LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V3 # CH 336 SIAPA YANG MELARIKAN DIRI


__ADS_3

Elang petir yang berasal dari jurus tombak milik Guru Yi Shu berhasil membunuh semua Iblis Manusia Serigala yang disisakan oleh Lin Chong Wei.


“Nama jurus yang barusan kau gunakan terdengar sangat bagus. Apakah kau juga mendapatkan jurus itu dari Goa harta karun itu?” tanya Lin Chong Wei yang sedikit tertarik jurus yang digunakan oleh Guru Yi Shu.


“Tidak. Roh senjata yang ada di dalam tombak pusaka ini telah yang telah memberitahu tentang jurus itu. Saat pertama kali aku memegang tombak pusaka ini setelah di bangkitlah, aku melihat sebuah bayangan burung elang petir yang masuk ke dalam kepalaku dan langsung memperlihatkan gerakan-gerakan dari jurus itu,” jawab Guru Yi Shu.


“Sepertinya roh senjata yang ada di dalam tombak pusaka itu telah mengakuimu menjadi Tuannya,” ucap Lin Chong Wei.


Heilong dan Long Bai yang sudah membunuh para iblis yang ada di sisi kanan dan kiri, akhirnya sampai di tempat Guru Yi Shu dan Lin Chong Wei.


“Guru, apakah kau baik-baik saja?” tanya Long Bai.


“Aku baik-baik saja. Semua ini berkat saudara Lin yang membantuku menghadapi para Iblis Manusia Serigala iyu,” jawab Guru Yi Shu sambil merentangkan kedua tangannya agar Long Bai bisa melihat dengan jelas sama sekali tidak ada luka pada gurunya.


“Paman Lin, terimakasih karena telah membantu melindungi Guruku,” ucap Long Bai sambil menangkupkan kedua tangannya ke depan.


“Jangan terlalu sungkan, Tuan. Aku hanya melakukan hal kecil saja, justru Guru anda'lah yang paling banyak membunuh Iblis Manusia Serigala ini dengan menggunakan tombak pusakanya,” balas Lin Chong Wei.


Sementara Heilong hanya diam saja di tempat dia berdiri saat ini dengan menggenggam erat kedua pedang pusaka yang ada di tangannya. Entah kenapa dia merasakan bahaya yang sangat besar sedang mendekat.


“Guru, apakah kau juga merasakan ada yang aneh di tempat ini?” tanya Heilong pada Li Ziqi yang ada di dalam Dunia Jiwanya karena dia tidak tahu harus bertanya pada siapa lagi.


“Berhati-hatilah karena masih ada seekor iblis yang masih hidup di tempat ini. Iblis ini sangat kuat karena dia bisa mengatur hawa iblis yang memancar dari tubuhnya sesuai dengan keinginannya. Seperti iblis ini adalah pemimpin mereka,” jawab Li Ziqi memperingatkan Heilong.

__ADS_1


Heilong langsung menjadi sangat waspada. Dia menyusuri setiap sudut dari bangunan pintu gerbang perbatasan untuk mencari keberadaan iblis itu dengan menggunakan kekuatan Jurus Mata Dewa miliknya.


Heilong akhirnya bisa menemukan tempat iblis itu bersembunyi setelah dia melihat bagian atas dari bangunan pintu gerbang perbatasan ini.


“Ternyata kau bersembunyi di sana, sepertinya kau sedang mencari kesempatan saat kami lengah dan akan menyerang kami secara sembunyi-sembunyi dari jarak jauh,” ucap Heilong lirih sambil mulai memasukkan energi es dan anginnya ke dalam Pedang Taring Putih.


“Pedang Membelah Bumi.”


Heilong langsung mengayunkan pedang yang ada di tangan kanannya itu untuk menyerang puncak dari bangunan pintu gerbang perbatasan itu.


Long Bai, Lin Chong Wei dan Guru Yi Shu yang sejak tadi asyik mengobrol karena mereka berpikir sudah berhasil membunuh semua iblis itu. Tiba-tiba dibuat terkejut saat melihat Heilong menyerang bagian atas dari pintu gerbang perbatasan itu.


“Apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Long Bai menatap Heilong.


Mereka bertiga langsung teringat pada sosok pria bertubuh tinggi besar yang menggunakan baju prajurit berwarna merah. Para iblis memanggil pria itu dengan sebutan Komandan. Memang benar apa yang di katakan Heilong bahwa mayat pria yang disebut Komandan itu tidak ada di antara mayat para iblis yang tergeletak di tanah.


“Boom …. ”


Sebuah api berwarna hitam langsung muncul dan menghancurkan bayangan pedang energi es dan angin yang muncul dari jurus pedang Heilong saat bayangan pedang itu akan menyentuh bangunan bagian atas dari pintu gerbang perbatasan.


Hawa iblis dan energi kegelapan yang sangat kuat langsung memancar dari sana. Hawa iblis ini sangat mengerikan bahkan bisa membuat semua orang yang terkena hawa iblis ini akan langsung berlutut karena tekanan yang kuat dari hawa iblis ini. Tapi hawa iblis ini sama sekali tidak berpengaruh pada Heilong yang sudah memakai baju perang Naga Eternal.


Komandan pasukan iblis itu langsung turun dari atas bangunan pintu gerbang perbatasan dan berdiri di depan mereka berempat.

__ADS_1


“Siapa kau sebenarnya anak muda? Kenapa baju perang milik Tuan Putri kami ada padamu?” seru Komandan iblis itu dingin sambil menunjuk Heilong.


“Kenapa aku harus memberitahukan padamu dari mana aku mendapat baju perang ini?” balas Heilong bertanya.


“Aku adalah iblis yang menguasai seluruh wilayah gerbang perbatasan ini. Jika kau tidak mau menjawab pertanyaanku maka kau tidak akan bisa keluar hidup-hidup dari tempat ini,” seru Komandan iblis itu geram mengancam Heilong.


“Kau pikir aku takut dengan ancaman iblis sepertimu. Majulah dan buktikan padaku jika kau memang mampu membunuhku,” tantang Heilong.


Komandan iblis itu menjadi sangat marah saat mendengar tantangan Heilong. Tanpa banyak bicara lagi, dia langsung berlari sambil membawa senjatanya yang berupa rantai dengan clurit yang sangat tajam di ujungnya.


Dia melemparkan rantainya lurus ke arah Heilong saat jarak antara dia dan Heilong sudah cukup Heilong. Heilong yang sudah waspada, telah mempersiapkan Jurus Super Sonic Dance miliknya saat Komandan iblis itu mulai berlari menuju kearahnya.


Komandan itu menjadi terkejut saat melihat Heilong mampu menghindari serangan lempar rantai yang sangat cepat karena dia melempar rantai itu dengan kekuatan penuh miliknya.


“Kemana kau bersembunyi anak muda! Bukankah kau tadi yang menantangku untuk bertarung, tapi kenapa kau malah bersembunyi. Apakah sekarang kau menjadi takut dan berusaha untuk melarikan diri karena sudah mengetahui kekuatanku yang sangat menakutkan,” ucap Komandan iblis itu sambil melihat ke arah kiri dan kanan untuk mencari keberadaan Heilong yang tiba-tiba menghilang saat menghindari serangan rantainyanya.


Sebenarnya Komandan iblis ini sudah mengetahui seberapa cepat jurus kecepatan gerakan yang dimiliki oleh Heilong dan juga Long Bai karena dia melihat pertarungan mereka dari atas bangunan pintu gerbang perbatasan. Tapi dia tidak mengetahui bahwa ternyata jurus kecepatan gerakan yang dimiliki Heilong juga mampu membuat tubuhnya seperti menghilang.


“Pantas saja semua anak buahku yang sudah sangat terlatih, bisa mereka kalahkan dengan sangat mudah. Ternyata mereka memiliki jurus kecepatan gerakan yang sangat susah untuk di deteksi keberadaannya,” gumam Komandan iblis itu dalam hati.


“Siapa yang berusaha melarikan diri darimu? Apa yang harus aku takut dari bangsa Iblis seperti kalian.”


Seru Heilong yang berada di atas kepala Komandan iblis itu sambil mengangkat Pedang Bintang Api yang sudah diselimuti dengan aura energi api yang sangat kuat seperti sebuah matahari.

__ADS_1


Ternyata saat menghindari serangan-serangan lemparan rantai tadi, Heilong juga meningkatkan kekuatan energi angin yang ada di kedua kakinya agar berat tubuhnya menjadi semakin ringan dan dapat terbang di atas Komandan iblis itu tanpa ada seorang'pun yang menyadarinya.


__ADS_2