LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 334 HANCUR TANPA SISA


__ADS_3

Sepuluh raksasa Iblis Bayangan Kegelapan itu langsung menjadi marah saat mendengar ucapan Heilong. Kemarahan mereka bahkan membuat ketakutan mereka akan dunia ilusi ini menjadi hilang.


Hawa iblis mereka menjadi semakin kuat karena bercampur dengan hawa membunuh yang sangat besar. Mereka semua menatap tajam ke arah Heilong seperti seekor hewan buas yang ingin mencabik-cabik buruannya sebelum memakannya.


“Kau pikir kami akan takut hanya karena sekarang kami berada di dalam Dunia Ilusi buatanmu? Kau salah besar manusia! Kami sama sekali tidak takut karena kekuatan kami saat ini, sama seperti kekuatan sepuluh Iblis Bayangan Kegelapan,” balas salah satu Iblis Bayangan Kegelapan menatap tajam ke arah Heilong.


Para Iblis Bayangan Kegelapan langsung terbang melesat untuk menyerang Heilong secara bergantian. Mereka semua tidak memberikan kesempatan Heilong untuk menyerang balik.


Heilong hanya bergerak menghindar ke kiri dan ke kanan dengan menggunakan kecepatan dari Jurus Super Sonic Dance untuk menghindar kuku tajam para iblis itu yang saat ini sudah sepanjang sebuah pedang karena panjang kuku ini ternyata dipengaruhi oleh besarnya ukuran tubuh mereka.


“Kekuatan kalian memang bertambah saat kalian menggabungkan tubuh iblis kalian. Tapi kecepatan kalian sama sekali tidak mengalami perubahan, untuk apa kalian bertambah kuat jika serangan kalian sama sekali tidak bisa mengenaiku,” ejek Heilong sambil terus menghindar.


“Apa benar begitu!!”


Tiba-tiba Heilong mendengar suara Iblis Bayangan Kegelapan dari dalam tanah tempat dia menginjakkan kakinya. tanah itu menjadi bergetar dan mulai retak lalu.


“Boom ….”


Sebuah tangan raksasa berwarna hitam pekat, keluar dari dalam tanah dan langsung memukul Heilong sampai terpental cukup jauh sampai akhirnya dia menancapkan Pedang Taring Putih ke tanah untuk menahannya terpental lebih jauh lagi.


Heilong langsung berdiri dan menatap para iblis itu. Dia baru sadar kalau dari tadi, dia hanya berbicara dengan sembilan ekor Iblis Bayangan Kegelapan.


“Ternyata kalian licik juga. Diam-diam menyerangku dari dalam tanah.”


Para iblis itu langsung tertawa terbahak-bahak. “Haha … Licik katamu!? Inilah yang dinamakan dengan strategi! Salahkan dirimu sendiri, kenapa kamu tidak waspada saat melawan kami. Apakah kamu berpikir bahwa kami ini lemah dan pasti akan kalah saat berada di dalam Dunia Ilusimu?”

__ADS_1


Li Ziqi yang ada di dalam Dunia Jiwa Heilong bisa melihat pertarungan ini dengan sangat jelas. Dia langsung menegur Heilong dengan suara sedikit geram. “Apa yang sedang kamu lakukan? Kenapa kamu malah mengulur-ngulur waktu saat melawan mereka semua. Apakah kamu menganggap iblis-iblis itu telah menjadi lemah karena kamu berhasil menjebak mereka masuk ke dalam Dunia Ilusi buatanmu. Aku ingatkan sekali lagi, jangan pernah kau meremehkan lawanmu!”


“Aku tidak sedang meremehkan mereka tapi aku sedang mencari di mana letak bola inti energi elemen kegelapan mereka,” jawab Heilong.


“Untuk apa kau mencari bola inti energi elemen kegelapan mereka? Bola inti energi elemen kegelapan yang dimiliki oleh para iblis, mengandung hawa iblis yang sangat kuat. Jika kau berusaha menyerapnya maka hawa iblis itu bisa masuk ke dalam tubuhmu,” ucap Li Ziqi berusaha mencegah Heilong melanjutkan niatnya karena dia merasa bahwa itu adalah hal yang sia-sia.


“Aku bisa meminta bantuan guru untuk menghilangkan hawa iblis yang ada di dalam bola inti energi elemen kegelapan mereka dengan menggunakan Jurus Pedang Cahaya Bintang milik Guru,” jawab Heilong.


“Aku tidak bisa menggunakan jurus itu terlalu sering karena jurus itu membutuhkan kekuatan cahaya bintang dalam jumlah yang cukup banyak. Jika aku terlalu menggunakan jurus itu maka akan mempengaruhi waktu hidupku yang hanya dalam wujud roh senjata ini,” balas Li Ziqi yang langsung menghancurkan semua rencana Heilong.


Dao Xue Lian tiba-tiba ikut berbicara. “Kau tidak perlu mengambil bola inti energi elemen kegelapan milik mereka karena aku sudah menyiapkan setengah bagian dari bola inti energi elemen kegelapan milikku untukmu. Bola inti energi elemen kegelapan milikku lebih kuat dari bola inti energi elemen kegelapan para iblis itu. Tapi aku belum bisa memberikannya sekarang karena waktunya belum tepat.”


Heilong akhirnya ingat bahwa Dao Xue Lian masih menyimpan setengah bagian dari bola inti energi elemen kegelapan miliknya setelah dia memberi setengah dari bola inti energi elemen kegelapan itu pada Xin Ye.


“Baiklah, kalau begitu sudah tidak ada alasan untuk mengulur-ulur waktu lagi. Aku akan mulai membunuh para iblis itu satu persatu.”


Satu-persatu para raksasa Iblis Bayangan Kegelapan mulai tumbang. Iblis yang terkena sabetan energi es dari Pedang Taring Putih akan langsung berubah menjadi es dan hancur menjadi butir-bututiran salju. Sedangkan iblis yang terkena sabetan energi api dari Pedang Cahaya Bintang, akan langsung terbakar sampai menjadi abu.


Tidak terasa, Heilong sudah membunuh delapan dari sepuluh ekor raksasa Iblis Bayangan Kegelapan. Sekarang hanya tinggal dua ekor raksasa Iblis Bayangan Kegelapan di depan Heilong, tapi kedua iblis ini memiliki kekuatan yang lebih besar dari delapan ekor Iblis yang telah di bunuh Heilong karena mereka berdua ada kapten dan wakil kapten dari pasukan iblis bagian kanan.


“Kau rupanya bukan seorang manusia biasa. Bagaimana jika kau bergabung dengan kami? Aku bisa menjamin bahwa kau akan mendapatkan posisi yang bagus jika bergabung dengan kami,” ucap Kapten prajurit iblis mencoba merayu Heilong.


“Apakah bangsa Iblis memiliki wanita yang lebih cantik dari pada wanita bangsa manusia?” tanya Heilong menatap Kapten iblis itu.


Kapten iblis itu langsung tersenyum karena rayuannya ternyata berhasil. “Tentu saja bangsa Iblis memilikinya. Jenderal Iblis Vanes adalah Jenderal Iblis tercantik yang ada di Kerajaan Klan Iblis. Semua kecantikan bangsa manusia yang ada di Planet Dreamland ini, tidak bisa mengalahkan kecantikan yang dimiliki oleh Jenderal Iblis Vanes. Jika kau mau bergabung dengan bangsa Iblis, maka kau memiliki kesempatan untuk mendekati Jenderal Iblis Vanes.”

__ADS_1


“Jika dibandingkan dengan Putri Raja Iblis Dunia Bawah yang bernama Dao Xue Lian. Siapa menurut kalian yang lebih cantik? Jenderal Iblis Vanes atau Putri Dao Xue Lian?” lanjut Heilong bertanya.


“Tentu saja Putri Dao Xue Lian yang lebih cantik tapi dia sudah lama mati, jadi tidak ada lagi iblis yang bisa menandingi kecantikan Jenderal Iblis Vanes saat ini,” jawab kapten iblis itu tanpa pikir panjang.


Heilong langsung meminta Dao Xue Lian untuk keluar sebentar dari dalam Dunia Jiwanya dan Dao Xue Lian'pun sama sekali tidak menolak. Dia langsung keluar dari Dunia Jiwa Heilong dan menatap kedua Iblis Bayangan Kegelapan itu dengan tatapan tajam dan dingin.


“Bagaimana aku akan melirik kecantikan Jenderal Iblis Vanes. Jika Putri Dao Xue Lian yang memiliki kecantikan melebihi Jenderal Iblis kalian itu, sekarang sedang bersama,” seru Heilong menyeringai.


Kedua iblis itu langsung bergetar ketakutan dan bersujud di depan Dao Xue Lian. “Maafkan kami Tuan Putri. Kami sama sekali tidak tahu bahwa anda masih hidup karena menurut berita, anda sudah mati saat terjadi perang besar antara Dewa dan Iblis.”


“Aku akan memaafkan kalian tapi aku tidak bisa bisa membiarkan kalian hidup. Karena jika aku membiarkan kalian berdua hidup, maka kalian pasti akan melaporkan keberadaanku pada Dark Etheroz.” ucap Dao Xue Lian dingin kemudian dia menatap Heilong. “Cepat kau bunuh kedua iblis ini. Pastikan semua bagian tubuhnya hancur berkeping-keping agar tidak ada informasi yang bisa diambil dari tubuh mereka.”


Dao Xue Lian langsung kembali ke dalam Dunia Jiwa Heilong setelah memberi perintah.


Heilong langsung mengangkat kedua pedangnya menghadap ke langit. Dia berencana untuk menggunakan Jurus Pedang Membelah Bumi dan Jurus Pedang Racun Api secara bersamaan.


Aura energi es dan angin memancar dengan kuat di sisi kanan Heilong. Sedangkan di sisi sebelah kiri, aura energi api memancar dengan kuat. Benturan ketiga elemen kekuatan ini yang sama-sama kuat ini, menciptakan sebuah kabut tebal yang menutupi seluruh tubuh Heilong.


“Pedang Membelah Bumi.”


Heilong mengayunkan Pedang Taring Putih ke arah kedua iblis itu dan langsung membuat kedua iblis itu membeku lalu hancur menjadi butiran-butiran salju.


“Pedang Racun Api.”


Heilong lalu mengayunkan Pedang Racun Api yang ada di tangan kirinya dan menghancurkan semua butiran-butiran salju itu dengan Jurus Racun Api sampai butiran-butiran salju menghilang karena berubah menjadi uap.

__ADS_1


Sesuai dengan perintah yang di berikan Dao Xue Lian. Heilong telah membunuh kedua iblis ini sampai tidak ada bagian dari tubuh mereka yang tertinggal.


Dunia ilusi ini akhirnya menghilang setelah Heilong berhasil membunuh semua Iblis Bayangan Kegelapan.


__ADS_2