
Setelah diyakinkan oleh pemimpin harimau salju dan merasa benar-benar yakin bahwa Lin Meylin akan sangat aman berada di sini. Tanpa basa-basi lagi Heilong lansung menceburkan dirinya ke dalam sungai dan terus berenang ke dasar sungai.
Sambil berenang ke dasar sungai, Heilong juga menyerap hawa dingin yang ada di air sungai yang sedingin es ini untuk berlatih kultivasi karena dia juga adalah seorang kultivator elemen es, jadi hawa dingin yang dia serap dari air sungai ini pasti akan sangat membantu melatih kultivasinya. Mungkin saja setelah menyelam ke dasar sungai ini, tingkat kultivasi Heilong akan mengalami sedikit peningkatan.
Setelah menyelam sejauh dua ratus meter, Heilong akhirnya dapat melihat sebuah cangkang kerang berukuran raksasa. Ukuran cangkang kerang ini bahkan mencapai sepuluh meter. Di bagian tengah kerang raksasa itu terdapat sebuah mutiara berwarna putih yang sangat indah, dingin dan besar sekali. Mutiara ini memiliki diameter sepanjang dua meter.
“ Mutiara apa ini...? Kenapa di dasar sungai ini ada mutiara sebesar dan seindah ini. Pantas saja kedua ular itu menolak dengan keras saat aku memerintahkan mereka pergi meninggalkan sungai ini. ” ucap Heilong sambil melihat mutiara itu.
“ Itu adalah mutiara kerang es abadi. Mutiara itu sangat keras seperti sebuah logam dan memiliki suhu yang sangat dingin. Mutiara ini sangat cocok untuk di jadikan sebuah senjata yang berelemen es. Jika kau membuatnya menjadi bahan pembuatan pisau maka pisau itu akan sama seperti pisau es yang kau miliki, ” jawab Li Ziqi yang suaranya tiba-tiba muncul di telinga Heilong.
“ Mutiara kerang es abadi...??!! ” Heilong terlihat terkejut lalu dia melanjutkan kata-katanya. “ Bukankah kerang es abadi ini sudah punah berabad-abad yang lalu. Aku melihat di dalam ingatan Long Bai bahwa dia pernah membaca sebuah buku di perpustakaan kerajaan Blue Dragon yang mencatat bahwa mutiara es abadi ini sudah punah berabad-abad tahun yang lalu saat cuaca di planet ini tiba-tiba berubah dengan sangat ekstrim. ”
“ Mungkin kerang es abadi ini adalah salah satu kerang yang selamat dari bencana itu dan dia lebih memilih untuk menyembunyikan dirinya dan tidak menampakkan diri pada beast atau pun manusia. Kau lihat saja pasir yang ada di dasar sungai ini, pasir-pasir ini memiliki warna yang sama dengan warna kulit cangkangnya. Kemungkinan saat dia merasakan ada yang sedang mendekati tempatnya, dia akan menyembunyikan dirinya di dalam pasir ini. Kau harus mengambil mutiara kerang es abadi itu tapi kau tidak membunuh kerang es abadi itu. ” ucap Li Ziqi memberi peringatan.
“ Baik guru, aku mengerti, ” jawab Heilong.
Heilong langsung menggunakan jurus menghilang miliknya dan segera berenang mendekati mutiara kerang itu. Dengan sangat hati-hati dia akhirnya sampai dimulut kerang raksasa itu. Dia kemudian mendekatkan gelang galaxynya ke mutiara kerang es abadi dan mutiara itu pun langsung masuk ke dalam gelang galaxy.
“ Baaammmm... ”
Tiba-tiba cangkang kerang raksasa itu menutup dengan sangat keras saat mutiaranya berhasil diambil oleh Heilong dan membuat tubuh Heilong terjebak di dalam cangkang kerang itu.
Heilong segera mengalirkan energi apinya ke tangan kanannya dan bersiap untuk untuk menggunakan jurus pedang racun api untuk menghancurkan cangkang kerang es abadi seperti dia membuat lubang pada cangkang kura-kura emas milik Divine Beast Genbu.
Tapi Heilong menghentikan tangannya saat tangan itu hampir menghantam cangkang kerang es abadi karena teringat dengan pesan Li Ziqi yang melarangnya untuk membunuh kerang itu.
“ Kenapa kau menghentikan seranganmu anak muda...? ” sesosok gadis cantik berbaju biru yang mirip sebuah roh, muncul di dalam cangkang kerang itu dan bertanya pada Heilong.
“ Karena tujuanku bukan untuk menyakiti atau'pun menghancurkan kerang ini. Tapi aku hanya ingin mengambil mutiara kerang es abadi yang ada di dalam cangkang kerang ini, " jawab Heilong.
“ Apakah kau sama sekali tidak tahu jika kau mengambil mutiara seekor kerang es abadi, itu sama saja dengan kau menyakitinya secara tidak langsung karena kerang es abadi menaruh sebagian energi hidupnya pada mutiaranya. Mutiara Itu biasa di sebut dengan nama mutiara jiwa. Seekor kerang es abadi yang telah kehilangan mutiara jiwanya maka hidupnya tidak akan abadi lagi. Dia akan mati dalam beberapa tahun, ” ucap gadis berbaju biru.
“ Maafkan aku. Aku benar-benar tidak tahu kalau mutiara itu mengandung energi hidupnya. Aku akan mengembalikan mutiara itu sekarang juga, ” jawab Heilong.
__ADS_1
Heilong segera mengeluarkan kembali mutiara kerang es abadi yang baru saja dia ambil dan meletakkan mutiara itu di tempatnya semua. Gadis berbaju biru itu tersenyum saat melihat Heilong mengembalikan mutiara kerang es abadi pada tempatnya dan secara perlahan cangkang kerang yang tadinya tertutup rapat kini terbuka kembali.
“ Terimakasih karena kau telah mengembalikan mutiara itu dengan senang hati tanpa ada pertarungan. Untung saja kau tidak menyerang bagian dalam cangkang kerang itu karena di lapisan dalam cangkang kerang itu terdapat racun yang sangat mematikan yang di berikan langsung oleh dewa, sebagai senjata kerang es abadi untuk melindungi mutiara jiwanya. Dan jika terjadi sebuah pertarungan kemungkinan racun itu akan bocor keluar dan membunuh sebagian besar makhluk hidup yang ada di permukaan, ” ucap gadis berbaju biru itu pada Heilong sambil tersenyum.
“ Kenapa kau bisa tahu banyak tentang kerang abadi, siapa kau sebenarnya... ? ” tanya Heilong penasaran.
“ Namaku adalah Shen Bing. Aku adalah wujud asli dari kerang es abadi yang merupakan dewi para kerang, ” jawab Gadis berbaju biru.
“ Kau ... Dewi kerang ..??!! ” ucap Heilong terkejut sambil menunjuk Shen Bing.
Shen Bing tertawa dan menganggukkan kepalanya karena melihat heilong yang bertanya dengan terkejut.
“ Jika aku boleh tau. Apa yang akan kau lakukan jika kau berhasil mendapatkan mutiara kerang es abadi itu...? ” tanya Shen Bing menatap mata Heilong.
“ Aku akan menjadikan mutiara itu sebagai bahan pembuatan pisau untuk memasak dan akan aku berikan pisau itu pada muridku, " jawab Heilong sambil mengingat Lu Zhan.
Setelah mendengar jawaban Heilong, Shen Bing lalu membuka telapak tangan kanannya dan sebuah balok es berukuran 100 cm X 30 cm muncul di tangan kanan Shen Bing. Shen Bing lalu memberikan balok es itu pada Heilong.
“ Gunakanlah balok es abadi ini untuk membuat pisau yang kau inginkan. Kekuatan dari balok es abadi ini tidak ada bedanya dengan kekuatan mutiara jiwaku. Jadi pisau-pisau yang akan kau buat dari balok es abadi ini akan memiliki kemampuan dan kekuatan yang sama seperti pisau yang terbuat dari mutiara jiwaku, ” ucap Shen Bing.
Setelah mendapatkan balok es abadi itu, Heilong langasung berpamitan pada Shen Bing dan berenang naik ke permukaan.
Ketika Heilong sudah meninggalkan tempat ini, Li Ziqi tiba-tiba muncul di samping Shen Bing dan berbicara dengan sedikit cemberut. “ Kenapa kakak membiarkannya pergi begitu saja, bahkab memberi dia hadiah. Padahal aku ingin melihat kakab menghajar pria itu. ”
Shen Bing meletakkan tangannya di atas kepala Li Ziqi dan berbicara dengan tersenyum menertawakan tingkah laku Li Ziqi. “ Kau ini..!! Usiamu sudah hampir seribu tahun tapi sifatmu masih ke kanak-kanakan. Mana mungkin aku menghukum manusia yang tidak berdosa. ”
“ Tapi dia tadi mencoba mengambil mutiara jiwa kakak, ” balas Li Ziqi.
“ He.. He.. Apakah kau sudah lupa adik angkatku yang manis. Dulu aku adalah seorang dewi yang menguasai seluruh air yang ada di planet ini, andai saja aku tidak melakukan sebuah kesalahan maka akun akan tetap hidup di alam dewa. Bukan di dalam cangkang kerang ini. Aku mendengar semua percakapan yang kau lakukan di dalam sungai ini meskipun kau menggunakan telepati. Kau kan yang memerintahkan pemuda itu untuk mengambil mutiara jiwaku. ” ucap Shen Bing.
“ He... He... ” Li Ziqi hanya tertawa terkekeh saat semua rencananya diketahui oleh kakak angkatnya.
“ Kenapa kau sepertinya ingin sekali aku memberi pelajaran pada pemuda itu.. ? ” tanya Shen Bing sedikit penasaran.
__ADS_1
“ Karena dia terlalu playboy dan suka menggoda gadis-gadis. ” jawab Li Ziqi dengan nada sinis.
“ Hmm.. Sepertinya adikku ini sudah mengenal apa itu cinta dan sedang cemburu pada seorang pria, ” sindir Shen Bing.
“ Bukan begitu. Pria sepeti dia memang harus di beri pelajaran supaya tidak terus mengganggu para gadis,” bantah Li Ziqi.
“ Baiklah mari kita bicarakan hal yang laun. Bagaimana kau mengetahui aku berada di sini...? Kau tidak akan menyuruh pria itu mengambil mutiara seekor kerang es abadi jika kau tidak mengetahui bahwa kerang itu adalah aku, karena aku tidak akan menyakiti orang tanpa alasan. ” tanya Shen Bing.
“ Sebenarnya, dulu aku pernah menyusup ke ruang kerja ayah dan mencari tahu di mana ayah menghukum kakak. Saat tadi aku melihat kakak baik-baik saja di sini aku menjadi lega, ” jawab Li Ziqi sambil mememuluk kakaknya manja karena rindu, sudah lama merela tidak beretemu.
“ Kau sudah melihatku keadaanku yang baik-baik saja di tempat ini. Sekarang kembalilah ketempatmu, jangan sampai ayah melihatmu disini karena dia pasti akan menghukummu, ” ucap Shen Bing meminta Li Ziqi pergi kembali ke tempatnya.
“ Jangan khawatir karena saat ini aku juga sama seperti kakak. Saat ini aku juga sedang menjalani hukuman dari ayah dan tinggal di dalam sebuah pedang yang ada pada pria tadi. ” jawab Li Ziqi.
“ Hah...!! Bagaimana bisa begitu. Coba kau ceritakan pada kakak, kenapa ayah menghukummu. " ucap Shen Bing terkejut.
“ Apakah kakak ingat dengan Galene..? ” tanya Li Ziqi menatap Shen Bing.
“ Aku ingat. Dia adalah beast kesayanganmu yang selalu kamu bawa saat berperang melawan para iblis, ” jawab Shen Bing, lalu dia balik bertanya pada Li Ziqi. “ Apakah ini ada kaitannya dengan Galene...? ”
Li Ziqi menganggukkan kepalanya. Shen Bing menjadi terkejut dan kembali bertanya. “ Apa yang terjadi dengan Galene...? "
“ Dia mati, ” jawab Li Ziqi dengan sedih.
Shen Bing menjadi semakin terkejut sampai mrnutup mulutnya sendiri dengan kedua tangannya lalu kemudian dia memeluk Li Ziqi yang sedang bersedih di sampingnya untuk menenangkannya.
“ Katakan pada kakak. Kakak ingin mendegar semua ceritanya lebih detail lagi. Aku akan memberi hukuman pada siapapun yang membunuh Galene, " ucap Shen Bing yang penasaran dan sedikit geram.
Li Ziqi menarik nafas panjang untuk mengingat kembali semua kejadian di masa lalunya yang membuatnya sangat sedih, lalu dia mulai bercerita. “ Waktu itu dewa racun berkomplot dengan para iblis untuk meracuni Galene sampai Galene mati. Dalam keadaan yang sangat marah karena kematian Galene. Aku pergi mecari dewa racun dan langsung membunuhnya ditempat, saat dia sedang mabuk-mabukan merayakan keberhasilannya membunuh Galene. Aku juga menghancurkan tempat tinggal dewa racun yaitu Planet Nebula Blue. Karena ketidaktahuanku, saat aku menghancurkan planet Nebula Blue. Aku malah membuat semua racun yang dibuat oleh dewa racun semasa hidupnya dan terus di simpan di bawah tanah planet Nebula Blue selama puluhan ribu tahun menjadi tersebar ke planet lain yang ada di sekitar panet Nebula Blue dan menyebabkan banyak sekali kematian Makhluk hidup yang tak berdosa. Karena alasan inilah ayah menghukumku. ”
“ Jika ceritanya seperti ini. Kita sama sekali tidak bisa menyalahkan ayah, semua yang dilakulan ayah sudah benar karena kesalahanmu ini memang sangat besar. Mulai sekarang Jalanilah hukumanmu ini dengan sabar seperti apa yang telah aku lakukan selama ini. Segara kembalilah ke tempatmu, jangan biarkan ayah mengetahui semua ini dan akhirnya menambah hukumanmu. ” ucap Shen Bing.
“ Baiklah. Aku akan kembali, jaga diri kakak baik-baik. Jika aku ada di sekitar sini lagi aku akan mengunjungi kakak. ” ucap Li Ziqi yang naik ke permukaan sambil melambaikan tangannya ke arah kakaknya.
__ADS_1
“ Kamu juga. Jaga dirimu baik-baik. " balas Shen Bing.