LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V1 # CH 22 — Istana Dalam Makam.


__ADS_3

Heilong merasa heran, kenapa semua serangan-serangan ini selalu mengarah tepat ke arahnya seperti sudah diatur oleh seseorang.


Dia bertanya-tanya dalam hatinya, apakah ada suatu formasi tersembunyi yang menggerakkan semua jebakan ini atau apakah ada seseorang yang diam-diam mengikutinya lalu menyerangnya dari belakang?


Jika ini hanyalah sebuah formasi yang dibuat untuk melindungi tempat ini, seharusnya ada sebuah formasi khusus yang mengatur semua jebakan ini di sekitar sini.


Heilong mulai mengamati daerah di sekelilingnya sambil terus berjalan ke depan untuk mencari formasi tentang penggerak semua jebakan yang ada di tempat ini.


Saat dia berjalan, panah dan bola api terus muncul dari segala arah dan menyerang ke arah Heilong.


Serangan kali ini bahkan lebih cepat dari serangan sebelumnya.


Heilong terus menghindari serangan itu dan mencoba sebaik mungkin untuk menghemat energinya. Sebab, ia tidak tahu sampai kapan ia akan terjebak di dalam tempat ini. Jika, ia sampai kehabisan energi di tempat ini maka semuanya akan berakhir.


Heilong akhirnya menemukan sebuah formasi pertahanan yang cukup rumit di atas sebuah batu yang sangat besar. Ia langsung menghancurkan formasi itu dan semua serangan itu akhirnya berhenti.


"Fiuh …"

__ADS_1


Heilong mengambil napas panjang setelah dia berhasil menghancurkan formasi yang mengatur jebakan di tempat ini. Ia lalu melihat ke ujung lorong dan menjadi sangat terkejut.


"Apakah semua ini bukan ilusi?!"


Heilong melihat sebuah istana yang menjulang tinggi seperti gunung dan megah muncul di depannya.


Itu adalah sebuah istana yang terbentuk dari kristal-kristal es.


Istana es ini sangat indah. Bahkan, lebih indah dari istana kakeknya yaitu Kaisar Long Jin.


"Apakah semua yang aku lihat ini nyata?! Di dalam Makam Es Seribu Pedang ini ternyata ada sebuah istana yang sangat megah dan indah." Heilong masih tak bisa percaya dengan apa yang ia lihat.


Setelah sekian lama menelusuri setiap sudut dari wilayah ini, dia akhirnya sadar bahwa yang ada didepannya bukanlah sebuah ilusi.


Akhirnya Heilong membuka matanya. "Pantas saja serangan-serangan tadi bisa melukaiku. Ternyata semua ini bukanlah sebuah ilusi. Aku benar-benar telah memasuki sebuah dunia lain."


Heilong lalu melihat ke arah gerbang istana.

__ADS_1


"Istana Es Seribu Pedang." Heilong membaca papan nama di atas gerbang masuk istana.


Dia kemudian berjalan masuk melewati pintu gerbang istana.


Begitu dia melewati gerbang dan masuk ke dalam istana, dia merasakan energi alam yang sangat kuat dari dalam istana ini.


Sebuah pemandangan yang sangat indah juga muncul di hadapannya ketika dia berhasil melewati pintu gerbang itu.


Interior bangunan Istana ini terbuat dari kristal-kristal es yang berkilau seperti sebuah permata.


Namun, ada sebuah lukisan yang menarik perhatian Heilong. Lukisan itu memiliki bingkai berwarna emas dan gambar dari lukisan itu adalah seekor kura-kura hitam yang dililit oleh seekor ular.


“Apakah ini adalah Lukisan Dewa penguasa para Beast di Benua Utara ini? Kalau tidak salah namanya adalah Divine Beast Genbu yang sangat terkenal dengan pertahanannya yang sangat kuat.”


"Selamat datang di istanaku. Sudah lama sekali tidak ada yang datang ke tempat ini. Apakah kau datang kemari untuk mendapatkan warisan dariku?" suara yang terdengar sangat berwibawa tiba-tiba bergema di telinga Heilong.


*******

__ADS_1


halo teman teman jangan lupa like,vote dan share ya kalo mau novel ini update lebih cepat.Aku menantikan dukungan dari para pembaca.terima kasih


__ADS_2