


Cafe itu sudah mereka boking malam ini. Jadi malam ini di cafe ini hanya ada kami.


"Makasih" balas ku.


Yugo pergi lagi, ada rekan lain yang memanggil nya.


Citra mendekati mereka tapi aku tidak memperhatikan nya lagi. Aku fokus mendengar aku mendengar kan cerita dari darman.


"Halo Pak Yugo, pengusaha sukses kita yang terhormat" ujar samsul.


"Ah biasa saja sul, jangan panggil seperti itu, lagian itu usaha keluarga, aku hanya membantu" balas Yugo.


Citra ikut nimbrung.


"Haha aku jadi teringat cerita mu dulu itu, sudah bukan rahasia lagi perasaan kamu dan citra, sayang nya kalian tidak berjodoh bahkan pacaran pun tidak" ujar samsul.


"Haha iya, aku dulu terlalu naif sih tapi ya sudah lah, aku juga sekarang sudah menikah" jawab yugo.


"Iya sul, jangan bahas masa lalu deh" seru citra.


"Eh bu dokter, selamat yah cit, sudah jadi dokter sekarang" samsul bersalaman dengan citra.


Citra tersenyum.


"Eh maaf aku tinggal dulu yah, istri ku telpon nih" pamit samsul.


"Eng Yugo. Maaf dan terima kasih yah" kata citra tiba tiba.


"Kenapa?" tanya yugo.


"Karena aku, dulu kamu jadi terkena masalah, sampai detik ini aku tidak enak sama kamu" ujar citra menyesal.


"Bukan salah mu kan, itu semua karena si adi berandalan itu" jawab yugo.


"Aku dengar dulu kamu menyukai ya" tanya citra .


"Eh, itu dulu cit. Semua sudah berubah sekarang" jawab Yugo.


Citra tersenyum.


"Ya, setidaknya sekarang aku tau dan dengar langsung dari kamu. Makasih ya. Aku juga sebenarnya dulu suka sama kamu tapi aku pikir kita sahabatan jadi aku hanya bisa memendam nya hingga kelulusan tiba, aku juga kuliah di luar kota sehingga sejak lulus sma kita tidak pernah bertemu lagi, dan baru kali ini bertemu" seru citra.


"Maaf yah, semoga kamu segera menemukan pria baik dan bahagia" ucap yugo.

__ADS_1


Citra mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya.


Dan menyerahkan ke yugo.


"Apa ini?" tanya nya.


"Surat surat lama yang tidak pernah aku sampaikan pada mu, aku rasa, aku tidak perlu memendam nya lagi, silahkan kamu baca atau buang, terima kasih persahabatan nya selama 3 tahun masa SMA dulu" seru citra sembari pamit untuk pulang duluan.


Surat cinta masa SMA. Yugo menatap bingung pada kertas itu. Ia jadi teringat masa lalu yang menyenangkan bersama citra dan darman.


Yugo lalu menoleh ke arah ku yang asik berbincang dengan darman. Ia lalu meremas surat itu dan membuang nya ke tempat sampah terdekat.


Yugo sudah dewasa , dia tau apa yang harus dia lakukan sekarang. Dia tidak boleh kalah dengan kenangan.


Yugo lalu berjalan mendekati ku dan darman.


"Asik banget yah gibahin aku" seru yugo.


"Ih ge er, kami lagi bahas makanan khas di desa , kampung halaman nya kak darman, seperti nya asik, kapan kapan kita ke sana yuk" ajak ku ke Yugo.


"Tidak" tolak nya.


Aku langsung cemberut.


"Nanti ya sayang, banyak tempat wisata bagus, kok malah mau ke desa sih" ujar yugo.


"Pemandangan sawah pasti menyenangkan" jawab ku.


"Loh apa beda nya dengan kebun teh kita, khas pedesaan juga kan" bantah yugo.


"Iya sih" jawab ku.


"Pelit banget sih yugo, bilang ajja takut kamu kecantol sama aku hahaha" canda darman.


Yugo menggeleng.


"Man, ada cermin tuh, silahkan bercermin. Haha" balas yugo.


Acara reuni selesai kami pun pulang kembali ke villa. Malam itu sangat dingin. Yugo memegang tangan ku dan aneh nya aku tidak berontak lagi. Aku biarkan tangan kami saling berpegangan saat keluar dari mobil menuju masuk ke dalam villa. Yugo tersenyum senang.


Hujan mulai turun lagi menambah suasana semakin romantis bagi yang melihat nya.


"Aku suka deh kamu panggil mas, di teruskan yah" seru yugo.


"Ok" jawab ku singkat.


"Mana mas nya" protes nya saat aku hanya menjawab ok.

__ADS_1


"Iya mas yugo, puas?" seru ku.


"Belum , ayo bilang lagi" jawab nya manja.


__ADS_2