
"Yah, baru juga mau pedekate. Udah patah duluan," Yumi menghela napas berat karena harapannya singkat dan tidak bisa diteruskan membuat Bunga geleng-geleng kepala.
Sebagai sahabat, ia tahu benar bahwa gadis yang masih menempel di lengannya itu hanya bercanda saja. Terlebih lagi ketika tadi membisikkan sesuatu yang berniat ingin mengajak kencang kakaknya. Mustahil, sih, gak. Cuma terlalu percaya diri saja.
"Uhuk, ada yang patah hati, nih. Sini tak kipasin biar adem," sahut Daffi begitu jahil dengan Yumi.
Sontak saja yang digoda menghentakkan kaki, lalu mengangkat tangan kanan yang sudah mengepal menunjuk ke arah Daffi. "Ka Daffi berani ngejek Yumi, ya, mau tangan kanan atau kiri yang dipatahin? Sini tak bantu bengkokin!"
"Patah hati adalah metafora umum yang digunakan untuk menjelaskan sakit emosional atau penderitaan mendalam yang dirasakan seseorang setelah kehilangan orang yang dicintai, melalui kematian, perceraian, putus hubungan, terpisah secara fisik atau penolakan cinta. Kalian berdua gak usah cari perkara, lagian mana bisa patah hati cuma gara-gara hal sepele.
"Ayo, kita ke kelas masing-masing saja! Bulan, besok datang ke acara syukuran bunda, ya," Daffa yang tidak ingin ada pertengkaran di pagi hari langsung melerai perdebatan antara Yumi dan adiknya.
Secara ilmiah patah hati juga memiliki penjelasan tersendiri. Rasa sakit yang kita alami saat patah hati bermula dari adanya sinyal-sinyal yang dikirimkan melalui otak ke sel sel tubuh kita. Seperti yang diungkapkan oleh Naomi Eisenberger, PhD. dari University of California bahwa ketika manusia mengalami rasa patah hati, otak tidak dapat mengatasinya sendirian.
Karena itulah, otak akan mentransmisikan sinyal kepada tubuh dan memberitahukan bahwa yang kita alami saat itu adalah rasa sakit. Sehingga, seolah-olah kita merasakan sakit seperti tertekan di bagian dada. Pada dasarnya di dalam otak manusia terdapat beberapa jenis hormon yang mempengaruhi keadaan emosi dan perasaan kita, loh!
Beberapa diantaranya adalah hormon cortisol, dopamine, neropinephrine, dan serotonin. Hormon-hormon tersebut sangat berpengaruh terhadap keadaan psikologis seseorang. Hormon cortisol dikenal juga sebagai hormon pemicu stress.
__ADS_1
Hormon dopamine adalah hormon yang dapat menstimulasi perasaan senang dan pleasure. Hormon neropinephrine adalah hormon yang memberikan efek rasa super gembira ataupun keceriaan. Dan yang terakhir adalah hormon serotonin yang merupakan mood stabilizer sekaligus kontributor bagi timbulnya perasaan bahagia.
Nah, kinerja hormon dopamine tersebut dapat terhambat apabila kita merasa sedih, marah, ataupun emosi terutama karena patah hati. Kedua hormon tersebut akan pergi dan sebagai hasilnya akan menyebabkan munculnya hormon pemicu stress atau lebih dikenal dengan hormon cortisol.
Hormon cortisol biasanya muncul ketika kita dalam keadaan stress, tertekan, ataupun terancam dan berfungsi memberikan reaksi perlawanan. Contohnya saja ketika kita menghadapi situasi genting, hormon ini akan memicu gerakan otot untuk menghindarinya seketika.
Saat mengalami patah hati, hormon ini akan bereaksi ke tubuh misalnya ke dada yang dapat menyebabkan rasa sakit tertekan dan terganggunya sirkulasi darah. Tak hanya itu, hormon ini juga berpengaruh terhadap fisik kita terutama sistem imun sehingga mudah terserang gejala penyakit.
Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa patah hati memiliki banyak efek samping yang negatif. maka dari itu, perlu adanya relaksasi diri untuk tetap menjaga kestabilan mental. Betul, jika kita perlu meluapkan emosi dalam segala bentuk tetapi ingat bahwa patah hati yang berkepanjangan dan sedih yang berkelanjutan juga sangat tidak baik.
"InsyaAllah, Ka Daf. Lihat sikon, ya, untuk saat ini gak bisa janji bakal datang juga. Lihat, dosen udah mulai berdatangan sebaiknya kita bergegas ke kelas, ayo!" ajak Bunga menyudahi pertemuan pagi.
Mereka pergi bersama dengan sisa canda tawa tapi tak ada yang menyadari lirikan mata Bunga. Hati gadis itu benar-benar gelisah karena sadar akan tindakan sang kakak selanjutnya. Bukan ingin menghentikan hanya saja ia tidak tahu, apakah nanti teman-temannya memberi dukungan atas laporan yang sudah di ajukan ke pihak berwenang.
Jika melihat dari sudut pandang usia pertemanan, kemungkinan semua temannya akan mendukung Mahavir. Hati hanya berharap ada dukungan orang yang menganggap dirinya sebagai teman. Meski tanpa semangat dari para kawan masih ada keluarga yang akan selalu memahami dan melindungi.
Bukankah wajar jika ia ingin mendapatkan kepercayaan dari orang-orang sekitarnya? Apalagi tindakan sang kakak bukan tanpa alasan dan andai saja Vir tidak menambah jumlah postingan yang menyudutkan dirinya. Mungkin masih bisa berdamai.
__ADS_1
Semua terjadi begitu cepat dan tidak bisa dihentikan. Terlebih lagi situasi semakin pelik hanya saja ia masih berharap akan ada perdamaian tanpa harus melanjutkan pertikaian secara hukum. Sayangnya harapan tersebut cuma sebatas khayalan saja, sebab keputusan keluarga sudah bulat.
"Bunga!" seru Yumi seraya menggoyangkan bahu gadis si mata hazelnut yang ternyata malah diam-diam melamun.
Entah apa yang dipikirkan gadis itu sampai-sampai melewati kelasnya sendiri dan hampir ikut masuk kelas kakak senior. Sikap tak biasa Bunga menarik perhatian Daffa tetapi waktu jam pelajaran akan segera di mulai sehingga ia harus mengesampingkan rasa ingin tahunya, sedangkan si gadis berhasil merengkuh kesadarannya kembali.
"Aku ke kelas dulu!" Bunga berlari meninggalkan semua temannya yang melongo melihat tingkahnya itu.
Meski pikiran terusik oleh tanda tanya, tak satupun dari mereka mengabaikan sesi belajar karena sebagai mahasiswa harus masuk kelas mengikuti arahan dosen selama jam pelajaran. Tanggung jawab selalu nomor satu sebelum memikirkan tentang hati. Dunia dan kehidupan pun bekerjasama menyeimbangkan garis takdir Sang Ilahi.
Sementara itu, di sebuah bangunan megah dengan fasilitas mewah yang terlihat begitu sepi mendadak dikejutkan dengan kedatangan beberapa pihak kepolisian. Seorang pelayan berlari tergopoh-gopoh memanggilkan sang majikan yang kebetulan sudah pulang dari luar negeri. Pertemuan tidak bisa dihindari yang mana membuat obrolan di depan pintu utama tampak begitu serius menekan emosi.
"Apa kalian tidak salah alamat? Surat panggilan ini untuk keluarga berkelas seperti keluargaku. Coba periksa baik-baik!" tukas sang tuan besar dengan suara ketus, pria berambut dua warna itu tampak begitu kesal karena paginya sudah dirusak oleh kedatangan aparat kepolisian.
Sayangnya dari keterangan yang tertera di dalam surat panggilan jelas menyatakan nama lengkap, alamat serta alasan penangkapan. Lalu, bagaimana mungkin pihak kepolisian melakukan kesalahan? Terlebih lagi tuntutan diajukan langsung oleh seorang pengacara handal yang telah memenangkan banyak kasus di pengadilan.
"Maaf, surat ini resmi dan tolong, Tuan kooperatif. Silahkan panggilkan pemuda yang bernama Mahavir!" tegas kepala Polisi yang langsung turun tangan menangani kasus kali ini.
__ADS_1