
Selama perjalanan menuju ke Hutan Northland. Xue Xian Hou selalu menanyakan pada Heilong bagaimana dia bisa begitu mudahnya jatuh cinta pada Putri Xin Ye padahal mereka berdua baru saja bertemu dan Putri Xin Ye'pun sama sekali tidak menolaknya tapi Heilong selalu menghindari pertanyaan itu dan tidak mau menjawab.
Jika hanya Heilong saja yang jatuh cinta pada pandangan pertama maka Xue Xian Hou tidak akan heran karena dia sudah sangat mengenal sifat Heilong dengan baik. Dia merasa heran pada Putri Xin Ye yang menurut kabar selalu menolak lamaran dari setiap pria yang mencoba untuk menikahinya tapi dia begitu mudahnya jatuh cinta saat pertama kali melihat Heilong.
Lambat laun Xue Xian Hou menjadi semakin kesal dan berhenti untuk bertanya. Xue Xian Hou kemudian menggunakan energi es nya untuk membekukan Dantian Putri Xin Ye, dia sengaja melakukan itu agar energi Yin yang sudah memenuhi Dantian Putri Xin Ye tidak menyebar ke seluruh titik-titik merindiannya. Karena Xue Xian Hou melihat bahwa semua titik-titik meridian yang ada di tubuh Putri Xin Ye seperti baru saja dipulihkan dari serangan energi Yin.
Jika saat ini semua titik meridian yang ada di tubuh Putri Xin Ye kembali mendapatkan serangan dari energi Yin untuk kedua kalinya, sudah pasti titik meridian itu akan mendapatkan kerusakan yang sangat parah dan sulit untuk diobati.
**
Hutan Northland.
Setelah lima belas menit perjalanan dengan mengendarai Beastnya yang terbang dengan menggunakan kecepatan penuh, Kaisar Xin Feng akhirnya tiba di atas Hutan Northland. Dia memutuskan untuk terbang berputar-putar sejenak di atas Hutan Northland untuk mencari keberadaan Heilong tapi dia tidak melihat tanda-tanda keberadaan Heilong.
“Kenapa anak itu belum sampai di tempat ini, padahal jarak yang harus dia tempuh tidak sejauh jarak yang harus aku tempuh. Apakah Beast miliknya tidak secepat Tiger S milikku? Baiklah aku akan menunggunya di depan pintu masuk Makam Kuno.”
Kaisar Xin Feng kemudian memerintahkan Beastnya untuk mendarat di depan pintu masuk makam yang di tunjuk dengan tangan kanannya. Tiger S langsung terbang kearah pintu masuk makam setelah mendengar perintah dari Kaisar Xin Feng dan menghilang kembali ke tempatnya setelah menurunkan Kaisar Xin Feng.
Sambil menunggu kedatangan Heilong Kaisar Xin Feng mengeluarkan kotak berwarna putih yang dititipankan padanya agar dia memberikan kotak itu pada Heilong. Kaisar Xin Feng merasa penasaran dengan isi yang ada di dalam kotak itu tapi dia tidak berani untuk membuka kotak itu karena tidak mau melanggar perintah dari Divine Beast Byako.
Kaisar Xin Feng mencoba melihat kedalam kotak itu dengan menggunakan jurus Mata Harimau Putih miliknya tapi jurus penglihatannya itu masih belum mampu untuk melihat menembus masuk ke dalam kotak yang dilindungi oleh kekuatan Divine Beast Byako.
__ADS_1
“Kekuatan yang melindungi kotak ini sangat besar. Sepertinya hanya orang yang diinginkan oleh Divine Beast Byako saja yang bisa membuka kotak ini dan melihat isi dari kotak ini,” gumam Kaisar Xin Feng sambil memegang kotak berwarna putih.
“Auuu ....”
“Roar .....”
Tiba-tiba suara lolongan Serigala dan auman Harimau mengagetkan Kaisar Xin Feng yang sedang memandangi kotak putih itu dengan penuh konsentrasi. Kaisar Xin Feng menjadi waspada karena suara dua Beast itu semakin lama semakin mendekat kearahnya. Dia mengeluarkan Tombak Giok Badai Anginnya dan sudah siap untuk menyerang kedua Beast itu saat mereka berdua muncul di depannya.
Kedua Beast itu'pun akhirnya muncul di depan Kaisar Xin Feng dan berlari dengan kecepatan tinggi menuju masuk ke arah pintu masuk Makam Kuno. Merasa kedua Beast itu akan menyerangnya maka Kaisar Xin Feng segera melompat ke arah kedua Beast itu dan menyerangnya dengan tombak yang sudah ada di tangannya.
Heilong berjalan di depan Xue Xian Hou dan Xin Ye dengan mengendarai Beastnya masing-masing karena hanya dia dan Gremlin'lah yang mengetahui letak pasti di mana Makam Kuno itu berada. Heilong tiba-tiba menghentikan jalannya karena merasakan sebuah kekuatan besar sedang mendekat ke atahnya.
Heilong langsung menggunakan jurus Perisai Es miliknya untuk melindungi dirinya dan Xue Xian Hou. Untuk sementara waktu, Xue Xian tidak bisa menggunakan kekuatannya untuk berperang karena dia Hou harus memfokuskan kekuatannya itu untuk menyegel Dantian Putri Xin Ye.
Tiba-tiba sebuah serangan energi angin berbentuk sebuah tombak raksasa menghantam perisai es Heilong dengan sangat sampai menimbulkan banyak sekali retakan pada perisai es itu, namun hal itu tidak berlangsung lama karena semua retakan itu langsung menghilang saat Heilong menutup retakan itu dengan energi esnya.
“Kurang ajar! Siapa yang berani menyerangku secara tiba-tiba. Tunjukkan dirimu sekarang juga, ayo kita bertarung jika kau berani,” teriak Heilong kesal.
“Hehe ... Maafkan aku, aku kira tadi seekor Beast yang berniat ingin menyerangku. Beastmu itu sangat besar jadi aku tidak bisa melihat keberadaanmu yang sedang naik di punggungnya,” ucap Kaisar Xin Feng tersenyum malu karena merasa bersalah, hampir saja dia membahayakan nyawa putrinya jika Heilong tidak waspada.
“Beastku memang memiliki ukuran yang sangat besar tapi dia tidak memiliki sayap jadi dia tidak bisa terbang. Itulah yang membuat perjalanan kami menjadi sedikit agak lambat karena Beastku harus berlari melewati beberapa gunung dan lembah untuk bisa sampai ke sini,” ucap Heilong memberi penjelasan kenapa dirinya sedikit terlambat.
__ADS_1
“Ngomong-ngomong di mana Putriku. Kenapa aku tidak melihatnya bersamamu. Apakah kau meninggalkan Putriku di Hutan Jati Bersalju?” tanya Kaisar Xin Feng sedikit cemas karena tidak melihat putrinya naik di Beast yang di tunggangi Heilong.
Heilong menunjuk ke arah belakang. “Xin Ye ada di belakang dia naik di punggung Raja Harimau Salju bersama dengan Xue Xian Hou. Anda jangan khawatir karena selama perjalanan ini Xue Xian Hou telah merawat putri anda dengan baik.”
Kaisar Xin Feng berjalan ke belakang Heilong untuk memastikan keadaan Putrinya dan ternyata memang benar, saat ini Putrinya memang sedang berada di bawah perawatan Xue Xian Hou. Meskipun Xue Xian Hou sedang memakai cadar tapi Kaisar Xin Feng masih dapat mengenalinya karena dia pernah bertemu Xue Xian Hou beberapa kali saat Sekte Giok Salju memesan Batu Kecubung Ungu dalam jumlah besar padanya untuk digunakan sebagai cincin penyimpanan bagi murid sektenya.
“Terimakasih banyak karena anda sudah merawat Putri saya selama dalam perjalanan,” ucap Kaisar Xin Feng dengan senyum ramah.
“Tidak usah begitu sungkan. Aku hanya kebetulan saja melihat putrimu yang sedang pingsan saat aku sedang melakukan perjalanan kembali ke Sekteku. Ketika aku memeriksa tubuhnya ternyata kondisi tubuhnya cukup parah jika energi Yin ada di dalam Dantiannya di biarkan terus meluap-luap. Jadi aku memutuskan untuk ikut dalam perjalanan ini sambil merawat putrimu agar kondisinya tidak semakin parah. Hitung-hitung aku sedang membalas budi Long Bai karena dia menyelamatkan Sekteku saat bangsa Iblis menyerang ke Benua Utara,” ucap Xue Xian Hou.
Heilong akhirnya turun dari Beastnya dan Gremlinpun langsung kembali ke dunia jiwa Heilong setelah Heilong turun dari punggungnya. Hanya Xue Xian Hou bersama dengan Putri Xin Ye yang masih duduk di atas punggung Raja Harimau salju karena dia harus merawat tubuh Putri Xin Ye yang masih tak sadarkan diri.
“Ayo kita segera masuk ke dalam,” ajak Heilong.
Tapi Kaisar Xin Feng menghentikan Heilong.
“Tunggu dulu.”
Heilong berbalik dan bertanya. “Apakah ada sesuatu yang tertinggal?”
Kaisar Xin Feng lalu menunjukkan kotak berwarna putih pemberian dari Divine Beast Byako kepada Heilong.
__ADS_1
“Sebelum aku pergi, Divine Beast Byako menitipkan ini padaku dan memerintahkan aku untuk memberikan kotak ini padamu sebelum kau masuk ke pulau bagian dalam. Dia juga mengatakan bahwa kau pasti membutuhkan sesuatu yang ada di dalam kotak ini saat berada di pulau bagian dalam.”
Kaisar Xin Feng memberikan kotak itu pada Heilong. Heilong menerima kotak itu dengan senang hati dan mencoba membukanya untuk melihat isi dari kotak itu tapi ternyata kotak itu sulit sekali di buka meskipun dia telah mengerahkan semua tenaganya.