LEGENDA DEWA PEDANG

LEGENDA DEWA PEDANG
V1 # CH 41 RESTORASI JIWA


__ADS_3

Berkah alam adalah kemampuan untuk menyembuhkan seseorang dengan luka yang parah namun kelima organ vitalnya sama sekali tidak terluka.


Penyembuhan bintang adalah kemampuan penyembuhan yang paling tinggi. Ini dapat menyembuhkan seseorang yang sudah sekarat tapi dia masih memiliki nafas meski hanya satu nafas. Kemampuan ini sangat mustahil untuk dimiliki seseorang yang belum mencapai tingkat Divine God.


Yang terakhir adalah Kebangkitan surga.


Ini adalah kemampuan untuk menghidupkan kembali orang yang mati. Selama ini selain para Divine Beast, hanya ada dua orang yang menguasainya yaitu penguasa alam para dewa dan penguasa alam para iblis.


Long Bai berpikir dengan tingkat kultivasinya saat ini dia hanya dapat mempelajari tehnik restorasi jiwa.


Long Bai membuka matanya setelah membaca kitab yang ada dipikirannya, kitab ini tidak akan pernah hilang dan selamanya akan terus berada di dalam pikirannya.


"Bagaimana menurutmu dengan kitab tehnik penyembuhan elemen air ini?" tanya Roh Divine Beast Genbu setelah melihat Long Bai membuka matanya.


"Ilmu penyembuhan dalam kitab ini sangat hebat. Tapi dengan tingkat kultivasiku saat ini, aku hanya dapat mempelajari jurus restorasi jiwa saja," jawab Long Bai.


"Benar sekali, tingkat kultivasimu saat ini masihlah sangat lemah. Kamu harus berlatih keras setelah ini. Namun hanya dengan menguasai jurus restorasi jiwa saja, itu sudah menjadi keunggulanmu di dalam pertarungan. Sebab, semua luka-luka di tubuhmu dapat sembuh sendiri dengan cepat dan energimu juga akan dipulihkan," seru Roh Divine Beast Genbu.


"Lebih Baik kamu mulai berlatih jurus restorasi jiwa terlebih dahulu, setelah kamu berhasil menguasai jurus itu, maka aku akan memberimu Kitab Perisai Es Ribuan Tahun," tambah roh Divine Beast Genbu.


"Baik," jawab Long Bai.


Dia mulai mengedarkan energi air yang ada di laut jiwanya untuk menyelimuti setiap bagian tubuhnya.


Energi air itu terus menerus-menerus mengaliri dari lautan jiwa dan mengaliri seluruh bagian tubuhnya lalu kembali lagi ke dalam lautan jiwanya.


Setiap bagian tubuh yang di lewati energi ini akan terus beregenerasi.


Tulang, darah dan dagingnya semuanya telah di selimuti oleh energi air ini. Semakin lama aliran energi ini bergerak semakin cepat.


**


Sudah dua hari Long Bai mempelajari jurus restorasi jiwa.

__ADS_1


"Sepertinya sebentar lagi anak ini akan berhasil menguasai jurus restorasi jiwa ini," ucap Li Ziqi.


"Hehe … Sepertinya ada seorang dewi yang mulai tertarik dengan pemuda ini." Roh Divine Beast Genbu menyindir Putri Li Ziqi yang terus memperhatikan Long Bai saat berlatih.


"Aku cuma tertarik dengan kegigihannya yang pantang menyerah. Itu saja, tidak lebih." ucap Li Ziqi dingin sambil memalingkan pandangannya ke arah lain.


" Ha... Ha.... Ha... " Roh Divine Beast Genbu tertawa terbahak bahak melihat tingkah laku sang putri.


Tanda bunga teratai yang merupakan lambang kehidupan mulai muncul dengan samar di kening Long Bai.


Semakin lama tanda itu muncul semakin jelas, menandakan dia akan segera berhasil.


Dan saat tanda itu bersinar, Long Bai mulai membuka matanya dengan perlahan.


"Selamat anak muda kamu berhasil menguasai jurus restorasi jiwa," ucap Roh Divine Beast Genbu.


"Tidak kusangka bocah mesum sepertimu bisa mempelajari ilmu ini dengan sangat cepat," ucap Li Ziqi memandang Long Bai dengan tajam dan penuh arti.


"Hei ... Sudah kubilang berkali-kali, aku bukan bocah mesum. Namaku Long Bai," ucap Long Bai geram.


" ..... " Long Bai tidak bisa berkata apa-apa karena dia memang memikirkan hal itu saat pertama kali melihat Li Ziqi.


"Sudah kalian berhentilah bertengkar. Bukankah saat ini kalian sudah terhubung satu sama lain." ucap Roh Divine Beast Genbu.


"Dia hanya membangkitkanku saja dan kami berdua belum membuat kontrak senjata," jawab Li Ziqi memalingkan mukanya dari Long Bai.


"Benar juga. Kapan sang putri akan melakukan kontrak senjata dengan Long Bai? Bukankah dia sudah mendapat pengakuan darimu," tanya Roh Divine Beast Genbu.


"Boleh saja. Tapi dia harus bisa bertahan dari seranganku. Apa kamu berani?'" tantang Li Ziqi menatap Long Bai dingin.


"Aku berani! Serangalah aku sekarang," jawab Long Bai.


"Tempat ini terlalu kecil untuk kita bertarung. Mari kita pergi ke Danau Es Seribu Pedang." ucap Li Ziqi.

__ADS_1


Mereka bertiga pergi lagi menuju ke danau es seribu pedang.


**


Danau Es Seribu Pedang.


Di tepi danau, Long Bai dan Li Ziqi berdiri saling berhadapan dengan jarak kira-kira dua meter.


Pancaran aura yang keluar dari tubuh Li Ziqi terlihat begitu mendominasi, menjadikan Long Bai tampak seperti seekor semut.


Meskipun Long Bai tampak tenang, tapi sebenarnya dia sedikit ketakutan dengan kukuatan aura yang dipancarkan oleh Li Ziqi.


Li Ziqi menatap Long Bai dengan tajam. "Tunjukkan kekuatan penuhmu dan jangan biarkan konsentrasimu terganggu. Kali ini aku tidak sedang mengujimu karena saat kita sedang bertarung dan aku tidak akan main-main ketika aku melakukan serangan."


Saat Long Bai mendengar ucapan Li Ziqi, energi es dan anginnya tiba-tiba meletus dari tubuhnya dan membuat rambutnya berkibar-kibar di udara.


Aura Long Bai yang awalnya tenang dan stabil tiba-tiba terus bergejolak, seperti lautan yang sedang diterjang badai. Gelombang energinya terus-menerus naik bagaikan gelombang laut yang sedang pasang.


Long Bai tidak bisa menutupi ketakutannya, pikirannya tidak bisa tenang. ini terlihat jelas dari aura yang dipancarkannya.


Li Ziqi sedikit mengangkat alisnya dan berkata dengan dingin. “Cepat serang aku. Atau kau ingin aku yang menyerangmu dan menjatuhkan terlebih dahulu. Baru kau akan bergerak untuk menyerangku.”


“Sebenarnya aku tidak biasa menyerang seorang wanita. Apalagi wanita itu sangat cantik seperti dirimu. Tapi, karena kau yang memintanya maka aku tidak memiliki cara lain untuk menolaknya,” balas Long Bai dengan rayuan gombal.


Aura yang memancar dari Long Bai mulai menjadi stabil setelah dia berhasil mengendalikan konsentrasinya.


Long Bai lalu mengangkat tangan menggerakkan kedua tangannya ke depan dan masukkan semua energi miliknya ke kedua tangannya.


Energi es di tangan kiri dan energi angin di tangan kanan. Hanya dalam waktu singkat, jurus Tapak Es Pembeku Angin sudah terbentuk di kedua tangannya.


Dia kemudian melepaskan pukulan itu ke arah Li Ziqi. Sambil berteriak dengan keras.


" Hiaaaahhhhh..... "

__ADS_1


Namun, ketika tapak es pembeku angin itu mendekati Li Ziqi kira-kira hanya berjarak kurang dari satu meter.


Li Ziqi segera melambaikan tangannya dan sebuah badai kekuatan energi angin yang sangat kuat dan mengerikan muncul lalu menelan jurus Tapak Es Pembeku Angin milik Long Bai sampai benar-benar menghilang tanpa jejak.


__ADS_2