
Guru Xue Ling maju untuk memberi arahan tentang kompetisi babak pertama. Dia lalu menunjuk lima buah bejana emas yang berada di sisi kanan panggung.
"Bejana emas itu berisi air yang berasal dari Danau Es Utara. Air ini biasanya digunakan untuk mengetahui tingkat kultivasi seseorang karena warna air ini dapat berubah jika dialiri dengan energi para kultivator dan warnanya akan berbeda di setiap lapis kultivasi. Jika air dalam bejana itu berubah menjadi warna merah maka orang itu berada di lapis warrior, warna hijau menandakan lapis General, warna biru menandakan lapis Emperor, warna ungu menandakan lapis King Emperor dan warna kuning menandakan lapis Grand Emperor. Semua peserta yang mencapai tingkat emperor akan dinyatakan lulus dalam babak ini." jelas guru Xue Ling.
Guru Xue Ling melihat kertas daftar peserta,di sana dia melihat ada dua ratus orang yang akan mengikuti ujian babak pertama.
Guru Xue Ling lalu memanggil nama mereka satu persatu untuk mengikuti ujian.
"Peserta no 1 sampai 5 silahkan maju," ucap guru Xue Ling.
Kelima gadis berpakaian putih maju ke depan bejana emas dan menyalurkan energinya. Beberapa detik kemudian, air dalam bejana itu berubah menjadi hijau.
Wajah mereka berlima berubah menjadi kecewa.
"Kalian berlima gagal melaju ke babak berikutnya. Kalian bisa mencoba lagi tahun depan. Berlatihlah lebih keras lagi jangan putus asa," ucap guru Xue Ling sambil berusaha menghibur murid-muridnya.
"Peserta berikutnya silahkan maju," ucap guru Xue Ling setelah kelima peserta sebelumnya telah turun dari panggung.
Guru Xue Ling terus memanggil nama-nama peserta yang ada dalam daftar untuk mengikuti seleksi babak pertam. Tetapi belum ada satu pun peserta yang lolos ke babak berikutnya padahal dia sudah memanggil hampir lima puluh peserta.
Para guru pembimbing yang ada di kursi juri mulai berdiskusi.
"Apakah standar kita tidak terlalu tinggi kali ini? Pada tahun-tahun sebelumnya, di seleksi babak pertama peserta yang telah mencapai Lapis General bisa lolos ke babak berikutnya," ucap guru Xue Hu.
"Kita tidak bisa berbuat apa-apa karena ini adalah batas yang di tentukan oleh Master Sekte sendiri. Beberapa bulan yang lalu, dia mendatangiku dan meminta untuk menaikkan batas tingkat kultivasi untuk peserta yang bisa lolos ke babak kedua sebesar satu lapis. Tetapi Master sekte tidak asal merubah peraturan begitu saja, tapi dia juga memberikan beberapa kompensasi. Dia memintaku untuk memberikan sumber daya yang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya kepada murid yang mengikuti kompetisi. Karena itu beberapa bulan ini aku memberikan ramuan-ramuan yang dapat meningkatkan kultivasi mereka lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya," jawab Guru Xue Yun.
__ADS_1
"Aku akan mencoba bertanya ke Master sekte," ucap guru Xue Yun lalu dia pergi ke kursi Master Sekte.
Xue Xian Hou melihat Xue Yun yang berjalan menghampirinya.
"Xue Yun apakah ada masalah?" tanya Xue Xian Hou.
"Lapor Master Sekte. Sampai sekarang tidak ada satupun murid kita yang lolos dalam ujian babak pertama padahal kita sudah memanggil hampir seperempat peserta yang mengikuti kompetisi. Aku rasa batas yang kita tentukan tahun ini terlalu tinggi. Apakah Master sekte bersedia memberi sedikit keringanan?" ucap Xue Yun.
"Aku sudah melihat semuanya. Tapi aku tidak bisa menurunkan batas tingkat kultivasi untuk lolos ke babak ke dua karena juara dari kompetisi kali ini akan menjadi perwakilan dari Kerajaan Green Tortoise dalam turnamen Lima Kerajaan. Jika tidak ada yang lolos, anggap saja ini adalah kegagalan kita dalam melatih murid-murid kita dari pada mereka akan membuat malu kita di mata lima kerajaan," jawab Xue Xian Hou.
"Saya mengerti, jika begitu saja mohon ijin untuk kembali ke tempat duduk saya," ucap Xue Yun.
"Baiklah, kembalilah ke tempat dudukmu," ucap Xue Xian Hou.
Guru Xue Yun segera kembali ke tempat duduknya dan memberitahukan jawaban dari Xue Xian Hou kepada juri-juri yang lain.
Guru Xue Ling juga segera melanjutkan ujian babak pertama ini dengan semangat setelah mendengar berita dari guru Xue Yun.
"Berikutnya peserta nomor 51 sampai 55 silahkan maju," teriak guru Xue Ling.
Kelima gadis berbaju putih yang lain segera maju keatas panggung. Mereka berlima segera melakukan hal yang sama seperti peserta-peserta sebelumnya.
Kelima air yang ada dalam bejana emas segera barubah warna tapi ada satu bejana yang warnanya air berbeda. Bejana emas yang ada di tengah-tengah, airnya berubah warna menjadi biru.
"Biru ... Itu warna biru. Akhirnya aku berhasil,” teriak Xue Xiang dengan gembira.
__ADS_1
"Selamat Xue Xiang. Kamu adalah peserta pertama yang lolos dalam ujian babak pertama ini. Guru pembimbingmu pasti sangat senang. Untuk keempat peserta yang lainnya kalian jangan berkecil hati, kalian bisa mencobanya tahun depan," ucap guru Xue Ling.
"Akhirnya kita memiliki murid yang bisa lolos dalam ujian babak pertama ini, " ucap Guru Xue Yun.
"Benar. Beberapa bulan terakhir ini perkembangan Xue Xiang memang sangat pesat. Mungkin karena dia menganggap Xue Xianzi sebagai saingannya, jadi dia selalu ingin berlatih lebih keras lagi," ucap guru Xue Hu.
Xue Xian Hou tersenyum melihat ini semua sambil duduk di kursinya.
**
Di dalam pesawat Max Lightning.
Heilong meletakkan tubuh Feng Tzuyu di tempat tidur yang ada di kamar Li Ziqi.
"Guru aku sudah meletakkan tubuh Feng Tzuyu di sini. Aku akan segera keluar dan menunggu di luar saat guru mengobatinya," ucap Heilong sambil mulai berbalik untuk keluar kamar.
"Tidak perlu. Aku ingin kamu tetap di sini agar kamu bisa melihat semua proses yang aku lakukan untuk menyembuhkan gadis ini. lagipula aku nanti juga sedikit membutuhkan bantuanmu." ucap Li Ziqi.
"Tapi guru … " Heilong menyela.
"Tidak ada tapi-tapian, aku memintamu untuk tetap tinggal di sini," Perintah Li Ziqi. Li Ziqi mengulurkan tangan kananya ke arah Heilong. "Berikan Mustika Air Buaya Salju itu padaku."
Heilong segera menyerahkan mustika air buaya salju pada Li Ziqi. Li Ziqi segera menggunakan kekuatan hukum ruang untuk memperkecil ukuran mustika air buaya salju.
"Kenapa guru tidak mengatakan jika guru bisa memperkecil ukuran mustika itu," tanya Heilong sedikit terkejut.
__ADS_1
"Aku cuma ingin mengujimu saja. Apakah bocah mesum sepertimu akan tergoda dengan tubuh indah Feng Tzuyu dan melakukan hal itu. Tapi sepertinya penilaianku salah, kamu rupanya cukup baik juga. Sepertinya kamu benar-benar jatuh cinta pada gadis ini," ucap Li Ziqi.