
Hadiah yang mereka berdua dapat hanyalah sebuah kertas yang berisi perintah yang sudah disetting dari awal oleh semua anggota OSIS.
"Silahkan Adit beritahu hadiah apa yang Anda dapat kepada teman-teman Anda" ucap Diki dan memberikan mic kepada Adit
Adit mau tidak mau harus memberi tahu apa yang didapatnya pada seluruh yang ada dilapangan
Isi surat yang Adit dapat dan Adit bacakan
Selamat pemenang, Anda mendapat sekuntum bunga mawar dan Anda harus menyatakan cinta kepada pemenang yang satunya lagi, buatkanlah kata-kata seromantis mungkin maka tugas Anda selesai. :D
Setelah membaca Adit langsung melihat kearah Dewi dan menelan ludah karena tegang
"Gleuk, Gila i..i..ini bohongankan masa ke dia sih." Kata Adit dalam hati
Disisi lain
Isi surat kertas Dewi
Selamat pemenang hari ini akan ada laki tampan yang menembak anda :D
Dan seperti Adit tadi setelah membaca surat Dewi langsung melihat kearah Adit
__ADS_1
"Dia.? Lumayan juga sih hihihi mungkin jodohku" kata Dewi sambil cekikikan dalam hati
Gemuruh, sorakan, tepuk tangan, siulan dan tawa dari semua yang ada dilapangan sangat menyatu sangat ramai
"Wit wiw . . . Asik akan ada yang jadian kayanya nih" teriak Surya
"Sialan bocah itu, dasar liat aja Surya.!" Gerutu Adit yang kesal
"Tunggu apalagi Adit ayo mulai.!" Ucap Diki
Adit menoleh ke Diki dan mau tidak mau dia lakukan
"Huh . . . Tak apa-apalah lagi pula ini cuma pura-purakan tidak beneran, tapi gimana gua belum pernah ngerayu atau gombalin cewe deket-deket aja gua enggak pernah apa lagi ngegombal kaya playboy, ah sial bener-bener sial hari ini" kembali Adit berkata dalam hati
Kembali semua berteriak kini menjadi seirama dan kompak dan guru-guru yang ada pun semua hanya menikmati suasana karena mereka menganggap ini hanya sebagian dari tes mental
"Aduh gimana ini gua paling enggak suka seperti ini, bodo amatlah cuma setingan ini bukan beneran" kembali kerkata dalam hati
Akhirnya Adit memberanikan diri dan mulai merangkai kata-kata romantis dengan gaya seperti didrama korea bersimpuh lutut mengangkat 1 kaki dan mengangkat sekuntum bunga mawar dengan tangan kanan dan melihat kearah Dewi.
"Dewi . . ." Adit mulai merayu
__ADS_1
Suasana yang riuh bergemuruh seketika menjadi senyap dan sunyi membuat semua kata perkata yang terucap terdengar jelas di telingan semua yang menyaksikan
"Sialan napa semua malah jadi sunyi begini sih, aah bodo amat bodo amat bodo amat" gumam Adit dalam hati
"Dewi entah kenapa ketika aku bersama kamu aku merasa menemukan kedamaian dalam hatiku. Ada perasaan yang hadir dihati dimana aku ingin selalu dekat kamu. Aku tahu bahwa kamu dan aku baru kenal sebentar, tapi apa yang kurasakan ini adalah sebuah kejujuran. dengan tubuh yang subur dan paras wajahmu itu tidak dapat kubohongi bahwa hatiku saat ini mengagumimu, aku berharap agar kamu tahu tentang perasaanku. Apakah kamu bersedia menjadi pacarku. Jika kamu mau, aku janji akan berusaha untuk menjadi kekasih yang terbaik bagi kamu, akan selalu berusaha membuat kamu tersenyum bahagia. Dengan sekuntum bunga mawar ini sebagai tanda Cintaku maukah engkau menjadi kekasihku" Gombalan Maut ala Adit
Seketika semua berteriak bertepuk tangan, bersiul, suasana kembali bergemuruh sangat sangat bergemuruh
"Gua ngomong apaan sih tadi, gua ngasal aja ngomong gak sambil mikir.?" Lanjut Adit dalam hati
Terima ... Terima ... Terima
Terikan yang begitu ramai dan kompak
"Lah kok malah jadi begini, perasaan gua enggak enak" kembali Adit berkata dalam hati
Dewi yang menerima Gombalan maut Adit hanya diam terpaku kagum dan pipinya memerah.
Dan hal yang tidak terduga dan tidak disangka-sangka pun terjadi.
"A . . Aku .. Aku ..." Dewi gugup
__ADS_1
Bersambung . . .