
Semua prajurit Kerajaan langsung berjaga di sekitar Kaisar Long Jin saat mereka melihat sang Kaisar mendapat serangan. Tapi Kaisar Long Jin segera memerintahkan para prajurit itu mundur karena kekuatan dari orang yang menyerangnya ini sangat kuat dan dia tidak ingin ada prajuritnya yang terluka sebelum mereka berhadapan dengan prajurit milik Jenderal Long Yun.
Kaisar Long Jin terus berteriak sambil melihat daerah di sekelilingnya untuk mencari keberadaan orang itu, tapi dia sama sekali tidak bisa menemukan jejak keberadaan orang itu.
“Apa mungkin orang yang menyerangku tadi sudah pergi?” ucap Kaisar Long Jin lirih.
Long Bao yang mendengar ucapan Kaisar Long Jin langsung membalas. “Sepertinya dia masih berada di sekitar tempat ini. Tapi kemampuannya dalam menyembunyikan diri sangatlah tinggi sampai kemampuan yang kita miliki tidak bisa melacak keberadaannya. Jika tebakanku benar, orang itu ingin mengambil Golok Elang Neraka karena dia baru menyerang ayah ketika ayah akan mengambil golok pusaka itu.”
Ucapan Long Bao ini, langsung membuat Kaisar Long Jin tersadar. “Tebakanmu itu memang benar. Sepertinya orang ini adalah salah satu dari Jenderal Iblis karena kekuatan yang dia miliki sebanding dengan kekuatan Ayah, bahkan kemungkinan dia lebih kuat dari ayah.”
“Kalau begitu apa yang harus kita lakukan ayah?” tanya Long Bao lirih seperti orang berbisik agar tidak terdengar oleh para prajurit Kerajaan dan menyebabkan kepanikan.
“Kita harus menggabungkan kekuatan kita untuk membunuh orang itu. Sebab jika orang itu adalah sekutu dari Jenderal Long Yun, maka nyawa anak dan istrimu akan berada dalam bahaya jika orang itu sampai kembali ke Istana Giok Biru dan bergabung dengan pasukannya,” jawab Kaisar Long Jin.
“Aku mengerti. Kalau begitu mari kita mari kita berdua mendekati Golok pusaka itu untuk memancing dia keluar,” jawab Long Bao sambil menganggukkan kepalanya.
Long Bao berjalan mendekati Golok Elang Neraka itu dengan langkah yang sedikit hati-hati agar dia bisa segera menghindar jika orang itu kembali melakukan serangan. Kaisar Long Jin berjalan di belakang Long Bao sambil membawa Golok Naga Perkasa untuk berjaga-jaga jika orang itu tiba-tiba menyerang dari arah belakang.
“Kau fokuslah melihat ke depan. Biar aku yang menahan serangan yang datang dari arah samping dan belakang,” seru Kaisar Long Jin.
Semua prajurit Kerajaan yang dibawa oleh Kaisar Long Jin juga menjadi sangat waspada dan berada di posisi siap menyerang, meskipun Kaisar Long Jin telah melarang mereka untuk ikut campur.
Tiba-tiba ada cahaya berwarna emas muncul di dekat Golok Elang Neraka diikuti dengan suara ruangan seekor Naga yang sangat menakutkan.
Cahaya itu kemudian berubah menjadi sesosok Ksatria yang memakai baju perang berwarna emas dan memiliki sepasang sayap naga yang juga berwarna emas. Tubuhnya juga memancarkan hawa iblis yang sangat menakutkan, melebihi hawa iblis yang pernah di temui oleh Kaisar Long Jin sebelumnya.
Kaisar Long Jin langsung berdiri di depan Long Bao. “Siapa kau? Apakah kau adalah iblis yang mempengaruhi Long Sha untuk berkhianat.”
“Aku adalah Jenderal Iblis Zed Bailian. Aku tidak akan merendahkan kehormatanku untuk mempengaruhi manusia. Justru manusia itu'lah yang memohon kepadaku agar aku membantunya untuk membalaskan dendamnya.”
Jendral Zed Bai Lian langsung memegang gagang Golok Elang Neraka dan memasukkan energi kegelapan miliknya ke dalam golok pusaka itu. Energi kegelapan yang sangat kuat langsung memancar dari Golok pusaka itu melebihi saat Long Sha yang memegang Golok pusaka itu.
Api berwarna hitam pekat kembali berkobar dari Golok pusaka itu dan langsung menghancurkan rantai es yang membelenggunya. Jenderal Iblis Zed segera membuat sebuah portal teleportasi dan melempar Golok pusaka itu ke dalam portal.
__ADS_1
“Aku tidak akan pernah biarkan manusia seperti kalian untuk mengambil Golok Elang Neraka karena tujuan kalian adalah hanya ingin menghancurkan senjata pusaka itu. Perlu kalian ketahui, senjata pusaka itu adalah salah satu koleksi milik Raja Iblis. Jadi aku akan melindungi senjata pusaka itu dengan taruhan nyawaku,” seru Jenderal Iblis Zed.
Setelah mengucapkan beberapa patah kata pada Kaisar Long Jin dan Long Bao, Jenderal Iblis Zed Bailian segera berjalan menuju ke portal teleportasi untuk meninggalkan tempat ini karena semua urusannya di tempat ini sudah selesai.
Tapi Jenderal Long Jin langsung mengangkat Golok Naga Perkasa yang ada di tangan kanannya dan menghancurkan portal teleportasi ini dengan serangan energi petir yang sangat kuat.
“Boom …”
Portal teleportasi itu langsung terbelah menjadi dua dan akhirnya meledak sebelum Jenderal Iblis Zed Bailian sempat masuk ke dalam portal itu.
Wajah Jenderal Iblis Zed Bailian langsung menjadi merah padam karena dia sangat marah. Sebab, belum pernah ada seorang manusia yang berani menyerangnya secara terang-terangan.
“Apa yang telah kau lakukan. Dasar manusia bod*h! Apa kau sudah tidak sayang lagi dengan nyawamu. Tadinya aku ingin mengabaikan kalian karena aku masih punya masalah yang lebih penting yang harus segera aku urus. Tapi karena kau berani menyerangku, maka aku akan membunuh kalian semua lebih dulu sebelum aku meninggalkan tempat ini,” seru Jenderal Iblis Zed Bailian geram.
“Enak sekali kau mau kabur dari tempat ini setelah menyerangku. Aku akan membunuhmu di tempat ini sehingga kau tidak akan lagi bisa membuat kekacauan di wilayah kekuasaanku,” balas Kaisar Long Jin mengancam.
“Menarik sekali. Kau adalah manusia pertama yang memiliki keberanian untuk mengancamku. Aku kau bisa membuktikan ucapanmu itu dan tidak membuatku kecewa seperti manusia yang bernama Long Sha. Mari kita bertarung sampai ada salah satu yang mati di antara kita,” ucap Jenderal Iblis Zed menyeringai menatap tajam ke arah Kaisar Long Jin.
Jenderal Long Jin menatap aura yang memancar dari tubuh Jenderal Iblis Zed dengan tatapan yang sedikit aneh karena karena aura energi kegelapan yang memancar dari tubuhnya tidak berwarna hitam pekat sepenuhnya seperti warna energi kegelapan yang biasa dia lihat. Tapi aura energi kegelapan ini bercampur dengan aura berwarna emas seperti aura energi cahaya.
Kaisar Long Jin langsung menoleh ke belakang dan memberi perintah pada Long Bao. “Kau mundurlah ke belakang ke tempat para prajurit Kerajaan itu. Dan jangan mendekat ke arahku sebelum aku memberimu perintah. Iblis yang akan aku lawan kali ini bukanlah Jenderal Iblis biasa karena kekuatan yang dia milik ternyata hampir sebanding dengan kekuatan yang dimiliki oleh Dark Etheroz.”
Long Bao langsung mendengarkan perintah ayah mertuanya dan segera pergi ke tempat para prajurit Kerajaan, tanpa banyak bertanya karena dia tidak ingin menggangu konsentrasi Kaisar Long Jin saat dia sedang bertarung.
Kaisar Long Jin langsung menyerang ke arah jendral Zed Bai Lian dengan Golok Naga Perkasa miliknya yang sudah diselimuti dengan aura energi petir yang sangat dahsyat.
Aura energi petir yang memancar dari Golok Naga perkasa, langsung membentuk bayangan seekor Naga berwarna biru yang mirip sekali dengan wujud Divine Beast Seiryu.
“Rasakanlah kekuatan sebenarnya dari Golok Naga Perkasa yang diberikan secara langsung oleh dewa,” ucap Kaisar Long Jin menyeringai.
“Tebasan Naga Perkasa.”
Bayangan Naga petir itu langsung terbang menuju ke arah Jenderal Zed Bai Lian dengan kecepatan tinggi dan siap untuk mencabik-cabik tubuh Jenderal Iblis itu dengan menggunakan cakarnya yang sangat tajam.
__ADS_1
“Kau mau menyerang seekor naga asli dengan bayangan seekor Naga?! Sungguh sebuah lelucon yang sangat bagus. Akan aku tunjukkan padamu, seperti apa kekuatan dari seekor Naga yang terlahir dari Dunia Bawah,” ucap Jenderal Zed Bai Lian tertawa mengejek.
Jendral Zed Bai Lian lalu meletakkan jari telunjuk dan jari tangannya ke dahinya sambil membaca sebuah mantra sihir.
“Cahaya Naga Pembeku Jiwa.”
Sebuah simbol berbentuk seekor Naga tiba-tiba muncul di dahi jendral Zed Bai Lian dan mengeluarkan cahaya berwarna emas yang sangat terang. Diikuti dengan suara raungan seekor Naga yang sangat mengerikan.
Suara raungan ini membuat para prajurit Kerajaan yang ada di sekitar sana menjadi bergetar karena tingkat kultivasi mereka memang tidak terlalu tinggi.
Sinar cahaya ungu yang memancar dari dahi Jenderal Iblis Zed, langsung membuat gerakan dari bayangan Naga petir itu berhenti dan melayang-layang di udara.
“Sekarang adalah giliranku melakukan serangan balik.”
Jenderal Iblis Zed langsung mengepalkan tinjunya yang sudah dipenuhi dengan aura energi kegelapan yang sangat kuat dan langsung menghantamkannya ke tubuh bayangan Naga Petir.
"Tinju Naga Emas Kegelapan.”
“Boom …”
Bayangan Naga Petir berwarna biru itu langsung hancur setelah di hantam dengan sangat keras dengan bayangan Naga Kegelapan berwarna emas yang keluar dari tinju Jenderal Iblis Zed Bailian.
Kaisar Long Jin segera memasukkan kembali energi petir miliknya ke dalam Golok Naga Perkasa setelah serangan pertamanya gagal untuk melukai Jenderal Iblis Zed. Dia lalu berlari dengan menggunakan Jurus Sambaran Dewa Petir untuk melakukan serangan mendadak ke arah Jenderal Iblis Zed.
Hanya dalam beberapa detik saja, Kaisar Long Jin sudah sampai di belakang tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian. Dia lalu menebaskan Golok Naga Perkasa yang ada di tangannya ke punggung Jenderal Iblis Zed dengan kekuatan penuh.
Jenderal Iblis Zed seperti memiliki mata di belakang kepalanya. Dia bisa menyadari serangan mendadak yang di lakukan Jenderal Long Jin dan segera membalikkan tubuhnya saat Golok Naga Perkasa hampir menyentuh punggungnya.
Jenderal Iblis Zed Bailian segera menghindar ke samping dan meninju wajah Kaisar Long Jin dengan sangat keras sampai tubuh Kaisar itu terpental sangat jauh dan menabrak pasukan Kerajaan yang ada di belakangnya.
Long Bao segera menghampiri Kaisar Long Jin dan membantunya berdiri. “Ayah, apakah ayah tidak apa-apa?”
“Jangan khawatirkan aku. Ini hanyalah sebuah luka biasa. Aku sudah sering mendapatkan luka seperti ini sebelum aku menjadi seorang Kaisar. Hehe …” jawab Kaisar Long Jin terkekeh untuk menunjukkan pada Long Bao bahwa dirinya benar-benar baik-baik saja.
__ADS_1