Karena Cinta

Karena Cinta
Chapter 218#SITUASI DAN SUASANA


__ADS_3

Pertanyaan yang diajukan mama Bella mewakili setiap anggota keluarga tapi sang putra menggelengkan kepala. Bryant sendiri tidak bisa berkomentar setelah mendengar cerita dari saudaranya apalagi ketiga insan masih menempati kota lain yang mana untuk menyelesaikan rencana dadakan. Kini ia harus mengatakan kebenaran dengan harapan keluarga bisa menunjukkan jalan yang tepat untuk pasangan muda keluarga Putra.



Situasi di dalam keluarga tak sebaik seperti hari-hari biasa, sebagai adik angkat bahkan hanya bisa berdiam diri. Diusapnya punggung tangan kanan Bryant yang membuat sang suami menatap ke arah nya, "Mas, ka Muel sudah berusaha yang terbaik untuk meyakinkan Ocy begitu juga dengan Nara dan Ara percaya mereka tidak akan menyerah begitu saja. Jadi menurutku sebaiknya kita percayakan masalah ini pada ka Muel dan Nara, bagaimana?"



"Tidak semudah itu, Sayang. Muel sendiri hampir kehilangan kesabaran menghadapi istrinya, dia bilang jika kemarin tidak menuruti keinginan Ocy di waktu yang tepat maka kemungkinan hasilnya lebih buruk dari saat ini. Sejauh yang ku tahu, Ocy bahkan lebih keras kepala darimu, Sayang." tutur Bryant apa adanya, bagi pria itu kebahagiaan para wanita menjadi tujuan utama tetapi bukan dengan memasukkan orang ketiga di tengah hubungan sakral pernikahan.



Percaya pada keluarga tentu harus dilakukan tanpa syarat, hanya saja memahami keadaan secara menyeluruh menjadi keharusan. Jika menemukan persimpangan jalan maka harus menentukan pilihan begitu seterusnya hingga waktu takdir menetapkan akhir sebuah tujuan. Akan tetapi bagaimanapun kehidupan hanya bisa dijelajahi sepenuh hati.


__ADS_1


"Kalian tenang dulu!" Al menengahi obrolan setelah merenung memikirkan permasalahan secara keseluruhan. Ingin sekali memukul putra kedua keluarga Putra yang dengan sengaja menyembunyikan masalah darinya tapi tindakan kasar tak bisa mengubah kenyataan.



Lebih-lebih situasi menuntut waktu dan ia merasa, cepat atau lambat Ocy sendiri bisa mengumumkan hasil persetujuan. Jika itu terjadi maka keluarga hanya bisa memberikan restu tanpa mengajukan pertanyaan apalagi melakukan pemberontakan. Dan untuk memperbaiki keadaan tentu lebih mudah membujuk Ara yang memiliki mood ibu hamil.



"Bryant, tugasmu memanggil Samuel kembali ke Jakarta sekarang juga dan untuk kali ini kamu bisa menggunakan nama perusahaan dengan begitu Ocy tidak bisa melarangnya pergi. Gadis itu sangat hafal setiap pasal peraturan perusahaan jadi bisa mempermudah pemindahan saudaramu. Cepat lakukan seperti permintaanku, Bry!"




Tak hanya berusaha memperbaiki keadaan, Al juga berharap perjalanan bersama Ara membuat hatinya kembali percaya sehingga ketenangan bisa memeluk dunia kecilnya lagi. "Kalian semua diam jadi bisa ku anggap setuju, Ara waktumu hanya satu jam untuk bersiap. Ingat tidak perlu bawa barang apapun selain yang kamu butuhkan."

__ADS_1



"Om, apa kamu ... " niat hati menyatakan perasaannya tetapi melihat situasi di sekitar tak memungkinkan untuk berterus-terang. Ia harus apa agar sang suami bisa mengetahui isi di dalam benak pikirannya, "Sudahlah, aku ke atas dulu buat siapin pakaianmu, Om."



Sikap Bunga menunjukkan keraguan membuat Al paham perasaan istrinya. Si gadis pemilik mata hazelnut itu mungkin sudah mempertimbangkan alasannya membawa Ara dalam perjalan kali ini, "Aku akan segera menyusul ke atas, Bunga. Ka Bella, tolong ingatkan para pelayan lebih memperhatikan anak-anak selama tidak ada penjaga apalagi kehadiran orang tua. Aku permisi dulu."



Ketidaksabaran Al tampak begitu jelas di mata anggota keluarga. Sudah pasti pria satu itu ingin menemukan jawaban atas sikap ambigu Bunga. Terlebih lagi suasana tegang yang melanda akan lebih baik direndam kebersamaan sepasang kekasih tercinta. Bukankah masalah apapun yang hadir di dunia tak lebih dari ujian semata?



"Bry, bawa Ara ke kamar dan cepat hubungi Samuel! Papa dan mama akan bawa anak-anak untuk sarapan pagi terlebih dahulu, sedangkan sarap kalian bisa di antar ke kamar." tukas papa Angkasa yang tak ingin merusak suasana apalagi sebelum perpisahan akan lebih dibiarkan menghabiskan waktu bersama pasangan masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2