
Keesokan hari nya aku berangkat kampus di antar yugo lagi.
Sumiati memantau dari depan gerbang kampus.
Mata nya tajam memandang ke arah yugo.
"Teman kamu itu kenapa?" tanya yugo bingung.
"Eh, seperti nya dia salah paham tapi entah lah, aku juga tidak tau kebenaran nya, aku gak tau kamu berbohong atau tidak, bye selamat bekerja. Semangat" jawab ku.
Aku turun dari mobil.
Sumiati langsung menghampiri ku.
"Ngapain si B itu ngantar kau pulang? apa dia berusaha mengambil kembali hati mu setelah kejadian kemarin?" tanya Sumi kesal.
"Si B? siapa? maksud nya?" tanya ku bingung.
"Si brengsek" jawab sumi kesal.
Aku tertawa.
"Astagaa, aku kira siapa tadi. Ngapa di singkat sih" protes ku.
"Gpp biar nda kasar ajja kedengarannya hahaha" jawab sumi.
Dasar Sumiati.
"Udah ah, yuk masuk" ajak ku.
"Bisa ya, kau bersikap seolah tak terjadi apa apa" seru sumi sepanjang jalan.
Aku hanya tersenyum.
......🌺🌺🌺......
Hari sebelum kejadian Sumiati menampar yugo di taman hiburan.
James telah sampai di bandar udara internasional Soekarno-Hatta Jakarta. Ia bersama seorang wanita bule asal Amerika serikat, kekasih nya.
Saat ini dia berada di kantor pusat perusahaan teh milik Keluarga pak erick.
"Haha, akhirnya kita bertemu lagi, setelah aku di buang sekian lama nya dari keluarga ini, aku di telantar kan bahkan tidak di anggap, tenang saja , kedatangan ku tidak berniat balas dendam, melihat kalian sudah hancur bangkrut seperti ini sudah lebih dari cukup bagi ku" ucap james alias yoga puas.
Pak Eric hanya diam, ia merasa bersalah,ia tidak bisa membalas perkataan anak nya itu Karena apa yang dia katakan itu benar. Ia tidak merawat anak nya itu karena sesuatu yang terjadi di masa lalu.
Sejak kecil, usia 9 tahun james tinggal di Amerika serikat bersama paman nya, pak Ical, saudara dari pak erick yang bekerja dan menetap di sana, beliau bahkan pindah kewarganegaraan.
Dulu ekonomi pak erick sempat surut bahkan miskin.
Mau tidak mau pak Eric harus melepaskan salah satu anak nya untuk menghilangkan sedikit beban di keluarga nya.
Ia menyerahkan james ke saudaranya yang berada di luar negeri itu.
__ADS_1
Tapi james merasa iya di buang oleh ayah nya karena di antara saudara yang lain dia lah yang di pilih untuk di asuh oleh pamannya.
"Papah tidak menelantarkan mu, papah hanya menitipkan mu, jika papa telantar kan kamu, tidak mungkin kamu jadi seperti ini" jelas pak erick.
"Papah? kau menyebut diri mu papah setelah semua ini?" ucap james seraya tersenyum sinis.
"Maafkan papa" jawab pak erick.
"Aku lah dalang dari semua kekacauan ini, aku yang membuat perusahaan mu bangkrut, aku lah yang mengirimkan mu orang orang yang akan berkhianat pada mu, setelah sukses apa kau pernah menghubungi ku, kau tetap diam dan tidak membawa ku kembali pada keluarga ini, padahal sudah lama kalian sukses dan berhasil, kalian benar benar melupakan aku." jawab James.
Pak erick tidak mampu menjawab nya. Ia sadar akan kesalahannya.
Yugo mengepal tangan karena emosi mendengar nya.
"Sekarang mau mu apa?!" pekik yugo.
Bukan nya menjawab james malah tertawa.
"Bagaimana rasa nya kembali miskin? menyenangkan? kalian memang pantas hidup miskin" ujar james.
"Jaga bicaramu yoga!!!" bentak yugo.
"Ups, jangan sebut nama itu lagi, aku james sekarang, yoga udah mati 16 tahun yang lalu, jangan salah paham, aku datang bukan untuk membantu kalian tapi ingin melihat dengan mata kepala ku sendiri kehancuran kalian" ujar james alias yoga santai sambil tertawa.
"Sekarang kau puas?" ujar yugo.
James menepuk wajah saudara kembar nya itu.
Yugo punya saudara kembar yang tidak pernah di cerita kan oleh siapa pun setelah kepergian james alias Yoga ke luar negeri. Ia tidak pernah lagi di bahas dalam keluarga Erick Abidal.
Faktanya mereka 4 bersaudara.
Yugo, yoga, Dimas dan Naira.
"Terserah apa kata mu, cukup tau ternyata kau lah dalang dari semua ini, aku juga tidak suka melihat mu" jawab yugo.
James tertawa.
"Sudah sudah, bukan saat nya bertengkar. Sekarang kita harus cari cara untuk bisa bangkit kembali" ujar pak Erick.
"Itu urusan kalian, aku bukan bagian dari keluarga kalian, selamat menikmati masa masa tersulit ini" jawab James puas.
Tiba tiba ada seorang wanita bule mengetuk dan membuka pintu.
"honey, what's the business is not finished. I'm tired of waiting outside?" seru wanita yang bernama patricia itu.
"Wait honey" jawab James singkat.
Ia lalu berbalik dan melangkah keluar kantor dengan bahagia bersama patricia.
Papah berusaha menahan James tapi yugo melarang nya.
"Biarkan saja dia pergi, bukan kah apa yang dia mau sudah tercapai, bukan kah dendam nya sudah terbalaskan, sekarang ayo kita mulai dari nol lagi" seru yugo.
__ADS_1
Setelah itu james membawa wanita nya berjalan jalan ke taman hiburan.
.......🌺🌺🌺......
"Lidya, kamu di jemput yugo atau supir?" tanya sumi saat sudah pulang kuliah.
"Supir, yugo ada urusan kata nya? kenapa?" tanya ku balik.
"Anterin gue pulang dong, bapak gue tidak bisa jemput" ajak Sumiati.
Sumiati lahir di Jakarta tapi dia buka orang Jakarta. Dia hanya sempat tinggal di sana.
Ibu nya Sumiati orang jawa timur, Bojonegoro, bapak nya orang batak medan. Kedua orang tua nya bertemu saat merantau di Jakarta dan menikah.
"Baik lah" jawab ku.
"Kamu emang paling baik deh" puji sumi sambil menggandeng lengan ku.
Setelah supir datang aku pun meminta supir untuk mengantar Sumiati dulu baru kami pulang.
Sumiati senang sekali.
Lumayan jauh, kasian sekali bapak nya sumi harus mengantar jemput nya setiap hari membuat ku semakin mantap memberikan nya seperti motor.
Sumi menawarkan ku untuk singgah tapi aku menolaknya karena perjalanan pulang ke villa juga cukup jauh.
Sesampai nya di villa aku langsung bersih bersih diri.
Malam selepas isya baru terdengar suara deru mobil nya yugo telah kembali pulang.
Aku segera menyambut nya.
"Hay sayang, maaf yah gak bisa jemput pulang kuliah nya tadi" seru Yugo merasa tidak enak.
"Gpp kok, oh ya tadi aku antar sumiati pulang, maaf gak ngabarin" jawab ku.
"Sumiati? hmm , ohh teman mu yang tadi pagi melotot ke aku itu? dia kenapa sih" tanya yugo bingung.
"Iya dia Sumiati. Seperti nya dia salah paham , kemarin kami bertemu orang mirip kamu di taman hiburan bersama seorang wanita bule, Sumiati mengira itu kamu selingkuh dan menampar nya" jelas ku.
"Apa? Sumiati menampar nya?" tanya yugo.
Aku mengangguk.
"Keras?" tanya lagi.
"Seperti nya" jawab ku.
Yugo lalu tertawa lebar.
"itu bukan aku sayang, itu pasti james. Lihat lah pipi ku baik baik saja kan kemarin gak ada bekas kekerasan" jawab Yugo.
"James? siapa dia?" tanya ku
__ADS_1