Karena Cinta

Karena Cinta
Part 124#KURSI DEVIL TERATAI


__ADS_3

        Kebahagiaan Zack bersiap menikmati pertunjukan yang sudah dirindukannya. Ia bukan pria berdarah dingin tapi setiap kali ada pembuat onar yang menyinggung keluarga tuannya justru menjadi pemandangan tersendiri. Yang terakhir kali, ia ingat benar nasib musuh dari pemimpin mafia Red Dragon.


    Anggota tubuh memang utuh tapi tidak dengan keadaan di dalam raga yang terkena banyak kejutan penyiksaan. Bahkan dokter kewalahan untuk membantu mengobati si pemimpin mafia Red Dragon begitu dikembalikan kepada kelompok lawan. Sejak mengetahui betapa kejam atas perlakuan lembut sang tuan.


    Para musuh berusaha menghindari pertikaian dengan mafia milik Bos Altra. Jangankan berpikir ingin merebut kekuasaan Bos Altra, mereka bahkan tidak mengangkat pandangan karena kesombongan semata. Seseorang harus tahu posisi dan memiliki keberanian jika ingin membuat jalur permusuhan darah.


    Namun untuk kasus kali ini bisa dibilang permasalahan yang tidak disengaja sekaligus disengaja. Dua persimpangan tetapi sejalan karena dalam waktu satu jam ia sendiri sudah mengetahui awal mula peristiwa hingga bos nya memutuskan membawa semua tersangka ke mansion teratai. Kini yang perlu dilakukan diam menyimak adegan selanjutnya.


    Al menarik kursi kebesarannya, lalu duduk dengan santai, kaki kanan bertumpu pada kaki kiri, tangan kanan memegang remote sedangkan tangan kiri memainkan ketukan nada di ujung gagang pinggir kursinya. Ia masih ingin diam mengamati wajah si pemuda yang tampak tidak baik-baik saja.


    "Zack, apa kesayanganku sudah di kasih makan?" Al melirik ke arah sang tangan kanan yang berdiri dengan ekspresi wajah begitu santai bak di pantai.


    Satu pertanyaan dari Al seketika mengubah raut wajah Zack yang terlihat tak bisa mengesampingkan rasa takut karena mengingat si kesayangan Bos Altra. Seekor hewan yang hobby meraung-raung dan selalu menikmati makanan daging mentah bahkan memiliki pelatih khusus agar bisa mengenali siapa pemiliknya.

__ADS_1


    Kesayangan Bos Altra adalah Harimau Bengal atau secara ilmiah disebut Panthera Tigris. Biasanya harimau Bengal menjadi sasaran pemburu dan penduduk desa, karena memiliki kulit yang khas dan bagian-bagian tubuhnya digunakan untuk sistem pengobatan asli.


Namun, itu bukan satu-satunya alasan mengapa harimau Bengal terancam punah. Dari semua jenis harimau di seluruh dunia, subspesies Bengal adalah kelompok terbesar. Harimau Bengal termasuk ke dalam macam-macam binatang buas yang juga berbahaya.


Harimau Bengal sendiri merupakan predator teratas dalam rantai makanan, dengan kemampuan mencekik bahkan jika mangsanya adalah kerbau bisa seberat satu ton. Faktanya, beberapa harimau Bengal adalah pemakan manusia. Hewan satu ini terletak di Asia Timur dan Selatan dengan ukuran tubuh yang bisa mencapai panjang 3,2 meter dan berat lebih dari 230 kilogram.


    Harimau Bengal juga dapat berlari dengan kecepatan 65 kilometer per jam. Bisa dibayangkan jika sampai menjadi santapan liar sang hewan kesayangan? Pastinya tidak ada sisa selain potongan daging yang mungkin rasanya pahit.


    Dengan mengingat identitas hewan kesayangan sang tuan, Zack saja langsung pucat pasi. Meski selama ini berhadapan dengan banyak musuh serta memainkan banyak jenis senjata, nyatanya kesayangan Bos Altra menjadi ancaman nomor satu bagi semua anak mansion. Anehnya tuan selalu bisa mendekati si harimau Bengal yang seolah seperti saudara.


    Jika memang tidak mau mengotori tangan, kenapa tidak melakukan hal sederhana. Si Belang pasti senang mendapatkan makanan gratis dengan aroma darah segar tapi kesalahan pemuda di depannya tidak bisa dihukum seberat itu karena ia juga mengingat Bunga. Bagaimanapun pasti sang keponakan ikut merasa bersalah jika terjadi sesuatu pada teman-teman sebulan yang pernah menghabiskan waktu bersama.


    Bukannya menjawab, Al justru menekan tombol putih yang ada di urutan kedua dimana tiba-tiba atap ruangan terbuka bersamaan dengan naiknya tabung kaca yang mengurung si pemuda. Masih belum terjadi apapun sampai pembatas keamanan terangkat sempurna dan dari bawah keluar air yang juga menimbulkan asap putih.

__ADS_1


    Tabung kaca tebal tampak mengembun bereaksi karena munculnya air es yang entah datang dari mana. Si pemuda yang baru saja mendapatkan kesadaran secara perlahan harus berjuang kembali mempertahankan diri agar bisa melihat apa yang terjadi padanya. Hawa dingin mulai menyusup memasuki pori-pori berusaha menghapus kehangatan di dalam tubuhnya.


    Dingin, apa sudah waktunya aku mati? Tidak. Kenapa tuan itu menghukum diriku, apa semua ini karena tindakanku kemarin?~gumam hati Vir mengingat sikap kasarnya pada Bunga.


    Jika tahu akan berujung penculikan, lalu disekap hanya untuk mendapatkan hukuman. Sudah pasti dirinya akan lebih berhati-hati tapi apapun yang terjadi kemarin tidak bisa diubahnya lagi, hanya saja sekarang kehidupan tengah mempermainkan dirinya. Ia sendiri masih kesulitan menemukan alasan agar bisa terlepas dari hukuman yang kini dinikmatinya.


    "Tuan, sebelum mengambil kehidupanku. Bisakah Anda jelaskan dimana kesalahan yang menyinggung ketenangan hidup tuan. Aku tidak bisa mati dengan rasa penasaran." ucap Vir setelah mengumpulkan sisa keberanian agar bisa mengajukan pertanyaan yang ia harap bisa sebagai penghambat hukuman.


    Keberanian Vir yang membuka suara membuat Al menunjukkan seulas senyum samar yang hampir tak bisa dilihat selain dirasakan aura intimidasinya. Apresiasi harus diberikan tapi bukan berarti mengubah tujuan, Al kembali menekan tombol putih sebanyak dua kali dan air es yang semakin memenuhi tabung seketika berhenti bersamaan lubang di bawa tertutup rapat kembali.


    Akan tetapi air yang terlanjur keluar diam bertahan menemani Vir bahkan sudah merendam kaki si pemuda hingga batas mata kaki. Sudah pasti air itu tembus membuat Vir semakin kedinginan terlebih lagi tabung kaca khusus mampu menahan suhu udara mengikuti isi di dalamnya. Jadi bisa dipastikan benar-benar menjebak siapapun yang menjadi kelinci percobaan dari kursi devil teratai.


"Kesalahan? Apa aku tidak salah dengar tuan muda Mahavir. Di dunia luar kamu memang artis yang digandrungi banyak wanita muda tapi disini," Al memutar remote di tangannya menunjukkan bahwa posisi si pemuda tak lebih dari hama di depan dirinya. "Dirimu cuma beban masalah yang tidak bisa diabaikan. Aku ingat betapa keras kepalanya anak muda yang tidak memakai akal sehat dalam bertindak."

__ADS_1


"Kesalahanmu tidak fatal tapi coba tanya pada calon istri yang dijodohkan keluargamu itu. Apa yang dia katakan pada anak-anak di acara syukuran keluarga Daffa. Zack, bawa anak plontos itu kesini!" titah Al yang menggerakkan raga sang tangan kanan berpindah dari tempat ternyaman.


Tidak tahu kenapa Al mengatakan anak plontos. Padahal secara jelas yang dimaksud plontos merupakan seseorang tanpa rambut di kepalanya. Apa yang sudah dilakukan pria itu pada Ghea?


__ADS_2