Karena Cinta

Karena Cinta
Part 179#NIAT HATI


__ADS_3

Kehidupan sangatlah sederhana meski pada kenyataannya rumit tanpa memiliki pernyataan nyata. Begitulah dunia yang fana tapi ketika takdir sudah menentukan alurnya maka tak seorangpun bisa merubah tanpa ada perjuangan. Begitulah kebenaran di dalam kehidupan ini.


"Aku tahu, sahabatku hanya ingin menikah jika kakaknya sudah melepaskan masa lajang tapi Den, apa ka Darren sudah menemukan wanita lain dan move on dari kekasih tercintanya atau waktu masih sama seperti sebelumnya?" Sava bukan berniat meragukan identitas dari kakak sang sahabat, ia hanya merasa cinta begitu berharga untuk di sia-siakan begitu saja.



Denis menoleh ke belakang dengan senyuman simpul penuh makna dan tatapan mata datar, "Terlalu cepat mengatakan move on. Jujur saja aku berharap akan ada wanita yang bisa merebut ketenangan kakakku, hanya saja mengingat situasi saat ini maka bisa dipastikan sulit."



"Sebenarnya ka Darren juga ada di Korea, jadi aku sengaja mengajakmu untuk liburan bersama keluarga Putra. Bukankah kamu pernah bilang mengagumi sosok pemimpin dari perusahaan partner keluarga ku. Sekarang waktunya untuk berjumpa dengan mereka, bagaimana?" sambung Denis tanpa menutupi niat hati dan juga usu pikirannya.



Terlalu jujur yang membuat Sava tersedak begitu saja, wanita muda itu merasa sahabatnya benar-benar kehilangan akal. Sejak awal sudah tahu jika kekaguman hanya karena prestasi dari perusahaan keluarga Putra yang tiap tahunnya selalu meroket. Lalu tiba-tiba justru mendapatkan kesempatan untuk bersua, apa itu sekedar candaan belaka?

__ADS_1



"Den, kamu pasti bercanda kan?" tatapan mata kian menatap intens pria di depannya yang terlihat ikut berbalik hingga menghadap ke arah dirinya. Denis justru menggelengkan kepala membuat keraguan terhapus tanpa kata.



Permasalahannya tidak akan semudah itu karena kesadaran masih sangat mengingat siapa dia dan siapa keluarga Putra. Selama ini Denis memang telah mengatakan mengenal setiap anggota keluarga Putra bak keluarga sendiri tapi kenyataan tak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi jika sampai orang mengenali ia sebagai putri pengusaha saingan utama.




Keputusan yang ia ambil bukan hanya karena tindakan gegabah sebab setelah memikirkan dan menimbang baik buruknya. Maka barulah menetapkan pilihan jalan kehidupannya meski harapan tak bisa terhapus begitu saja. Ia berpikir jika apapun yang terjadi esok sudah menjadi takdir kehidupan dan tak harus repot mengubahnya.


__ADS_1


Rasa khawatir yang menjadi milik sang sahabat bisa dimengerti Denis, pria itu berjalan menghampiri Sava. Lalu ia meraih kedua tangan sahabatnya, "Sava, kehidupan di dunia sangatlah singkat. Sekali saja cukup pikirkan keinginan hatimu tanpa memikirkan hal lainnya. Tidak salah untuk egois karena itu memang diperlukan. Bukankah mulai hari ini, namamu hanya Alsava?"



"Aku ... Den, sedalam apapun keinginan hati bahkan jiwaku sendiri bisa merasakan bunga di musim kemarau. Hanya saja untuk melangkah keluar dari kobaran lingkaran api, apa kamu siap dengan segala konsekuensinya?" terlalu berat ungkapkan situasi, padahal apa yang diharapkan bisa merusak kedamaian.



Ia tak pernah menggapai apapun selama ini dan jika trus terjebak di istana megah tetapi palsu, lalu untuk apa ia menghabiskan waktunya? Namun kesempatan di depan mata juga bisa menjadi awal kebahagiaan atau bahkan derita. Apa, kenapa, dan bagaimana justru membuat hati semakin dilema.



Di tengah usaha Denis membujuk Alsava, di sisi lain kebenaran pahit menghancurkan perasaan seorang saudara. Setelah mendengar sebuah kisah tragis yang menguras emosi, akhirnya teralihkan pemandangan indah tetapi tidak memberi kebahagiaan sebagaimana mestinya. Hambar dan hampa, begitulah yang kini menguasai hati dan pikiran kedua insan di balkon.


__ADS_1


"Sekarang operasi tidak bisa ditunda lagi tapi istriku masih menolak melakukan pengobatan karena takut keluarga tahu keadaannya. Apalagi yang bisa kulakukan selain diam-diam menyiapkan kebutuhan dan juga dokter terbaik untuk bersiap memberi perawatan terbaik. Apa kamu bisa membujuknya demi aku?" ia tidak rela kehilangan pasangan hidup hanya karena terus menuruti keegoisan hati saja.


__ADS_2