LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V2 # CH 264 PEDANG YANG SEMPURNA ( PART 1 )


__ADS_3

Sekarang Heilong menjadi bingung setelah berhasil menangkap Naga Api Sayap Emas karena dia sama sekali tidak mengetahui bagaimana cara untuk memasukkan roh senjata ini ke dalam pedangnya. Akhirnya dia menoleh ke arah Xue Xian Hou berada dan memberi isyarat padanya untuk mendekat.


Heilong berpikir mungkin saja Xue Xian Hou mengetahui cara untuk memasukkan roh senjata ke dalam senjata pusaka karena selama ini Xue Xian Hou'lah yang memiliki pengetahuan paling banyak di antara mereka. Sebagai seorang Master Sekte, Xue Xian Hou telah membaca ribuan buku yang ada di perpustakaan sektenya, belum lagi beberapa buku yang berasal dari perpustakaan Kerajaan Green Tortoise yang dimintanya secara pribadi melalui Kaisar Xuan Wu.


Xue Xian Hou segera mendekat setelah melihat isyarat dari Heilong. “Ada apa kau memanggilku? bukanya tadi kau bilang tidak membutuhkan bantuanku untuk melawan Naga itu.”


“Aku memang sama sekali tidak membutuhkan bantuanmu untuk mengalahkan Naga itu, lihatlah sendiri Naga itu sekarang sudah berhasil aku tundukkan dan aku ikat dengan cambuk pusakaku sehingga dia tidak bisa lagi bergerak sedikit'pun,” jawab Heilong sambil menunjukkan cambuk pusaka yang ada di tangan kirinya.


“Oh, jadi kamu mau pamer padaku jika kamu telah berhasil mengalahkan Naga itu sendirian tanpa bantuanku. Sebenarnya tadi aku sedikit heran kenapa kau memanggilku saat kau sudah memang, sekarang aku sudah tahu jawabannya ternyata sifatmu masih seperti seorang anak kecil yang suka memamerkan kemampuanmu tanpa mempedulikan bahaya yang ada di depanmu,” balas Xue Xian Hou sedikit mengejek.


“Bukan begitu alasanku memanggilmu ke sini!” bantah Heilong.


“Lalu apa? coba jelaskan tujuanmu memanggilku jika kau berbohong maka aku akan pergi,” tanya Xue Xian Hou dingin.


“Sebenarnya aku tidak tahu bagaimana cara memasukkan roh senjata ini ke dalam pedangku karena selama ini aku belum pernah membaca buku-buku tentang penempaan senjata. Apakah kau bisa membantuku untuk memasukkan roh senjata ini ke dalam Pedang Bintang Api yang baru saja aku dapatkan?” tanya Heilong setelah dia menjelaskan tujuannya.

__ADS_1


“Jadi kau sudah memberi nama padang barumu itu. Hmm … Pedang Bintang Api nama itu terdengar sangat bagus. Nama itu memiliki arti bahwa pedangmu adalah sang bintang dari semua pedang api itu sama artinya bahwa pedang api milikmu adalah pedang terkuat dari semua pedang apa yang ada,” ucap Xue Xian Hou sambil menatap Heilong.


Heilong menjawab dengan anggukan kepalanya meskipun apa yang diucapkan Xue Xian Hou itu tidak sepenuhnya benar tapi dia tetap memilih setuju karena tidak ingin berdebat lagi dengan Xue Xian Hou.


“Tapi aku tidak bisa membantumu untuk menyatukan roh senjata itu dengan pedangmu karena aku juga tidak mengetahui cara untuk memasukkan roh senjata ke dalam sebuah senjata,” ucap Xue Xian Hou.


“Apakah kau serius? Kau'kan seorang Master Sekte kenapa kau tidak mempelajari pengetahuan tentang penempaan. Jika begitu bagaimana caramu untuk memenuhi kebutuhan senjata di dalam sektemu,” tanya Heilong tidak percaya.


“Aku bukanya tidak ingin mempelajari tentang ilmu penempaan tapi para penempa senjata itu adalah orang yang sangat menjaga kerahasiaan ilmunya. Mereka hanya membagi ilmu tentang penempaan kepada para anggotanya saja. Hampir di semua Sekte ataupun Kerajaan mereka sama sekali tidak memiliki buku yang mempelajari tentang ilmu penempaan senjata dan jika mereka ingin memenuhi kebutuhan tentang persenjataan, tidak ada cara lain selain membeli senjata dari para penempa senjata atau menyewa jasa seorang penempa senjata,” jawab Xue Xian Hou.


“Mereka bukannya pelit tapi sepertinya mereka ingin mengatur persenjataan yang ada di seluruh Planet ini agar senjata-senjata buatan mereka tidak di salah gunakan untuk menyebarkan teror kepada para penduduk seperti apa yang telah dilakukan oleh Guild Heroes di masa lalu. Apa yang dilakukan oleh Guild Heroes merupakan sebuah sejarah kelam bagi semua Guild Penempaan yang ada di Planet Dreamland ini karena itu mereka menjaga kerahasiaan ilmu mereka agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali,” jelas Xue Xian Hou.


“Lalu apa yang harus aku lakukan pada Naga Api Sayap Emas ini? Aku tidak mungkin terus mengikat Naga ini dan sangat tidak mungkin juga aku melepaskan Naga ini karena Naga ini akan merusak semua yang dilihatnya,” tanya Heilong.


“Coba kamu tanyakan pada Gurumu. Aku tahu bahwa Gurumu itu bukan seorang manusia jadi kemungkinan dia memiliki pengetahuan yang lebih banyak dariku. Aku sudah mengetahui keberadaan Gurumu itu jadi kamu tidak perlu menyembunyikan lagi keberadaannya saat sedang bersamaku. Aku dapat berjanji padamu bahwa aku akan menyembunyikan segala sesuatu yang menyangkut Gurumu itu,” jawab Xue Xian Hou yang memberi sedikit ketenangan pada diri Heilong seperti sebuah batu besar telah terangkat dari pikirannya.

__ADS_1


“Guru apakah kau sudah mendengar perkataan Hou'er? Apakah Guru tahu cara untuk menyatukan roh senjata Naga Api Sayap Emas emas itu dengan Pedang Bintang Api milikku?” tanya Heilong pada Li Ziqi.


“Aku sudah mendengar semua perkataan gadis itu dan aku percaya pada semua yang telah dia ucapkan,” jawab Li Ziqi kemudian dia melanjutkan kembali. “Roh senjata ini bukanlah roh senjata biasa karena dia adalah roh senjata yang tercipta dari salah satu bagian dari Divine Beast. Sebenarnya teknik pengikat roh senjata yang digunakan oleh penempa senjata yang membuat pedang pusakamu adalah teknik pengikat senjata terkuat yang ada di Planet ini tapi karena tingkat dari roh senjata itu lebih tinggi maka roh senjata itu bisa kabur dari dalam pedang pusaka yang ada di tanganmu.”


Heilong mengerutkan keningnya. “Jadi maksud Guru tidak ada teknik yang mampu untuk mengikat roh senjata itu dengan pedangku?”


“Jika kau bertanya pada semua manusia yang ada di Planet ini, mereka semua memang akan menjawab tidak ada tapi aku dan para Divine Beast memiliki cara untuk mengikat roh senjata itu ke dalam pedang pusakamu,” jawab Li Ziqi.


“Aku sudah menduga sebelumnya bahwa Guru pasti memiliki cara untuk menyatukan pedang dan roh senjataku. Jika Guru tidak mengetahui cara menyatukan mereka maka Guru tidak akan memintaku untuk mengambil pedang pusaka ini tapi Guru akan memerintahkan aku untuk menghancurkan pedang pusaka ini dan juga Naga Api Sayap Emas itu. Guru memang Guru terhebat yang pernah aku miliki,” ucap Heilong senang.


“Kau hanya berkata manis padaku jika kau sedang ada maunya saja,” ucap Li Ziqi mencibir sebelum dia melanjutkan kata-katanya. “Apakah kau masih ingat dengan jurus Pedang Cahaya Bintang yang pernah aku gunakan saat kita bertarung di dalam Makam Es Seribu Pedang?”


*****


Jurus Pedang Cahaya Bintang pernah di gunakan Li Ziqi di CH 49

__ADS_1


__ADS_2