
kriiing . . . kriiing . . . kriiiing
Suara bel berbunyi tanda jam sekolah telah tiba, tapi hari ini tidak ada jam mengajar karena hari ini adalah hari pertama penerimaan siswa-siswi baru di SMA Harapan.
"Wah gila ramai banget kaya mau ada acara konser dangdut saja, banyak sekali yang daftar ke sekolah ini" Kata Adit terkagum-kagum
Aditya Nugraha panggilannya Adit laki-laki sederhana yang bercita-cita ingin kuliah di Jerman. Sedikit pintar tapi nol besar dalam masalah percintaan karena terlalu lama menjomblo.
"Pastilah Dit SMA inikan SMA terfavorit di Bandung" kata seseorang sambil menepuk pundaknya
Adit kaget dan menoleh melihat laki-laki tersebut seperti tidak asing.
"Hmmm, siapa laki-laki ini seperti tidak asing bagiku.?" Kata Adit dalam hati
"Hey malah bengong kamu lupa ya Aku siapa, ha ha ini Aku Surya" ucapnya
"Aaah Surya, kau beneran Surya Aku ingat kau teman sebangku ku saat TK" ucap Adit yang senang
"Ha ha akhirnya kau ingat juga, lama tidak jumpa Dit" ucap Surya
Surya dia adalah teman Adit saat TK dan selalu bermain dengannya. Setia kawan dan selalu membantu Adit jika dalam masalah, Sohib terbaiknya namun saat lulus TK harus terpisah karena Surya pindah rumah dan sekolah.
"Iya aku ingat, kau sekarang beda banget Sur dulu kita sepantar kini lebih tinggi sedikit, enggak dekil kaya dulu ha ha ha." Canda Adit
"Ha ha dasar kau ini, bagaimana masih jadi kutu buku,? sekarang pakai kacamata lagi jadi culun." Canda balik Surya
"Jadi ngejek balik nih ceritanya haha dah dah kegiatan Masa Orientasinya mau dimulai ayo kelapangan" ucap Aditya sambil menepuk pundak dan berjalan kearah lapangan
Pengumuman kepala sekolah sudah selesai dan pembagian kelompok sudah dibagi, masa orientasi sekolah pun di mulai
"Dengarkan baik-baik semua siswa-siswi baru, kini tugas kalian adalah meminta tanda tangan dari semua anggota OSIS, yang paling banyak mendapat tanda tangan akan diberi hadiah, akan dimulai setelah peluit ini di tiup" teriak Seorang Laki-Laki menggunakan pengeras suara
Dia adalah Diki ketua OSIS kelas 12 di SMA, orangnya kalem dan bijak namun jahil.
1 . . 2 . . 3 priiìiiit
__ADS_1
peluit pun di tiup dan siswa-siswi baru pun berpencar meminta tanda tangan namun tidak mudah mendapatkannya mereka harus mendapat tantangan terlebih dahulu dari para anggota OSIS agar mendapat tanda tangan
"Kak minta tanda tangan dong kak"
"Kak boleh minta tanda tangannya"
"Kakak cantik boleh minta tanda tangannya, nanti saya buatkan puisi romantis buat kakak cantik"
"Kalian harus joged dulu baru saya tanda tangan"
"Nyanyikan lagu Indonesia Raya sambil hormat nanti Saya tanda tangan"
"Berputarlah dulu 8 kali lalu loncat-loncar 5 kali baru saya tanda tangan"
Rayuan, Gombalan, dan tantangan apapun itu mereka lakukan agar mendapat tanda tangan sebanyak-banyaknya untuk dapat hadiah
"Kak, boleh minta tanda tangannya gak kakakkan Cantik, baik hati, dermawan, rajin menabung dan tidak sombong" rayuan Adit
"Waaaah masa sih ahaha dari mana kamu tau kitakan baru bertemu.?" jawab anggota OSIS sambil cekikikan ketawa
Adit berfikir keras
"Hmmmm. Baiklah" ucap Adit dan mulai bernyayi
Bolonko odo lomo ropo ropo wornonyo hojou konong kolobo moroh modo kolobo molotos bolon hojou dor hotoko songot kocou bolonko odo opot kopogong orot-orot
Mereka pun tertawa terbahak-bahak menertawakan Adit
"Gila ini sangat memalukan" ucap Adit dalam hati
Priiiiittttt
Peluit di tiupkan kembali tanda selesainya tugas yang satu ini
"Akhirnya selesai juga misi ini, sungguh menyebalkan harga diriku seperti dipermainkan" gerutu Adit dalam hati
__ADS_1
Bersambung . . . .
PERKENALAN & VIRTUAL KARAKTER
Aditya Nugraha
Apapun yang Dia inginkan pasti dia kejar dengan usahanya sendiri dan selalu optimis bahwa dia bisa
Luna Elfanny
To the point, tak Acuk terhadap laki-laki modus, lebih fokus untuk menjadi yg terbaik demi impiannya mendapat beasisawa kuliah di Inggris
Surya
berambut pendek, tubuh proporsional, selalu berpakaian trendy
Sahabat Adit, selalu menghangatkan suasana dan membantu dikala Adit dalam masalah
Lilly
Sahabat baik Luna, selalu menjadi penenang dan motivator disaat Luna sedih dan ada masalah
Bimo
Terlahir dari keluarga kaya, sombong dengan hartanya, tertarik pada kecantikan Luna
__ADS_1