
Long Bao langsung memukul Gremlin dengan Jurus Tapak Es Membelah Laut karena dia menganggap Gremlin adalah seekor monster yang sangat berbahaya.
“Boom .... ”
Suara dentuman disertai dengan hembusan angin yang sangat kencang langsung muncul saat Gremlin menggunakan kedua sayapnya yang sangat besar untuk menahan pukulan Long Bao.
Energi Es yang yang menghantam sayap Gremlin, langsung hancur dan menyebar ke segala arah karena kedua sayap yang dimiliki Gremlin ini mengandung energi angin yang sangat kuat.
Gremlin yang tampak bingung dan sedikit marah langsung menatap Heilong. Dia tidak bisa menyerang Long Bao karena dia mencium darah yang ada di tubuh Long Bao memiliki aroma yang sama dengan darah yang ada di tubuh Heilong.
“Tuan, siapa pria ini? Kenapa dia tiba-tiba menyerangku tanpa alasan?”
“Dia adalah ayahku. Mungkin ayahku menjadi terkejut saat melihat bentuk tubuhmu yang sangat menakutkan. Itulah alasan kenapa aku jarang memanggilmu saat aku berada di depan banyak orang,” jawab Heilong.
Semua orang yang ada di sana tidak mengetahui percakapan antara Gremlin dan Heilong karena Gremlin tidak bisa berbicara dengan menggunakan bahasa manusia. Dan hanya Heilong saja di tempat ini yang bisa mengerti bahasa para Beast.
Long Bao menatap Heilong dengan tatapan yang sedikit aneh karena dia merasa bingung setelah melihat kedekatan antara Putranya dengan Beast itu.
"Anakku, apa monster itu benar-benar Beast kontrak milikmu?”
Heilong langsung memegang kepala Gremlin untuk menunjukkan pada semua orang yang ada di sana bahwa Gremlin adalah seekor Beast yang jinak.
“Benar ayah. Dia adalah Beast kontrak milikku yang bernama Gremlin. Saat aku menangkap beberapa tahun yang lalu, ukuran tubuh Gremlin tidak sebesar ini. Ukuran tubuhnya terus bertambah seiring dengan bertambahnya kekuatan yang aku miliki.”
“Apakah Beast ini menyerap kekuatan yang kau miliki secara paksa agar dia bisa menjadi lebih kuat?” tanya Long Yuyin cemas karena dia takut bahwa Gremlin adalah sebuah benalu yang bisa menghambat pertumbuhan tingkat kultivasi yang dimiliki anaknya.
Heilong langsung memberi penjelasan agar kesalahan pahaman kedua orangtuanya pada Gremlin tidak menjadi semakin besar.
“Gremlin tidak menyerap energi itu secara paksa, tapi dia menyerap energi yang meluap di tubuhku. Jika tidak ada ada Gremlin, mungkin dantianku akan langsung meledak saat aku menerima warisan dari para Divine Beast.”
__ADS_1
“Ternyata begitu. Maafkan ayah karena telah salah sangka pada Beast milikmu. Ini adalah bukti bahwa kita tidak boleh menilai sesuatu hanya dari penampilan luarnya saja. Meskipun Gremlin terlihat sangat buas dan menyeramkan jika dilihat dari penampilan luarnya, tapi ternyata dia adalah seekor Beast yang sangat jinak,” ucap Long Bao yang juga ikut menyentuh kepala Gremlin.
Long Yuyin juga melakukan hal yang sama karena dia juga merasa penasaran dengan Gremlin. “Jika diperhatikan lebih dekat lagi, ternyata Beast milikmu ini sama sekali tidak mengeluarkan hawa membunuh seperti Beast liar saat bertemu dengan manusia.”
“Kau sangat beruntung bisa memiliki Beast sekuat ini. Aku berani bertaruh bahwa Beast milikmu ini tidak akan kalah jika bertarung melawan seekor Naga,” lanjut Long Bao yang masih mengagumi Gremlin.
Long Yuyin hanya tersenyum saja karena dia sudah tahu bahwa Gremlin memiliki kemampuan untuk melawan seekor Naga setelah dia mendengar laporan dari prajurit pengintai Naga Biru miliknya. Dia segera mengalihkan pembicaraan karena merasa ini adalah waktu yang sangat tepat untuk pergi bersama dengan Gremlin menuju ke Lembah Petir Abadi.
“Bagaimana jika kita pergi sekarang saja? Jika pagi telah tiba, aku takutnya para penduduk yang ada di sekitar sini bisa melihat Gremlin dengan mudah saat dia sedang terbang.”
“Kau memang benar. Baiklah, aku tidak akan menahan kepergian kalian lagi karena Beast ini pasti bisa melindungi kalian dan bisa mengantar kalian lebih cepat daripada kalian harus bepergian dengan mengendarai seekor kuda,” jawab Long Bao.
Mereka bertiga langsung naik ke punggung Gremlin setelah mendapat ijin dari Long Bao.
“Ayah. Aku pasti akan segera kembali. Ayah jangan terlalu khawatir karena kemampuan yang aku miliki sudah jauh berbeda dari tiga tahun yang lalu,” teriak Heilong dari atas punggung Gremlin.
“Ayah tenang saja. Selama aku berada di sini, tidak ada siapa'pun yang bisa menyakiti ibu. Jika ada yang berani coba-coba maka aku pasti akan membunuh mereka semua sepeti aku memusnahkan para iblis itu,” jawab Heilong.
“Jangan lupa makan dan jangan terlalu mengkhawatirkan aku karena aku akan berada di tempat tinggal seorang Dewa,” ucap Long Yuyin pada suaminya sebelum dia meninggalkan tempat ini.
Gremlin langsung membawa mereka bertiga terbang dengan kecepatan tinggi karena dia sudah mengetahui di mana letak Lembah Petir Abadi.
Di tengah-tengah perjalanan, tiba-tiba Gremlin menurunkan kecepatannya karena dia merasa ada sesuatu yang aneh dengan sebuah bukit yang ada di depannya.
Dengan indera penciumannya yang sangat tajam, Gremlin bisa mengetahui jika ada beberapa orang yang sedang bersembunyi di balik bukit itu.
“Tuan, di bukit itu adalah sekelompok prajurit pengintai yang sudah siap untuk menyerang kita saat kita melewati bukit yang ada di depan.”
Heilong langsung menggunakan jurus mata dewanya untuk memeriksa bukit itu karena di tempat segelap ini sangat mustahil bagi mata seorang manusia biasa untuk bisa melihat prajurit pengintai yang sedang melakukan penyamaran.
__ADS_1
“Kurang ajar! berani sekali mereka ingin menyerang kita dengan panah yang sudah di lumuri dengan racun.”
“Apa maksudmu? Apakah ada seseorang yang ingin menyerang kita dari jarak jauh,” sahut Long Yuyin yang bisa mendengar ucapan Heilong dengan jelas karena sejak tadi dia berada di samping Putranya.
“Benar, ibu. Di balik bukit itu adalah sekelompok prajurit pengintai Naga Petir yang akan menyerang kita dengan anak panah beracun. Tapi ibu tenang saja, aku akan membunuh mereka semua dengan menggunakan kekuatan api'ku.”
Heilong langsung mengeluarkan Pedang Bintang Api dan memegang pedang itu dengan erat di tangan kanannya, tapi Long Yuyin langsung menghalangi Heilong dengan tangan kanannya.
“Untuk sementara, kau harus menyembunyikan kekuatan api yang kau miliki itu karena Jenderal Long Yun telah melihat api milikmu itu saat dia berada di pintu gerbang perbatasan bagian utara.”
Guru Yi Shu langsung mengeluarkan Tombak Elang Petir miliknya. “Biarkan aku yang membunuh semua prajurit pengintai itu dengan tombakku ini.”
“Jangan Guru. Serahkan saja semua masalah ini padaku. Aku masih memiliki cara untuk membunuh para prajurit pengintai itu tanpa harus menggunakan kekuatan api milikku,” ucap Heilong yang tidak ingin para prajurit pengintai itu mengetahui bahwa Guru Yi Shu masih hidup.
Heilong langsung membisikkan sesuatu di telinga Gremlin dan Gremlin'pun terlihat sangat senang.
Gremlin langsung berhenti saat berjarak sepuluh meter dari bukit yang ada di depannya. Dia lalu menyemburkan api berwarna biru dari mulutnya, api berwarna biru ini lebih panas dari api biru biasa karena api yang dimiliki Gremlin mengandung sedikit kekuatan dari api surgawi milik Heilong.
Heilong lalu mendekatkan tangan kanannya di atas mulut Gremlin dan memancarkan kekuatan energi angin dari tangan kanannya.
“Whosh … ”
Api biru yang disemburkan oleh Gremlin menjadi semakin besar setelah mendapat kekuatan angin dari Heilong. Dalam sekejap, seluruh bukit itu telah hangus terbakar beserta isinya, termasuk para prajurit pengintai Naga Petir yang bersembunyi di sana.
“Kau melakukan hal benar dengan membunuh mereka semua. Dengan begini para prajurit pengintai itu tidak akan bisa melaporkan ke Jenderal Long Yun,” ucap Long Yuyin.
Gremlin kembali menambah kecepatan terbangnya setelah berhasil melewati bukit itu, mereka semua akhirnya sampai ke Lembah Petir Abadi setelah terbang selama sepuluh menit.
“Ibu, kita akan menerobos ke dalam hujan petir ini karena sama sekali tidak ada jalan masuk ke dalam Lembah Petir Abadi,”, ucap Heilong.
__ADS_1