Jangan Panggil Aku Gendut

Jangan Panggil Aku Gendut
Hari yang buruk


__ADS_3

Pandangan ku gelap. Aku pingsan.


Refleks Sumiati langsung menghajar james bertubi tubi. Kegaduhan ini membuat risau pihak restoran dan satpam mulai melerai Sumiati vs james.


"Dasar bencong, banci!!! berani' nya sama cewek, hamil lagi, bangsat!!!" umpat Sumiati yang di hentikan devan.


"Sum, ayo buruan ke rumah sakit, marah nya nanti ajja dilanjutkan" ujar devan.


James hanya mematung, tidak berkata apa pun, dan tidak juga membalas perbuatan sumiati kepada nya. Justru dia merasa bersalah tapi ia malu untuk menunjukkan nya.


Devan dan Sumiati memapah lidya untuk masuk ke dalam mobil yang lidya bawa untuk misi ini.


Mereka pun segera meluncur menuju rumah sakit terdekat.


Sesampainya di rumah sakit.


"Brengsek si james, berani beraninya dia mencelakakan lidya seperti itu" umpat sumiati masih dengan marah nya.


"Ssttt, jangan ribut ribut, ini rumah sakit" seru devan.


"Pokok nya bakalan tamat riwayat yoga kali ini" seru Sumiati.


Pak rudi yang sedang berada di Jakarta menerima berita buruk ini langsung meluncur kembali pulang.


Syukur nya sudah sempatin nyekar ke makam ibu nya beliau. Cuma acara pengajian saja dia tidak ikut.


Yugo syok berat menerima kabar itu.


Yugo berlari sepanjang jalan koridor di rumah sakit menuju ruangan tempat lidya di rawat.


Dia sangat cemas.


Lidya masih tidak sadarkan diri dan masih di periksa oleh dokter.


Sumiati lalu menceritakan detail kejadian yang menimpa lidya.


"Bangsat!!!" umpat yugo dan memukul dinding rumah sakit sekeras mungkin. Devan sampai harus ekstra menahan dan menenangkan Yugo.


Pak rudi masih dalam perjalanan. Mungkin ia akan tiba Nanti malam.


.......🌺🌺🌺.......


Sementara james sedang gelisah di tempat nya menginap, di hotel.


"Honey, kenapa kamu sampai melakukan itu?" tanya Patricia dengan logat khas bahasa asing nya yang melekat ,ia juga syok dengan kelakuan tunangan nya itu


"Aku ingin Yugo merasakan kehilangan segalanya, sudah cukup dia berbahagia di dunia ini, saat nya membuat dia menderita seperti saat mereka membuang aku jauh dari sini" jawab james.


Patricia menggeleng kan kepala nya tidak setuju.


"Kamu pasti jadi buronan sekarang, yang kamu lakukan itu kriminal, pikir sebelum bertindak!" ujar Patricia.

__ADS_1


"Hey, kenapa kamu jadi membela nya?" protes james.


"Aku tidak membela siapa siapa, aku hanya tidak mau kamu terlibat kasus apa pun, lebih baik kita Segera pulang ke Amerika" ujar Patricia khawatir.


"Tidak, aku belum selesai kan misi ku menghancurkan mereka, jika ingin pulang,pulang saja duluan, silahkan" jawab James.


Patricia cemberut. Ia tidak suka mendengar jawaban dari tunangan nya itu.


James adalah seorang play boy. Dengan Patricia pun ia hanya bersenang-senang saja, tidak serius. Lebih tepatnya ia tidak pernah serius menjalani hubungan.


......🌺🌺🌺......


Putra sedikit berlari menuju ruang tempat lidya di rawat. Tapi tidak ada yang boleh masuk karena pasien masih di periksa oleh dokter.


"Apa yang terjadi?" tanya putra pada Yoga, ia memandang ke arah Sumiati dan devan secara bergantian.


Sumiati menceritakan kejadian aslinya.


"Astagfirullah" ucap putra. Ia ikut geram mendengar cerita nya.


Putra mengelus pundak yugo dan menenangkan nya.


"Semoga semua baik baik saja" ucap putra.


"Aamiin, makasih putra" jawab yugo.


Dokter keluar dari ruangan dan langsung di serbu oleh mereka semua.


"Maaf, bisa saya bicara dengan suami atau wali dari pasien?" tanya pak dokter.


"Baik lah, bisa ikut dengan saya" Ujar dokter.


Yugo segera mengikuti dokter ke suatu ruangan.


"Bagaimana keadaan istri saya dokter?" tanya yugo.


"Kami harus segera Operasi pasien, untuk keselamatan nya, apa pihak keluarga bersedia?" tanya dokter.


"Lakukan apa pun yang terbaik untuk keselamatan istri dan anak saya dokter" seru yugo.


"Sebelumnya saya minta maaf, perut dan kepala pasien terbentur cukup keras, mungkin akibat terjatuh dari tempat yang cukup tinggi, dengan berat hati saya sampaikan berita duka, pasien mengalami keguguran, Alhamdulillah pasien selamat, luka di bagian kepala tidak terlalu parah, jika terbentur bagian vital bisa mengancam nyawa pasien, sekarang kami harus segera melakukan operasi." jawab dokter.


"Jadi anak saya?" suara yugo bergetar menahan tangis.


"Kami menunggu keputusan pihak keluarga untuk Operasi darurat mengangkat janin dan membersihkan kandungan pasca keguguran, jadi tolong segera konfirmasi keputusan anda pak" jawab dokter.


Yugo mengangguk.


"Baik lah, silahkan operasi istri saya" jawab yugo.


Tidak terasa air mata nya mengalir.

__ADS_1


"Baik lah, yang sabar yah pak, silahkan tunggu di luar dan selesaikan administrasi, terima kasih" jawab dokter


Air mata yugo mengalir lagi. Ia sedang tidak pegang banyak uang saat ini. Semua habis untuk membayar ganti rugi pihak terkait kebangkrutan perusahaan nya dan membayar gaji dan pesangon untuk semua karyawan nya.


Yugo terlalu malu untuk meminta tolong kepada mertuanya.


Yugo keluar ruangan dengan langkah gontai.


Belum selesai rasa sedih nya kehilangan calon bayi nya, sekarang pusing karena harus membayar biaya operasi istri nya.


Yugo di serbu oleh mereka yang berada di luar.


"Yugo, kamu kenapa, jelaskan" pekik putra.


Yugo terduduk di lantai. Lutut nya lemas. Air mata nya sudah tidak malu lagi ia keluar kan.


"Lidya kenapa?!!" tanya Sumiati mulai histeris.


Dengan lemah yugo menjelaskan kembali perkataan dokter tadi.


Yugo memukuli diri sendiri karena merasa gagal melindungi istri nya.


"Sabar, gak baik seperti itu, sebaiknya kita segera meminta bantuan pak rudi, lekas lah ,tidak ada waktu, kamu mau lidya semakin parah?" seru sumiati.


Tanpa menunggu lama putra menelpon pak rudi dan menjelaskan situasi sekarang.


Pak rudi segera mentransfer kan biaya rumah sakit ke putra.


Putra berlari mengurus kan administrasi nya.


Tidak lama kemudian dokter dan perawat memulai operasi.


Yugo masih diam dan mematung di sudut ruangan. Ia bahkan tidak duduk di tempat ia menunggu, ia duduk di lantai yang dingin.


Membuat semua sedih melihat nya.


Yoga memukul keras lantai ketika mengingat james.


Seseorang dengan masker dan menutup kepala nya dengan jaket Hoodie mengambil gambar dan video diam diam dan mengirim kan ke tuan nya.


Pria itu adalah mata mata dari james.


"Wanita itu selamat, tapi ia keguguran pak" seru pria itu di ujung telepon setelah keluar dari rumah sakit.


Senyum james yang mengembang langsung berubah.


"Keguguran??" tanya nya memastikan.


"Iya pak, wanita itu keguguran" jelas pria berjaket tadi.


"Jadi wanita itu sedang hamil?" tanya james lagi. Ia tidak tau ternyata lidya sedang hamil.

__ADS_1


Karena memang perut nya lidya masih kecil, baru jalan bulan ke 2 kandungan nya.


Niat James sebenarnya menyakiti lidya dan melihat yugo menderita. Bukan membunuh seseorang. James sudah keterlaluan.


__ADS_2