
"Pedang Membelah Bumi," teriak Heilong sambil menebaskan pedang blue star heaven sword ke tubuh Nash.
Nash yang tadinya masih ling lung akhirnya tersadar sepenuhnya. Seluruh wajahnya terasa sakit dan bergumam dalam hatinya. "Bocah licik itu mengambil kesempatan saat aku lengah dan membuat wajahku jadi jelek seperti ini."
Dia mencoba untuk berdiri dengan susah payah menggunakan sisa-sisa kekuatan yang ada di tubuhnya,lalu meletakkan tangan kananya di depan dadanya sambil meneriakkan nama beberapa jurus sekaligus.
"Segel Raja Naga ... Buka !!"
Sebuah simbol sihir dengan gambar seekor naga hitam muncul si dada Nash. Simbol sihir itu terus berputar-putar di dada Nash dan kemudian pecah lalu menghilang.
"Transformasi Tubuh Raja Naga."
Setelah simbol sihir itu menghilang, seluruh tubuh Nash di selimuti oleh aura berwarna hitam pekat. Heilong pun sampai tidak bisa melihat tubuh Nash karena tubuh Nash seolah-olah tertelan oleh aura berwarna hitam.
Di dalam aura berwarna hitam itu, secara perlahan tubuh Nash mulai berubah.
Ekor dan sepasang sayap naga mulai tubuh di tubuhnya diikuti dengan sisik-sisik naga berwarna hitam yang memenuhi seluruh permukaan kulitnya. Tapi ukuran tubuh Nash masih tetap sama tidak bertambah besar sedikitpun dan hal paling penting adalah tingkat kultivasi Nash turun menjadi lapis king emperor, mungkin karena inilah dia tidak menggunakan jurus transformasi ini sejak awal pertarungan.
"Lengan Baju Naga Api."
Nash menyatukan kedua tangan yang telah di penuhi sisik naga yang lebih keras dari baja dan telah di selimuti oleh api hitam ke atas kepalanya untuk menahan serangan jurus pedang membelah bumi yang dikeluarkan Long Bai.
" Ding..."
Jurus pedang membelah bumi Heilong menabrak lengan Nash dan terhenti.Pedang itu seperti menabrak sebuah benda yang sangat keras.
" Keras sekali," ucap Heilong lirih.
" Apa kau terkejut bocah.Ini adalah kekuatan tubuh nagaku. Hehe ...," ucap Nash tersenyum jahat.
"Aku juga belum menggunakan semua kekuatanku,sekarang rasakanlah ini," balas Heilong dingin sambil menekan pedang Blue star heaven sword dengan kuat kebawah menggunakan kedua tangannya.
" Crack.."
" Slash.."
" Ahhh...kau bocah sialan," umpat Nash.
Pertahanan Nash berhasil di tembus dan tangan kanannya berhasil dipotong oleh pedang Heilong.
__ADS_1
Akhirnya waktu satu jam yang diberikan oleh Li Ziqi kepada Heilongtelah habis setelah dia berhasil memotong tangan kanan Nash dan kultivasi Heilong kembali ke Lapis Emperor.
Pedang blue star heaven sword pun kehilangan auranya dan kembali ke dalam Dunia Jiwa Heilong.
" Terima kasih guru," ucap Heilong, tapi dia tidak mendengar jawaban dari Li Ziqi dan akhirnya dia ingat apa yang telah dikatakan Li Ziqi. "Sepertinya guru sudah tertidur, mulai sekarang aku harus menggunakan kekuatanku sendiri."
Nash memperhatikan Heilong dan mengetahui perubahan besar pada tingkat kultivasinya. "Dasar bocah licik! Jadi selama ini kamu menggunakan benda pusaka untuk manaikkan tingkat kultivasimu. Untung saja aku bisa bertahan, jadi aku bisa balas dendam sekarang."
"Hanya dengan satu tangan dan kultivasi yang jatuh ke Lapis King Emperor. Keadaan kita sekarang seimbang jadi jangan besar mulut," seru Heilong.
"Satu tangan sudah cukup. Kau mungkin lupa jika sekarang aku adalah seekor naga. Tubuhku lebih keras dari baja dan aku masih memiliki ekor yang bisa menggantikan tangan kananku yang terpotong. Sedangkan kau!! Apa yang kau miliki untuk melawanku, pedang pusakamu sekarang sudah tidak bisa di gunakan. Ha...Ha...Ha...," ucap Nash sambil tertawa keras.
"Aku masih memiliki pedang lain yang bisa aku gunakan untuk melawanmu," Heilong mengulurkan tangan kanannya sambil berteriak. "White!!"
Pedang taring putih keluar dari dalam Dunia Jiwa Heilong dan muncul di tangan kanannya.
Heilong segera mengangkat pedang taring putihnya ke arah Nash dengan tatapan yang tajam dia berkata. "Aku masih punya pedang taring putih ini. Pedang ini memang tidak sehebat pedang blue star heaven sword, tapi pedang ini masih cukup untuk menghadapimu."
Heilong berlari ke tempat Nash dengan sangat cepat, lalu mengayunkan pedangnya menggunakan jurus pedang membelah bumi.
Nash yang merasa di atas angin karena tingkat kultivasinya lebih tinggi satu lapis dari Heilong hanya menggunakan dua jarinya untuk menahan serangan Heilong.
Serangan pedang Heilong dapat ditahan dengan mudah oleh Nash karena kulit tubuh Nash telah menjadi sekeras kulit seekor Naga yang berusia ribuan tahun.
"Sudah cukup untuk menghadapiku katamu? jadi ini kekuatan yang kau bangga-banggakan tadi. Dihadapan tubuh nagaku, kekuatan pedangmu ini tidak lebih dari sekedar ranting pohon kering," ejek Nash.
Nash menggunakan ekornya untuk memukul wajah Heilong sampai tubuhnya terpental sejauh empat meter. Dia masih ingin membalas perlakuan Heilong sebelumnya yang menendang dan memukuli wajahnya tanpa ampun.
" Buk.."
Tubuh Heilong mendarat setelah menabrak sebuah pohon. Dia terdiam sambil berpikir bagaimana caranya mengalahkan Nash yang kultivasinya jauh di atasnya.
Perbedaan satu lapis kultivasi sudah cukup besar di tambah lagi sekarang dia memiliki tubuh naga api yang lebih keras dari baja. Dia juga tidak bisa lagi meminta bantuan atau petunjuk dari Li Ziqi.
Pada saat ini lah sebuah suara muncul dari dunia pikirannya.
" pa kau mau menyerah?"
Suara itu mengejutkan Heilong. Heilong mengenali suara ini dengan sangat akrab karena suara ini adalah suara dari bagian dirinya yang lain yaitu jiwa Long Bai yang tertidur sejak pertarungannya dengan iblis buaya darah.
__ADS_1
Dia lalu ke dalam Dunia Pikirannya untuk mengobrol dengan jiwanya yang lain.
"Sejak kapan kau terbangun? Kenapa kau tidak langsung muncul membantuku."
"Aku baru saja terbangun dan melihat wajahmu di tampar dengan sangat keras oleh ekor naga itu. Sepertinya itu sangat menyakitkan,"
"Tubuh siluman itu sangat keras aku membutuhkan kekuatan petirmu untuk dapat melukai tubuhnya."
"Aku tidak ingin mati bersamamu karena aku belum menikah dengan Shen Yu. Jika kamu ingin melawan siluman itu pergi saja sendiri."
"Dasar bodoh..!! Apa kau pikir aku sudah menikah..!! Aku juga belum mewujudkan keinginanku untuk membuat istana harem milikku dan menikahi semua reinkarnasi dewi Xi Shi, mana mungkin aku akan semudah itu mati dan jika aku mati kau juga akan mati. Apa kau lupa jika sekarang ini rohku berada di dalam tubuhmu," ucap Heilong geram sambil menjitak kepala Long Bai.
"Dasar kau playboy. Kau ingin menggunakan ketampanan wajahku untuk memperdaya para gadis dan menjadikannya bagian dari istana haremmu." seru Long Bai.
"Ini bukan kemauanku. Tapi itu adalah takdir yang harus kita jalani bukankah kamu sudah mendengarnya sendiri saat kita berada di makam es seribu pedang," ucap Heilong santai.
" .... " Long Bai tidak bisa berkata apa-apa karena semua yang di katakan Heilong memang benar.
" Bagaimana? apa kau masih tidak ingin membantuku." tanya Heilong.
" Baiklah karena aku tidak punya pilihan lain," jawab Long Bai.
" Bagus!! kalo begitu ayo kita gabungkan kekuatan." ucap Heilong.
Heilong dan Long Bai segera keluar dari dalam Dunia pikiran. Mereka berdua muncul secara bersamaan di satu tubuh tanpa menggunakan jurus pemisah raga yang biasanya mereka lakukan.
Heilong mengulurkan tangan kirinya dan berteriak " Blitz". Pedang tarian petir muncul di tangan kirinya. "Aku sudah siap sekarang."
"Tunggu dulu..!! aku akan memanggil bantuan lain," ucap Heilong lalu dia menggambar sebuah gambar segel pemanggil di tanah.
" Gremlin," teriak Heilong.
" Boom..."
" Auuuuuu...." suara serigala.
Serigala bulan berkepala tiga yang merupakan beast kontraknya muncul dan kali ini tubuhnya juga sedikit bertambah besar dari sebelumnya.
" Aku sudah selesai ayo kita maju," ucap Heilong.
__ADS_1