
Hidup milik Bunga tak ubahnya putri dengan batasan yang tampak. Jika anak-anak pernah merasakan menginap di rumah teman saat melakukan tugas kelompok, tapi tidak dengan gadis mata hazelnut. Ia tidak sekalipun merasakan itu.
Semua itu karena ketika teman homeschooling harus mengerjakan tugas penting, maka temannya yang menginap di rumah keluarganya dan bukan ia yang berkunjung ke rumah teman. Apalagi di dalam rumah sudah tersedia ruangan khusus dan bisa dijadikan tempat pembelajaran.
Kedua orang tua Bunga memilih anak orang lain yang datang ke rumah mereka dibandingkan anak mereka datang ke rumah orang lain. Kembali lagi pada harapan utama yaitu demi kebaikan sang putri. Padahal kebebasan selalu menjadi langkah awal mengenal dunia.
Kembali pada waktu yang sama. Dimana mobil melaju dengan kecepatan rata-rata dari rumah langsung menuju kampus. Bryant yang tidak ingin membuat Bunga menunggu, ia memilih datang lebih awal. Selain itu dirinya memang merasa bosan.
Apalagi dengan rutinitas harian yang berangkat pagi dan pulang malam dari rumah ke kantor dari kantor ke rumah. Hidupnya benar-benar monoton. Akan tetapi hari ini ia sejenak bisa mengubah aktivitas dengan recharge semangat.
Setidaknya bisa kembali berpikir positif untuk menjalani kehidupan. Satu jam lebih lima belas menit perjalanan yang ditempuh dari rumah sampai di kampus. Mobil langsung memasuki halaman dan segera mencari tempat parkir yang memang cukup senggang.
"Apa anak zaman sekarang sudah bosan mengendarai mobil? Tumben banget sepi dan parkiran masih banyak lahan kosong. Padahal tahun ajaran baru dan pasti banyak mahasiswa dari berbagai kalangan."
Keluhan sekaligus tanda tanya Bryant tidak akan ada yang menjawab karena hanya bertanya pada dirinya sendiri, "Sudahlah! Lebih baik aku tunggu di mobil saja. Cuaca juga terlalu panas, jadi bisa ngadem."
Kedatangannya terlalu awal. Apalagi harus menunggu Bunga sampai selesai kuliah. Lirikan mata tertuju pada jam di pergelangan tangan kanan yang masih menunjukkan pukul sepuluh lebih lima belas menit, sedangkan jadwal kuliah masih bisa dikatakan selesai satu jam lagi.
Sambil menunggu pria itu memilih memejamkan mata tetapi ia tak lupa membuat alarm agar bisa terbangun di waktu yang tepat. Sementara orang yang tengah ia Tunggu masih sibuk mendengarkan penjelasan dosen tentang pembelajaran yang ia sendiri sudah memahami sejak awal.
Dimana dosen tengah menjelaskan tentang pengertian studi kelayakan bisnis. Apa kalian tau studi kelayakan bisnis? Studi kelayakan adalah penelitian yang mendalam terhadap suatu ide bisnis tentang layak atau tidaknya ide tersebut untuk dilaksanakan.
"Bisnis merupakan salah satu bentuk kegiatan ekonomi yang sangat dinamis yang dinamikanya itu sangat ditentukan oleh sumber daya organisasi yang ada dalam bisnis itu, yaitu: man (orang), money (dana), material(peralatan), machine (mesin), dan methode (cara menggerakkannya).
"Secara etimologi, bisnis berasal dari bahasa Inggris Business dengan kata dasar “busy” yang berarti sibuk. Bisnis memang identik dengan kesibukan, tapi ini bukan berarti hanya kesibukan biasa. Ada tujuan tertentu dibalik kesibukan tersebut, yakni untuk memperoleh keuntungan.
"Jadi bisnis bisa diartikan sebagai kegiatan atau usaha yang dilakukan seseorang untuk memenuhi kebutuhan orang lain guna memperoleh keuntungan. Pengertian gampangnya, bisnis sama dengan jualan barang atau jasa."
__ADS_1
Langkah kaki berjalan mondar-mandir dari satu arah ke arah lain. Bu Rahayu memang tidak suka diam di tempat setiap kali sedang mengajar mahasiswanya, "Sementara dalam konsep islam bahwa bisnis termasuk kegiatan muamalah, kegiatan yang berhubungan sesama manusia, dan itu cukup banyak menghabiskan waktu."
"Aktivitas hamba Allah dalam bermuamalah sangat penting untuk menghidupkan semangat Islam dalam amal dan ibadah sosial. Allah menjanjikan kepada hamba-Nya agar melaksanakan studi kelayakan bisnis atau sering disebut juga feasibility study yang merupakan bahan pertimbangan dalam mengambil suatu keputusan. Apakah menerima atau menolak dari segi gagasan usaha/proyek yang direncanakan.
"Pengertian layak dalam penilaian ini adalah kemungkinan dari gagasan usaha/proyek yang dilaksanakan dan bermanfaat menghasilkan benefit. Di antara kalian, apa ada yang mau menjelaskan lebih jelas tentang studi kelayakan bisnis?" Bu Rahayu berhenti sejenak dengan pandangan tertuju pada anak didiknya yang terlihat mulai mengantuk karena penjelasan panjang kali lebar.
Tidak ada jawaban. Sepertinya semua mahasiswa benar-benar tidak suka bisnis sehingga terlihat hanyut dalam ketidaknyamanan. Bu Rahayu masih menunggu meski hati mulai tidak sabaran hingga suara dari belakang mengalihkan perhatian semua orang. Spontan mengubah posisi berbalik ke arah penjelasan.
"Studi kelayakan bisnis atau disebut juga analisis proyek adalah penelitian tentang layak atau tidaknya suatu bisnis dilaksanakan dengan menguntungkan secara terus-menerus. Studi ini pada dasarnya membahas berbagai konsep dasar yang berkaitan tentang keputusan dan proses pemilihan proyek bisnis agar mampu memberikan manfaat ekonomis dan sosial sepanjang waktu.
Si penjawab tak berniat masuk ke dalam kelas. Pemuda yang memejamkan mata dengan punggung bersandar di pintu bahkan tengah asyik mendengarkan musik tetapi hanya volume dua saja. Lagi-lagi hanya ada aura dingin yang menyebar menyergap rasa.
"Kelayakan bisnis juga bisa digunakan untuk mengembangkan usaha yang sudah ada. Misalnya, untuk menambah kapasitas pabrik, memperluas skala usaha, dan lain-lain. Hanya saja harus memperhatikan jenis usaha/investasi proyek yang palingnmenguntungkan seperti pilihan usaha barang atau jasa, pilihan usaha dagang, dan lain-lain."
Kelopak mata terbuka tanpa suara, tangan terangkat menunjuk ke arah salah satu mahasiswa yang duduk memalingkan muka dan sibuk menatap ke luar jendela. "Gadis hazelnut! Sebutkan aspek-aspek yang bisa menentukan kelayakan bisnis dan jangan buat diriku kecewa."
Seruan sekaligus perintah dari si pemuda, membuat Bunga yang memang tidak peduli akan penjelasannya harus berbalik karena merasa terpanggil dengan kata gadis hazelnut. Entah pemuda itu memiliki aturan sopan santun atau tidak. Satu hal pasti, ia tak suka dengan panggilan sesuka hati si pemuda.
Sebenarnya tidak ingin terlibat dalam argumen yang memang harus diperdebatkan, tapi ia masih sadar berada di jam pelajaran. Mau, tidak mau harus menjawab tanpa melibatkan perasaan. Lagipula ilmu pengetahuan harus disebarluaskan.
__ADS_1
"Berhubung penilaian untuk menentukan kelayakan harus didasarkan kepada seluruh aspek yang akan dinilai nantinya. Maka kita harus tahu aspek yang dinilai dalam studi kelayakan bisnis itu sendiri yang meliputi aspek hukum, aspek pasar, dan pemasaran, aspek keuangan, aspek teknis/operasional, aspek manajemen dan organisasi, aspek dampak lingkungan, aspek ekonomi dan sosial.
"Ukuran kriteria kelayakan suatu bisnis menyangkut pencapaian yang dilakukan, jika melihat perusahaan swasta dan pemerintah, kriteria kelayakan yang akan dilihat adalah menjadi berbeda. Karena ukuran kelayakan yang dimaksud di sini adalah keberhasilan yang dimiliki oleh lembaga tersebut.
"Kalau perusahaan swasta dikatakan sudah memiliki kelayakan yaitu pada saat perusahaan tersebut sudah dianggap mampu untuk memberikan keuntungan yang maksimum kepada para pemegang saham secara sistematis setiap tahunnya.
"Namun kriteria menurut pemerintah baik ditingkat provinsi, maupun kabupaten/kota adalah pada saat publik telah terlayani saat melakukan berbagai urusan di lembaga tersebut secara baik dan cepat tanpa mengalami hambatan di luar ketentuan pemerintah.
"Penjelasan mu bisa dipahami, tapi banyak rumusan pengertian studi kelayakan bisnis yang diberikan oleh para ahli ekonomi, diantaranya adalah studi kelayakan bisnis yang sering disebut dengan kelayakan proyek adalah penelitian tentang bisa tidaknya suatu proyek (biasanya merupakan proyek investasi) dilaksanakan dengan berhasil."
Bunga memainkan jemarinya seolah ia tengah berbicara pada diri sendiri. Gadis itu benar-benar terlihat begitu santai bahkan tidak peduli dengan tatapan mata semua orang yang tertuju padanya. Ia diminta untuk menjelaskan bukan? Jadi terserah mau sebanyak apa ilmu yang dirinya bagikan.
"Itu yang pertama, lalu penjelasan kedua mengenai studi kelayakan bisnis difokuskan pada pendekatan keuangan perusahaan atau analisis finansial. Lanjut opsi ketiga yaitu studi kelayakan bisnis adalah kegiatan penelitian yang dilakukan untuk menentukan pilihan jenis usaha/proyek mana yang layak (menguntungkan) untuk dilaksanakan. Dan masih banyak pengertian lain.
"Saking banyaknya, semua hanya memiliki fokus satu dengan artian sama. Bukan begitu Bu Dosen?" Bunga membalikkan pertanyaan langsung pada sang dosen yang melongo karena cara bicaranya secepat kereta ekspres.
Seulas senyum tipis tersungging menghiasi wajah si pemuda bersambut tepuk tangan karena merasa puas dengan jawaban Bunga. Entah apa yang begitu menarik perhatiannya tentang gadis hazelnut, tapi hati mulai tertarik bahkan sebuah ide gila seketika melintas mengetuk kesadarannya.
"Hey, gadis hazelnut!" panggilnya lebih tegas lagi bahkan ia juga mengubah arah posisi hingga menghadap ke arah Bunga yang menatapnya malas. "Be my lover for a month!"
__ADS_1