Karena Cinta

Karena Cinta
Part 120#MELEPASKAN KETEGANGAN, TIDAK SUKA


__ADS_3

    Apa mau dikata, ia sendiri tidak bisa memaksa karena hasilnya semakin menyulitkan diri sendiri. Seperti yang baru saja terjadi dimana Bunga menyudahi segala-galanya tanpa mau menerima penjelasan apapun lagi darinya. Lalu, sekarang mau melakukan apa?


    Kegagalan itu hanya miliknya tetapi ia tak menyadari panah racun yang ditembakkan Ghea ke arah teman-temannya. Gadis satu itu memanipulasi keadaan hingga hati anak-anak semakin meragukan karakter Bunga. Kerumitan semakin mengikat benang kusut penarik masalah yang menjadi penghalang masa depannya.


    Namun satu tindakannya mewakili rasa ego hati seorang kekasih yang terabaikan oleh dunia nyata. Waktu tak memberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan karena yang terjadi justru sebaliknya hingga akhirnya dengan tangan terbuka menuliskan rangkaian kata menjadi bait irama.


    Keahliannya yang tersembunyi menjadi kesuksesan atas rencana liciknya. Dimana sepucuk surat penuh dendam menjadi milik bersama yang dilayangkan pada Bunga dengan cara sandiwara tak biasa. Persetujuan kawan membawa kehidupan si gadis mata hazelnut jatuh pada titik yang tidak bisa dibayangkan.


    Kenangan akan kebenaran semakin menyiksa jiwa. Jujur dirinya tidak menyangka karena satu gadis bisa memporak-porandakan hubungan yang terjalin dengan begitu saja, "Aku pikir, kalian itu temanku tapi rupanya cuma salah paham. Tidak ada kepercayaan sedikitpun atau mau mencari kebenaran sebelum ikut menilai karakterku."


    "Sudahlah, ngapain kamu mikirin orang yang sama sekali gak mikirin dirimu, Bunga. Mending urus pekerjaan saja dan kembali fokus kuliah," Bunga melepaskan genggaman tangannya hingga surat yang ia genggam jatuh begitu saja.


    Gadis itu bisa merasakan ketidaknyamanan yang menyita ketenangan jiwa dan ia sadar bahwa tekanan batin tidak bisa diteruskan karena itu hanya merusak ketentraman pikiran. Langkah kaki beranjak dari tempat perenungan, lalu beralih mendiami atas ranjang. Ia membutuhkan sesuatu untuk merebut kedamaian.


    Bunga duduk bersila di atas ranjang dengan menempatkan kedua telapak tangan yang dirapatkan sejajar dengan dada dan perut. Penempatan kedua tangan dalam variasi di bawah ini, berguna untuk menumbuhkan ketenangan dan rasa damai dari dalam diri. Atau juga disebut gerakan yoga Sukhasana yang mana posisi bersila dengan nyaman.

__ADS_1


    Yoga sendiri adalah olahraga yang tidak hanya baik untuk fisik, tetapi juga untuk mental karena olahraga ini mengkombinasikan antara pikiran dan tubuh. Olahraga ini telah dilakukan sejak 5.000 tahun lalu dalam filosofi India kuno. Berbagai gaya yoga menggabungkan postur fisik, teknik pernapasan, dan meditasi atau relaksasi.


    Tidak hanya melatih fisik, namun juga dapat membantu merilekskan pikiran. Sebuah studi dari sumber yang dipercaya, Harvard Medical School telah menunjukkan bahwa ada keterkaitan yoga dengan penurunan kadar kortisol (hormon stres), peningkatan daya tahan tubuh dan rasa sakit, peningkatan suasana hati, dan berkurangnya kecemasan.


Pose yoga tertentu yang dilakukan dengan jangka waktu yang lebih lama bahkan diyakini dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatik, yaitu saraf yang berperan sebagai penangkal tubuh untuk melawan atau menghindari 'ancaman' bagi tubuh.


Bagian terbaik dari yoga adalah tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk berinvestasi peralatan olahraga, hanya untuk menjadikan tubuh tetap sehat. Cukup menggunakan kelenturan dan ketahanan tubuh yang dibantu dengan pola nafas. Oleh sebab itulah mengapa yoga disebut sebagai obat penghilang kecemasan alami.


Mencoba mencapai ketenangan dengan melepaskan seluruh beban pikiran tetapi gadis itu melupakan panggilan dari luar yang terus berusaha mendapatkan kesempatan untuk menemukan jawaban. Sadar bahwa kedua orang tua pasti ikut cemas memikirkan keadaannya tetapi ia sendiri tidak bisa menunjukkan ketegangan yang menguasai wajah dan juga sorot mata.


    Sementara di tempat lain justru dipenuhi kebahagiaan yang tidak pernah terbayangkan. Setelah bersabar selama beberapa hari akhirnya bisa mulai merencanakan masa depan. Hati berbunga-bunga setiap kali memikirkan kejutan yang tengah disiapkan untuk menyambut malam penuh kehangatan.


    "Untung masih jam delapan, jadi aku bisa pergi ke pasar beli bahan makanan setelah mendekor kamar. Makan malam khusus dan menu nya harus kesukaan mas Akbar. Semoga malam ini semua lancar sesuai dengan harapan, aamiin."


    Malam pertama bisa dibilang sebagai malam yang sakral bagi pengantin baru seusai mengucap janji suci sehidup semati. Bukan hanya itu, malam yang mendebarkan ini juga identik dengan aktivitas olahraga ranjang yang banyak ditunggu-tunggu para pengantin baru.

__ADS_1


    Namun semenjak menikah sekalipun belum terjadi momen penyatuan hingga kesiapan di antara mereka berdua bisa menjadi awal kesuksesan hubungan. Alih-alih memikirkan kegiatan panas penyatu peluh di atas ranjang. Selama beberapa bulan hanya saling berusaha memahami satu sama lainnya.


    Akan tetapi setelah hari ini, harapan yang sempat padam bisa diwujudkan dengan sebuah kejutan persiapan malam kebersamaan meski dengan diam-diam tanpa memberitahukan bahwa dirinya sudah menyelesaikan masa tamu bulanan. Kini akan diperjuangkan setiap rasa yang menghadirkan semangat empat lima.


    "Ara, apa kamu di dalam? Aku mau minta tolong sesuatu sama kamu," panggil Anggun di luar pintu. Wanita itu sengaja menunggu pemilik kamar keluar meninggalkan ruangan dalam karena ia benar-benar tidak ingin melihat persiapan dari sahabatnya.


    Panggilan yang ditujukan padanya membuat ia meletakkan sisa lilin ke atas meja. Lalu beranjak dari tempat yang menyita kesibukannya. Langkah kaki berjalan menghampiri pintu, kemudian tangan terangkat memutar knop yang bersambut wajah cantik sang sahabat tercinta.


    "Udah bangun kamu, mau dibuatin kopi atau teh?" tawar Ara seperti biasanya tetapi yang didapat hanya gelengan kepala.


    Dibukanya pintu kamar lebih lebar seraya mempersilahkan Anggun agar ikut masuk ke dalam ruangan, "Kita ngobrol di dalam saja, duduk bareng sebentar setelah sekian lama. Ayo!"


   Tatapan mata mengedarkan pandangan menyusuri setiap sudut ruangan yang terlihat berbeda. Ara memang pandai mengubah suasana terlebih lagi bakat wanita satu itu bisa dikatakan multitalenta. Iri sudah pasti tapi segala sesuatunya harus tetap menjaga pandangan agar tidak menunjukkan rasa tidak sukanya.


Mimpi kamu bisa ngabisin waktu bermalam dengan suamiku. C!h, jangan ngarep! Lihat aja ntar rencana balasan dariku.~ucap hati Anggun dengan perasaan begitu kesal karena persiapan yang dilakukan Ara cukup baik dan bisa saja membuat Akbar terpikat.

__ADS_1


Tentu ia tidak rela berbagi suami selama dirinya masih sanggup melayani Akbar. Apalagi mengingat rasa dendam dan amarah yang menyita seluruh kedamaian di dalam hidupnya. Apapun bisa dilakukan agar setiap rencana Ara gagal tanpa memberikan kebahagiaan dan justru berakhir penderitaan saja.


"Anggun, kamu kenapa bengong? Tadi bukannya mau minta tolong, ya, jadi bilang langsung aja. Kalau aku bisa pasti langsung tak bantu, kok," ucap Ara mengembalikan kesadaran sahabatnya yang terlihat termenung memikirkan sesuatu.


__ADS_2