Karena Cinta

Karena Cinta
AYO KITA BERSAMA


__ADS_3

Hari demi hari Arina terus menolak Daniel, namun bukan Daniel namanya jika dia pantang menyerah. tidak peduli seperti apapun, Daniel tetap berusaha untuk mendapatkan hati istrinya. mungkin dahulu Daniel tidak menghiraukan kalau Arina membencinya atau bagaimana. namun sekarang pria itu benar-benar sudah merasakan cinta sudah merasakan bagaimana perasaan yang ingin dia dapatkan.


BEBERAPA BULAN KEMUDIAN


"Arina! Arina!!" seru Haris yang sudah berada di rumah Daniel.


"Ada apa mas, kenapa teriak-teriak?" tanya Arina.


"Bahaya, bahaya." jawab Haris.


"Memangnya ada apa mas, Kenapa bahaya Memangnya kamu dari mana saja?" tanya Arina.


"Itu.., itu mas Daniel. mas Daniel kecelakaan, Arina." jawab Haris.


Mendengar perkataan seperti itu tentu saja Arina langsung tersentak, tanpa mengatakan apapun Arina langsung melempar piring yang ada di tangannya.


PRANGGG!!


"Di mana mas Daniel, mas!" tanya Arina.


"Mas Daniel ada di perkebunan, tadi ada pohon tumbang mengenai dia." jawab Haris.


Pikiran Arina benar-benar tidak bisa dibuat berpikir, seketika wanita itu berlari untuk meminta Haris mengantarkan dia ke perkebunan. mbok sedikit kebingungan karena barusan Daniel meneleponnya kok malah tiba-tiba sekarang sudah seperti itu.


"Haris." panggil Mbok.


"Ada apa Mbok." jawab Haris.


"Kalian sedang bersandiwara ya?" tanya Mbok.


"Nanti aku ceritakan Mbok." jawab Haris yang kemudian membawa Arina pergi ke perkebunan.


Tanpa mengatakan apapun jantung Arina berdebar begitu kencang. rasa kehilangan itu benar-benar sangat luar biasa.


"Bagaimana kondisi mas Daniel, mas?" tanya Arina.

__ADS_1


"Tadi mas Daniel pingsan, kakinya tertimpa pohon kemudian mulutnya mengeluarkan darah." jawab Haris.


"Kok nggak langsung dibawa ke rumah sakit, mas. cepat lajukan mobilnya, cepat!!" teriak Arina dengan sangat keras.


Beberapa saat kemudian Arina dan Haris sudah sampai di tempat tersebut, langkah kaki Arina langsung berjalan keluar dari tempat itu. langkah kaki yang begitu tergesa-gesa, Arina ingin melihat kondisi suaminya.


Sesosok makhluk yang ditutupi dengan kain putih.


"Mass!!!" teriak Arina yang melihat hal itu. seketika kedua kakinya lemas Arina tidak tahu apa yang harus dia katakan, dia melihat sesuatu yang sangat dia benci.


"Mas, Kenapa harus seperti ini mas." Arina yang sangat kebingungan. terlihat wajah yang ketakutan itu sudah mengeluarkan air mata, Arina tidak tahu apa yang terjadi. namun ketika langkah kaki itu terhenti, sebuah tangan menyentuh pundak Arina.


"Siapa yang kau tangisi?" tanya Daniel yang berada di belakang tubuh Arina.


"Mendengar sosok suara yang begitu familiar itu tentu saja Arina langsung menoleh, wanita itu menatap suaminya yang masih sehat walafiat.


"Mas, kamu baik-baik saja mas?" tanya Arina yang memutar-mutar tubuh Daniel.


"Tentu saja aku baik-baik saja, memangnya kenapa?" tanya Daniel.


"Hiks..., hiks...," tangis Arina.


"Kenapa kamu menangis?" tanya Daniel.


"Kenapa kamu jahat mas, kenapa Kamu jahat. kenapa kamu berpura-pura meninggal, kenapa Kamu membohongi aku?" tanya Arina.


"Siapa yang membohongi kamu? aku kan tidak bilang apa-apa." jawab Daniel.


"Kamu jahat mas, kamu jahat!!" seru Arina yang kemudian memeluk Daniel.


"Orang-orang yang ada di perkebunan nampak mereka bersorak saat melihat adegan seperti itu


"Mas Daniel, bawa pulang sana istrinya. kasihan loh dia!!" seru ibu-ibu.


Wajah Daniel seketika bersemu merah, pria itu langsung menggendong sang istri dan membawanya pulang.

__ADS_1


"Tuh kan ibu-ibu bilang kita disuruh pulang." bisik Daniel yang kemudian membawa sang istri pulang.


Hari itu menjadi hari pembukaan bagi hubungan sepasang suami istri itu, Arina tahu apa arti kehilangan. wanita itu tidak akan mampu bertahan dengan semua yang terjadi, Arina menatap sang suami dengan cinta yang sangat luar biasa. malam itu pun akan menjadi malam pertama mereka, cinta itu akhirnya terbuka. ayah Ma'ruf yang mendengar berita itu pria itu sangat bahagia, cinta sudah bersambut Daniel akhirnya bisa mendapatkan cinta yang selama ini dia inginkan.


BEBERAPA BULAN KEMUDIAN


kabar membahagiakan diterima oleh Daniel, kabar mengenai Arina yang sudah berbadan dua. kebanggaan itu benar-benar sungguh luar biasa, Arina tidak akan menyangka dia akan mendapatkan kesempurnaan hidup


" Ya Allah sayang kita benar-benar menjadi sepasang orang tua!!" seru Daniel.


Arina hanya bisa tersenyum, wanita itu tahu kalau Tuhan begitu baik padanya. ayah Ma'ruf datang ke tempat itu, pria itu benar-benar tidak akan pernah menyangka kalau dia akan menjadi seorang kakek. beberapa bulan kemudian waktu kelahiran pun tiba, ayah Ma'ruf dan Daniel berada di salah satu rumah sakit.


"Kenapa lama sekali, ayah?" tanya Daniel.


"Sabar, Daniel. seperti itulah kita sebagai seorang suami saat menunggu kelahiran anak kita." jawab ayah Ma'ruf.


Beberapa menit kemudian lahir seorang bayi laki-laki yang begitu tampan.


"Selamat, Tuan. bayinya lahir, bayi laki-laki." ucap sang dokter.


suara teriakan menggema, Daniel langsung masuk ke ruangan sang istri.


"Terima kasih, terima kasih atas semua yang kamu berikan." ucap Daniel.


"Terima kasih karena kamu mau menerimaku dan mau menerima semua cinta yang aku miliki." jawab Arina.


*TAMAT**


Mohon dukungannya pada novelku yang lainnya 😊😊😊


- Mawar berduri


- Terlempar ke dunia sang kaisar


- karena cinta

__ADS_1


__ADS_2