LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V2 # CH 233 BERTEMU KEMBALI ( PART 1 )


__ADS_3

Akhirnya hanya Heilong, Lin Chong Wei dan Raja Harimau Salju saja yang masih berada di Hutan Jati Bersalju.


“Tuan, sekarang hanya tinggal kita berdua di Hutan ini. Apakah tuan ingin pergi ke Pavilliun Saung Bambu sekarang atau tuan masih ada urusan di hutan ini?” tanya Lin Chong Wei.


“Aku sudah tidak punya urusan lagi di tempat ini, lebih baik kita pergi sekarang saja untuk lebih mempercepat waktu sehingga aku bisa cepat menyelesaikan urusaku dan segera pergi ke Benua Atlantis,” jawab Heilong yang sudah selesai mengganti pakaiannya karena pakaian yang dia kenakan tadi rusak akibat pertarungannya dengan Kaisar Xuan Wu.


“Anda benar. Kalau begitu ayo kita segera bergegas pergi ke Pavilliun Saung Bambu. Aku rasa Yang Shuo juga sudah menunggu kita. Aku yakin dia akan sangat terkejut ketik melihat perubahan yang ada di tubuhku,” seru Lin Chong Wei.


Heilong menganggukan kepala dan mereka pun mulai berjalan kaki menuju ke Kota Waerebo tempat Pavilliun Saung Bambu berada.


Tapi saat mereka berdua baru berjalan tiga puluh langkah. Tiba-tiba suara dari Raja Harimau Salju menghentikan langkah mereka.


“Tunggu sebentar. Ada sesuatu yang sangat penting yang ingin aku sampaikan padamu,” panggil Raja Harimau Salju karena tiba-tiba dia teringat sesuatu.


Heilong langsung menghentikan langkahnya saat mendengar panggilan Raja Harimau Salju dan berbalik ke arahnya sambil bertanya. “Ada apa kau menghentikan perjalanan kami Raja Harimau Salju? Apakah kau masih membutuhkan bantuanku lagi?Ataukah kau ingin meminta makanan lagi padaku?”


“Benar, tapi izinkan aku untuk menanyakan sesuatu terlebih dahulu sebelum aku menyampaikan berita yang sangat penting ini,” jawab Raja Harimau Salju.


“Katakanlah apa yang ingin kau tanyakan padaku. Jika aku mengetahui jawab dari pertanyaanmu maka aku akan menjawabnya dengan jujur. Tidak usah sungkan seperti itu karena aku sudah menganggapmu sebagai temanku,” ucap Heilong menatap Raja Harimau Salju.

__ADS_1


“Tadi aku mendengar Kaisar Xuan Wu dan Kaisar Fu Hao memangilmu dengan sebutan Long Bai beberapa kali. Apakah anda adalah Long Bai cucu dari Kaisar Long Jin penguasa Benua Timur?” tanya Raja Harimau Salju yang berhasil membuat Heilong terkejut.


“Benar. Aku adalah Long Bai, cucu dari Kaisar Long Jin,” jawab Heilong dengan tegas.


“Berarti aku tidak salah orang. Sebenarnya sejak sebulan yang lalu aku sudah mencari anda. Namun karena aku tidak mengetahui wajah anda maka aku kesulitan untuk menemukan anda. Satu-satu informasi yang aku miliki adalah Long Bai adalah cucu dari Kaisar Long Jin penguasa Kerajaan Blue Dragon yang ada di Benua Timur dan saat ini dia sedang berada di Benua Utara,” ucap Raja Harimau Putih.


Heilong menjadi semakin penasaran dan bertanya. “Sebenarnya ada urusan apa kau mencariku dan siapa yang memintamu untuk mencariku?”


“Sebenarnya Dewa kami telah memerintahkan aku untuk mencari anda sebulan yang lalu dan menyampaikan sebuah permintaan kecil kepada anda,” jawab Raja Harimau Putih.


“Dewa??!!” ucap Heilong terkejut.


“Benar. Kami para Harimau salju memiliki seorang Dewa yang tinggal di Benua Barat dan kami selalu tunduk pada setiap perintahnya,” jawab Raja Harimau Salju.


“Dewa kami adalah Divine Beast penjaga Benua Barat. Dia adalah Divine Beast Byako. Dewa kami tidak bisa meninggalkan Benua Barat karena dia harus menjaga keamanan Benua itu. Sebulan yang lalu sang Dewa telah memerintahkan aku mencari anda karena sang Dewa ingin berbicara secara langsung dengan anda,” jawab Raja Harimau Salju.


“Jadi cuma ingin berbicara saja. Baiklah, aku setuju. Kebetulan sekali, sebenarnya aku juga ingin bertemu dengan Divine Beast Byako. Dimana aku bisa menemuinya untuk sekarang,” tanya Heilong.


“Tentu saja Tuan harus pergi ke Benua Barat untuk bisa berbicara langsung dengan Divine Beast Byako,” jawab Raja Harimau Salju.

__ADS_1


“Aku tidak bisa meninggalkan Benua Utara sekarang karena urusaku di sini lebih penting daripada mengobrol dengan Divine Beast Byako,” jawab Heilong.


“Aku berbohong pada anda. Hehe .... Sebenarnya di tempat tinggalku ada sebuah cermin yang bisa terhubung langsung ke tempat Divine Beast Byako. Aku selalu menggunakan cermin itu untuk berkomunikasi dengan sang Dewa. Tuan bisa menggunakan cermin itu untuk berbicara secara langsung dengan Divine Beast Byako saat kita tiba di tempat tinggalku,” jawab Raja Harimau Salju.


Tanpa berpikir panjang dan untuk mempersingkat waktu maka Heilong langsung meminta Raja Harimau Salju untuk membawanya ke tempat tinggalnya.


* *


Kerajaan White Tiger. Benua Timur.


Seorang Pria yang mengenakan pakaian kerajaan berwarna emas dengan gambar Harimau Putih di dadanya sedang berdiri di depan sebuah Altar yang ditengahnya terdapat sebuah bongkahan es yang sangat besar dan terlihat sangat padat. Pria ini adalah Kaisar Xin Feng Penguasa kerajaan White Tiger.


Di bawah Altar itu ada sebuah formasi sihir berbentuk pentagram dengan simbol bergambar Harimau Putih raksasa di dalamnya. Formasi itu dikendalikan oleh seorang pria paruh baya berambut putih dengan tubuhnya yang masih kekar seperti seorang pemuda berumur dua puluh lima tahun. Pria paruh baya itu adalah Divine Beast Byako dengan wujud manusianya.


Jika diperhatikan baik-baik ternyata di dalam bongkahan es raksasa yang ada di tengah-tengah Altar itu, terdapat seorang gadis yang sangat cantik sedang duduk bersila seperti sedang melakukan meditasi. Gadis itu memakai pakaian yang hampir mirip seperti pakaian yang dikenakan oleh Kaisar Xin Feng. Gadis itu adalah Putri Xin Ye, anak dari Kaisar Xin Feng.


Satu bulan yang lalu, hawa energi Yin yang ada di dalam tubuh Putri Xin Ye tiba-tiba meledak dan membuat tubuhnya terkurung dalam bongkahan es sangat padat. Hawa energi Yin yang sangat dingin ini berasal dari tubuh istimewa yang dimiliki Putri Xin Ye yaitu tubuh Bulan Es. ( Tubuh Bulan Es pernah di bahas di chapter 39 )


Bongkahan es ini sangat susah untuk dihancurkan karena setiap kali muncul goresan pada permukaan bongkahan es itu maka energi Yin yang dipancarkan dari tubuh Putri Xin Ye akan langsung memperbaiki bongkahan es itu.

__ADS_1


Kaisar Xin Feng dan Divine Beast Byako tidak berani mengambil bertindak lebih jauh lagi untuk menghancurkan bongkahan es itu karena mereka berdua takut kekuatan mereka berdua akan mengancam nyawa putri Xin Ye.


“Sial!! Andai saja cucu Kaisar Long Jin itu tidak menghilang selama dua tahun ini maka kejadian seperti ini tidak akan menimpa purtiku karena setelah menikah hawa Yin yang keluar dari tubuh bulan es akan menjadi lebih stabil dan mudah untuk dikendalikan. Jika sampai putriku kehilangan nyawanya maka aku bersumpah akan mengibarkan bendera perang pada Kerajaan Blue Dragon dan mencari bocah yang bernama Long Bai itu lalu membunuhnya dengan tanganku sendiri,” seru Kaisar Xin Feng geram sambil mengepalkan kedua tangannya.


__ADS_2