
"Musuh di depan kita ini sangat kuat. Aku sama sekali tidak memiliki strategi untuk melawannya."
"Aku punya sebuah rencana, tapi kau harus menuruti semua perintahku."
"Baiklah. Kau cukup katakan saja jurus apa yang harus aku gunakan, maka aku akan menggerakkan tubuh bagian kiri untuk mengeluarkan jurus sesuai dengan keinginanmu."
"Baik, kau tunggu aba-aba dariku."
jiwa Long Bai dan Heilong berdiskusi sebentar tentang strategi apa yang akan mereka gunakan untuk melawan Nash yang ternyata memiliki kekuatan yang jauh lebih kuat dari kekuatan mereka berdua. Akhirnya mereka berdua sepakat bahwa jiwa Heilong yang akan memegang kendali yang lebih besar pada tubuh Long Bai selama pertarungan ini.
Dia memegang Pedang Tarian Petir di tangan kiri dan pedang Taring Putih di tangan kanan. Dengan kedua pedang pusaka yang ada di tangannya dan di tambah lagi dengan kemunculan Gremlin di sisinya menjadikan kekuatan Heilong terlihat mendominasi.
Heilong mengendalikan tubuh Long Bai untuk melompat ke atas punggung Gremlin dan membisikkan sesuatu. "Kau bantu aku mengacaukan perhatiannya dan saat dia lengah aku akan menggunakan pedangku untuk memotong ekornya."
Gremlin mengerti maksud dari perkataan Heilong. Beast itu segera berlari dan menyerang Nash dengan cakarnya yang tajam.
Nash yang melihat Gremlin berlari mendekat ke arahnya dengan sangat cepat, segera menggerakkan ekornya ke depan untuk melindungi tubuhnya
"Apa kau sudah kehilangan keberanianmu untuk melawanku dan berubah menjadi seorang pengecut sehingga kau harus berlindung di belakang beast milikmu?" ejek Nash yang sedang menahan serangan cakar Gremlin menggunakan ekornya.
"Siapa bilang aku tidak memiliki keberanian untuk melawanmu," ucap Heilong.
Heilong tiba-tiba menghilang dari punggung Gremlin dan muncul di dekat ekor Nash.
Rupanya saat Nash sedang menahan serangan Gremlin, dia menggunakan jurus sambaran dewa petir untuk menyelinap mendekati ekor Nash.
Heilong lalu mengangkat tangan kirinya yang memegang Pedang Tarian Petir ke atas.
"Duar …"
Aura energi petir yang muncul dari Pedang Tarian Petir memancar dengan kuat dan memancing petir dari langit untuk turun dan menyambar pedang itu. Sambaran petir dari langit membuat Pedang Tarian Petir semakin berkilau karena luapan energi petir.
"Sepertinya dewa pun ingin membantuku untuk membunuh penjahat sepertimu," ucap Heilong menyeringai.
"Sambaran Dewa Petir Tanpa Bayangan," teriak Heilong.
__ADS_1
"Slash ..."
Heilong segera menggerakkan Pedang Tarian Petir yang ada di tangan kirinya dengan sangat cepat untuk memotong-motong ekor Nash menjadi beberapa bagian.
Nash menjadi terkejut karena ekor naganya yang lebih kuat dari baja bisa dipotong-potong dengan mudah oleh Long Bai seperti orang yang sedang memotong Keju.
Cakar Gremlin yang tadi sempat terhalang oleh ekor naga miliknya, sekarang bisa bergerak dengan bebas menyerang ke tubuhnya setelah ekornya berhasil dipotong-potong Long Bai. Dia pun mundur untuk menghindar.
"Kau tidak akan bisa lari! Jurus Ilusi Es," seru Heilong.
Heilong segera menggerakkan tangan kanannya yang memegang Pedang Taring Putih dan mengeluarkan jurus ilusi es.
Nash Akhirnya jatuh ke dalam jurus ilusi es buatan Heilong. Dia melihat ada banyak sekali Heilong di dalam dunia ilusi ini.
"Cuma jurus ilusi murahan," ejek Nash tersenyum sinis. Dia lalu mengumpulkan energi api hitamnya dan mengarahkan ke setiap bayangan Long Bai.
"Meriam api hitam."
"Boom …"
Bayangan Heilong terus menghilang karena serangan bola api yang dilakukan Nash sampai akhirnya hanya tersisa satu saja.
"Akhirnya ketemu juga tubuhmu yang asli," ucap Nash dingin sambil menembakkan bola api hitam terakhir yang ada di tangannya.
Heilong tersenyum mengejek ketika bola api hitam itu mendekatinya, seakan-akan bola api hitam yang ditembakkan Nash tidak akan melukai tubuh Long Bai. Dia lalu mengulurkan tangan kanannya ke depan dan memutar pedang taring putih kesamping menjadi horizontal.
"Cermin Es."
Sebuah cermin yang terbuat dari es muncul di depan tubuh Long Bai dan menyerap bola api hitam yang dikeluarkan Nash masuk ke dalam cermin. Setelah beberapa detik, cermin itu mengeluarkan kembali bola api hitam tadi dan menembakkan kembali ke arah Nash.
"Boom …"
Api hitam itu mengenai tubuh Nash dan membakar tubuh naganya.
"Bagaimana rasanya terkena jurus api hitam milikmu sendiri? Aku rasa para prajurit di sana akan sangat senang jika aku memberikan mereka daging naga bakar. Hehe …" ucap Heilong tersenyum mengejek.
__ADS_1
"Kau bocah sialan!! Aku pasti akan merobek tubuhnya saat aku pulih," ancam Nash penuh amarah sampai kedua matanya melotot.
"Itu jika kau bisa pulih. Apa kau yakin aku akan membiarkanmu keluar hidup-hidup dari tempat ini," ucap Heilong sambil menatap Nash tajam.
"Apa kau pernah berpikir untuk menyatukan jurus pedang membelah bumi milikku dan jurus pedang sambaran dewa petir tanpa bayangan milikmu," ucap Heilong lirih karena pertanyaan ini hanya ditujukan untuk Long Bai.
"Tidak pernah," jawab Long Bai.
"Baiklah sekarang adalah waktu yang paling tepat untuk mencoba menggabungkan kedua jurus itu," ucap Heilong.
Long Bai menuruti instruksi Heilong.
Heilong mengangkat kedua pedang pusaka yang ada di tangannya ke atas menghadap ke arah langit. Lalu menempelkan kedua pedang pusaka itu secara perlahan. Seketika aura energi petir, angin dan es yang sangat kuat segera memancar dari kedua pedang pusaka itu.
“Duar … Duar … Duar …”
“Whost … Whost … Whost …”
Langit di atas Planet Dreamland mulai begemuruh. Petir menyambar-nyambar di langit. Angin berhembus semakin kencang dan suhu udara di sekitar tempat Heilong berdiri menjadi semakin dingin.
"Pertanda apakah ini?! Apakah akan terjadi badai salju yang sangat besar? Jika itu sampai terjadi, itu akan menyulitkan pasukanku untuk bergerak," ucap Jenderal Lian Zhou sambil menatap langit.
Heilong masih terus mengangkat kedua pedang pusaka yang ada di tangannya ke atas dengan kuat. Kedua tangannya mulai bergetar karena tekanan energi yang sangat kuat yang dipancarkan oleh kedua pedang pusaka itu. Bahkan tubuhnya pun terangkat melayang di udara.
"Jurus pedang macam apa itu?!" ucap Nash ketakutan melihat aura yang begitu kuat dipancarkan oleh kedua pedang pusaka Heilong.
Pada saat inilah kitab pusaka jurus pedang tujuh bintang yang ada di dalam pikiran roh Heilong mengeluarkan cahaya pelangi yang sangat terang dan memunculkan beberapa kalimat yang melayang di atas kitab itu.
Saat tiga elemen kekuatan dasar saling menyatu dalam pedang,maka akan terbentuklah sebuah jurus pedang yang kuat.
Ketajaman dari petir,Kekuatan dari angin,Kepadatan dari es yang saling menyatu dalam sebuah pedang maka jurus pedang ke dua dari kitab pedang tujuh bintang akan muncul.
Jurus itu bernama
Badai petir mengguncang angkasa.
__ADS_1