
Jenderal Lian Zhou dan Heilong tidak sempat menghentikan gerakan Last karena mereka tidak pernah mengira Last akan bisa dengan mudah menghancurkan snow moon palace.Mereka berdua terdiam melihat snow moon palace di hancurkan di depan mata mereka seperti orang ling lung.
"Apa yang kau lakukan?" ucap Heilong geram sambil memegang pedangnya yang sudah mengarah untuk menyerang Last.
"Apa kau tidak bisa melihatnya dengan matamu?" jawab Last balik bertanya dengan senyum mengejek.
Heilong yang geram atas tindakan Last langsung menyerangnya menggunakan jurus pedang membelah bumi. Tapi, Last hanya menggunakan tangan kanannya saja untuk menahan serangan pedang Heilong.
Last lalu menarik pedang taring putih mendekati tubuhnya. Dan saat wajah Heilong semakin dekat dengan tubuhnya, Last segera menghantamkan tinjunya dengan sangat keras ke wajah Heilong sampai terlempar sangat jauh menunju sebuah jurang yang ada tidak jauh dari tempat mereka bertarung.
Jenderal Lian Zhou yang ada di dekat sana segera terbang dan menangkap tubuh Heilong yang sedikit lagi akan terjatuh ke dalam jurang jika sampai dia terlambat menangkap tubuhnya.
"Long Bai apa kamu tidak apa-apa?" tanya Jenderal Lian Zhou pada Heilong.
Hanya ada sedikit orang tahu bahwa sebenarnya di dalam tubuh Long Bai terdapat dua jiwa. Jenderal Lian Zhou menyebut Heilong dengan Long Bai adalah suatu hal yang wajar karena di matanya dia memang melihat tubuh Long Bai bukan Heilong. Tubuh Heilong yang sebenarnya berada di dasar sebuah jurang yang ada di bumi.
"Aku tidak apa-apa Jenderal. Terimakasih karena sudah menolongku," jawab Heilong.
"Biar aku yang melawannya. Tingkat kultivasinya jauh lebih tinggi dari tiga orang sebelumnya," ucap Jenderal Lian Zhou sambil mengangkat trisula naga biru miliknya.
"Aku juga akan membantu. Sekarang tubuhku sudah pulih hampir lima puluh persen," ucap Shi Tian yang tiba-tiba mendekat.
"Meskipun kalian bertiga bergabung bersama untuk melawanku, kalian tidak akan bisa membunuhku. Aku bahkan tidak yakin kalian bisa menyentuh tubuhku," ucap Last sombong menatap mereka bertiga dengan pandangan merendahkan.
"Dasar kau makhluk kurang ajar! Jenderal, ayo kita maju lawan dia bersama-sama," seru Shi Tian geram.
Shi Tian segera mengeluarkan pisau-pisau peraknya.
"Baik senior," jawab Jenderal Lian Zhou yang sudah mengalirkan energinya airnya kedalam trisulanya.
__ADS_1
"Jangan lupakan aku. Aku juga ingin ikut menghajar dia," seru Heilong yang sudah mengangkat kembali Pedang Taring Putih miliknya.
"Pisau Pencakar Langit."
"Trisula Penghancur Lautan."
"Pedang Membelah Bumi."
Mereka bertiga mengeluarkan jurus andalannya secara bersamaan untuk menyerang Last.
Sementara Last, dia tetap berdiri dengan tenang di tempatnya meskipun gabungan ketiga jurus dari Heilong, Shi Tian dan Lian Zhou sedang mendekatinya.
"Dengan jurus murahan seperti ini kalian ingin melukaiku. Kalian bertiga masih terlalu lemah untuk melawanku," ejek Last.
"Rantai Penghancur Bulan."
Last mengulurkan kedua tangannya dan ratusan rantai berwarna hitam dengan aura kegelapan yang sangat kuat keluar dari tangannya dan menghancurkan gabungan ketiga jurus yang dikeluarkan oleh Heilong, Shi Tian dan Liang Zhou.
"Apa kau terkejut kakek tua!! Rantai ini memang bukan rantai biasa. Rantai-rantaiku ini terbuat dari ribuan tulang vampire kuno yang telah di tempa secara khusus oleh Raja Iblis. Dan Bangsa Vampire memiliki suatu keistimewaan. Dia akan menjadi semakin kuat jika menghisap darah musuhnya. Hehe …" ucap Last menyeringai dengan tatapan menyeramkan.
Last menggerakkan kedua tangannya melingkar dan rantai-rantainya segera bergerak mengitari tubuh Heilong, Shi Tian dan Lian Zhou.
"Rantai Vampire Penghisap Darah."
Rantai-rantai hitam milik Last bergerak dengan cepat melilit tubuh mereka bertiga dan menghisap darah mereka.
"Aku akan menghisap darah kalian sampai habis untuk menambah kekuatan rantaiku ini. Ha...Ha..." Last tertawa terbahak-bahak melihat tubuh mereka bertiga sedang dihisap darahnya dan tidak bisa melawan di bawah belenggu rantainya.
**
__ADS_1
Di dalam makam es
Xue Xian Hou yang terbaring tak berdaya dalam keadaan koma di lantai dua makam es karena serangan mental dan fisik yang dilakukan Minmei terus mengeluarkan darah dari tubuhnya.
Darah yang keluar dari tubuh Xue Xian Hou itu mengalir menuju ke sebuah patung yang tidak jauh dari tempatnya terbaring.
Patung itu berbentuk seorang wanita yang sangat cantik bahkan tidak ada wanita yang sanggup menandingi kecantikannya di seluruh planet Dreamland,itu adalah patung leluhur pendiri sekte snow moon sang dewi es Xue De Huiyi.
Patung itu tiba-tiba bersinar dengan sangat terang sampai menyinari semua bagian ruangan dalam makam es dan sebuah mahkota yang terbuat dari kristal muncul di atas kepala patung.
Mahkota itu terbang mendekati tubuh Xue Xian Hou dan berhenti di depannya. Mahkota itu terus berputar-putar di depan tubuh Xue Xian Hou dan memunculkan bayangan dari Xue De Huiyi yang sedang memakai mahkota kristal. Bayangan Xue De Huiyi lalu mengulurkan tangannya ke kening Xue Xian Hou.
Sebuah energi es berwarna putih mulai menyelimuti tubuh Xue Xian Hou dan menghentikan pendarahan yang ada di tubuhnya.
Secara perlahan luka-luka Xue Xian Hou mulai disembuhkan sampai tidak meninggalkan bekas. Tapi, tentu saja luka yang ada di mentalnya tidak akan pernah hilang dan akan terus membekas selamanya di dalam pikirannya.
Beberapa detik kemudian Xue Xian Hou membuka matanya.
"Le-Leluhur, bagaimana bisa anda di sini bukankan anda sudah … Dan tubuhku?! Bukankah seharusnya aku sudah mati di bunuh ratu succubus."
Xue Xian Hou sangat terkejut karena begitu dia membuka matanya hal yang dia lihat pertama kali adalah leluhurnya yang seharusnya sudah meninggal ratusan tahun yang lalu. Dan yang lebih membuatnya terkejut adalah semua luka-luka yang ada di tubuhnya telah di sembuhkan tanpa meninggalkan bekas apapun.
"Tenanglah dulu cucuku. Aku akan menjawab semua pertanyaanmu. Tapi sekarang aku harus menyembuhkan luka dalam yang ada di tubuhmu. Minumlah ini," Xue De Huiyi menunjuk sebuah pilar yang ada di dekat mereka dan sebuah botol ramuan obat muncul dari pilar itu dan langsung mendarat di tangan Xue Xian Hou.
Xue Xian Hou tampak ragu-ragu untuk meminum ramuan itu, Xue De Huiyi tersenyum sambil berkata. "Kenapa kamu terlihat ketakutan meminum ramuan obat itu, itu bukan racun. Ramuan itu bernama Ginseng es musim dingin. Ramuan itu bisa menyembuhkan semua luka dalam dengan sangat cepat. Minumlah jangan takut, aku tidak akan menyakitimu."
Xue Xian Hou segera meminum ramuan itu dan seluruh tubuhnya menjadi hangat. Dia merasa suhu hangat yang berasal dari ramuan ini mulai menyembuhkan luka dalamnya.
*****
__ADS_1
Pendiri sekte snow moon ini pernah di sebut namanya di chapter 116.