Jangan Panggil Aku Gendut

Jangan Panggil Aku Gendut
Shopping


__ADS_3

Pak Arya melotot, membuat Sumiati ketakutan.


"Aduh pak, ini masih pagi jangan galak galak dong, senyum deh, pasti ganteng" gombal sumi.


Sebelum arya semakin murka aku menarik tangan sumi dan berlari menuju masuk ke ruang kelas.


"Apes gue" bisik sumi.


"Kamu sih" jawab ku.


Pak arya masuk kelas. Wajah nya tidak bersahabat sama sekali.


Sumi semakin tegang mengikuti kelas ini.


Aku tersenyum melihat nya.


......🌺🌺🌺......


Jam istirahat aku tidak ke kantin.


Tiba tiba ajja ada yang menaruh minuman dingin di pipi pi.


Aku menoleh.


"Ih dingin tau" protes ku.


Aku sedang berada di taman kampus.


"Lagian bumil kok gak mau makan sih, nih roti sama susu, di makan yah" ujar Sumiati.


"Gak selera makan nih, aku minum susu nya ajja yah" jawab ku.


"Jangan gitu dong bumil, aku gak mau keponakan aku di dalam situ kenapa kenapa" ujar sumi memaksa mu makan.


Aku akhirnya makan sedikit. Baru sedikit aku sudah mual dan mau muntah.


Aku berlari ke toilet.


Aku muntah di westapel.


Seseorang keluar dari toilet.


"Kamu kenapa? sakit" tanya orang itu.


Seorang wanita yang pernah aku temui. Di toilet ini juga.


"Gak kok, cuma mual biasa saja"jawab ku.


"Hamil" jawab nya tiba tiba.


Aku terkejut, aku tatap wajah wanita itu dari balik cermin westapel.


Wajah nya datar tanpa ekspresi. Aneh. Kok dia tau aku hamil. Sementara aku gak kenal dia dan aku juga gak ngabarin siapa pun kecuali Sumiati. Bahkan suami ku saja tidak tau. Ya kali Sumiati ember mau menyebarkan berita kehamilan ku.

__ADS_1


"Dari mana kamu tau?" tanya ku.


Wanita itu lalu tertawa. Tawa nya aneh.


"Aku juga hamil, tapi....." ia tidak melanjutkan ceritanya karena suara derap kaki Sumiati semakin mendekati toilet.


Aku melihat wanita itu masuk ke dalam toilet.


"Lidya! kamu baik baik saja kan, maaf aku sudah memaksa mu makan" ujar Sumiati tidak enak.


"Gpp sum, lagian itu juga demi kebaikan ku kan, makasi yah besti" jawab ku.


"Udah kam, yuk keluar. Lo gak serem berlama lama di toilet ini?" tanya nya.


"Ok deh ,ayo" ucap ku. Ku lirik sekilas ke arah toilet tempat wanita itu masuk. Tidak ada suara sama sekali. Seketika bulu kuduk ku merinding.


"Kamu harus jaga kesehatan dong. Makan teratur, Jangan cape cape deh, kamu kan hamil muda" seru sumiati.


"Iya iyaa, bawel ih" jawab ku.


Kami kembali ke taman. Aku berusaha untuk bisa makan roti sedikit demi sedikit walau akhirnya ku muntah kan juga.


Huft. Semua nya gak enak di lidah. Aku cuma pengen ketemu yugo. Aku rindu. Apa ini yang namanya ngidam yah?


Ku raih ponsel ku dan menekan tombol telepon.


Tuut tuut tuut......


Tidak ada jawaban hingga ke 3 kali.


"Gpp kok sum. Aku cuma butuh waktu untuk bilang ke keluarga ku berita kehamilan ini. Baru kamu seorang yang tau" jawab ku lemas.


"Astagfirullah, kok bisa sih, harus nya kamu kasi tau keluarga mu, apa lagi pak Yugo. Dia kan suami mu" pekik sumi.


"Iya, tapi aku gak tau ngabarin nya bagaimana, yugo ajja susah di hubungi" jawab ku. Tidak terasa air mata ku mengalir. Seperti nya kehamilan ini membuat ku sulit, dan cengeng.


"Cup cup cup. Jangan sedih begitu dong sayang ,kamu masih punya aku, aku siap menemani mu kapan saja" ujar Sumiati sambil memeluk ku, berusaha menenangkan ku.


"Rileks, tarik nafas, hembuskan, ayo setelah kuliah kita jalan jalan biar kamu gak stress" ajak Sumiati.


Aku mengiyakan ajakan nya. Tidak lupa aku chat mas yugo meminta ijin untuk pergi jalan bersama Sumiati.


Alhamdulillah chat di read dan di balas meski singkat.


"Iya sayang, hati hati" jawab nya.


Aku merapikan buku dan laptop ku, memasukkan nya ke dalam ransel.


"Udah hubungi supir kamu belum?" tanya sumiati.


Rencana nya kami akan di antar supir pribadi ku. Karena yugo sangat sibuk.


Kami lagi duduk di halaman depan kampus menunggu.

__ADS_1


"Eh lidya, kita kemana dulu yah?" tanya sumi.


"Terserah, pokok nya jalan jalan" ucap ku.


"Ok ok, aku pikirkan dulu. Baik lah, sore ini kita ke pantai ajja gimana? hm kejauhan yah, perjalanan 1 jam. Gak jadi deh. Kita ngafe ajja gimana? atau ke mall shopping? karokean? baik lah, ke taman hiburan saja" ujar Sumiati.


"Terserah kamu deh sum. Aku ngikut ajja" jawab ku pasrah.


Tidak lama kemudian mobil ku datang.


Kami berdua masuk ke dalam mobil.


"Nyaman nya" seru sumiati.


Pertama tama kami ke mall shopping.


"Eh sum, kamu bisa mengendarai motor gak?" tanya ku.


"Hm, bisa, kenapa emang?" tanya nya.


"Gpp. Nanya ajja" jawab ku.


Sebentar lagi Sumiati ulang tahun. Aku ingin memberikan nya kado spesial.


Kalo handphone dia udah punya, gak terlalu bermanfaat. Mending kasi motor sekalian. Pikir ku.


"Loh kok bengong" sumi mengejutkan lamunanku.


"Eh, maaf hehe, kita kemana nih?" tanya ku.


"Ke Mekkah naik haji" jawab sumiati.


"Haha, Aamiin, yuk nanti naik haji bareng" seru ku.


"Masya Allah, Aamiin" jawab nya.


Kami masuk ke sebuah toko buku Gramedika, banyak sekali koleksi buku di sana. Aku ambil beberapa novel dan komik untuk menghilangkan rasa bosan dan jenuh nanti pulang ke villa.


Setelah itu kami ke toko baju. Aku dan sumi mencari sweater couple. Untuk kami pakai. Kam kami besti sekarang hihi.


"Alay banget warna nya ih" pekik sumi ketika aku memilih warna pink terang.


"Lah kenapa-kenapa, kan bagus, biar hidup kita lebih berwarna" jawab ku.


"Halah, warna yang gelap gelap dong. Kulit ku kan sawo matang gak kayak kamu putih, aku gak cocok" protes Sumiati.


"Ih semua orang cocok kok pakai waena apa saja yang dia mau, yang penting percaya diri, gpp kali, warna ini ajja yah yah yah" rayu ku.


"No no no, tuh warna merah maroon lebih baik" tunjuk nya.


"Hmm baik lah, demi Sumi aku tidak pakai pink lagi" seru ku.


"Lagian lo punya barang rata-rata warna nya pink. Gak bosan apa, maroon ajja atau hijau tuh bagus juga, kalau warna hitam sudah pasti lo nolak kan?" tebak sumi.

__ADS_1


"Tau ajja, aku gak suka pakai warna hitam" ujar ku yang sangat feminim, berbeda dengan sumi yang agak bar bar, cara nya jalan ajja buat cowok cowok ilfil, macho banget, tapi Alhamdulillah nya nih, Sumiati tidak tomboi, dia tetap wanita. Memakai hijab. Hanya gaya nya saja yang sedikit ke laki laki an, hm gimana ya sebutannya. Inti nya gak tomboi gitu. Sumi masih suka sama lawan jenis. Bagi ku Sumiati wajah nya manis.


__ADS_2