Jangan Panggil Aku Gendut

Jangan Panggil Aku Gendut
Di pecat


__ADS_3

"Kamu wanita hebat banget deh lid, udah kehilangan anak, memilih meninggalkan semua kemewahan demi cinta, uh so sweet banget. Terharu banget aku, ternyata di dunia ini masih ada yang memilih cinta dari pada harta" seru sumiati.


Aku tersenyum mendengar kata dari Sumiati.


"Yah begitulah kehidupan, gak selama nya kan kita berada di atas. Roda kehidupan berputar. Dan semua yang kita punya hanya titipan, semua milik Allah, jadi ketika kita berada di bawah jangan berkecil hati, bisa jadi besok kita sukses dan kalau sedang berada di atas jangan sombong karena gak ada jaminan besok kita akan terus sukses kan" jawab ku.


"Cakep bener ustadzah lidya" seru devan.


"Haha, udah yuk masuk" seru ku.


Setelah kegiatan perkuliahan selesai kami berkumpul di tempat favorit nya devan.


Sementara di tempat kerja yugo masih sibuk mengepel lantai dan membuang sampah.


Terlihat seorang gadis berjalan mendekati nya dengan ragu.


"Yugo?" panggil nya ragu.


Yugo menoleh sesaat tapi tidak menyahut, ia hanya diam saja.


"Kamu beneran yugo?" panggil wanita itu sekali lagi.


"Kerja" jawab nya singkat.


Wanita itu menutup mulut nya tidak percaya.


"Kamu beneran kerja di sini?" ucap wanita itu lagi.


Yugo hanya mengangguk.


"Kok bisa?" tanya nya lagi.


Yugo berusaha menghindari nya tapi wanita itu justru semakin penasaran.


Kebetulan sudah jam istirahat makan siang, yugo dan wanita itu duduk di cafe terdekat dengan mall.


Karena di desak oleh feby akhir nya yugo menceritakan semua nya ke feby.


Yugo mengira feby akan menertawakan nya, yugo juga mengira feby akan berkata ini karma dan lain lain. Tapi justru sebaliknya.


Feby terlihat sedih melihat keadaan Yugo.


"Aku turut prihatin. Aku gak nyangka ketemu kamu di sini, padahal aku berharap kehidupan mu baik baik saja, setidak nya kamu harus bahagia yugo" ucap feby mantan kekasih yugo.


"Aku baik baik saja kok feb, maafin aku yah dulu memperlakukan mu dengan tidak baik, meninggal kan mu menikah tanpa pemberitahuan, tanpa kata putus dahulu, aku juga berharap kamu bahagia" seru yugo.

__ADS_1


Feby menggeleng.


"Gak yugo, aku yang salah, hm, baik lah ,kita sama sama salah. Aku sedih melihat mu seperti ini, yugo, bagaimana pun juga kita pernah 4 tahun bersama aku sangat mengenal mu, dan kamu gak pernah hidup susah seperti ini, aku gak nyangka dengan musibah yang menimpa keluarga mu, aku turut prihatin" seru feby.


Yugo tersenyum.


"Semua sudah terjadi, dan jangan mengasihani aku seperti itu, aku baik baik saja" jawab yugo.


Tiba tiba seorang pria datang dan memanggil feby.


"Sayang, ya ampun aku cariin dari tadi ternyata di sini, lagi ngapain?" tanya seorang pria yang tidak asing bagi Yugo.


Tanpa aba aba yugo langsung berlari menghajar pria itu habis habisan.


"Aku bunuh kau , biadab!!!" pekik yugo sambil memukul pria itu bertubi tubi.


Pengunjung pun mulai ramai melihat perkelahian mereka. Yugo kalap dan mengambil pisau stik di meja pengunjung lain.


James yang babak belur terbaring lemah di lantai cafe sambil tertawa, yugo segera menyerang nya lagi.


Yugo mengarah kan pisau pada james. Mengayunkan tangan nya dan pisau itu berhasil menancap lantai di samping tubuh james dan membuat pisau itu patah.


James terdiam.


Pengunjung mulai histeris.


Yugo melirik ke arah feby yang tersenyum menang sambil melambaikan tangan nya, ternyata obrolan tadi itu hanya akting, dia tidak benar-benar prihatin justru sebaliknya, ia menjadi lawan yang mengerikan.


Feby lalu menelpon anggota nya james untuk membantu james yang sedang terluka akibat pukulan keras dari yugo.


Yugo pulang lebih cepat karena di pecat.


Sementara aku pulang di antar devan dan sumiati, mereka khawatir jika aku pulang sendirian naik taksi padahal aku sudah menolak nya tapi mereka memaksa.


"Udah deh, gak usah nolak. Loe kayak orang lain ajja" protes sumi.


"Hmm, baik lah, terima kasih teman baik" jawab ku.


"Kok teman baik sih? sahabat baik dong", protes nya lagi.


"Haha, iya.. iya deh, makasih sahabat baik" seru ku.


"Nah gitu dong" ujar sumi.


.......🌺🌺🌺.......

__ADS_1


Sesampainya di rumah aku langsung terkejut melihat yugo sudah pulang duluan. Aku melihat motor nya terparkir di depan rumah.


Soal nya hari ini kami juga pulang kuliah lebih cepat.


"Assalamu'alaikum" ucap ku saat masuk membuka pintu.


"Wa'alaikumsalam" teriak yugo dari arah dapur.


Aku segera masuk dan bertanya.


"Pulang lebih awal? " tanya ku


"Iya, aku berhenti kerja, maaf yah" seru yugo.


"Kok bisa?" tanya ku lagi.


"Tadi aku ketemu james dan feby, refleks aku menghajar james. Hampir saja aku membunuhnya" seru nya.


"Astagfirullah" ucap ku.


"Karena tindakan ku itu, aku di pecat saat itu juga, maka nya aku pulang lebih awal." jawab yugo.


Aku menghela nafas berat.


Ku peluk dia.


"Yang sabar suamiku. Kita pasti bisa melewati ini semua, aku juga benci sama james tapi sudah lah, biar Allah saja yang membalas semua nya, kita gak usah repot-repot dan menghabiskan tenaga kita dengan dendam atau benci dia, buang buang waktu saja" ujar ku.


"Masya Allah, bijak sekali istri ku ini, aku beruntung dapetin kamu, yang mau menerima aku apa ada nya" jawab yugo.


"Eh tunggu tunggu, kok bisa ada feby sih?" tanya ku bingung.


"Aku bertemu dengan nya saat sedang bersih bersih lantai, tiba tiba dia menghampiri ku, awal nya dia berkata ikut prihatin melihat keadaan ku, hampir saja aku percaya, tapi setelah aku melihat james memanggil nya sayang di situ aku baru sadar semua nya palsu dan hanya akting belaka, aku yakin feby sangat puas sekarang membalas kan dendam dan benci nya pada ku lantaran aku meninggalkan nya menikahi kamu saat itu" jelas yugo.


"Astagfirullah, semua ini terjadi dengan ijin Allah, bisa saja ini ujian untuk rumah tangga kita, bisa jadi juga karena Allah sayang sama kita dengan mengugurkan dosa dosa kita melalui kelakuan manusia seperti james itu" jawab ku.


Yugo mengangguk.


"Janji akan selalu bersama, sehidup se surga" ucap ku sembari menyematkan jari kelingking kami.


"Janji, tapi sebelum ke surga akhirat, kita ke surga dunia dulu yuk ,udah lama nih gak merasa kan surga dunia hahaha" tawa yugo.


"Ih , genit,sempat sempat nya ya, maaf sayang, masih haid" jawab ku to the poin.


Yugo menunduk lesu.

__ADS_1


"Sabar..." seru ku sambil menertawakan ekspresi nya.


__ADS_2