LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 415 KEMUNCULAN MATA NAGA ES


__ADS_3

Long Bao mengernyitkan keningnya saat melihat Jenderal Long Yun berdiri di depannya dengan memancarkan aura energi kegelapan yang sangat kuat.


“Bagaimana sekarang Long Bao! Apakah kau masih yakin bahwa kita berada di keadaan yang seimbang,” ucap Jenderal Long Yun tersenyum sinis.


“Selama aku masih bisa menggerakkan bagian tubuhku, jangan pernah berharap aku akan menyerah. Aku adalah seorang Patriarch dari Klan Naga Langit. Jadi bagaimana mungkin aku akan menyerah semudah itu di hadapan orang yang sudah menjadi budak bangsa Iblis,” balas Long Bao mengejek.


“Kurang ajar kau! Meskipun kekuatanmu sudah terkuras habis. Tapi, mulutmu masih tetap tajam seperti ular saat menghina musuhmu. Seperti aku harus membungkam mulutmu terlebih dahulu sebelum aku mulai menyiksamu dan melemparkan tubuhmu di hadapan Kaisar Long Jin untuk mengawali balas dendamku.”


Jenderal Long Yun langsung menendang tubuh Long Bao yang sudah tampak kelelahan. Bahkan untuk berdiri dengan tegak saja, dia harus bertumpu pada Golok Naga Perkasa.


“Bang …”


Tubuh Long Bao langsung terpental dan menabrak puing-puing reruntuhan Istana Giok Biru. Saat kaki Jenderal Long Yun tepat menyentuh dadanya.


“Uhuh … Uhuh …”


Long Bao berusaha berdiri dengan susah payah sambil terbatuk-batuk karena nafasnya terasa sesak.


“Tendangan Long Yun sepertinya telah membuat beberapa tulang rusukku patah. Aku harus segera menjauh untuk menyembuhkan diri sebelum aku melakukan serangan balik,” gumam Long Bao dalam hati.


Long Bao melihat daerah sekelilingnya untuk mencari tempat yang paling aman untuk dia menyembunyikan dirinya sementara waktu sampai dia berhasil menyembuhkan lukanya dan mengembalikan semua kekuatannya. Tapi sebelum dia berhasil menemukan tempat itu, tiba-tiba roh senjata dari Golok Naga Perkasa kembali mengeluarkan suara memberi petunjuk.


“Tempelkan gagang Golok Naga Perkasa di dadamu. Aku akan menggunakan sedikit energi petir yang tersisa di dalam Golok ini untuk menyembuhkan luka yang ada di dadamu.”


Long Bao segera meraih Golok Naga Perkasa dan menempelkan gagang dari Golok itu di dadanya setelah roh senjata dari Golok pusaka itu memberikan petunjuk padanya.


Sinar berwarna ungu langsung memancar dari gagang Golok Naga Perkasa dan menyembuhkan semua luka yang ada di dalam dada Long Bao.


Long Bao juga bisa merasakan bahwa Qi yang ada di dalam tubuhnya menjadi semakin lancar dan mulai memulihkan energi es miliknya yang sudah terkuras sampai habis.


“Hanya itu saja yang bisa aku lakukan. Sekarang semua kekuatanku sudah benar-benar habis. Aku akan secara otomatis kembali ke kediaman Divine Beast Seiryu untuk memasuki tidur panjang dan memulihkan tenagaku.”


Golok Naga Perkasa langsung berubah menjadi sebuah petir dan menghilang dari tangan Long Bao.

__ADS_1


“Golok Naga Perkasa sudah meninggalkanmu sekarang. Sebuah senjata titipan selamanya akan tetap menjadi sebuah senjata titipan. Dia tidak akan pernah melindungi Tuannya seperti senjata yang memang asli menjadi milik kita. Sekarang kau tidak memiliki senjata pusaka lagi yang bisa kau gunakan untuk melawanku. Terimalah kematianmu Long Bao!”


Jenderal Long mengepalkan tinjunya yang sudah di selimuti dengan api berwarna hitam. Api berwarna hitam ini adalah api yang Jenderal Long Yun dapatkan setelah Dark Etheroz memberikan sedikit energi kegelapan miliknya.


“Lihatlah Api yang ada di tangan kananku ini. Api ini memiliki kekuatan yang hampir mirip seperti api yang pernah menghancurkan Benua Tengah lima belas tahun yang lalu. Sekarang api ini akan menghancurkan tubuhmu hingga tak tersisa sedikitpun.”


Long Bao hanya tersenyum saat mendengar ancaman Jenderal Long Yun karena dia bisa merasakan ada seseorang yang sangat dia kenal sedang mendekat ke arahnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Api Naga Kegelapan Penghancur Jiwa.”


Jenderal Long Yun segera melemparkan tinju apinya ke arah Long Bao.


Semburan api hitam yang bisa melelehkan apapun yang dia lewati, mengarah lurus ke arah Long Bao dengan kecepatan tinggi.


“Perisai Jaring Dewa Petir.”


“Tembok Es Penahan lautan api.”


Dua buah perisai yang terbuat dari energi petir dan energi es yang sangat kuat tiba-tiba muncul di depan Long Bao dan menghalangi semburan api hitam menuju ke arahnya.


Semburan api hitam itu langsung menghilang setelah menabrak kedua perisai ini dan meninggalkan sebuah ledakan yang cukup besar.


Dua orang sosok wanita cantik segera mendarat dan berdiri di depan Long Bao. Wanita yang ada di sebelah kanan adalah Long Yuyin, sedangkan wanita yang ada di sebelah kiri adalah Shen Ai Zhi.


“Istriku, ternyata kau sangat nakal dan tidak mau menuruti perintahku. Bukankah aku sudah menyuruhmu untuk pergi menjauhi Istana Giok Biru karena tempat ini terlalu berbahaya untuk kalian berdua,” ucap Long Bao pada Long Yuyin dengan nada suara sedikit lebih tinggi.


“Aku tidak bisa tenang meninggalkan tempat ini saat Suami dan Anakku sedang bertarung dengan Bangsa Iblis. Lagipula jika aku tidak kembali ke tempat ini, mungkin aku akan menjadi seorang janda,” balas Long Yuyin menatap Long Bao.


Shen Ai Zhi yang memiliki kekuatan elemen yang sama dengan Long Bao segera mendekat dan mengalirkan sedikit energi es miliknya untuk memulihkan energi es milik Long Bao yang sudah terkuras habis.


Secara perlahan aura energi es yang sangat kuat mulai memancar kembali dari tubuh Long Bao.


“Terima kasih,” ucap Long Bao pada Shen Ai Zhi.

__ADS_1


“Tidak usah berterima kasih. Kau terluka seperti ini karena ingin menyelamatkanku. Jadi sudah sewajarnya jika aku membantu memulihkan tenaganmu,” jawab Shen Ai Zhi


Jenderal Long Yun terlihat semakin marah setelah mengetahui bahwa kondisi Long Bao sudah pulih.


“Ternyata Patriarch dari Klan Naga Langit yang sangat perkasa harus bersembunyi di balik seorang wanita untuk melindungi dirinya dari seranganku,” ejek Jenderal Long Yun.


“Ini adalah keuntungan jika memiliki seorang istri. Mereka akan saling melindungi jika salah satu di antara mereka dalam keadaan bahaya. Jomblo seperti dirimu mana bisa mengerti tentang itu,” balas Long Yuyin sinis membela suaminya.


Jenderal Long Yun tidak membalas ejekan dari Long Yuyin karena dia masih memendam rasa pada Long Yuyin. Namun, kemarahan yang sangat besar tidak bisa lagi di sembunyikan dari wajahnya.


Api berwarna hitam langsung berkobar dari tubuh Jenderal Long Yun hingga membuat tubuhnya seperti terbenam dalam kobaran api kegelapan.


“Aku akan membunuh kalian semua. Tidak akan aku biarkan ada yang hidup di antara kalian bertiga.”


Jenderal Long Yun semakin memperbesar kobaran api berwarna hitam yang memancar dari tubuhnya hingga seperti semburan gunung berapi.


“Teknik Api Kegelapan Mengguncang Langit.”


Api yang memancar dari tubuh Jenderal Long Yun mulai berjalan ke arah mereka bertiga seperti lava gunung berapi.


Shen Ai Zhi dengan tenang mengulurkan tangan kanan. Sebuah bola berbentuk mata seekor Beast tiba-tiba muncul di telapak tangannya.


“Apa kau serius untuk menggunakan benda pusaka itu. Seingatku tubuhmu tidak bisa menahan tekanan dari energi es yang muncul dari benda pusaka itu,” tanya Long Yuyin khawatir saat melihat benda yang ada di tangan Shen Ai Zhi.


“Hanya inilah satu-satunya yang aku miliki untuk membekukan api miliknya. Api itu bukanlah api biasa karena itu dibutuhkan benda pusaka milik Dewa untuk bisa melawannya. Kalian berdua pergilah sedikit menjauh agar tidak terkena dampak dari energi es yang keluar dari Mata Naga Es,” seru Shen Ai Zhi mengingatkan.


“Kalau begitu kau harus hati-hati. Jika kau merasa bahwa tubuhmu tidak mampu untuk menahan kekuatan dari benda pusaka itu, maka kau harus segera menghentikannya,” ucap Long Yuyin lalu dia segera berjalan menjauh.


Shen Ai Zhi mulai melakukan gerakan tangan untuk membuka segel yang membelenggu kekuatan dari Mata Naga Es.


Hawa dingin yang sangat dahsyat bahkan melebihi saat Long Bao menggunakan energi es miliknya, langsung memancar di sekitar tubuh Shen Ai Zhi dan menyebabkan sebuah badai salju.


“Long Yun sekarang adalah saatnya kau membayar semua yang telah kau lakukan padaku dan juga putriku. Gara-gara rencana balas dendammu, aku dan putriku harus terpisah selama berbulan-bulan.”

__ADS_1


“Teknik Mata Naga Es Membekukan Iblis.”


__ADS_2